Romance, sad

7 Years of Love (part II)

Gambar

Annyeonghaseooo ^_^

Hari ini author udah selesai mikirin 7 years of love part II nya

Sorry ya kalau lama, soalnya tugas author lagi banyak, ini juga ngerjainnya kalau otak author udah gak kuat mikirin tugas lagi #curhat

Oh ya, author gak tau kalau kalian suka dengan part ini, aneh dan gaje bangat menurut author

Silahkan baca aja bagi yang nak baca ^_^

Dan seperti biasa jangan budayakan plagiat dan bashingan dan ff di blog author ini semuanya murni milik author, jadi kalau mau plagiat minta ijin dulu ya #plak :v

Title: 7 years of love part II

Genre: sad, romance

Casts:    Cho Kyuhyun

Kim So eun

Lee Donghae

Choi Siwon

Kyuline n Suju member

Summary:

“Aku akan menunggunya sampai kapapun, sekalipun aku harus menunggunya sepanjang hidup ku, aku akan menunggunya dan menunggunya datang sendiri meminta ku untuk memaafkannya, karena membuatku menunggu terlalu lama” Kim So eun

“Meskipun semua ini menyakitkan, aku tidak peduli, aku baik baik saja. Karena aku akan bertemu denganmu saat ini juga” Cho Kyuhyun

Story begins

Puluhan orang yang berada di bandara Incheon ini terlihat dengan berbagai macam ekspresi. Ada yang menangis bahagia karena melihat kepulangan keluarganya, menangis sedih karena harus merelakan anaknya pergi bekerja keluar negeri, dan ada juga yang saling berpelukan di bandara ini. Bermacam-macam ekspresi tergambar jelas di setiap wajah yang berada di bandara Incheon ini.

Tak terkecuali dengan dua namja yang baru saja mendarat dari London ke Korea. Kedua namja tampan itu sedang terlihat menunggu jemputan yang akan membawa mereka pergi dari tempat berisik ini. Seorang namja berparas tampan dengan tubuh tinggi, memiliki rambut kecoklatan dan kacamata yang bertengger di hidung mancung nya itu membuatnya terlihat sempurna, hingga beberapa gadis remaja yang berada di bandara itu terpesona dengan ketampanan namja yang menyerupai Dewa Yunani itu. Namja itu terlihat sangat kesal dan mencibir tak karuan karena dia harus menunggu lagi, menunggu untuk melihat orang yang akan menjemputnya.

“YA! Park Yoochun, sampai kapan kita akan menunggu disini?” pekik Kyuhyun pada namja yang berada di sampingnya. Namja tampan itu menatap Kyuhyun dengan malas karena lagi-lagi dia memanggil Yoochun tanpa sebutan ‘Hyung’.

“Berapa kali ku katakan, panggil aku dengan sebutan ‘Hyung’”  Yoochun mendengus kesal “kau tahu sendiri kan kalau Gyuhyun itu selalu memanggilku dengan ‘Hyung’, dan jangan sampai sifat mu itu nanti_”

“Arrasso, kau sudah mengatakan itu setiap hari selama 7 tahun terakhir ini, jadi aku tidak akan lupa, Park Yoochun-ssi” ujar Kyuhyun dengan emosi

Yoochun hanya menghembuskan napasnya kesal dan mencoba untuk sabar, karena bagaimana pun rencana mereka tidak boleh gagal dan diketahui oleh siapapun. Namja itu kembali memainkan ponselnya dan mencoba untuk menghubungi seseorang.

“Cho Gyuhyun” teriak seseorang beberapa saat kemudian. Baik Kyuhyun dan Yoochun menatap orang yang sedang memanggil namanya itu. Namja yang memanggil Kyuhyun itu berlari kecil-kecil pada Kyuhyun. Terlihat juga dua orang namja tampan yang mengikuti namja itu, ketiga orang itu berlari cepat kehadapan Kyuhyun.

“Gyuhyun-ah, bogoshippeo” ujar namja yang bernama Changmin itu. Dia segera memeluk tubuh Kyuhyun

“Kalian dari mana saja? Aku hampir lumutan disini karena menunggu kalian bodoh” teriak Kyuhyun kesal pada ketiga namja itu. Ketiga orang itu sedikit terkejut melihat perubahan sikap Kyuhyun yang tak seperti biasanya. Yoochun segera menatap Kyuhyun dengan tatapan ‘bersikaplah seperti Gyuhyun’. Sesaat Kyuhyun menyadari bahwa sikap asli nya sudah keluar, bahkan dihari pertamanya datang ke Korea setelah 7 tahun dia sudah mengeluarkan sikap aslinya.

“YA! Apa karena terlalu lama berada di Eropa gaya bicaramu juga ikut-ikutan seperti mereka” ujar Jonghyun sinis dan tersenyum pada sahabatnya itu.

“Ne Hyung, apa gaya barat sekarang sudah jadi style mu?” Tanya Minho penasaran pada Kyuhyun

Kyuhyun berdehem sebentar sebelum menjawab pertanyaan sahabat Gyuhyun itu

“Geuraejji, memangnya kalian pikir berada dalam negeri orang beberapa tahun itu tidak akan mengubah cara kalian bicara” jawab Kyuhyun dengan tenang tanpa harus menimbulkan kecurigaan pada mereka

“Waaah, dia sekarang benar-benar berbeda, Cho Gyuhyun yang baru” ujar ketiganya bersamaan. Kyuhyun sedikit menegang saat mendengar kata-kata ketiga orang itu, Cho Gyuhyun yang baru? Ne, bagaimana bisa dia lupa kalau sekarang dia adalah Cho Gyuhyun. Namja itu tersenyum miris dan kembali hatinya sakit, tapi dengan cepat dia menghilangkan perasaan bodoh itu. Dia sudah berjanji untuk meninggalkan Cho Kyuhyun dan tidak akan meneteskan airmatanya.

“Aah… molla” ujar namja itu kesal dan berjalan menarik tas rodanya. Ketiga namja itu menatap punggung Kyuhyun dengan senyuman dan detik berikutnya mereka bertiga segera berlari untuk memeluk tubuh kurus namja itu.

“Ya, Cho Gyuhyun kami benar-benar merindukanmu” ucap mereka bertiga bersamaan dan memeluk erat tubuh Kyuhyun. Namja itu ikut tersenyum dan membalas pelukan dari ketiga sahabat barunya itu.

Yoochun menatap mereka dengan senang dan bahagia. Namja itu tersenyum manis dan sejenak mengingat tuan mudanya Cho Gyuhyun. Tuan mudanya yang saat ini sedang mengalami pengobatan di Amerika sendirian.

 “Gyuhyun-ah, andai saja kamu disini, kau pasti akan bahagia melihat mereka. Cepat sembuh tuan muda” batin Yoochun. Namja itu berjalan dan mengikuti langkah keempat namja tampan itu untuk masuk kedalam mobil.

===>

“OK, Cut” ucap sang sutradara dan menghentikan aksi pengambilan gambar dan video yang akan dijadikan MV itu. “hari ini cukup sampai disini saja” lanjut sutradara itu dan tersenyum pada semua karyawan dan para model dan artisnya. Kim So eun, seorang yeoja yang mempunyai kecantikan luar biasa itu menunduk hormat pada sutradara sambil tersenyum. Gadis itu berjalan keruang ganti untuk mengganti gaun yang sedang dia pakai menjadi pakaian sederhana miliknya. Dress sederhana yang tampak membuatnya seperti malaikat kecil.

“So eun-ah, bagaimana dengan Kim Bum, apa kau menyukainya?” Tanya manager So eun saat gadis itu sudah selesai mengganti pakaiannya. So eun menatap kearah namja yang sedang terlihat tertawa bersama beberapa gadis itu dengan senyuman mautnya, lalu menatap managernya yang sedang menantikan jawaban yang akan keluar dari mulut So eun.

“Aku tidak menyukai namja playboy” jawab So eun datar

“Aish kau ini, kau selalu saja seperti itu, dulu kau bilang tidak suka dengan namja pendiam, tidak menyukai namja yang banyak bicara, tidak menyukai namja yang terlalu tampan, tidak menyukai namja jelek. Sekarang kau juga mengatakan tidak menyukai namja playboy, kalau begitu namja seperti apa tipe mu?” cerocos manager itu kesal pada So eun. Gadis ini memang berbeda dengan artis lainnya. Jika artis lain mencoba untuk menggapai ketenaran, mereka akan melakukan scandal dengan bergonta-ganti pasangan, dan setiap namja tampan yang mendekati mereka, mereka akan menerima namja-namja itu dengan hati terbuka. Tapi gadis ini tidak, sejak dia memasuki dunia entertainment, yeoja itu tak pernah terlibat scandal dengan namja manapun, sekalipun banyak namja yang menyatakan terang-terangan perasaan mereka pada So eun bahwa mereka menyukainya, tapi gadis itu tak pernah menanggapi hal itu. Dia hanya akan menjawab dengan senyuman bahwa dia sudah dimiliki oleh orang lain.

