comedy, Romance, School Life

Bad Boys (Part VI)

catsi

Typo bergentayangan -,- Happy reading 🙂

Story beginning

Apartment Cho Kyuhyun yang berada di kawasan Gangnam itu terlihat tampak tenang pada malam ini, sama seperti malam – malam sebelumnya. Tapi, kali ini apartment itu sunyi bukan karena tidak ada penghuninya. Bahkan malam ini penghuni apartment itu cukup banyak mengingat bahwa yang menghuninya hanya seorang Cho Kyuhyun saja dahulu.

Keempat orang itu duduk diam diatas sofa yang berada di ruangan apartment ini. Ketiga pria tampan dan seorang gadis itu tampak tak berani menatap wajah garang pria yang berdiri didepan mereka yang memperlakukan keempatnya seperti tersangka kasus pembunuhan. Cho Kyuhyun menatap dingin So eun dan ketiga teman pria yang dia bawa masuk kedalam kediaman Kyuhyun. Melipat kedua tangannya di depan dada, mata elangnya terus menatap So eun tajam seolah bisa membunuh gadis itu sekarang juga.

“Merasa hebat Kim So eun bisa membawa pria masuk ke apartment ini?” nada bicaranya terdengar ketidak sukaan karena ulah gadis ini. So eun semakin menundukkan kepalanya mendengar ucapan Kyuhyun yang membuatnya semakin merasa bersalah.

“Ini peringatan pertama dan terakhir kalinya” lanjutnya masih dengan nada mencekam. So eun menganggukkan kepalanya pelan mendengar ucapan Kyuhyun tersebut. Pria itu menatap mereka satu persatu dan berdecak sambil menggelengkan kepalanya. Merasa prihatin dengan hidupnya yang bisa mengijinkan orang seperti mereka memasuki kediamannya. Mata pria itu berhenti pada Kim Bum si ketua osis yang begitu digilai oleh Eunji. Tatapan mencibir nya digantikan dengan tatapan dingin tidak suka mendapati pria ini berada di dalam apartment nya terlebih bersama So eun. Apa Eunji saja tidak cukup hingga dia harus mencari yang lain. Emosi Kyuhyun sedikit keluar saat pikiran itu berada di kepalanya. Tidak. Satupun dari kedua gadis itu tidak akan ia ijinkan berada di dekat Kim Bum lagi.

Dia membalikkan  tubuhnya melangkahkan kaki panjangnya menaiki lantai dua, kemudian menutup pintunya dengan keras membuat keempat orang itu menutup mata mereka reflex karena mendengar suara bantingan itu.

“Noona, kau tidak mengatakan tinggal dengan pria mengerikan seperti itu” ujar Seung Hoo kesal pada So eun. Pria itu tampak menarik napasnya dalam dan menghembuskannya. Sepertinya dia menahan napasnya karena terlalu takut dengan wajah garang Kyuhyun. So eun hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Seung Hoo.

“Aku tidak akan pernah ketempat ini lagi” seru Ryeowook yang seperti mendapatkan shock therapy karena menginjakkan kaki di kediaman seorang Cho Kyuhyun.

“Bagaimana bisa kau tinggal di tempat ini?” Tanya Kim Bum yang merasa sedikit khawatir dengan keadaan So eun.

“Akan ku ceritakan pada kalian. Tapi tidak sekarang. Maaf, bisakah kalian pulang?” gadis itu tidak menanggapi ucapan para ketiga lelaki itu. Ia merasa sedikit bersalah mengusir ketiga orang yang menemani hidupnya itu dengan tidak sopan.

“Baiklah. Kami akan pergi” ujar Kim Bum akhirnya pasrah saat melihat tatapan memelas So eun yang seperti orang tertekan. Ia mengambil ransel nya dan diikuti oleh Seung Hoo dan Ryeowook yang berjalan di belakang pria ini. Mengekor Kim Bum untuk keluar dari tempat mewah ini.

Saat sosok ketiga lelaki itu sudah menghilang dari balik pintu apartment ini, So eun menutup pintunya dengan lesu, menghembuskan napasnya pelan dan mendesah berat. Ia membalikkan tubuhnya dan seketika gadis itu memekik kaget saat dengan tiba – tiba Kyuhyun sudah berdiri didepannya dengan tatapan dingin seperti tadi. Pria itu mengenakan T-shirt hitam dan celana pendeknya. Sepertinya dia baru saja selesai mandi terlihat dari rambutnya yang masih basah dan mengeluarkan tetesan air dari ujung rambutnya membuat rambut coklat acak – acakan itu terlihat menawan di mata So eun.

Apa yang dipikirkannya. Gadis itu menggelengkan kepalanya pelan menghapus pikiran bodoh itu.

“Kau mengagetkan ku” ucapnya sambil mengelus dadanya

“Kau yang lebih mengagetkan ku berani membawa orang luar masuk ke tempat ku” sinis Kyuhyun yang membungkam mulut So eun seketika.

“Maaf” gadis itu menundukkan kepalanya merasa bersalah karena melanggar aturan Kyuhyun. Senyum licik tampak menghiasi wajah tampannya. Ia mendekatkan langkahnya pada So eun yang jelas saja membuat gadis itu mundur perlahan menghindari kontak mata dengan Kyuhyun.

“Kau melanggar aturan nona Kim” ujar Kyuhyun tenang tapi masih tertangkap nada tidak suka dalam bicaranya. Ia mendekatkan langkahnya lagi membuat So eun semakin mundur kebelakang. Dan Sialnya dia tidak bisa mundur terlalu jauh lagi karena punggungnya sudah menyentuh pintu apartment ini. Dia terjebak dengan Kyuhyun yang sudah mulai mendekat padanya.

“Maaf” mungkin hanya kata itu saja yang bisa ia keluarkan saat ini. Karena sejujurnya dia memang merasa bersalah. Memperlakukan tempat ini seperti miliknya padahal pemilik tempat ini jelas masih Cho Kyuhyun.

“Tidak ada maaf untuk mu… Kecuali_” ia menggantungkan kata – katanya. Seringaian licik itu semakin jelas terlihat di wajah tampannya. Ia mendekatkan bibirnya pada telinga gadis ini dan membisikkan sesuatu yang membuat mata So eun membulat sempurna tidak percaya dengan ucapan Kyuhyun.

“Dasar Mesum!” teriak So eun sambil menyundul kepala Kyuhyun dengan kepalanya membuat pria itu berteriak kesakitan dan kesempatan ini So eun ambil dengan mendorong tubuh Kyuhyun hingga pria itu sedikit bergeser kesamping dan berlari cepat memasuki kamar Kyuhyun dan menutup pintu nya cepat. Tak lupa ia mengunci pintu tersebut takut Kyuhyun akan masuk kedalam. Kata – kata Kyuhyun tadi masih terdengar jelas di telinganya membuat jantung nya berdetak cepat dan pipi nya menampilkan warna merah muda.

