Friendship, Hurt, Romance

At Gwanghwamun

131229_MBC_BoyFromWonderLand_01 copy

Cast: Cho Kyuhyun

Kim So eun

Park Hyura

Lee Donghae

Warning: Typo bergentayangan >,<

 

Story Beginning

Gadis berambut ikal yang dikuncir kuda itu terlihat berlindung di bawah siraman air hujan di malam ini. Gadis yang mengenakan cardigan merah itu terlihat menggosokkan kedua telapak tangannya karena kedinginan yang menyelimutinya di malam hari ini. Senyuman manis tak pernah lepas dari bibir tipis nya mengingat bahwa ia sedang menunggu seseorang. Menunggu kekasihnya untuk menghampirinya malam ini.

Lebih dari dua jam gadis itu masih terus menunggu di depan toko alat music yang berada di Gwnghwamun ini. Melihat jalanan yang sudah mulai sepi karena malam sudah mulai larut. Pukul 21:30. Gadis itu melihat jam yang melingkar manis di pergelangan tangan kirinya, sudah hampir larut malam, tapi pria yang ia tunggu belum datang juga. Senyuman itu perlahan pudar dan di gantikan dengan bibirnya yang membulat, mempoutkan bibirnya karena kesal menunggu kekasihnya.

Mata gadis ini tertuju pada sepasang kekasih yang melintas dari jalanan di depannya. Pasangan itu terlihat berjalan sambil bergandengan tangan dibawah payung besar yang melindungi tubuh keduanya. Senyumnya kembali terbentuk saat ia mengingat bahwa ia juga pernah seperti itu. Bergandengan tangan dengan kekasihnya Cho Kyuhyun di jalanan ini. Ia merapatkan cardigannya karena cuaca semakin dingin saja, tangannya kembali dingin, gadis itu menggosokkan lagi telapak tanganya dan meniup pelan tangannya yang terasa sangat dingin.

Drrt… Drrttt… Drrrttt…..

Suara deringan ponsel yang berada di saku cardigan nya bergetar. Ia mengambil ponsel itu dan senyumnya semakin mengembang saat melihat nama Kyuhyun tertera dilayar ponsel touch screen Samsung itu.

“Maaf… kupikir malam ini aku tidak bisa datang” suara bass Kyuhyun langsung menyapa indra pendengarannya saat ia mengangkat telepon itu. Kyuhyun langsung mengatakan maaf nya dengan terburu – buru bahkan sebelum ia menjawab panggilan pria itu.

“Kenapa? Apa kau ada masalah?” Tanya gadis ini sedikit khawatir karena mendengar nada suara Kyuhyun yang memburu.

“Hyura sakit. Aku tidak bisa meninggalkannya” jawaban pria itu bagaikan pedang yang menembus paksa jantungnya. Dapat ia dengar Kyuhyun berbicara pada Hyura diseberang sana. Jadi lelaki ini tidak bisa menemuinya karena Hyura lagi.

“Kau tidak menunggu ku kan, Kim So eun?” Tanya Kyuhyun memastikan.

“Ti… tidak” jawabnya dengan suara bergetar. Pandangannya benar – benar kosong.

“Kalau begitu ku tutup” pria itu langsung menutup sambungan teleponnya. Tidak mengetahui bagaimana sakitnya gadis itu sekarang ini.

So eun masih menempelkan ponsel itu ditelinganya, memandang kosong jalanan malam yang sudah mulai sepi. Perlahan tangannya terjatuh begitu saja dari telingannya, mata itu tak kuasa untuk tidak meneteskan air matanya. Ia segera menghapus air matanya karena lelaki itu lagi.

Entah sudah berapa kali Kyuhyun membatalkan kencan mereka hanya karena Park Hyura. Mantan kekasih Kyuhyun yang masih begitu mencintainya. Gadis itu meninggalkan Kyuhyun hanya karena Kyuhyun terlalu sibuk dengan kegiatan kampus mereka dan tidak punya waktu untuk Hyura. Sebulan setelah putus dengan Hyura, Kyuhyun yang memang senior So eun tak sengaja dipertemukan dalam sebuah organisasi kampus, hingga akhirnya tanpa pikir panjang Kyuhyun langsung saja meminta gadis itu untuk menjadi kekasihnya.