“Tipe ku? aku menyukai namja yang_”

“’Suka main game, sepak bola, memiliki rambut kecoklatan, bermata tajam, pintar dan memeliki evil smirk juga death glare’” lanjut managernya dengan malas. So eun tersenyum manis saat mendengar kata-kata itu keluar dari mulut manager nya.

“Ya, ya, ya Kim So eun, kau memang menginginkan orang seperti itu, tapi masalahnya sampai sekarang kau belum bertemu dengan pujaan hati mu itu, sampai kapan kau akan menunggunya, sampai kau jadi perawan tua?” ucap manager itu dengan kesal

“Kau benar” lirih So eun “aku akan menunggunya sampai kapapun, sekalipun aku harus menunggunya sepanjang hidup ku, aku akan menunggunya dan menunggunya datang sendiri meminta ku untuk memaafkannya, karena membuatku menunggu terlalu lama” lirih yeoja itu dengan sedih. Dia menatap managaer nya dengan sendu dan matanya sudah mulai berkaca-kaca karena mengingat namja itu lagi. Dengan cepat So eun menghapus air matanya sebelum disadari oleh siapapun. Sang manager hanya menatap iba pada So eun. Gadis itu mengetahui kalau artisnya itu memang tidak beruntung dalam urusan pecintaan dan dia ingin So eun bahagia, melupakan namja yang sudah membuatnya tampak seperti gadis bodoh.

;

“Kyaaaaaaaaa…………” teriakan-teriakan para yeoja yang berada di studio ini begitu membahana saat melihat sosok namja tampan yang melangkah sempurna menuju keruangan So eun. So eun keluar dari ruangannya untuk mengetahui apa yang membuat mereka semua berteriak seperti itu.

Gadis itu mengerutkan keningnya saat melihat seorang namja tinggi berparas tampan dengan senyuman indah dibibir namja itu. Namja itu memberikan senyuman nya pada setiap yeoja yang berada disana hingga membuat beberapa diantaranya ada yang pingsan, mimisan dan struk di tempat saat melihat senyuman indah itu. Kim So eun hanya menggelengkan kepalanya saat melihat sosok itu, sosok yang sangat akrab di matanya, sosok yang sudah menjaganya selama ini. Choi Siwon, si namja sempurna itu sekarang sedang berjalan kearahnya.

“Hello baby” ucap Siwon genit dan mengecup pipi kiri gadis itu. Gadis itu tak menghindar saat Siwon mendaratkan ciuman singkat dipipinya. Ya, namja itu sudah begitu dekat dengannya hingga membuat semua orang mengira bahwa mereka itu sedang menjalani sebuah hubungan.

“Apa yang oppa lakukan disini, kau membuat mereka seperti itu lagi” ujar So eun melihat Siwon yang datang lagi ke tempat bekerjanya “bukannya hari ini kau sudah menjadi direktur Choi, apa kau tidak sibuk?” Tanya gadis itu lagi

“Gwenchana, hari ini sepupu ku yang menjalankan persahaan itu, lagi pula pelantikan sebagai direktur sudah berlalu setengah jam yang lalu” ujar Siwon manja

“Sepupu? Choi Minho?” Tanya So eun memastikan

“Ne, hari ini sahabatnya baru pulang dari London, jadi dia bilang dia yang akan mengatasi perusahaan hari ini karena dia ingin membahas masalah itu dengan sahabatnya, mungkin sekalian mereka juga akan minum-minum” ujar Siwon panjang lebar

“Lalu kenapa oppa ada disini?”

“Aku ingin mengajak mu kesuatu tempat” ucap Siwon

“Kemana?”

“Mouse Rabbit” jawab Siwon dengan senyuman. So eun seketika terdiam saat mendengar ucapan Siwon. Mouse Rabbit, bukankah itu kafe nya Yesung dan tempat berkumpul mereka semua saat masa-masa SMA, dan tentu saja mengingatkannya pada namja itu.

“Hari ini team sepak bola Donghae menang lagi, hari ini tepat 10 tahun berdirinya Mouse Rabbit, Sungmin hyung juga ingin merayakan keberhasilan proyek barunya dengan perusahaan Cho Corp, dan tentu saja untuk merayakan hari ini aku sudah jadi direktur sahnya perusahaan Choi. Jadi intinya hari ini kita semua sedang bahagia, makanya aku ingin kau juga ikut kesana, lagi pula Yesung hyung merindukan mu” ucap namja tinggi itu dengan panjang lebar dan diakhiri dengan senyuman. Kim So eun membalas senyuman Siwon, dengan setengah hati dia menganggukkan kepalanya untuk ikut dengan Siwon

===>

Hari ini kafe yang terkenal dengan rasa yang nikmat, pelayananan sempurna, bos yang memiliki wajah tampan dan teh yang harum itu sedang ditutup. Terlihat 13 orang berada didalam kafe yang tidak terlalu besar itu, 12 namja dan 1 orang yeoja. Mereka sengaja menutup kafe dan menggunakannya untuk kesenangan mereka saat ini. Sang pemilik terus saja menyajikan makanan yang begitu mewah pada sahabat-sahabatnya itu. Mereka semua terlihat sangat menikmati pesta kecil-kecilan ini, senyuman, tawa selalu menghiasi bibir mereka. Tersenyum saat mengingat kembali kenangan mereka, tertawa saat mengingat kekonyolan mereka bersama saat di SMA dulu, dan kadang mereka terlihat sedih karena mengingat seseorang.

“Cah, kita minum lagi” teriak Jung Soo mencoba untuk mengubah suasana yang menyedihkan itu kembali menyenangkan. Mereka yang mengerti maksud Jung Soo seketika menganggukkan kepala dan mulai minum anggur merah itu lagi. Ya, mereka memang tidak ingin hidup dalam kenangan masa lalu, tapi bukan berarti mereka melupakan namja bermarga Cho itu.

Di luar kafe ini terlihat sebuah mobil hitam yang terparkir sedikit jauh dari Mouse Rabbit ini. Terlihat dua orang namja yang berada didalam mobil mewah itu. Seorang supir dan seorang namja yang berada di bangku belakang. Dia menatap kearah Mouse Rabbit itu dengan tatapan sendu, ingin rasanya dia berada diantara mereka sekarang ini dan tertawa bersama mengingat kekonyolan mereka bersama seperti dulu.

“Tuan muda, apa kau ingin bertemu dengan mereka?” Tanya supir itu dengan sopan pada tuan mudanya. Orang yang dipanggil dengan sebutan tuan muda itu mengalihkan tatapannya pada supir yang berada didepannya itu

“Ani” ucapnya dingin

“Kyuhyun-ah, setidaknya_”

“Jangan membuat ku goyah, kita jalan sekarang” ujar Kyuhyun lebih dingin. Supir itu atau yang kita tahu sebagai Yoochun hanya mengangguk patuh dan menjalankan mobil itu untuk pergi dari tempat ini

===>

Mobil audi berwarna hitam itu berhenti didepan sebuah rumah besar bergaya Korea – Eropa itu. Beberapa pengawal yang berada di depan rumah ini seketika membungkuk memberi hormat saat namja tinggi berkulit putih susu, berambut coklat dan memakai kacamata itu keluar dari dalam mobil hitam Audi ini. Dia melangkah dengan santai dan terlihat sedikit gugup. Ini pertama kalinya dia menginjakkan kakinya di rumah ini setelah beberapa tahun yang lalu. Namja itu berhenti sebentar dan mengatur napasnya untuk berusaha terlihat setenang mungkin dan mencoba untuk tidak terlihat cuek, dia harus tersenyum pada setiap orang yang menyapanya.