“Kecuali kau menyerahkan tubuhmu padaku”

Pipinya terasa seperti terbakar saat mengingat kata – kata Kyuhyun tadi. Ia membenamkan wajahnya pada kedua telapak tangannya, menggelengkan kepalanya mencoba mengusir kata – kata itu dari kepalanya.

“Dasar Mesum. Cho Kyuhyun Mesum!” teriaknya frustasi.

Dia tidak tahu kalau teriakannya itu sampai terdengar oleh Kyuhyun yang berada di depan pintu kamar itu. Ia mengulum senyumnya merasa geli mengingat kejadian tadi. Belum lagi membayangkan bagaimana gadis itu pasti akan merona karena ulah kecilnya itu.

==>

Pagi ini So eun memang berangkat lebih cepat dari biasanya. Dia tidak ingin melihat wajah Kyuhyun karena belum siap bertemu dengan pria itu yang pasti akan menggodanya lagi. Dia meninggalkan pria itu didalam apartmentnya sendirian. Saat So eun keluar tadi dia masih melihat Kyuhyun yang tertidur diatas sofa dengan rasa ketidaknyamanan. Seharusnya pria itu tidur diatas ranjangnya bukan diatas sofa seperti itu. Pasti badanya akan terasa sakit.

“Andwae Kim So eun berhenti memikirkannya” ujarnya sambil terus menggelengkan kepalanya mencoba menghapus bayangan Kyuhyun di benaknya. Gadis itu mengeratkan kepalan tangannya pada kedua sisi tali tas ransel nya. Berjalan cepat menghampiri toko kecil yang berada di persimpangan jalan yang sedang ia lalui. Hari ini terpaksa ia harus makan mie instan untuk sarapan paginya.

==>

Rumah besar Jung yang beragaya ala Jepang itu tampak tenang dan nyaman seperti penghuni di dalam rumahnya. Anak tunggal di keluarga Jung ini tampak sedang mengikat dasi SMA nya di depan kaca besar yang berada di dalam kamarnya ini. Memperhatikan setelen seragam itu yang tampak begitu pas di tubuhnya. Dengan pakaian apapun ia memang selalu saja tampak menawan karena bentuk tubuh dan wajahnya yang bisa dikatakan sempurna itu selalu bisa menggunakan pakaian apapun.

Pria bernama Jung Yong Hwa itu sedikit memiringkan tubuhnya kesamping mengarah pada pintu kamar saat ia mendengar pintu itu terbuka dan menampilkan sosok wanita yang begitu ia sayangi sedang memasuki kamarnya dengan segelas susu panas yang berada di tangan wanita itu.

“Minumlah” wanita yang biasa dia panggil dengan sebutan ibu itu menyerahkan gelas itu pada putranya yang diambil oleh Yong Hwa dan meneguk habis susu tersebut. Kemudian menyerahkannya lagi pada ibunya.

“Minggu depan ada rapat pemegang saham perusahaan Cho. Apa kau diundang oleh paman mu?” Tanya Ibunya memperbaiki penampilan putranya. Yong Hwa bergumam menjawab ucapan ibunya itu.

“Sepertinya Ahra Noona akan ditunjuk sebagai CEO nya” jawab Yong Hwa.

“Apa Kyuhyun juga datang?”

“Entah lah. Aku tidak yakin dia akan datang” sahut Yong Hwa malas jika ia mengingat nama itu.

“Jangan terlalu berharap pada_”

“Eomma. Kau pikir anak mu ini gila harta?” sela Yong Hwa tidak suka mendengar ibunya selalu beranggapan seperti itu terhadapnya. Dia selalu dibandingkan dengan Kyuhyun karena ibunya tidak ingin mereka menganggap Yong Hwa menginginkan harta keluarga Cho meskipun dia memiiki saham di perusahaan itu, karena dia masih cucu dari keluarga Cho.

“Bukan seperti itu. Ibu hanya tidak ingin hubungan mu dengan Kyuhyun semakin buruk. Kalian ini sudah dewasa bersikaplah seperti orang dewasa jangan terlalu kekanakan.”

“Aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya”

“Yong Hwa –ya”

“Kenapa eomma selalu mengutamakan Kyuhyun terlebih dahulu, apa karena dia memiliki marga Cho sama seperti eomma. Sebenarnya siapa yang anak mu. Aku atau Kyuhyun?!” ujarnya kesal.

“Yong_”

“Aku pergi” dia mencium sekilas pipi kanan ibunya dan berlalu meninggalkan wanita itu keluar dari rumahnya yang menyesakkan menuju sekolahnya yang lebih menyesakkan karena harus bertemu dengan sepupunya itu.

Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Ibunya benar – benar memancing emosinya pagi ini. Selalu Kyuhyun. Apa ibunya tidak lelah membandingkan dia dengan Kyuhyun yang bahkan tidak ada apa – apa nya dari pada dirinya. Keluarga Cho. Keluarga yang membuatnya begitu muak dan selalu dipenuhi dengan sandiwara palsu. Kasih sayang palsu sama seperti ibunya. Ibunya tidak pernah tulus menyayanginya karena ibunya lebih menyanyangi Kyuhyun dari pada dia. Dia mengetahui hal itu. Begitu juga dengan Tuan Cho dan keluarga nya, mereka tidak tulus menyayangi Yong Hwa karena pria itu memiiki darah seorang pria miskin yang mencintai putri dari keluarga Chaebol Cho. Dan hanya karena keberuntungan Yong Hwa bisa menikamti hidupnya seperti sekarang ini. Dia juga mengetahui bahwa kakeknya sangat menentang hubungan orang tuanya hingga Yong Hwa lahir dan mereka memisahkan kedua orang tersebut. Mengasingkan ayah Yong Hwa di desa terpencil tanpa bisa ia mengenali wajahnya terlebih dahulu. Tidak membiarkan pria itu merasakan kasih sayang seorang ayah yang berbeda sekali dengan Kyuhyun yang dipenuhi dengan kasih sayang oleh kedua orang tuanya dan juga kakaknya.

Dia begitu membenci kenyataan ini dan semakin membencinya saat dahulu ia mengetahui bahwa ayahnya meninggal karena mempunyai penyakit kanker. Ia bahkan belum mengenal pria itu, belum memanggil nya dengan sebutan ayah tapi pria itu sudah dengan kejamnya meninggalkan kehidupan ini. Dan mengingat kata – kata Kyuhyun sewaktu mereka duduk di bangku SD saat kelas 6 dahulu membuat emosinya semakin memuncak.