Kim So eun tahu betul, bahwa Kyuhyun memintanya menjadi kekasihnya hanya karena Hyura sudah memliki kekasih lain, dan dia hanya dijadiakan kekasih Kyuhyun karena pria itu asal memilih saja, memilih salah satu dari sekian banyak junior wanitanya di organisasi itu. Intinya Kyuhyun tidak pernah mencintainya. Pria itu hanya merasa nyaman berada di dekat So eun, selama ini hubungan mereka memang baik – baik saja, tidak pernah ada pertengkaran seperti sepasang kekasih, tidak pernah saling cemburu atau mungkin hanya So eun saja yang selalu cemburu padanya dan dia tidak pernah mendengar pria itu mengatakan “Aku Mencintai Mu”. Miris memang kisah percintaannya.

===>

“Istriku!” suara teriakan Donghae menggema di lorong kampus Kyung Hee ini saat ia melihat So eun berjalan melewati lorong ini dengan buku – buku yang berada di pelukan gadis ini. So eun terkekeh geli melihat Donghae yang berlari cepat menghampirinya dan panggilan yang diberikan Donghae padanya begitu lucu menurutnya.

“Kau menarik perhatian orang” ujar So eun saat Donghae sudah berada disampingnya. Pria itu hanya memperlihatkan senyumnya dan mengangkat kedua bahunya tidak perduli. Dengan sigap pria ini mengambil buku – buku yang berada di pelukan So eun memindahkan buku – buku itu kepelukannya. Gadis itu tidak menolak karena mereka memang sudah terbiasa seperti ini.

“Bagaimana kencan mu semalam?” ada nada tidak suka dalam suara Donghae saat ia menanyakan kencan So eun. Pria yang memiliki julukan Casanova itu sangat tidak menyukai So eun bersama Kyuhyun. Menurutnya Kyuhyun bukan orang yang tepat untuk So eun.

Gadis itu tak menjawab. Donghae melirik So eun dari sudut matanya, menangkap kesedihan di wajah gadis ini.

“Dia tidak datang!?” tebak Donghae. So eun menganggukkan kepalanya pelan. Mereka terus berjalan melewati lorong hingga akhirnya sampai di depan perpustakaan yang ingin So eun tuju.

“Gara – gara Park Hyura lagi?” So eun menggumam dan ternsenyum miris mendengar tebakan Donghae yang selalu benar. Ia mengambil buku – buku yang berada di pelukan Donghae membawa buku itu masuk kedalam perpustakaan dan mengembalikan pada tempatnya.

“Berapa jam kau menunggu nya?” Tanya Donghae yang mengikuti So eun. Pria itu bersandar di lemari rak buku salah satu perpustakaan ini memperhatikan So eun yang meletakkan buku – buku itu pada tempatnya.

“2 jam” jawabnya datar.

“Apa!?” Donghae memekik hingga membuat beberapa penghuni perpustakaan ini menatap garang pada keduanya, begitu juga dengan penjaga perpustakaan ini yang melihat mereka dengan mata menyipit dari balik kaca matanya. So eun segera membekap mulut Donghae menyuruhnya untuk diam.

Donghae melepas kasar tangan So eun dari mulutnya, menatap tidak percaya pada gadis ini.

“Kau menunggunya selama 2 jam di tengah hujan dan dia tidak datang?” suaranya menyiratkan emosi. Matanya menyala akan amarah yang menguasainya.

“Donghae –ya”

“Apa kau gila Kim So eun?” desis nya tertahan. So eun membuang wajahnya saat Donghae memberikan kata – kata itu padanya. Ya, dia pasti gila karena masih bertahan disamping pria yang bahkan tidak menginginkannya.

“Maaf” Donghae menggumam saat ia melihat wajah gadis ini semakin sedih karena ucapannya. So eun memaksakan untuk tersenyum padanya, menarik ujung bibirnya kebelakang membuat Donghae semakin merasa iba pada So eun. Apa gadis ini tidak pernah melihatnya? Kenapa rasanya begitu menyakitkan melihat So eun tersenyum dipaksakan seperti ini.