“Selamat datang tuan muda Cho” ucap beberapa pelayan di dalam rumah itu saat Kyuhyun menginjakkan kakinya di rumah besar itu. Kyuhyun tersenyum pada pelayan yang menyambutnya itu, kali ini dia tersenyum karena bukan paksaan, karena orang yang menyambutnya adalah pembantu rumah tangga yang sudah menjaganya dengan baik dari kecil hingga dia duduk di bangku SMP, karena saat berusia 13 tahun, namja itu meninggalkan rumah besar ini dan lebih memilih tinggal bersama sahabatnya Eunhyuk Donghae.

“Omo… Gyuhyun-ah…”teriakan seorang paruh baya itu mengalihkan perhatian Kyuhyun dari pengurusnya, dia melihat yeoja itu berlari kearahnya dengan senang. Tak dapat dipungkiri jika Kyuhyun begitu senang melihat wajah ibunya itu.

“Omo… anak ku, kenapa kau tidak bilang kalau hari ini kau sampai, ibu kan bisa menjemputmu di bandara” ucap ibunya setelah yeoja itu melepaskan pelukan mereka. Kyuhyun tersenyum manis melihat ibunya itu, dan namja itu kembali memeluk ibunya

“Gwenchana eomma, lagi pula ada Changmin dan yang lainnya menjemput ku” ujar Kyuhyun tanpa melepaskan pelukan mereka.

“Syukurlah, aaah.. eomma sangat merindukan mu Gyuhyun-ah” ucap ibunya

Hati namja itu sedikit sakit saat mendengar ucapan ibunya. Ibu nya tidak merindukannya, tapi ibunya merindukan Gyuhyun, bukan Kyuhyun. Kyuhyun mencoba untuk tersenyum walaupun hatinya sakit, setidaknya hanya inilah yang bisa dia berikan pada ibunya, senyuman untuk menenangkan wanita itu.

===>

Kyuhyun baru saja selesai membersihkan tubuhnya yang lengket dan banyak keringat itu karena dia terus-terusan beraktifitas seharian ini. Dia memakai kaos oblong putih dan celana panjang yang terbuat dari sutra, tak lupa kacamata selalu bertengger setia di hidung mancungnya itu, hanya itulah yang memperlihatkannya seperti Gyuhyun. Namja itu berbaring di ranjang berukuran king size itu dan memejamkan matanya sejenak. Dia menghirup aroma yang berada didalam kamar ini dan tersenyum miris.

“Kau benar-benar melakukannya Cho Kyuhyun” desahan namja itu terdengar sangat berat dan dia masih memjamkan kedua matanya.

Tok… Tok… Tok…

Kyuhyun membuka kedua matanya saat mendengar suara ketukan yang berasal dari pintu kamarnya itu

“Tuan muda, ini bibi Jung, tuan besar menunggu anda untuk makan malam” ucap orang yang berada di luar kamar Kyuhyun. Namja itu menghembuskan napasnya berat sebelum menjawab perkataan pengurus rumah itu.

“Eoh, aku akan turun” ucap Kyuhyun datar. Namja itu bangkit dari tidurnya dan keluar dari kamarnya menuju keruang makan keluarga ini.

;

“Gyuhyun-ah, bagaimana perusahaan disana apa berjalan lancar?” Tanya pria paruh baya itu pada Kyuhyun saat mereka bertiga sedang menikmati makan malam mereka. Kyuhyun menggerutu kesal dalam hati, apa persaan ini yang selalu Gyuhyun dan noonanya rasakan saat bersama keluarganya, bukannya kehangatan yang ada malah membicarakan tentang bisnis. Apa namja itu tidak ingin mengetahui keadaan putranya? Rasa benci Kyuhyun pada appanya benar-benar bertambah setiap detiknya. Namja itu memaksakan bibirnya untuk memebentuk senyuman seperti yang biasa Gyuhyun lakukan.

“Ne, semuanya baik-baik saja” ujar Kyuhyun dengan senyuman, dengan cepat namja itu memakan kembali makanannya dan berharap cepat keluar dari tempat ini.

“Hahaha… aku sudah tahu kau pasti bisa mengendalikannya, kau memang anak ku” ujar Seunghwan dengan bangga dan tertawa disela-sela makannya, membuat Kyuhyun semakin ingin meneriaki namja yang berada didepannya ini

“Sudah jangan bicarakan tentang bisnis, bukankah Gyuhyun baru datang, dia pasti lelah, makan yang banyak nak” ucap ibunya dan menyuapi putranya itu menggunakan tangan nya sendiri. Rasa kesal Kyuhyun seketika menghilang saat melihat senyuman dibibir ibunya dan saat ibunya menyuapinya dengan penuh kasih sayang. Dia benar-benar beruntung memiliki ibu yang seperti ini, dia sangat bersyukur akhirnya ibunya angkat bicara dan menghentikan pembicaraan yang menurut Kyuhyun begitu membosankan.

“Oh ya, Gyuhyun-ah, apa kau sudah punya pacar?” Tanya appanya lagi. Kyuhyun kembali mengeram kesal saat mendengar pria itu bertanya padanya

“Belum” jawab Kyuhyun sopan dan pastinya dengan senyuman palsu

“Bagus kalau begitu, appa berencana ingin menjodohkan mu dengan putri teman appa” ujar pria paruh baya itu. Kyuhyun menghentikan tangan eommanya saat wanita itu kembali ingin menyuapinya. Dia mengepal tangannya kuat-kuat saat mendengar ucapan yang keluar dari mulut pria itu.

“Kau pasti akan menyukainya, anaknya sangat cantik” ucap Seunghwan melanjutkan kata-katanya, tanpa peduli dengan keadaan anaknya saat ini.

“Dia seorang model, cantik, pintar dan juga_”

“Baiklah” potong Kyuhyun cepat dan tersenyum pada appanya itu. Demi apapun, dia benar-benar ingin keluar dari tempat terkutuk ini sekarang juga

;

“Arrrgh….” Kyuhyun menghancurkan barang-barang yang berada diatas meja nya itu dengan kesal. Dengan kasal Kyuhyun duduk di atas ranjangnya. Dia menutup wajahnya dengan kedua tangan kekarnya, kali ini dia benar-benar tidak mengerti bagaimana bisa Gyuhyun hidup dengan peraturan-peraturan seperti ini. Dia menatap sendu wajah Gyuhyun yang berada diatas meja disamping ranjangnya

“Apa ini yang kau rasakan Hyung?” lirih Kyuhyun pada gambar namja itu “bagaimana bisa kau hidup seperti ini, dia bahkan tidak menanyakan bagaimana kabar mu, yang dia ingin tahu hanya perusahaannya saja, aku baru tiba hyung, dan dia sudah membahas tentang perjodohan dengan ku, bahkan lebih parahnya lagi dia mengatakan hal seperti itu dimeja makan, apa dia tidak bisa menunggu sebentar sampai kami menyelesaikan makan malam kami, apa dia begitu menginginkan mu berada dalam sangkarnya dan menguncinya rapat-rapat. Bagaimana bisa kau dan noona hidup seperti itu Hyung, bagaimana bisa?”

Kyuhyun benar-benar merasa iba pada kedua saudaranya, saudara perempuan dan kembarannya. Hidup selama puluhan tahun dengan keadaan seperti ini. Tak tahu ancaman apa yang diberikan oleh appanya pada anak-anaknya hingga harus membuat mereka seperti itu, dan tentu saja pengekangan itu tak berhasil untuk seorang Cho Kyuhyun.

===>

Keesokan harinya Kyuhyun benar-benar dibuat pusing dengan berkas-berkas yang berada di atas meja kerjanya itu. Bagaimana tidak, dia baru saja tiba di Korea kemarin siang dan keesokan nya dia sudah di berikan sarapan yang begitu membuat kepala pusing. Ingin rasanya namja itu membakar semua kertas-kertas yang berada diruangannya itu agar masalahnya selesai, tapi dia tidak bisa melakukannya, dia namja yang masih mempunyai hati nurani, mana mungkin dia menghancurkan perusahaan yang sudah dibangun susah payah oleh kakeknya itu.

Kyuhyun memeriksa satu-persatu kata-kata yang tertera di kertas-kertas itu, dia memperhatikannya dengan serius dan mencoba untuk tidak melakukan kesalahan. Oh ayolah sipapa pun tahu jika namja ini tidak pernah melakukan kesalahan dalam urusan bisnis.

Dia harus menyelesaikan pekerjaannya itu sebelum siang, karena siangnya dia akan mengadakan rapat penting dengan perusahaan yang baru saja bergabung dengan nya. Setidaknya dia harus menyelesaikan setengahnya jika dia tidak bisa menyelesaikan semua itu.