Hari ini hari kelulusan untuk Sekolah Dasar yang berada di seluruh kota di Seoul. Jung Yong Hwa mendapatkan peringkat murid dengan nilai tertinggi dan murid terbaik di Sekolah Dasar ini. Kyuhyun memperhatikan wajah Yong Hwa yang sedang menerima piala dan penghargaannya itu dengan tatapan dingin dengan wajah datarnya. Donghae, Eunhyuk, Siwon, Yesung dan Eunji yang duduk di samping Kyuhyun menatap Yong Hwa biasa saja kerana menurut mereka bocah itu memang pantas mendapatkannya karena kepintarannya memang bisa dibanggakan. Suara kagum dari beberapa orang tua murid di Sekolah Dasar ini dapat didengar jelas oleh Kyuhyun begitu pula dengan kedua orang tuanya yang tampak senang dan bahagia kerana Yong Hwa mendapatkan peringkat dengan nilai tertinggi itu. Telinganya mulai panas dan ia bangkit dari duduknya meninggalkan acara kelulusan itu bersama dengan para sahabatnya yang mengikuti Kyuhyun dari belekang. Kecuali Eunji yang tidak tertarik untuk mengikuti langkah para pria itu.

Suara guru dan peringatan ayahnya untuk tidak meninggalkan bangku terlebih dahulu tidak ia hiraukan, dengan sombongnya bocah kecil itu melangkahkan kakinya menjauh dari keramaian yang membosankan itu. Menuju belakang sekolah dan merilekskan tubuhnya dari teriakan kagum orang – orang itu terhadap sepupunya.

Sesudah acara penerimaan rapor itu para orang tua mulai pulang dengan anak – anak mereka. Tuan Cho tampak mencari keberadaan putranya itu tapi tidak menemukan dimana pun hingga akhirnya Yong Hwa ikut mencari keberadaan sepupunya itu. Yong Hwa berjalan menyusuri sekolah itu seorang diri, sedikit mencemaskan keberadaan Kyuhyun yang begitu membuatnya khawatir. Dan saat bocah itu berada di belakang sekolah dia mendengar sesuatu yang membuat jantungnya benar – benar berhenti berdetak.

“Kau kenapa Cho Kyuhyun? Kau marah karena Yong Hwa mendapatkan nilai tinggi?” Yong Hwa bisa mengenali suara yang bertanya itu. Suara Donghae. Kyuhyun mencibir mendengar pertanyaan sahabatnya itu.

“Aku bukan orang yang akan marah hanya karena hal seperti itu” sahutnya cuek.

“Lalu kenapa kau seperti membencinya? Bukan kah kalian sepupu?” Tanya Yesung yang bermain dengan kura – kura nya.

“Sepupu?” ia tertawa, merasa geli dengan ucapan Yesung itu.

“Sampai mati pun aku tidak akan sudi mempunyai sepupu seperti nya” ujarnya dingin membuat semua sahabatnya mengerutkan kening mereka tidak mengerti.

“Kenapa?” Tanya Hyuk Jae

“Apa kalian tahu seperti apa ayahnya?” Kyuhyun balik bertanya yang dijawab dengan gelengan keempat sahabatnya.

“Ayahnya berasal dari keluarga miskin bisa dibilang pengemis. Hanya karena imo mencintai ayahnya makanya mereka bisa menikah. Tapi setelah dia lahir kakek ku mengusir pengimis itu dari keluarga Cho. Sampai kapan pun ayah nya tidak akan pernah di terima di keluarga Cho sama sepertinya anak dari pengimis itu. Keluarga ku hanya memberikan kasih sayang palsu untuk nya tapi dia tidak menyadarinya karena terlalu bodoh. Dia bahkan dengan bangga mengatakan pada semua orang kalau dia berasal dari keluarga Cho hanya karena imo kakak ayah ku.” Jelas Kyuhyun panjang lebar yang membuat mereka semua tidak percaya dengan kenyataan bahwa Yong Hwa mempunyai ayah seperti itu.

“Karena itu aku membencinya. Aku tidak suka melihat mereka membandingkan ku dengan anak pengemis itu” lanjut Kyuhyun dengan wajah dingin

“Kau benar. Kau bahkan lebih darinya” sahut Siwon setuju yang di jawab dengan sahutan setuju mereka semua.

Yong Hwa membeku ditempatnya mendengar ucapan Kyuhyun yang pertama kali ia dengar. Benarkah kakeknya yang memisahkannya dengan ayahnya, benarkah kakek yang ia sayangi itu sebegitu kejam menghilangkan ayahnya dari jarak pandangnya. Tubuhnya tidak bisa ia gerakkan, rasanya seperti mati rasa. Ia ingin berlari dan menangis kerumahnya menanyakan hal itu langsung pada ibunya mengatakan bahwa apa yang Kyuhyun ucapkan itu memang tidak benar.

Mata Yong Hwa memerah, memanas saat ia mengingat ayahnya sudah meninggal karena penyakit kanker yang diderita oleh pria itu karena hidup di sebuah desa terpencil. Jika semua yang Kyuhyun katakan tidak benar, lalu kenapa ayahnya meninggalkannya sendirian dan hidup ditempat kumuh seperti itu? Rahang bocah itu mengeras, tangannya mengepal dikedua sisi tubuhnya. Dia akan membalas sakit hati ayahnya pada keluarga itu. Pada keluarga Chaebol yang tidak berperasaan memisahkan ibu dan ayahnya dan juga akan membalas perlakuan sepupunya itu. Dia akan membalas semuanya, mengambil alih keluarga itu dan menendang mereka semua dari sana.

Yong Hwa menghentikan mobilnya mendadak membuat ban mobil itu bergesekan dengan aspal dan menimbulkan suara decitan yang begitu nyaring. Tidak memperdulikan teriakan mobil dibelakangnya yang mengumpat pada nya. Ia memukul stirnya membuat air mata pria itu keluar saat mengingat kejadian mengerikan itu. Padahal dulu ia begitu tulus menyanyangi sepupunya, tapi dengan tidak berperasaan sepupunya itu mengatakan hal mengerikan pada sahabat – sahabatnya yang berasal dari kalangan atas itu. Mata nya memerah menandakan emosinya benar – benar memuncak saat ini. Ia menatap lurus kedepannya dan sebuah ide terlintas jelas di kepalanya. Kali ini dia harus bisa mengalahkan pria sombong itu dengan menjadikan gadis itu sebagai istrinya. Ya, kali ini dia pasti tidak akan kalah.