===>

So eun menatap pria itu dengan tatapan nanar, melihat Kyuhyun yang berjalan berdampingan bersama Hyura sesekali mereka tertawa kecil dan Hyura dengan manjanya memukul lengan Kyuhyun. Gadis itu ingin segera menyembunyikan dirinya dari tempat ia berdiri yang mematung karena melihat keduanya, tapi kakinya terasa begitu susah untuk ia gerakkan bagaikan batu besar. Kyuhyun melihatnya. Pria berwajah dingin itu menatapnya dengan datar seperti biasa, tidak ada senyuman hangat seperti yang baru saja ia lihat tadi ketika Kyuhyun bersama Hyura. Keduanya mendekat pada So eun, tampak jelas Hyura menempelkan tubuhnya pada Kyuhyun. Dia memang tidak memegang tangan Kyuhyun tapi tubuh gadis itu begitu lengket pada lengan kekasihnya.

“Kau sudah makan siang?” Kyuhyun memberikannya pertanyaan wajib yang selalu pria itu tanyakan padanya. Terkadang So eun merasa bahwa Kyuhyun bukanlah kekasihnya melainkan baby sitter nya yang hanya memperdulikan kesehatan So eun saja. Gadis ini menggumam menjawab ucapan Kyuhyun, suaranya tak bisa keluar karena rasanya begitu sesak melihat kedua orang ini. Matanya bahkan memerah saat melihat Hyura menyunggingkan senyuman sinis pada So eun seolah berkata bahwa ia bisa memilki Kyuhyun lagi.

“Hari ini aku tidak bisa mengantar mu pulang, aku ada urusan dengan anggota lainnya” ujar Kyuhyun datar pada So eun.

“Benar. Aku dan Kyuhyun oppa akan sangat sibuk So eun –ssi, jadi bisakan aku meminjam kekasih mu ini sebentar?” nada suaranya benar – benar mengejek So eun karena pria ini lebih memilih bersama Hyura mantan kekasihnya dari pada bersamanya – Kekasihnya sendiri. So eun menarik napasnya pelan menormalkan suaranya agar tidak terdengar bergetar saat ia bersuara.

“Hmmm… Lagi pula aku akan pulang bersama Donghae” jawabnya sambil menatap Kyuhyun tidak memperdulikan tatapan Hyura. Kening Kyuhyun sedikit mengerut saat mendengar nama Donghae disebutkan oleh So eun, ekspresi wajahnya juga sedikit berubah tapi kemudian ia kembali menormalkan raut wajahnya.

“Istriku!” teriakan Donghae kembali mengundang perhatian mahasiswa yang berada di depan kelas ini. Ketiga orang itu menatap Donghae bersamaan, melihat pria pendek itu menghampiri So eun dengan langkah setengah berlari. Berdiri disampingnya dengan senyuman lebar miliknya. Dasar Bodoh. Umpat Kyuhyun dalam hati yang melihat senyuman Donghae layaknya orang bodoh.

“Kau siap?” Tanya Donghae sedikit antusias saat ia melihat wajah So eun, belum sadar sepenuhnya bahwa saat ini bukan mereka berdua saja yang sedang berbicara. So eun tak menyahuti ucapan Donghae gadis itu masih terus menatap mata Kyuhyun yang terus melihatnya bergantian bersama Donghae. Merasa diabaikan, pria pendek itu mengikuti arah pandangan So eun dan kemudian ia mendapati wajah Kyuhyun  berdiri didepan mereka bersama Hyura – sang mantan Kyuhyun. Rahang Donghae mengeras seketika, tatapannya yang lembut beberapa detik yang lalu kini berubah menjadi tajam ketika melihat Kyuhyun. Ingin rasanya ia memberikan pukulan atau sekedar umpatan kasar pada pria ini, tapi ia sadar tindakannya itu akan menyulitkan So eun nantinya dan Donghae tidak ingin membuat So eun berada dalam situasi yang sulit.