;

Kyuhyun berjalan santai menuju ruangan rapat, dia telat, dia sudah terlambat selama 15 menit, apa yang akan terjadi jika mereka mengetahui bahwa presdir Cho terlambat dalam rapat siang ini, benar-benar masalah besar, bisa-bisa mereka membatalkan kontrak dan membuat perusahaan Cho Corp mengalami kerugian. Tapi namja itu seolah tak peduli, dia masih berjalan dengan santai menuju ruangan rapat itu.

Kyuhyun membuka pintu ruangan rapat ini, dan detik itu juga semua mata tertuju pada presdir muda ini. Kyuhyun dapat melihat ketiga sahabatnya Minho, Changmin dan Jonghyun hadir dalam rapat ini, tentu saja, selain sahabat baik mereka juga berteman dalam urusan bisnis. Ketiga orang itu tersenyum melihat Kyuhyun dan namja berambut coklat itu juga membalas senyuman mereka. Dua orang namja didalam ruangan ini terlihat sangat terkejut melihat kehadiran presdir itu. Orang yang berada di samping Minho dan Jonghyun terlihat tidak percaya saat melihat Kyuhyun memasuki ruangan rapat ini. Pandangan keduanya tak terlepas dari Kyuhyun yang terus saja mempersentasekan tentang urusan bisnis mereka.

;

Semua orang yang mengikuti rapat siang itu satu-persatu meninggalkan ruangan ini dengan puas karena penjelasan yang diberikan Kyuhyun begitu memikat mereka dan membuat mereka terkesan. Tapi tidak dengan kedua namja itu, mereka masih di hinggapi rasa shock, percaya atau tidak tapi dia benar-benar berdiri didepan mereka. Kedua namja itu bangun dari duduknya dan berlari keluar mencari presdir Cho Corp dengan cepat.

“Cho Kyuhyun” teriak kedua namja itu saat melihat Kyuhyun bersama dengan Minho, Changmin dan Jonghyun yang hendak meninggalkan kantor ini. Keempat namja itu membalikkan badan mereka dan melihat kedua namja tadi. Kedua namja itu berlari cepat kearah Kyuhyun dan menatap tidak percaya. Tangan namja bertubuh tinggi itu terangkat untuk menyentuh wajah Kyuhyun dengan bergetar. Begitu juga dengan yang satunya, namja itu terlihat sangat senang saat menatap Kyuhyun. Sedangkan Minho, Changmin, dan Jonghyun hanya menatap mereka dengan aneh.

“Siwon Hyung, waeyo?” Tanya Minho pada namja tinggi itu saat melihat tatapan senang di wajah Siwon

“Kyuhyun-ah, ini kau kan” ujar Siwon gemetar melihat Kyuhyun yang berdiri didepannya

“Geurae, kau pasti Kyuhyun” ujar namja satu lagi yang bernama Sungmin. Changmin, Minho, dan Jonghyun mengerutkan kening mereka saat melihat Siwon dan Sungmin memperlakukan Kyuhyun seperti itu.

“Kyuhyun-ah, kau kemana saja kami merindukan mu” ucap Siwon bergetar dan berkali-kali memeluk tubuh kurus namja itu. Kyuhyun hanya diam tak merespon, dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan, jika dia membalas pelukan Siwon, ketiga sahabatnya itu pasti akan merasa heran, tapi jika dia mengabaikan saja pelukan Siwon rasa bersalah pasti akan menghantui hatinya.

Dengan berat hati Kyuhyun melepaskan pelukan Siwon dan menatap namja itu dengan senyuman dibibirnya

“Jadi kau temannya Kyuhyun?” Tanya Kyuhyun berusaha setenang mungkin meskipun hatinya saat ini sudah berteriak kesakitan.

“Ne?” jawab keduanya tak mengerti

“Nae Cho Kyuhyun ania, nae Cho Gyuhyun inmida” ucap Kyuhyun dengan senyumannya

Kedua orang itu terkejut saat mendengar kata-kata Kyuhyun, bagaimana bisa dia mengatakan kalau dia adalah Cho Gyuhyun, jelas-jelas dia adalah Cho Kyuhyun. Siwon dan Sungmin saling menatap tak percaya dan tidak mengerti tentang situasi ini. Bermacam pertanyaan ingin mereka tanyakan pada namja bernama Cho Gyuhyun itu, tapi sesaat setelah mereka sadar namja itu sudah menghilang dari pandangan mereka, yang tinggal hanya ketiga orang yang menemani nya tadi

“Minho-ah, dia siapa?” Tanya Siwon pada Minho mencengkram erat bahu namja itu membuat Minho sedikit kesakitan

“Dia Cho Gyuhyun, pemimpin perusahaan ini Hyung” jawab Minho, meskipun sebenarnya dia juga ingin bertanya ada apa sebenarnya

“Sejak kapan kau mengenalnya?” Tanya Siwon lagi

“Kami berteman sejak SMP Hyung” jawab Minho lagi

Kami? Apa itu maksudnya mereka berempat? Pikir Siwon, dia mengenal Kyuhyun saat di SMA, satu-satunya yang mengetahui tentang hal ini hanya Donghae dan Eunhyuk, karena ketiga orang itu sudah bersahabat sejak SD. Sepertinya pikiran kedua namja itu sama, mereka sama-sama menganggukkan kepala dan pergi meninggalkan gedung ini dengan mobil masing-masing menuju rumah Donghae.

===>

“Bagaimana pengobatan mu disana, apa berjalan lancar?” Tanya Kyuhyun pada seseorang diseberang sana

“Tentu saja, kau tidak usah khawatir” ujar namja diseberang dengan serak

“Apa aku harus meminta Yoochun Hyung menemanimu?” Tanya Kyuhyun lagi

“Tidak usah, kau lebih membutuhkannya disana dari pada aku”

“Tapi kau sendirian disana, bagaimana kalau terjadi sesuatu”

“Tenang saja aku bisa mengatasi semuanya. Oh ya, kudengar dari Yoochun Hyung kau bertemu dengan sahabat mu?”

Kyuhyun terdiam sejenak sebelum menjawab pertanyaan itu

“Eo, dia sepupunya Minho dan Jonghyun, aku tidak tahu ternyata Siwon dan Sungmin Hyung itu juga dari keluarga kaya” ucap Kyuhyun datar

“Apa_kau baik-baik saja?” Tanya suara disebarang sana dengan khawatir

“Kau tak perlu mencemaskan ku, aku bisa mengatasi semua ini” ujar Kyuhyun tegas “tidurlah, sepertinya kau butuh istirahat” lanjut Kyuhyun dan ingin mengakhiri pembicaraan ini

“Kyuhyun-ah_ gomawo” lirih namja itu “keuraegue_mianhae”

“Cepatlah sembuh kalau kau ingin ku maafkan”

Tit

Kyuhyun mengakhiri panggilan itu dan menghirup udara sebanyak-banyaknya. Namja itu melemparkan ponsel yang berada di tangannya keatas ranjang berukuran king size itu.

====>

Hari perjodohan itu pun tiba, malam ini kedua keluarga besar Cho dan Kim akan mengadakan pertemuan di sebuah restoran terkenal di Seoul ini. Di restoran mewah ini tak ada satupun yang terlihat pengunjung disana kecuali keluarga Cho dan Kim. Tentu saja, karena kekayaan yang mereka miliki mereka bisa saja membuat restoran ini ditutup untuk malam ini dan tentu saja mereka akan membayar mahal untuk itu.

Namja itu terlihat sangat resah sejak tadi, dia tak henti-hentinya mengumpat ayahnya sendiri karena harus mnejodohkannya dengan cara seperti ini. Apa dia tidak terlalu tampan untuk mendapatkan gadis mana pun yang dia ingin kan. Namja itu memaksakan bibirnya tersenyum pada keluarga Kim saat keduanya berada di ruangan yang sama dengan mereka. Kyuhyun hanya melihat orang tuanya saja, lalu kemana gadis itu? ‘Apa dia kabur, itu lebih baik’ pikir Kyuhyun.

“Ah maaf Seunghwan-ah, putri ku sedang ketoilet tadi” ujar namja bermarga Kim itu pada tuan Cho

“Tidak apa-apa, anak muda memang selalu gugup saat mengetahui tentang perjodohan” ujar Cho Seunghwan dengan senyuman dan kekehannya. Kyuhyun menatap sinis pada ayahnya itu dan memberikan smirk evilnya ‘pria tua itu benar-benar pintar berakting’ batin Kyuhyun

“Eomma appa mianhae” ujar sebuah suara tiba-tiba hadir diruangan ini. Gadis itu berlari kecil-kecilan menuju ketempat meja kedua keluarga ini.