==>

Kim So eun keluar dari toko tersebut sambil membungkuk berterima kasih pada pelayan toko tersebut. Pagi ini dia sengaja tidak bekerja di Kona Beans mengingat Ryeowook pasti akan memberikan beribu pertanyaan padanya yang membuatnya tidak nyaman. Ia melirik jam yang berada di pergelangan tangannya, jarumnya sudah menunjukkan pukul 6:45. Sial. Sebentar lagi bel akan berbunyi, dia hanya punya waktu 15 menit untuk menuju sekolah elit itu, tapi dengan berjalan kaki hal itu tidak memungkinkan untuknya. Gadis itu mengumpat kesal sebelum akhirnya dia memutuskan untuk berlari menuju sekolahnya. Langkah kakinya terhenti saat ia melihat 7 orang pria berbadan besar dan berseragam SMA menghadang jalan gadis ini. So eun memperhatikan wajah orang – orang yang dipenuhi dengan luka itu dengan mata menyipit, sedikit memundurkan tubuhnya menjauh dari orang – orang yang menatapnya dengan tatapan mengerikan.

“Bukankah dia gadis yang bersama Kyuhyun dulu, bos?” Tanya pria yang berada disamping pria berwajah paling mengerikan dari semuanya. Pria itu bernama Kangin, Kangin bergumam menjawabnya kemudian dia mendekat pada So eun yang tentu saja membuat gadis itu ketakutan. Ia mengeratkan tangannya pada tali ranselnya dan keringat mulai berkeluaran dari pori – pori gadis ini karena takut saat ketujuh pria itu mengelilinginya.

“Tak usah cemas. Kami tidak akan menyakiti mu asalkan kau menyampaikan pesan ku pada Bocah tengik itu” ujar Kangin dingin pada So eun. So eun tak menjawab dia hanya bisa menelan saliva nya yang terasa begitu pahit untuk ditelan.

“Katakan padanya untuk menemui ku malam ini ditempat biasa. Jangan lupa bawa motor nya.” Kangin berucap masih dengan dingin membuat So eun semakin ketakutan. Belum sempat So eun sadar sepenuhnya Kangin dan teman – teman nya sudah berjalan menjauh dari gadis itu, tidak menyentuh ataupun mengancamnya. Ia menghembuskan napasnya pelan dan sambil menundukkan kepala ia berjalan dengan lesu.

“Agassi… Kau mau kemana?” suara seorang pria menyapa indra pendengaran So eun. Ia menoleh kearah suara tersebut dan menemukan Yong Hwa sedang tersenyum di dalam mobilnya sambil melambaikan tangan kanan nya.

“Yong Hwa –ssi…”

“Masuk lah. Sepertinya kau akan telat” seru Yong Hwa dari balik stir nya. So eun menatap ragu mobil Yong Hwa entah masuk atau tidak. Jika ia berjalan menuju sekolahnya sudah pasti dia akan terlambat tapi jika dia menaiki mobil Yong Hwa, apa yang akan orang katakan nanti.

“Ikut dengan Ku saja. Bukankah sekolah kita sama” ujar Yong Hwa mencoba meyakinkan So eun dan pada akhirnya gadis itu menurut masuk kedalam mobil Yong Hwa dan duduk disamping pria itu. Biarlah hari ini dia akan menjadi bahan perbincangan orang asalkan dia tidak terlambat kesekolah.

==>

Sesuai dugaan So eun, kedatangannya kesekolah dengan mobil Yong Hwa benar – benar menggemparkan seluruh sekolah. Tak sedikit siswi di sekolah ini yang menatap So eun dengan tatapan kesal dan marah mereka. Setelah menggoda kelima pangeran mereka gadis ini juga dengan beraninya menggoda Jung Yong Hwa si ice prince di sekolah ini. Apa dia tidak merasa puas dengan mendekati kelima pria tampan itu. Kehebohan itu tentu saja sampai pada telinga Kyuhyun dan para sahabatnya.

“Woah Daebak” seru Yesung takjub saat melihat Yong Hwa dan So eun berjalan berdampingan menuju kelas gadis itu dengan berbincang akrab membuat mata Kyuhyun memanas karenanya. Eunji yang berada di samping Kyuhyun menatap heran pria ini karena memperhatikan So eun begitu intensnya.

“Siapa gadis itu?” Tanya Eunji penasaran yang belum mengenal So eun

“Nama nya Kim So eun, murid baru sekaligus calon istri Kyuhyun atau Yong Hwa” Hyuk Jae menjawab.

“Benarkah?” Tanya Eunji tak percaya mendengar ucapan Hyuk Jae yang dibalas dengan anggukan pria yang memiliki gummy smile itu.

“Sepertinya Yong Hwa yang akan mendapatkan So eun. Lihatlah” seru Yesung pada Kyuhyun yang semakin membuat emosi Kyuhyun keluar saat kedua orang itu tertawa entah apa yang mereka bicarakan.

“Diamlah” ujarnya dingin. Matnya masih terus menatap kedua orang itu dengan tatapan tajamnya.

“Kau benar – benar kalah Tuan Muda Cho” timpal Eunji dengan kekehan merendahkan pria ini.

“Ku bilang Diam!” desis Kyuhyun yang membuat Eunji dan yang lainnya menahan senyum mereka. Dan saat kedua orang itu berdekatan dengan Kyuhyun, mereka tiba – tiba berhenti berbicara melemparkan tatapan dingin satu sama lain. Terutama Kyuhyun dan Yong Hwa. Hawa dingin dan juga aneh jelas terasa di sekitar kedua orang itu.

“Kau kemana saja Kim So eun. Apa kau tahu bagaimana khawatirnya aku saat aku tidak melihat mu disamping ku saat aku bangun” ucap Kyuhyun tenang dan dingin tapi matanya terus menatap lurus Yong Hwa. So eun membelakkan matanya sempurna saat mendengar ucapan Kyuhyun. Tak hanya So eun yang merasa kaget, Yong Hwa dan yang lainnya juga memperlihatkan keterkejutan mereka saat mendengar ucapan Kyuhyun.

“Apa Maksud nya?” Tanya Donghae tidak terima.

“Jangan bilang kalian tidur bersama” seru Siwon lebih terima saat mendengar ucapan Kyuhyun. Benar. Siapapun yang mendengar ucapan pria ini pasti akan berpikiran seperti itu.

“Bukan seperti itu” bantah So eun

“Bisa dibilang seperti itu. Semalam aku menghabiskan waktu ku di apartment berduaan bersama So eun” seringaian tampak ia perlihatkan saat melihat wajah Yong Hwa sedikit marah mendengar ucapannya ini.

“Bukan Seperti itu” teriaknya frustasi mencoba menjelaskan kenyataan yang membuat mereka semua berpikir tidak menentu.

“Kami bahkan menghabiskan waktu yang indah”

“Cho Kyuhyun!” teriaknya menghentikan ocehan Kyuhyun yang sudah mulai tidak jelas. Mereka terdiam dan menatap gadis ini dengan kening mengerut.