Donghae secara tiba – tiba menggenggam erat tangan So eun, menautkan jari – jari mereka tepan didepan Kyuhyun. So eun sedikit tersentak menyadari kehadiran Donghae saat pria itu menggenggam erat tangannya, menatap Donghae dengan mata yang hampir membulat sempurna. Kyuhyun melihat pertautan tangan keduanya dingin tanpa ekspresi tak menunjukkan bahwa pria itu cemburu sedikit pun.

“Donghae -ya” lirih So eun yang melihat pria pendek itu tersenyum lebar padanya

“Kita pergi sekarang?” Tanya Donghae mengalihkan suara So eun yang seolah meminta untuk melepaskan pertautan tangan mereka

“Tapi_”

Kajja….” Dengan semangat ia menarik tangan So eun melewati Kyuhyun dan Hyura. Dengan sengaja Donghae menyenggol bahu Kyuhyun melalui bahunya, melirik sekilas pada pria itu dengan tatapan mematikannya yang dibalas dengan tatapan sinis dari Kyuhyun, kemudian melanjutkan langkahnya kembali sambil terus menarik tangan So eun dari hadapan kedua orang itu.

====>

Tak ada pesan atau pun panggilan dari pria itu. So eun tersenyum kecut menyadari bahwa pria itu tidak akan pernah menghubunginya sekalipun. Jika di pikir selama ini hanya So eun saja yang begitu gembira dengan hubungan mereka, tidak dengan Kyuhyun. Dia yang selalu mengirimi pesan pada pria itu setiap harinya, memanggil Kyuhyun dan mengoceh panjang lebar. Meskipun Kyuhyun tak pernah mengeluh karena sikapnya itu tapi dia mulai merasakan bahwa selama ini hanya dia saja yang memberikan perhatian pada pria itu. Memang tidak salah jika dia memperhatikan kekasihnya, tapi beda halnya lagi jika pria itu tidak pernah memberikan perhatian lebih padanya. Pria itu terkesan dingin dan datar. Tidak pernah mengajak So eun kencan, selalu So eun yang mengajaknya kencan dan Kyuhyun tak pernah menolak. Tidak pernah tertawa lepas bersama dan tidak pernah tersenyum pada So eun walaupun hanya senyuman kecil saja.

Kim So eun merebahkan tubuhnya diatas ranjang, melemparkan ponselnya asal, menatap langit – langit kamarnya yang berwarna biru itu, terlihat berpikir. Tak lama kemudian ia memejamkan matanya membayangkan wajah Kyuhyun yang ia lihat di kampus tadi bersama Hyura. Bodoh. Bukankah Kyuhyun menjadikannya kekasih karena pria itu baru saja berpisah dengan Hyura. Waktu itu Kyuhyun hanya asal memilih wanita saja dan beruntung dia menjadi wanita yang pilih asal oleh Kyuhyun. Kini Hyura – gadis itu kembali lagi seperti mengharapkan Kyuhyun kembali dan tentu saja pria itu pasti tidak akan menolaknya mengingat betapa Kyuhyun sangat mencintai gadis itu.

Tanpa sadar air matanya mengalir dari kedua sudut bola matanya menahan rasa sakit yang berada didalam hatinya yang teramat dalam. Keningnya mengerut, mimik wajahnya berubah menyedihkan dan suara isakan kecil lolos begitu saja dari bibir mungil gadis ini.

===>

“Ada apa dengan mata mu?” Donghae segera memberikan pertanyaan itu pada So eun saat melihat gadis ini memasuki kelas dengan penampilan yang begitu berantakan. Rambut yang di gerai tanpa disisir, wajah tanpa bedak meskipun masih terlihat putih karena kecantikan alaminya dan yang membuat Donghae terganggu adalah mata gadis ini yang membengkak terlihat begitu mengerikan.

“Hanya kurang tidur” Dustanya sambil mendudukkan bokong nya di kursi yang berada tepat disamping Donghae

“Hanya itu?” Donghae memastikan

“Sedikit menangis karena menonton drama semalam” jawabnya asal memberikan cengiran pada Donghae berharap sahabatnya ini mengerti dan tidak memberikan pertanyaan lagi

“Tsk. Dasar bocah” ejek Donghae. So eun tersenyum kecil mendengarnya, sedikit lega Donghae tak memberikan pertanyaan lagi padanya.