Deg….

Suara itu….

Kyuhyun mengangkat wajahnya cepat dan melihat gadis yang memiliki suara itu. Matanya membulat sempurna saat melihat gadis itu, melihat yeoja dengan balutan dress putih diatas lututnya, rambut ikal itu hanya milik gadis itu, senyuman indah itu juga hanya dia seorang yang memilikinya dan tentunya mata indah yang selalu dia rindukan. Tubuh namja itu bergetar hebat saat matanya dan mata yeoja itu bertemu, tapi dengan cepat dia mengubah cara pandangannya menjadi datar saja.

Sekarang yeoja itu yang terlihat terkejut, dia menatap namja yang berada didepannya ini dengan perasaan menggebu, bagaimana bisa namja itu berada di depannya saat ini, mata tajam itu, rambut coklat, bibir tebal dan getaran hatinya setiap melihat namja itu, di setiap harinya setiap detiknya dia selalu merindukan namja ini. Dan sekarang dia duduk tepat didepannya, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.

“Gyuhyun-ah perkenalkan dirimu” pinta ibu Kyuhyun sambil berbisik pada putranya itu. Kyuhyun mengangguk sejenak dan berdiri untuk memperkenalkan dirinya

“Cho Gyuhyun inmida” ujar Kyuhyun sambil membungkuk 90o dan selalu memperlihatkan senyumannya

‘Cho Gyuhyun? Jadi dia bukan Kyuhyun, tapi kenapa bisa?’ batin yeoja itu menatap Kyuhyun dengan sendu

“Kim So eun inmida” lirih yeoja itu dan juga membungkukkan badannya. Yeoja itu tidak bisa tersenyum seperti Kyuhyun, terlalu banyak pertanyaan didalam kepala gadis itu.

Salama acara makan malam ini So eun selalu saja menatap Kyuhyun tanpa melepaskan pandangan nya dari namja itu. Kedua orang tua mereka hanya tersenyum saat melihat So eun yang tak pernah melepaskan tatapannya dari Kyuhyun, mereka sangat merasa bahagia ternyata gadis itu tertarik pada Kyuhyun, tanpa menduga arti tatapan So eun sebenarnya. Kyuhyun yang mengetahui tatapan So eun hanya membiarkan yeoja itu menatapnya dengan sepuas hatinya. Dia tahu yaoja itu pasti merindukan dirinya sama seperti dia yang merindukan kehadiran yeoja itu dalam hidupnya.

;

Mobil berwarna silver itu terus melaju membelah jalanan kota Seoul di malam hari ini. Kedua orang yang berada didalam mobil silver itu sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Tak ada yang ingin membuka percakapan diantara keduanya, hanya kesunyian yang menyelimuti mereka. Kim So eun, yeoja itu masih belum bisa menerima dengan akal sehatnya tentang situasi saat ini. Namja yang selalu dia rindukan, namja yang sudah dikabarkan meninggal itu sekarang sedang berada di sampingnya, tak dapat dipungkiri yeoja itu begitu bahagia saat melihat wajah Kyuhyun di acara perjodohan tadi, tapi yeoja itu juga kecewa saat mengetahui bahwa namja itu bukan namja yang selama ini dia rindukan. Namja itu adalah saudara dari namjachingu nya yang dulu, dan sekarang dia harus di jodohkan dengan saudara orang yang begitu dia cintai. Meskipun keduanya memiliki wajah yang sama, tapi yeoja itu tidak bisa menyukai nya, mereka berdua jelas-jelas berbeda. Hati Kim So eun sudah sepenuh nya milik Cho Kyuhyun, dan tak mungkin bagi yeoja itu untuk membagi hatinya pada Cho Gyuhyun.

Mobil silver itu berhenti didepan sebuah rumah besar bergaya Eropa. Lamunan So eun seketika buyar saat merasakan mobil ini sudah berhenti, dia menatap keluar dan mendapati rumahnya yang mewah. Yeoja ini sedikit terkejut, bagaimana bisa Gyuhyun mengetahui rumahnya, seingat So eun dia tidak mengatakan tentang alamatnya pada namja itu. Tapi, gadis itu menghilangkan kecurigaannya, mungkin saja tadi orang tuanya memberi tahu Gyuhyun alamat mereka.

Kim So eun membuka sabuk pengamannya dan menatap wajah Kyuhyun yang masih diam dan menatap lurus kedepan. Dia merindukan wajah itu, walaupun kini Kyuhyun memakai kacamata hal itu tidak membuat So eun melupakan setiap bentuk wajah namja nya. Ingin rasanya gadis itu memeluk Kyuhyun dan menangis dalam pelukan namja ini. Matanya sudah mulai berair menahan sesak yang berada dihatinya. Kyuhyun mengalihkan tatapannya dari depan dan menatap wajah So eun, dengan cepat So eun juga mengalihkan tatapannya dari wajah Kyuhyun kedepan. Dia tidak ingin kelihatan bodoh karena tertangkap basah sedang menangis, dia tidak ingin orang lain melihat air mata nya itu lagi, terlebih lagi orang ini orang yang baru dia kenal.

“Go_gomawo Gyuhyun-ssi” ucap So eun bergetar dan setelah mengucapkan kata-kata itu dia segera turun dari mobil Kyuhyun dan berlari masuk kedalam rumahnya. Kyuhyun menatap punggung gadis itu dengan sesak dan setelah punggung gadis itu sudah tidak terlihat, Kyuhyun melajukan mobilnya dengan cepat meninggalkan tempat ini.

“Dia bukan Cho Kyuhyun, dia bukan Cho Kyuhyun, dia bukan Cho Kyuhyun” So eun terus menggumamkan kata-kata itu pada dirinya. Air mata So eun terus saja membasahi pipinya saat dia mengatakan hal itu, sekuat apapun dia mengatakan bahwa pria itu bukan Cho Kyuhyun nya, tetap saja hatinya membantah perkataannya. Hatinya mengenali namja itu, hatinya terus saja berteriak bahwa dia adalah Cho Kyuhyun, Cho Kyuhyun yang selalu dia tunggu, Cho Kyuhyun yang membuatnya seperti orang bodoh, Cho Kyuhyun yang membuatnya terlihat begitu menyedihkan, Cho Kyuhyun yang sudah pernah membuatnya masuk rumah sakit jiwa, Cho Kyuhyun yang selalu memberikan rasa sakit padanya, dan Cho Kyuhyun yang sudah membuatnya merasakan indah nya cinta. Tapi, mengingat kenyataan bahwa namja itu sudah tiada, kembali hatinya teriris oleh benda tajam dan kenyataan yang mengatakan bahwa namja tadi bukanlah Kyuhyun nya, tapi Gyuhyun.

;

Kyuhyun melajukan mobil berwarna silver itu dua kali lipat lebih cepat dari saat dia mengantarkan So eun pulang tadi. Namja itu seolah tak peduli dengan keselamatannya, dia terus saja melaju dengan cepat, entah sudah berapa kali dia mendapat cacian dan makian dari orang-orang yang berada di jalanan yang sama dengannya, dia tidak peduli dia terus saja menyetir dengan kecepatan penuh. Rasa takut untuk kecelakaan pun sudah tidak ada lagi dalam diri namja ini, mungkin mati lebih baik dari pada hidup didunia yang kejam ini.

Ckiiitt…

Tiba-tiba saja Kyuhyun menghentikan mobilnya dipinggir jalan raya kota Seoul ini membuat suara decitan yang begitu keras terdengar dijalanan ini. Pria itu memukul setir dengan tinjunya berkali-kali tanpa peduli dengan rasa sakit yang dia terima, rasa sakit di tangannya tak sebanding dengan rasa sakit dihatinya saat ini. Kyuhyun kembali meneteskan airmata nya, namja itu kembali menjadi lemah saat melihat gadis itu ada didepannya. Saat ini Kyuhyun benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan, dari banyak nya wanita di atas dunia ini kenapa harus Kim So eun yang akan dijodohkan dengannya, kenapa bukan orang lain saja. Hati namja itu kembali sesak saat mengetahui bahwa yeojachingunya itu akan menjadi istri dari Cho Gyuhyun, sekalipun saat ini dia yang menggantikan posisi Gyuhyun, tapi tetap saja suatu saat nanti Gyuhyun akan kembali sembuh dan kemungkinan besar gadis itu akan menjadi istri Hyungnya. Apa yang harus dia lakukan, siapapun tolong bantu namja ini untuk keluar dari masalah yang tak akan terselesaikan ini.