“Dia memang tidur di apartment, tapi kami tidak tidur bersama, aku tidur di kamar nya dan dia tidur di sofa” jelas gadis itu dengan sekali tarikan napas yang membuat Kyuhyun melotot padanya tidak suka.

Tawa Hyuk Jae dan yang lainnya lepas saat mendengar pernyataan polos So eun membuat mereka menatap iba Kyuhyun. Sedangkan Yong Hwa menahan tawanya untuk tidak pecah seperti yang lainnya karena merasa konyol dengan ucapan pria ini. Jika hanya sebatas itu saja tidak akan ada yang cemburu mengingat hal itu hal biasa yang tidak dianggap berlebihan oleh mereka.

“Oh ya, Kyuhyun –ssi, waktu dijalan aku bertemu dengan pria yang mengejar mu waktu itu” ujar So eun mencoba menyampaikan pesan pria itu pada Kyuhyun. Hyuk Jae dan yang lainnya berhenti tertawa dan mendengarkan ucapan gadis ini, begitu juga dengan Yong Hwa yang merasa heran saat So eun berkata bertemu dengan pria. Bukankah gadis itu bersama nya. Apa sebulum ia menemukan gadis itu.

“Kau tidak apa – apa? Apa dia menyakiti mu?” dengan panic Kyuhyun bertanya pada So eun. ia memegang kedua sisi bahu gadis ini dan melihat sekujur tubuh So eun memastikan tak ada luka sekecilpun padanya.

“Dia tidak menyakiti ku. Dia hanya menyuruh ku untuk memberitahu mu bahwa malam ini dia ingin bertemu dengan mu ditempat biasa dan jangan lupa bawa motor. Begitu katanya”

Kyuhyun mendesah lega mengetahui bahwa Kangin tidak menyentuh So eun. Karena jika hal itu terjadi dia tidak akan melepaskan pria itu sedikit pun. Kyuhyun melepaskan tangannya dari bahu gadis itu dan mengangguk singkat.

“Aku tahu. Lain kali kalau kau bertemu dengan nya kau harus cepat menghubungi ku” ujar Kyuhyun yang merasa tidak nyaman dengan gadis ini harus berada dalam bahaya karena ulah musuh kecil nya itu.

==>

“Kau masih tidak memberitahu ku?”

Ryeowook kembali mengekori So eun yang bekerja di Kona Beans. Gadis itu mengantarkan pesanan pelanggannya dan berbalik arah kedapur mengambil pesanan lainnya lagi. Sepulang sekolah tadi Ryeowook terus memberikan pertanyaan yang sama terhadapnya. Bagaimana bisa dia tinggal di apartment Cho Kyuhyun dan So eun tidak ingin menjawab pertanyaan itu. Dia terlalu malas untuk membahas masalah itu bersama Ryeowook.

Langit sudah berganti warna menjadi gelap menandakan malam telah tiba. Dan malam ini So eun harus menutup kafe ini pukul 22:00 KST dengan Ryeowook yang setia menemaninya.

“Kau yakin tidak memberitahu ku?” Tanya Ryeowook lagi. kali ia memasang wajah memelesnya berharap So eun akan memberitahunya. So eun menutup pintu kafe ini dan melihat wajah Ryeowook yang menatapnya penuh harap.

“Wookie~ aku lelah” ucap So eun dengan senyuman kecil dibibirnya.

“Kau bisa menjelaskannya sambil berjalan pulang” tidak habis akal Ryeowook terus mencoba mencari tahu kebenaran dari sahabatnya ini. So eun mendesah pasrah, gadis itu menyeberangi jalan raya yang sudah sepi ini sambil menceritakan semunya pada Ryeowook. Memberitahu pria itu semuanya tanpa ada yang terlewatkan. Ryeowook menghentikan langkahnya karena begitu terkejut dengan ucapan So eun tidak mengira bahwa sahabatnya itu akan mengalami nasib seperti ini. Entah itu kabar baik atau kabar buruk tak ada yang tahu.

Sinar lampu yang berasal dari lampu motor gede berwarna merah itu menyinari jalanan ini dengan cepat dan menabrak tubuh So eun sedikit membuat tubuhnya yang berada tak jauh dari motor itu terjatuh kebelakang membuat Ryeowook menjerit histeris.

“So eun!”

==>

Jalanan sepi itu kini terlihat dipenuhi oleh remaja yang yang sedang ingin menonton pertandingan balap motor itu dengan semangat. Bukan tanpa alasan para gadis – gadis remaja itu ingin melihat hal seperti ini. Semua itu dikarenakan Cho Kyuhyun yang ikut bertaruh pada malam ini dengan para keempat sahabat tampannya yang mengikuti pria ini. Bisikan tentang ketampanan Kyuhyun dan yang lainnya jelas terdengar di telinga mereka. Mengagumi pria yang mejadi titisan dewa tersebut.

Kyuhyun mengenakan sarung tangan hitamnya dan mengenakan jacketnya untuk melindungi tubunya di cuaca dingin ini. Yesung memberikan helm pada Kyuhyun yang langsung di kenakan oleh pria ini. Ia menatap lawannya pada malam ini yang terlihat begitu bernapsu ingin mengalahkanya. Kangin. Kangin duduk diatas motor gede berwarna merahnya lengkap dengan peralatan keamanannya. Kyuhyun juga  menaiki motor gede berwarna hijau miliknya tersebut dan menatap dingin Kangin yang juga menatapnya.

Siwon beralih kedepan, diantara kedua motor gede itu dan meneriakkan kata Siap pada mereka. Suasana semakin menegang saat para gadis itu menatap cemas Kyuhyun yang mungkin saja akan terluka. Mereka mengkhawatirkan pangeran mereka itu. Siwon menaikkan tangan kanannya yang memegang pistol kecil itu keatas dan pada hitungan ketiga suara tembakan itu Siwon keluarkan membuat kedua motor itu meleset secepat kilat bagaikan cahaya.

Kedua motor itu melaju begitu cepat membelah jalanan kota Seoul yang mulai sepi ini. Untuk beberapa saat Kyuhyun sempat memimpin tapi kemudian kembali Kangin yang memimpinnya. Harus dia akui dia sedikit tidak berbakat dalam urusan balapan karena hal ini sangat ditentang oleh ayah nya dulu hingga membuat dia tidak bisa memiliki waktu latihan untuk latihan seperti ini. Tapi kemampuannya juga tidak buruk, dia hanya sedikit tidak berbakat.