“Pulang kuliah apa kau ada acara?” Tanya Donghae mengganti topik pembicaran yang baru.

“Tidak. Kenapa?” Gadis ini membuka buku nya mulai mengeluarkan pena dan mencoret – coret kertas putih itu menjadikan nya tulisan yang indah

“Aku mau menemui ibu ku. Kau mau ikut?” Dengan ragu pria itu bertanya pada So eun. So eun menghentikan tulisannya terlihat berpikir sejenak kemudian gadis itu tersenyum saat bayangan ibu nya hadir dalam benakn nya. Seandainya ia masih mempunyai seorang ibu mungkin hidupnya tidak akan sesulit ini.

“Baiklah” Jawabnya sambil tersenyum lebar pada Donghae

“Benarkah?” Tanya Donghae dengan mata berbinar dan tersenyum lebih lebar dari So eun.

“Eoh. Lagi pula aku merindukan ibu ku” ujarnya dengan nada sedih.

“Kalau kau merindukan ibu mu kau bisa melihat ibu ku” ucap Donghae dengan senyuman di bibirnya. So eun menoleh pada pria ini dengan kening mengerut.

“Bukankah ibu suami mu akan menjadi ibu mu juga” ujarnya dengan cengiran khas miliknya.

“Ya!” seru So eun yang merasa dipermainkan oleh pria ini.

===>

Dengan senyuman yang merekah dibibirnya gadis itu melangkah gembira menuju atap fakultas nya. Gadis itu tak pernah berhenti tersenyum gembira saat ia mendapat pesan singkat dari Kyuhyun – kekasihnya. Pria itu menyuruhnya untuk segera datang ke atap fakultas mereka. Meskipun terdengar seperti perintah tapi So eun dengan senang hati menerima permintaan Kyuhyun dan segera berlari senang menuju atap fakultas mereka. Ia membuka pintu atap itu, dapat ia lihat sosok Kyuhyun yang duduk diatas kursi sambil memandang dengan mata elang milik pria itu. So eun menarik napasnya panjang dan menghembuskannya perlahan, merapikan pakaiannya sebelum akhirnya ia mendekat pada Kyuhyun yang masih terus menatap pemandangan kota dari atas ini. Dengan senyuman dan pipi yang merona gadis itu duduk disamping Kyuhyun ikut memandang bersama pria itu. Hal yang sangat ia inginkan akhirnya terjadi juga, dapat melihat seluruh kota dari atas sini bersama sang kekasih.

“Kau tidak bersama parasit itu?” Sinis Kyuhyun saat ia melihat So eun yang datang sendirian

Ne?”

“Pria yang selalu menempel padamu seperti parasit itu. Kau tidak membawanya?” Kyuhyun memperjelas ucapannya. So eun tampak berpikir sejenak mengingat pria yang dimaksud oleh Kyuhyun.

“Maksud mu_ Donghae?” Tanya So eun hati – hati

“Mungkin”

So eun tersenyum kecil sebelum menjawab Kyuhyun

“Dia bukan parasit, dia sahabat ku” ujarnya dengan senyuman. Kyuhyun melirik So eun ketika mendengar gadis itu membela Donghae seperti tidak ingin bahwa sahabatnya itu dihina oleh orang lain

“Terserah” ujarnya datar.

Mereka kembali diam dalam keheningan, awan hitam yang menggumpal diatas mereka menutupi langit biru di siang hari ini. Sepertinya sebentar lagi akan ada hujan.

“Kau ada rencana malam ini?” Kyuhyun bertanya lagi dengan datar tanpa ekspresi seperti biasa

Ne?” So eun sedikit tersentak mendengar pertanyaan Kyuhyun

“Kudengar ada festival di Gwanghwamun, kalau kau tidak ada acara kita bisa pergi kesana jam 8 malam ini” ujar Kyuhyun datar tanpa mengetahui bagaimana ekspresi So eun saat ini. Gadis itu menatap Kyuhyun tidak percaya dengan mata yang membulat sempurna. Dia tidak salah dengar kan, pria itu baru saja mengajaknya berkencan. Untuk pertama kalinya sejak mereka menjalin hubungan. Kyuhyun menatap So eun yang masih menatapnya dengan mulut yang terbuka lebar, mata yang membulat sempurna.