“Meskipun semua ini menyakitkan, aku tidak peduli, aku baik baik saja. Karena aku akan bertemu denganmu saat ini juga” lirih Kyuhyun dan air mata menyebalkan itu masih terus membasahi pipinya.

===>

Siwon dan Sungmin masih belum bisa menerima penjelasan Donghae Eunhyuk beberapa hari yang lalu. Mereka masih belum percaya jika namja yang sekarang menjadi rekan bisnis mereka bukanlah Cho Kyuhyun melainkan Cho Gyuhyun saudara dari sahabat mereka. Selama acara rapat dalam ruangan ini, Siwon dan Sungmin tak sedikitpun memperhatikan celotehan seseorang yang berdiri didepan sana menjelaskan tentang apa pun itu. Mata keduanya masih terlalu sibuk dengan melihat Kyuhyun, mencari perbedaan antara Kyuhyun dan Gyuhyun. Memang sekarang namja itu memakai kacamata tapi hal itu tidak membuat Sungmin Siwon tertipu, sebagian hati mereka masih terus berteriak bahwa namja itu adalah Cho Kyuhyun sahabat mereka. Entah kenapa Donghae Eunhyuk begitu yakin bahwa yang ada didepan mereka ini adalah Cho Gyuhyun bukan Cho Kyuhyun, mungkin karena Eunhyuk Donghae belum melihat Gyuhyun yang sekarang. Ya, mereka belum melihat nya. Tiba-tiba saja terlintas sebuah ide dikepala kedua orang itu dan mereka sama-sama tersenyum penuh arti.

;

“Rapat yang menyebalkan, apa hidupku selalu dihiasi dengan pekerjaan bodoh ini, benar-benar membosankan” keluh Minho setelah mereka keluar dari ruangan rapat tersebut.

“Nado, mendengar orang tua itu bicara membuat ku mengantuk” lanjut Jonghyun dan menutup mulutnya yang sedang menguap

“Geurae, lain kali kalau hal ini terjadi lagi, akan ku suruh sekretaris ku menggantikan ku” ujar Changmin lagi. Kyuhyun hanya diam mendengarkan keluhan dari ketiga sahabatnya.

“Mau pergi kesuatu tempat?” Tanya seseorang pada mereka berempat. Keempat orang ini membalikkan badan mereka dan mendapati Siwon dan Sungmin yang tersenyum pada mereka

“Ah, Hyung, kau mengagetkan ku” ujar Minho sambil memegang dadanya

“Memangnya mau kemana?” Tanya Jonghyun antusias

“Nanti kalian juga akan tahu, tempatnya menyenangkan, kalian mau ikut?” ujar Sungmin pada mereka

“Sepertinya seru, Ok, aku ikut” ucap Changmin sambil tersenyum

“Bagaimana dengan mu tuan Cho, apa kau mau ikut?” Tanya Siwon yang menatap Kyuhyun penuh arti. Kyuhyun bukan orang bodoh, dia tahu pasti ada maksud tertentu Siwon dan Sungmin terhadap dirinya.

“Mianhae, tapi pekerjaan ku masih banyak” tolak Kyuhyun dengan senyuman dibibirnya

“Aish, Hyung ayolah, kau selalu saja memikirkan berkas-berkas itu” ucap Minho memohon dan mengayunkan lengan Kyuhyun

“Ne Gyuhyun-ah, sesekali kau juga butuh refresing” ujar Changmin mendukung ucapan Minho

“Tapi_”

“Tak ada tapi-tapian, kau harus ikut” potong Jonghyun dan segera menarik Kyuhyun keluar dari gedung Cho Corp itu dengan cepat sebelum si direktur muda ini memberontak. Siwon dan Sungmin tersenyum melihat ini, akhirnya mereka bisa membawa Kyuhyun pada yang lainnya.

===>

Mereka berenam berhenti di sebuah kafe bernama Mouse Rabbit. Terlihat dari ekspresi Minho Changmin dan Jonghyun yang menatap kafe ini dengan tidak suka. Sedangkan Kyuhyun begitu tegang saat kakinya berhenti tepat didepan pintu kafe ini. Dia merindukan tempat ini, tempat bersama dengan sahabat-sahabatnya dulu, dia ingin sekali bertemu dengan mereka. Perasaan rindu yang membucah itu seketika Kyuhyun hilangkan dan wajahnya sudah kembali menjadi datar.

“Hyung, kau bilang tempatnya menyenangkan, ini sih membosankan” celoteh Minho pada Sungmin dan Siwon

“Kalian tenang saja, tempat ini tidak semembosankan yang kalian pikir” ujar Siwon dengan senyumannya. Siwon dan Sungmin mendorong keempat orang itu agar masuk kedalam kafe yang berukuran sedang ini. Mereka langsung saja disambut oleh beberapa pelayan yang ramah dan menyuruh mereka untuk mengambil tempat duduk yang kosong dimana mereka inginkan.

“Mau pesan apa tuan?” Tanya pelayan itu ramah pada mereka berenam

“Bisa tunggu sebentar, kami lagi menunggu teman, oh ya bisa tolong panggilan manager kalian, bilang saja kalau Sungmin dan Siwon ingin bertemu” ujar Siwon, pelayan itu menganggukkan kepalanya dan berlalu dari hadapan mereka. Keempat orang itu bertanya-tanya dalam hati, untuk apa Siwon memanggil manager.

;

Kini mereka bertujuh sedang berada diatap kafe Mouse Rabbit ini. Minho, Changmin dan Jonghyun begitu senang melihat pemandangan kota Seoul dari atas sini. Sebelumnya tak ada satupun pelanggan yang akan mereka ijinkan untuk menaiki atap ini, tapi untuk saat ini situasinya berbeda. Ketiga orang itu begitu menikmati coffe dan makanan mereka dari atas sini, senyum indah selalu saja terukir dibibir mereka. Tapi tidak dengan yang lainnya, mereka semua sedang focus melihat Kyuhyun yang sedang terlihat santai-santai saja dengan keadaan ini, saat mereka mempertemukan Yesung dan Ryeowook dengannya, namja itu tidak mengeluarkan ekspresi apapun kecuali senyuman nya.

“Mian, membuat kalian menunggu” ujar Donghae terlihat sedang berlari dengan napas ngosh-ngoshan. Donghae segera mengambil tempat duduk disamping Siwon dan meneguk semua air yang berada diatas meja itu tanpa peduli itu minuman siapa. Semua mata yang berada disana menatap heran kearah Donghae yang terlihat seperti habis melakukan marathon beberapa kilo meter itu.

“Aaah… lega nya” ucap Donghae dan tersenyum manis. Namja itu menghentikan senyumannya saat melihat wajah Kyuhyun. Siwon Sungmin dan Yesung menantikan kata-kata yang akan keluar dari mulut Donghae, akankah namja itu juga mengatakan hal yang sama seperti mereka saat mereka pertama kali bertemu dengan Kyuhyun. Perasaan was-was sudah menghinggapi diri mereka bertiga, Kyuhyun juga sepertinya mengetahui bahwa namja itu pasti akan mengenalinya sebagai Cho Kyuhyun bukan Cho Gyuhyun, karena Donghae terlalu mengetahui perbedaan mereka berdua.

“Eo, Gyuhyun Hyung, apa yang kau lakukan disini?” Tanya Donghae yang langsung disambut dengan tatapan heran dari ketiga orang itu. Gyuhyun? Jadi benar dia bukan Kyuhyun.

“Lama tidak bertemu Donghae-ssi” ujar Kyuhyun dengan senyuman

“Ne Hyung, kenapa kau disini? Bukannya kau lagi di London?” Tanya Donghae lagi

“Aku baru pulang seminggu yang lalu” jawab Kyuhyun dengan senyuman.

“Kemana Hyuk Jae?” Tanya Siwon kesal saat dia tidak mendapatkan ekspresi yang dia inginkan

“Sebentar lagi dia juga akan sampai”

Brak….

“MIANHAE YEOROBUUN” tiba-tiba saja pintu diatas atap ini terbuka dengan keras dan menampilkan sosok Eunhyuk yang berteriak begitu kencang. Eunhyuk berjalan kearah mereka dengan membawa beberapa kantong plastic warna putih. Terlihat juga seorang yeoja yang berjalan dibelakang Eunhyuk, semua mata tertuju pada sosok gadis itu, sosok yang begitu akrab di mata mereka semua, kecuali Minho, Jonghyun dan Changmin tentunya.