Kembali Kangin memimpin dengan melaju lebih cepat didepannya dan hal itu membuat Kyuhyun ketinggalan lumayan jauh dan saat ia dapat mengejar Kangin sebuah pemadangan membuatnya menghentikan laju motornya cepat. Saat ia melihat Kangin melaju cepat di depan seorang gadis yang sedang menyeberang di jalanan membiarkan gadis itu terjatuh tanpa ada niatan ingin menolongnya. Dan saat pria yang berada di dekat gadis itu berteriak memanggil nama gadis itu. Kyuhyun seketika menghentikan laju motornya. Turun dengan cepat dan menghamipiri gadis itu dengan khawatir.

“So eun!” teriak Ryeowook mencoba membantu sahabatnya itu yang terduduk diatas aspal tersebut. So eun meringis kecil saat melihat darah yang keluar dari lutut kanannya begitu juga dengan Ryeowook yang begitu panic mendapati darah yang keluar dari lutut So eun.

“Kau tidak apa –apa?” Kyuhyun langsung berjongkok di depan So eun. Pria itu melepas helm nya hingga membuat So eun dan Ryeowook dapat mengenali wajah itu. Wajah Kyuhyun terlihat mengeras saat melihat darah di lutut gadis ini, dia menatap marah arah jalanan yang baru saja Kangin lewati. Dia berjanji akan membunuh pria itu.

“Kau bisa berdiri?” tanyaKyuhyun cemas

“Ne, aku bisa berdiri” ujarnya mencoba berdiri tapi tidak bisa karena rasanya benar – benar menyakitkan. Kyuhyun melempar helmnya asal. Memegang tubuh So eun dan menggendong gadis itu kearah motor nya. Mendudukkan So eun diatasnya dan menatap khawatir gadis ini. Apa yang harus ia lakukan apa dia harus mengikuti lomba taruhan ini dan setelah itu mengobati luka So eun. Lagi pula dia ingin memberikan pelajaran pada Kangin yang membuat luka pada tubuh gadis ini. Kyuhyun menyalakan mesin motornya, meletakkan tangan So eun pada perutnya.

“Pegang yang erat. Jangan sampai lepas. Kau bisa jatuh” setelah mengucapkan kalimat itu Kyuhyun sudah melajukan motornya secepat kilat meninggalkan Ryeowook yang terpaku tidak percaya menatapi kepergian mereka.

“Apa aku tidak terlihat?” bingungnya.

Kim So eun melingkarkan tangannya erat di perut Kyuhyun dan membenamkan wajahnya di punggung pria itu sambil menutup kedua matanya takut. Dia hanya bisa pasrah saat Kyuhyun membawanya membelah jalanan yang sepi ini dengan kecepatan yang tidak ia ketahui. Ketakutan jelas sekali gadis ini rasakan, mungkin sebentar lagi malaikat maut akan menjemputnya karena mendapatkan serangan jantung seperti ini.

Mata Kyuhyun terus focus pada jalanan yang berada di depannya, konsentrasinya pecah saat ia merasakan pelukan gadis itu semakin erat menandakan bahwa saat ini mungkin ia sangat ketakutan. Dan Kyuhyun harus bisa tiba tepat waktu jika tidak ingin gadis ini lebih ketakuan lagi. Dan senyumnya terlukis saat ia melihat motor Kangin sudah terkejar oleh nya. Menambah gas nya, Kyuhyun mempercepat laju motornya dan mengejar motor Kangin. Kedua motor berbeda warna itu kini tampak berdampingan dijalanan ini terlihat beradu kekuatan untuk siapa yang lebih cepat dan Kyuhyun sedikit unggul karena Kangin sedikit terkejut dengan gadis yang berada di belakang Kyuhyun. Kesempatan itu Kyuhyun ambil dengan melajukan motornya lebih cepat.

Keramaian tadi sudah tampak terlihat di mata Kyuhyun dia semakin mempercepat laju motornya, begitu juga dengan Kangin yang ingin mendapatkan garis finish pertama. Dia tidak akan membiarkan pria itu menang. Kali ini dia yang harus menang. Dan harapan itu hanyalah harapan kosong belaka saat ia melihat Kyuhyun sudah mencapai garis finish dan menghentikan motornya. Orang – orang yang berada di sana begitu terkejut saat melihat gadis yang di bawa oleh Kyuhyun. Pasalnya pria itu tadi tidak membonceng seorang gadis tapi kenapa sekarang pria itu membawa seorang gadis di boncengannya.

Hyuk Jae, Siwon, Donghae, dan Yesung menghampiri Kyuhyun dan gadis itu. Melihat wajah gadis yang dibawa Kyuhyun membuat mereka terkejut.

“Kim So eun” seru mereka serentak.

Gadis itu perlahan membuka matanya saat ia merasakan motor Kyuhyun sudah berhenti dan mendengar namanya dipanggil oleh beberapa suara. Ia menatap wajah Siwon, Donghae, Yesung dan Hyuk Jae yang menatap tidak mengerti dengan kehadiran gadis itu tiba – tiba. Kemudian dia melepaskan pelukannya dari tangan Kyuhyun. Berusaha untuk turun tapi Kyuhyun menahannya. Pria itu turun terlebih dahulu tanpa membiarkan So eun turun dari motornya. Dan gadis itu hanya bisa menurut.

Saat Kangin menghentikan motornya dan membuka helm nya saat itu juga Kyuhyun melemperkan tinju pada wajah pria itu hingga membuat semua orang memekik kaget dengan kelakuan Kyuhyun. Kyuhyun menendang perut pria itu dengan kaki kirinya hingga membuat tubuh Kangin terjatuh kebelakang. Wajah Kyuhyun terlihat sangat marah, menahan emosinya, rahangnya mengeras dan matanya tersirat keinginan untuk membunuh pria ini.

“Ya… ya… ya… Cho Kyuhyun” Siwon dan yang lainnya dengan sigap menghentikan pukulan Kyuhyun melepaskan pria itu dari hadapan Kangin dan memisahkan keduanya. Anak buah Kangin juga terlihat melakukan hal yang sama menahan bos mereka yang hendak membalas pukulan Kyuhyun.

“Lapas!” desis Kyuhyun pada keempatnya yang dijawab dengan gelengan mereka berempat.

“Tidak ada perkelahian Cho Kyuhyun” tegas Donghae. Kyuhyun menghempaskan tangan Donghae dan yang lainnya dari tubuh nya. Membuang napasnya kasar dan mendekati Kangin masih dengan emosinya.

Siwon dengan sigap menahan bahu Kyuhyun agar tidak menyerang Kangin lagi dan mata pria itu masih menyiratkan kebencian dan emosi yang meluap begitu panasnya.