Bruk

Eunhyuk dan So eun meletakkan belanjaan mereka diatas meja itu dengan kasar, terlihat keduanya sangat kelelahan dan menghapus peluh yang membasahi pipi dan dahi mereka

“Kalian belanja apa saja? Kenapa banyak sekali? Aku tidak mau menghabiskan uang ku untuk membayar semua ini” ucap Yesung berkomat kamit tak jelas dan memeriksa setiap belanjaan yang dibawa oleh Eunhyuk.

“Siwon Hyung yang mengatakakan untuk belanja sebanyak ini, dia bilang ingin mengadakan pesta, tenang saja Hyung, belanjaan ini Siwon Hyung yang bayar” ujar Eunhyuk tersenyum sambil mengeluarkan kartu credit Siwon memperlihatkannya pada Yesung dan membuat pria bermata sipit itu tersenyum lega, Eunhyuk mengambil tempat duduk disamping Kyuhyun, seketika namja itu terlonjak kaget dan menatap Kyuhyun. Untuk beberapa saat dia begitu terkejut mendapati Kyuhyun duduk tepat disampingnya, kemudian namja itu melirik sekilas kearah Donghae yang menganggukkan kepalanya.

“Hyung, kau juga disini?” Tanya Eunhyuk dengan nada yang dibuat seperti terkejut

Kyuhyun tak menjawab dia hanya melemparkan senyuman nya pada Eunhyuk.

“Bukankah kau Cho Gyuhyun?” Tanya So eun saat melihat sosok yang dipanggil oleh Eunhyuk dengan sebutan Hyung itu adalah calon suaminya. Lagi- lagi mereka semua terkejut saat melihat So eun memanggil namja itu dengan sebutan Gyuhyun, dan kenapa So eun bisa mengenali namja itu?

“Kim So eun-ssi” ujar Kyuhyun tenang “jadi kau juga teman-teman mereka?” Tanya Kyuhyun dengan nada seolah-oleh dia sangat terkejut. So eun hanya mengnggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Kyuhyun itu

“Hyung, kau mengenal gadis cantik ini?’ Tanya Minho antusias pada Kyuhyun. Kyuhyun menatap Minho dengan sedikit tidak suka saat namja itu mengatakan gadisnya ‘cantik’itu artinya Minho memiliki ketertarikan pada So eun.

“Ne, dia calon istri ku” ujar Kyuhyun dengan datar

“NE!!!” teriak semuanya saat mendengar ucapan Kyuhyun itu. Changmin, Minho dan Jonghyun segera bangkit dari duduk mereka dan menghampiri Kyuhyun untuk mempertanyakan banyak hal. Begitu juga dengan Eunhyuk, Donghae, Siwon, Sungmin dan Yesung segera kelima namja itu menarik So eun dan menghujani yeoja itu dengan beribu pertanyaan

“Hyung kenapa kau tidak bilang kau sudah punya calon istri?”

“So eun-ah berapa lama kau mengenal namja itu?”

“Berani sekali dia mendahului ku untuk menikahi mu”

“Gyuhyun-ah kapan kalian pacaran?”

“So eun-ah kapan ciuman pertama kalian?”

“Hyung dimana kalian bertemu?”

“YA! Cho Gyuhyun kenapa kau menyembunyikan hal ini dari sahabatmu”

“Kim So eun, berani sekali kau mempunyai calon suami tanpa meminta ijin dari ku”

“Gyuhyun-ah….”

“So eun-ah….”

“Argh Shikkureo!” teriak Kyuhyun menghentikan Tanya jawab yang diberikan oleh beberapa orang itu pada dirinya dan Kim So eun

“Kami dijodohkan, puas” teriak Kyuhyun emosi membuat semuanya terdiam dan menatap keduanya bergantian, saat Kyuhyun mengeluarkan kalimat itu terdengar nada marah saat dia mengucapkan kaliamat tersebut. Tentu saja, dia tidak menginginkan yeoja itu harus menjadi milik Cho Gyuhyun. Donghae Eunhyuk hanya menatap sendu pada Kyuhyun saat mendengar ucapan yang keluar dari bibir Kyuhyun.

===>

Sudah hampir 5 jam mereka semua masih asyik dengan pesta yang mereka adakan. Makanan yang dibeli oleh Eunhyuk dan Soeun tadi juga sudah mulai habis saat Ryeowook memasaknya dengan nikmat. Minuman bir sudah hampir habis dan snack juga sudah habis beberapa menit yang lalu. Atap Mouse Rabbit ini terlihat sangat menyedihkan, biasanya atap ini akan selalu bersih tapi tidak untuk malam ini, atap ini dipenuhi dengan bermacam-macam sampah, alat panggang yang masih berserakan dan  berbagai macam lainnya.

Beberapa diantara mereka sudah mulai mabuk karena terlalu banyak minum bir, yang terlihat biasa-biasa saja hanya Yesung, Donghae, Eunhyuk dan Kyuhyun. Karena mereka memang tidak suka minum bir, tapi karena Kyuhyun memang kuat dalam minum bir tentu saja namja itu tidak akan semudah itu untuk mabuk. Kim So eun juga sudah berakhir dengan kelima namja itu, gadis itu selalu saja dipaksa minum oleh yang lainnya hingga akhirnya dia ikut mabuk juga.

Mereka berbondong-bondong meninggalkan kafe Mouse Rabbit yang sudah sepi ini, terlihat semuanya sedang dibantu oleh supir masing-masing untuk masuk kedalam mobil. Yang tertinggal diatap masih Kyuhyun, So eun, Donghae dan Eunhyuk sedang kan Yesung sedang membantu supir-supir itu untuk membawa tubuh teman-temannya yang sudah mabuk berat.

“Donghae-ssi bisa kau jaga So eun sebentar, aku ingin ke toilet” ujar Kyuhyun dan langsung mendapat anggukan dari Donghae. Kyuhyun berjalan meninggalkan atap ini dan pergi menuju toilet kafe ini. Setelah sosok Kyuhyun tidak terlihat lagi, Donghae segera menyusul Kyuhyun dan meninggalkan Eunhyuk menjaga So eun.

Donghae masuk kedalam toilet pria ini dan menunggu Kyuhyun untuk keluar dari dalam. Benar saja, beberapa menit kemudian Kyuhyun keluar dari salah satu bilik toilet ini dan terkejut saat melihat Donghae sedang berdiri dan menatap dirinya dengan tegas.

“Donghae-ssi, kau mengagetkan ku” ucap Kyuhyun dan berjalan menuju arah wastafel tersebut untuk mencuci tangannya. Donghe masih terus menghujani Kyuhyun dengan tatapan mematikannya

“Dari mana kau tahu letak toiletnya” ujar Donghae dingin tanpa melepaskan tatapannya dari Kyuhyun. Kyuhyun menghentikan sejenak untuk mencuci tangannya dan menatap Donghae dari pantulan cermin yang berada didepannya. Namja itu tidak menyahuti perkataan Donghae dia terus mencuci tangannya tanpa peduli dengan tatapan yang diberikan Donghae.

“Sejak kapan kau mengetahuinya?” Tanya Kyuhyun tanpa melihat Donghae, namja itu terlihat santai meskipun hatinya saat ini sudah sangat gugup

“Sejak aku melihat mu hari ini” jawab Donghae datar

“Lalu kenapa kau tidak mengatakan pada semuanya?”

“Aku ingin mendengar alasan mu” ucap Donghae “untuk apa kau melakukan semua ini?” lanjut namja itu

“Itu bukan urusan mu” ujar Kyuhyun dingin dan hendak meninggalkan toilet ini, tapi dengan cepat Donghae menarik pergelangan tangan Kyuhyun dan menghempaskan namja itu hingga membentur dinding dengan begitu kuat

“Bukan itu jawaban yang ingin ku dengar dari mu ‘Cho Kyuhyun’” ujar Donghae marah. Kyuhyun masih tetap santai tak menyahuti perkataan sahabatnya ini

“Kau mungkin bisa menipu semua orang, tapi tidak dengan ku, aku tidak mengenal mu hanya beberapa tahun saja Kyuhyun-ah, aku sudah mengenalmu belasan tahun” ujar Donghae serius

“Lalu kau ingin apa?” Tanya Kyuhyun masih dengan tenang

“Alasan” ujar namja itu “katakan alasan mu kenapa kau harus menjadi Gyuhyun hyung”

Kyuhyun terdiam sebentar sebelum menjawab pertanyaan Donghae ini. Haruskah dia mengatakannya, haruskah dia menceritakan semuanya pada Donghae?

“Untuk saat ini aku belum bisa mengatakannya” ujar Kyuhyun dan melepaskan dirinya dari Donghae. Namja itu berjalan keluar dari dalam toilet ini. Langkah nya terhenti seketika saat dia melihat seseorang sedang berdiri didepan pintu ini dengan tatapan tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Benar kah semua ini, benar kah dia bukan Cho Gyuhyun, dan dia adalah Cho Kyuhyun?

“Kau….”

Tbc

“Kyuhyun-ah…”

 “Kajjima…”

“Kajjima Kyuhyun-ah”

 “Aku mencintaimu, Aku mencintamu, kata yang terus kuucap di setiap langkahku”

“Tapi aku bahagia aku bisa melihat mu lagi”

Huaaaaa….. Eottokhae… makin gaje ya?

Gimana dong, author juga lagi blank pas nulis ini T,T

Silahkan komen deh bagi yang udah baca, author terima dengan senang hati kok kalian mau komen seperti apa ^_^

Advertisements

27 thoughts on “7 Years of Love (part II)”

  1. Thir makin seru aja knp keluarga kyu begitu rumit ya banyak masalah keluarga yg blm terpecahkan tapi serrrrrruuuuuu
    cepetan dilanjut ya 😛

  2. Wuuuaaaa…
    Kyuhyun Oppa pernah buat Sso eonnie gila ?…
    Tp Alhamdullilah Sso eonnie udh normal dan bisa jd Model terkenal..

    Intuisi Donghae Oppa sungguh daebakkkk..
    Menegangkan wkt di Toilet…

  3. Begitu sulitnya + hebatnya seorng cho kyuhyun yg menjelma menjdi cho Gyuhyun…dia bs menahan perasaan nya demi hyungnya ntuh , itu pas TBC apakah soeun yg mengetahui nya selain donghae ……. Sungguh2 pensaran …. ^^
    Makin hari makin kece d setipa part nya :*
    Reader lanjut baca 😀

    Keep writing ^^

  4. aku reader baru . Salam kenal 🙂 aku angels .
    Kyuhyun gak mungkin bisa bhong k sahabatnya. Kasian so eun thor u.u udah pernah masuk rumah sakit jiwa lg . Astaga sandiwara ne

  5. kyuuu…
    tega yaa lu.. TT_TT
    bkin sso eonnie mewek..
    nggk sia-sia ya ikan knal belasan tahun sama evil.. 😥
    cnta emng gila smpai2 bkin sso jdi gila..
    hwaaaa…!!
    daebak..!

  6. Huahh,, cerita.y makin seru …
    Kzhand bgt sma kyuppa yg harus ngejalanin smua.y dgn stengah hatii ,,
    pertemuan KyuSso kmbali bkin nyesek,.. 😦
    donghae udah tau kalau itu kyuhyun bukan gyuhyun… Penasaran syapa yg dngerin mreka wk2 d.toilet…

  7. Wahhh….kyu ternyata cukup sukses menyamar menjadi gyu….

    Hah,,,,, Ĵåϑΐ Ϋά̲̣̥ηġ di jodohin ma gyu itu sso???? Hemmm….bagaimna jika gyu kembali?????

    Wktu eunhae saling bertatapan sebelom hyuk menyapa gyu_sedikit curiga…
    Eh…ternyata benar mereka sebenrnya sudah tau kalo itu kyu…. 🙂

    Nahlhooo…… Ituu siapa Ϋά̲̣̥ηġ tau kebenrana itu??? Sso?? Atau yesung???? Kyaaaa…..sepertinya part3 ηγά̲̣̥ udah publish yak??? Langsung ke nextt part ah….eheheh

  8. sso eonnie udah pernah masuk rumah sakit jiwa??
    wahh,benar2 jalan hidup yg sulit untuk seorang cho kyuhyun
    yahh akhirnya kyusso kembali bertemu lagi
    sso eonnie hae oppa sepertinya emang nggak bisa d bohongi ya, kata hati mereka mengatakan itu cho kyuhyun
    bahkan semua orang juga mengatakan cho kyuhyun
    kyaaaa, itu yg jadi masalah, gmn kalo gyuhyun udah sehat n pulih lagi, trus sso eonnie sama gyuhyun donk? trus kyu oppa d kemanaain? kan kyu oppa udah membuat dirinya meninggal dngn kecelakaan mobil??
    eottohke???

  9. Wahhhh kyu cepet balik lg sama sso,jangan lama2 dingin2 nan nya..
    Wah keren ceritanya trus ff nya panjang jd puas bacanya

  10. Ya ampuuunn salut kyu bs mnjaga hti&skpny agr penymarany g smpe trbongkar,,hrsny dia bs jjur pd donghae mgkn bebanny akn lbh ringan,,tp kcian sso hrs dibohongi&trus serasa dibodohi&sprt dprmainkn,,smg sso bs ttp trima&setia slma pnantianny

  11. Annyeong aq reader baru,….
    Wah cerita bagus banget……Sso terlibat cinta segitiga kayaknya ama kembaranny Kyuppa…..
    Tapi kasian Kyuppa……

    Ayoo semangat dTunggu next selanjutnya

  12. Wah ffnya tambah keren.
    Aku kasian sama kyu oppa yg harus jadi gyuhyun, berarti nanti sso eonni bakalan jadi istti gyuhyun dong 😦
    Nah loh… donghae oppa udah tau kalo sebenarnya gyuhyun itu adalah kyuhyun oppa bukan gyuhyun…
    Ttus itu satu lagi yg nguping dialog hae sama kyu oppa siapa?

  13. gimana kalau gyuhyun yang asli pulang akan kah perjodohan itu tetap di lakukan…. wah ternyata donghae tahu itu kyu…
    terus siapa yang di lihat mereka….. yuk ah langsung ke part 3

  14. Huwaa…! 😥 ‘Gyuhyun’ dijodohin sama Sso eonni…? Andwe…!! 😥 Sso eonni cuma untuk Kyuhyun seorang..!! (mewek) #readeraneh -_-
    Ayo. Gyuhyun, kembalilah segera supaya masalahnya bisa cepet selesai. Eh, tapi kalo Gyuhyun balik, berarti Sso eonni tetep dijodohin sama Gyuhyun dong? Kalo gitu, gak usah deh.. #plak! #readerlabil!
    Nah nah nah….itu siapa yang denger pembicaraan Hae sama Kyu di toilet? Sso eonni kah?

  15. Lagi & lagi ,, hrus ngeluarin aer mata .. Knpa jd cengeng yaa pas baca ff ini ? -_-
    Makin penasaran ajah~ aku mau lgsg lanjut ne ?

  16. critanyaaa nyeseek malang sekali nasip kyuu…
    yg mengejutkan yaitu sso yg di jodohkn dgn gyuhyun…gimana ini bgmna dgn gyuhyun nanti kalau uda sembuhhh…tambh runyam…wiih hebatnta suamiku donghae oppa bsa ngenalin kyuhyun#digamparelfishy hhh…perasaan habis bca di part ini eon…perkenalkan reader bru…

  17. Wehhh ini ceritanya makin nyesek. Sampai sini tetep aja kasian sm ssi kyuhyun. Wao ssi so eun sempet gila?
    Huhu bagus bgt thorrr. Suka sm critanya

  18. ikuti kata hatimu so eun, dia cho kyuhyun T_T so eun sampai pernah masuk rumah sakit jiwa T_T syukurlah dia bisa bangkit kembali setelah 2 tahun lamanya. dunia memang sempit

  19. aigoo….
    insting donghae emang gk perlu diragukan dengan mudah dia mengenali kyuhyun
    gimana rasanya coba dijodohkan dengan kekasihnya sendiri tapi harus menggunakan nama orang lain
    sakit pasti hatinya abang kyu

  20. hua kyuhyun ini begitu berat untukmu. harus di jodohkan dengan so eun orang yg dicintainya meskipun dy senang tp kenyataan yg pahit dia bukan sebagai dirinya sendiri. donghae dan eunhyuk kau benar² sahabat sejati mengataui bahwa itu kyuhyun bukan gyunhyun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s