“Aku bersumpah akan membunuh mu jika kau melukai nya sekali lagi” ia menggertak dengan nada mencekam yang jelas menandakan bahaya pada Kangin dan pria itu hanya bisa diam mendengar ancaman Kyuhyun. Sedikit melirik pada gadis yang masih berada diatas motor Kyuhyun kemudian melirik Kyuhyun dengan tatapan dinginnya.

“Kita lihat saja nanti”

“Brengsek”

Siwon dan Hyuk Jae segera menjauhkan tubuh Kyuhyun yang ingin menerkam Kangin lagi. Membawa pria itu semakin menjauh dari Kangin. Dia memukul tangan Siwon dan Hyuk Jae yang berada di bahunya, menghempaskan kedua tangan pria itu dan berjalan berbalik arah menghampiri motornya. Tatapan emosi tadi terlihat melembut saat So eun menatapnya dengan pandangan takut saat melihat Kyuhyun memukul Kangin seperti tadi. Kyuhyun membuka jacket nya dan mengenakannya pada tubuh gadis itu. Ia menghembuskan napasnya kasar mencoba menahan emosinya untuk tidak membunuh pria itu dihadapan gadis ini.

“Kita pulang. Luka mu harus di obati” ujarnya pelan. Meskipun suaranya tidak terdengar emosi tapi nada kesal dan marah pria itu masih tertangkap jelas oleh So eun. Dan gadis itu hanya bisa menganggukkan kepalanya menjawab ucapan Kyuhyun. Pria itu menaiki motornya melajukan benda itu menjauh dari mereka meninggalkan semuanya disana yang terdiam heran melihat sikap mengerikan pria itu. Kangin menatap dingin motor Kyuhyun. Jujur saja dia sedikit merasa takut saat Kyuhyun memukul dan memberikan ancaman itu padanya. Meskipun selama ini ia selalu mendapat ancaman seperti itu dari Kyuhyun tapi baru kali ini dia sedikit merasa takut. Melihat mata pria itu yang benar – benar bernapsu ingin membunuhnya. Mungkin jika Siwon dan yang lainnya tidak ada bisa dijamin Kangin hanyalah tinggal sebuah nama.

“Jangan menyentuh nya. Kau tahu Kyuhyun seperti apa” Siwon mengingatkan saat ia melihat mata Kangin yang seperti mendaptkan kelemahan Kyuhyun. Pria itu tidak menyahuti ia hanya mengedikkan kedua bahunya dan menghapus darah yang keluar dari sudut bibirnya. Seringaian tampak jelas di wajahnya melihat emosi Kyuhyun beberapa saat yang lalu.

Sepertinya dia bisa mengendalikan Kyuhyun melalui gadis bernama Kim So eun itu.

Tbc

Advertisements

93 thoughts on “Bad Boys (Part VI)”

  1. hwaaaa so sweeet romantiis menegangkn hwaa yerr ahiirnyaa kyu menang…sangt menakutkn kalau kyu mengeluarkn wajah evillnyaa hwaa gmna niih yong hwa mau ngalahkn kyu melalui so uen dan kagin jga ingn menahklukkan kyy melalui so uen…gwat ngk mau terjadi apa2 dgn kyusso…dan sepertinya mulai ada ketertarikan di diri kyusso…hwaaa seeneng liat adegan kyusso naik motor berasa gimana gtuu neext eon jngn lama2

  2. hahaha sengit nih pertarungan yonghwa sama kyu~ nah next nya penasaran banget apa yg bakal kangin lakuin sama soeun ya

  3. Huwahhh.
    Busyett dah kyuhyun amat sangat mengerikan kalau marah krn so eun di ganggu amha kangin..
    Huwahh gua juga pengen di perlakuin kyak gitu amha kyu >.<

  4. yeah kyu gentleman bnget …gue ska gaya kyu yg spt itu lbh gimana gitu ..itu spt karakter kyu yg sesungguhnya …cool ,tegas dan berwibawa hahaha…kyusso emg tiada tandingannya so sweetnya kebangetan..lnjutttttttttttttttttttttttttt

  5. Sedikit lupa dengan bagian terakhir part sebelumnya, jadi teruuus aja baca sambil membayangkan apa yang terjadi sebelumnya.
    Yang bener-bener bikin bingung itu kenapa mereka tinggal bersama? Ada apakah gerangan? Nah, bagian itu kayaknya udah ilang dari otakku yang memorinya terbatas. -_-
    Ooh..jadi gitu kronologi perpecahan antara abang sama Yonghwa. Salah siapa? Entahlah salah siapa. Aku gak bisa menyalahkan Yonghwa. Dia jelas sakit hati dengan kenyataan tidak pernah bertemu ayah kandungnya. Ditambah dengan ucapan Kyuhyun yang bilang kalo kakeknyalah yang mengusir ayahnya. Siapa yang gak sakit hati kalo tahu hal kayak gitu? Apalagi Kyuhyun bilang perhatian dan kasih sayang yang diberikan sama dia itu palsu. Ya, wajar kalo sampe Yonghwa dendam sama keluarga Cho.
    Aku gak suka sifat merendahkannya abang. -_- Ketahuan jealousnya. Lain kali mikir dua kali bang kalo mau ngomong. Abang gak mikirin perasaannya Yonghwa kalo dia denger ucapan abang (dan ternyata emang denger)? Kata-kata abang sudah lebih dari keterlaluan. -_- Gak ada anak yang rela orangtuanya dikata-katain miskin, pengemis ato apalah yang merendahkan. Jaga mulutmu bang.
    Aku gak tahu taktik apa yang akan digunakan Yonghwa untuk mendapatkan Sso eonni. Di satu sisi aku berharap dia gak berhasil supaya niat jahatnya gak terlaksana. Tapi di sisi lainnya aku ngerasa kasian sama Yonghwa yang gak pernah merasakan kebahagiaan sesungguhnya. #galau 😦
    Huh..! Jangan pernah ganggu eonniku! Mau, ya digebukin abang lagi kayak tadi?! Udah gak sayang nyawa kayaknya. Awas, ya kalo berani. Aku gak tanggungjawab kalo ntar situ berakhir mengenaskan.

  6. o’ow..
    Soeun daLam keadaan bahaya..
    aduch duch duch.. bakaLan kadi target musuh na Kyu nech..
    moga aja keLima pangeran tampan pLus satu ice prince bisa ngejagain Sso..
    hehehehehehee.. ^^

    ayeee.. ada yang cemburu ngeLiat Sso jaLan bareng Yonghwa..
    ciie ciie.. Kyu kaya na emank beneran “SUKA” ama Sso..
    perhatian bener.. khawatir na sampe bikin ngiri kaya githu Liat Sso Luka.. aheem aheem.. ^_<
    romantis na.. aku suka moment Kyu oppa ngancem Sso d apartemen.. hahahahahaa.. 😀

    wah masa LaLu na Yonghwa surem..
    jangan buat Sso jadi ajang baLas dendam ya oppa..
    Sso kan gadis manis baik Lugu poLos dan penyayang..
    jangan d sakitin ya..(=^ェ^=)

  7. .slah stu ff favoritqu d blog nie,hempt mris bnget ngdnger bng evil gue brkta sprti tu ke yong oppa,,pntsan aja dia bnci sma qmu bng,,untk hbngan kyusso ada prkmbngan bng evil dh mlai prhtian skrang na sso,,hhe ok nexs part nya d tnggu ok thour

  8. astaga soeun semakin dalam bahaya. Brp org sudah yg berniat jadiin dia mainan/?

    .ha ha giliran tegang2 nya ,ryewook sukses bikin aku ketawa lagi. “apakah aku tidak terlihat”一Bisa bayangin wajah dia gmn 😀

    .makin sweet aja ini kyuhyun ,ayo dong kpn mereka satu kamar ha ha 😀

    author ,di tunggu yaa kelanjutan nya ~~

  9. Kyu marahnya ampe segitunya amat waktu sso d tabrak kangin waaaah mulai suka luuuh bang dr awal part ini aja dia udah keliatan,apalagi pas sso brangkat bareng young hwa kyu cemburu banget noooh
    D sini aku jd lebih k young hwa yah kasian young hwanya dia kya yg gak d anggap gituh menyendiri pula lagi,kalau d bandingin sama kyuhyun dia punya kasih sayang yg terlampau lengkap dr orang tua lengkap,noonanya,sahabat”nya,nah young hwa dia kaya yg gak punya temen gituh yah,hadeuh X_X eon kalau younghwa gak berhasil dapetin sso bikin sso jd temennya kek atau kyu berubah baik ke kan kasian d sini younghwa oppa yg super kece gak ada temen 😦 kirim shinhye ke biar ada temennya #plakMulaiNgaco

    D tunggu part berikutnya yah eon……

  10. Aahh.. Ni ff udah lama bnget aku tunggu kelanjutannya.. Ampe lumutan malah nunggunya..:D nextt partnya kira” beraapa tahun lagi yahh baru publishh..??

  11. bagus banget ffnyaaa seruuu shocking effectnya dapet banget pas baca cerita ini sukak banget feelnya dapet jalan ceritanya dapet good next part yaaa min :))) oya hello sebelumnya aku new reader di wp iniii

  12. Emosi amat kyuhyun
    Sampai mengucapkan
    Kata ‘lepas’ aja salah.
    Kangin mau manfaatin
    Sso eooni….???
    Wah…
    Makin seru aja ffmu
    Eoon.
    Ditunggu banget part
    Berikutnya

  13. Aku suka banget ama ff ini, kyuhyun karakternya dingin tpi perhatian banget oh so sweet.. aku selalu nunggu kelanjutanya… pokoknya keren abis deh..

  14. eiiyy susah emang musuh sama kyuhyun banyak musuhnya ga heran juga kalo lihat kelakuan si kyuhyun songong banget pls lah kwatirin so eun dia harus di tempatkan di posisi bahaya secara kyuhyun punya banyak musuh yg ga suka sama dia

  15. hufttttt lap keringet ngosngosan baca ni ff. kirain so eun bakal gak sadarkan diri setelah ditabrak motor super kenceng itu eh taunya cuma luka kecil wqwq. oh gitu critanya dua sepupu itu gak akur, kyuhyun nya juga sih masih kecil kata2nya kaya cabe berkilokilo pedes banget.
    .
    .
    kakak author cepet dilanjutin ya ff nya. laffyu muahhh deh *ketjup manis* fighting!

  16. ayo donk ff nya dilanjutin.ini bnr2 nanggung sekali.aku baa saja sampe ga kedip.bahasanya keren,kayak nonton drama korea….heeeheeee.semangat terusss nyari inspirasi smg cepet dibikin part 7nya yaaaaa.aku tunggu…..juga part ff lain yg blm kelar.pasti author sibukkk bgt.semangat….go go…..semangat!!!

  17. Keren thor… lanjut donk ff nya seru seru seru. suka suka suka. ayo thor cpetan dilnjut jgn lama2.. Jebal jebal jebal 🙂

  18. kasian uri wokkie dicuekin gitu aja hahahahahaha

    kayaknya so eun bakal jadi umpan juga buat kangin dan pastinya buat ngejatuhin kyuhyun dengan kelemahannya yang baru aja terlihat
    hahhh makin rumit nich

  19. “Aku bersumpah akan membunuh mu jika kau melukainya sekali lagi” *.* kelemahan kyuhyun terletak pada so eun dan itu membuat beberapa musuhnya memanfaatkannya. sikap kyuhyun ke so eun bikin ngiri, manis banget ><

  20. kyknx byk bgt yg akn mengincar sso kali nie bkn krn suka aj tp pngen manfaatin sso bwt njatuhin kyu krn dy kelemahan kyupil ~_~ nie younghwa sbnerny baek n trtarik ma sso tp tertu2pi dgn dendam dy ma keluarga cho ~_~
    Suka bgt ma kyu yg reflek hlng kendali pas tau sso trluka krn kangin ^^ cie ela bang kyknye bner2 jth cinta nie ma sso ampe murka kyk gt >__<
    thor cpt dlanjt ye nie epep n yg laen jg lah cz tbc bner2 nyempil dsaat yg g tepat ^^ *kan aq bner2 penasaran ma next ny ^^

  21. Kyuhyun manis banget ^^ khawatir banget sama keadaan So Eun 🙂 , kasian Yong Hwa ternyata hidupnya selalu tersisih dari Kyuhyun 😥 , So Eun selalu dapet masalah terus kasian dia ck Kangin kenapa gak dibunuh aja sekalian :@. Daebakk Eonni FF-nya keren banget pokoknya >_<

  22. oooh gitu ceritanya kenapa kyu dan yong hwa saling membenci,itu so eun bakal as n jadi sasaran orang yang ga suka ma kyu

  23. bandel² gtu tetep sweet jg klo berhadapan sama soeun.
    sprtnya kyu tdk sadar klo dy mulai suka sama soeun.
    secara tdk lgsg kangin memdapatkan kelemahan kyu..apa yg akn terjadi sama soeun selanjutnya?

  24. Uuuuuuh so sweeeet bngt sih kyu
    Ngomongin so eun
    Samoek begitu nya
    Bilang aja klo suka ma so eun dan g pengen liat so eun terluka
    Sepertinya kyu udh cinta mati ma so eun tp blm menyadari perasan nya sendiri

    Bener2 makin seru aja ni Ceritanya
    Makin bikin tambah penasaran aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s