“Kalau kau tidak mau_”

Aniya!” Teriaknya cepat. “Aku mau” lanjutnya lagi. Diam – diam Kyuhyun mengulum senyumnya.

Tiba – tiba senyum lebar di wajah So eun memudar saat ia mengingat perkataan Donghae yang akan mengajaknya pergi bersama menemui ibunya. Kyuhyun menatap gadis ini dengan kening mengerut dan sebelah alisnya yang terangkat

“Kenapa?”

“I… Itu… Hari ini Donghae mengajak ku mengunjungi ibunya” lirih gadis ini dengan suara pelan

“Apa!?” Tanya Kyuhyun tak percaya “Kenapa kau harus bertemu ibu nya?”

“Maaf… Kurasa aku tidak bisa” Ujar So eun lemas sambil menundukkan kepalanya. Pria itu tak menyahuti ucapan So eun, dengan cepat ia meninggalkan gadis itu yang merasa bersalah karenanya. Tidak memperdulikan bagaimana hancurnya perasaan So eun saat ini. Padahal ini yang selalu ia tunggu, bisa kencan bersama Kyuhyun tapi karena janjinya pada Donghae ia harus merelakan kesempatan yang mungkin tidak akan datang untuk kedua kalinya lagi. Dengan sedih gadis itu menatap awan hitam yang menggumpal diatas nya.

====>

Pria ber – hodie warna biru itu berdiri didepan gerbang Gwanghwamun sendirian. Menatap jam yang melingkar dipergelangan tangannya terlihat seperti menunggu seseorang. Dia memang mneunggu seseorang untuk diajak masuk kedalam sana dan menikmati festival malam ini. Meskipun cuaca tidak mendukung tapi dia tetap menunggu dan mengajak gadisnya untuk melihat festival bersama. Dia sudah membulatkan tekadnya untuk memperlihatkan bahwa ia juga mencintai gadis itu, sama seperti gadisnya yang sangat mencintainya. Beberapa remaja dan wanita dewasa menatap pria itu yang terus berdiri didepan gerbang Gwanghwamun ini, dapat ia dengar bisikan kagum dari para  gadis – gadis itu, memujanya bagaikan Dewa dan berharap dapat menjadi istri dari pria tampan ini. Dia tidak memperdulikannya seolah semua itu adalah hal yang biasa ia terima dalam kehidupannya, rambut nya yang acak – acakan berwarna coklat dan mata elang itu benar – benar membuat setiap wanita yang menatapnya menginginkan pria ini. Bahkan tak sedikit dari mereka yang mengambil poto pria tampan itu dan dia tidak memperdulikan mereka semua, dia masih terus menunggu gadis nya untuk berada ditempat ini.

Lebih dari dua jam pria itu menunggu, hingga akhirnya ia menghembuskan napasnya pasrah ingin menyerah dan pulang saja. Tidak, dia tidak akan pulang, jika saja saat ini gadis itu yang berada di posisinya maka ia yakin gadis itu pasti akan terus menunggunya sampai dia datang atau mungkin mendapat kabar darinya.

“Kyuhyun -ssi” Seruan dari wanita yang memanggil namanya membuat pria bernama Kyuhyun itu tersenyum lebar, menghembuskan napasnya lega. Akhirnya gadis itu datang juga. Dia tahu gadis itu pasti akan datang padanya. Selalu seperti itu. Membalikkan badannya dan melihat wajah sang gadis yang menghampirinya dengan senyuman – Park Hyura.

===>

So eun terus berlari dengan napas yang tak beraturan menuju Gwanghwamun tempat Kyuhyun menunggunya. Pria itu mengiriminya pesan singkat mengatakan bahwa ia akan tetap menunggu hingga So eun datang.

Bodoh!

Sejak kapan pria itu menjadi bodoh karena dirinya. Ia segera berlari saat membaca pesan dari Kyuhyun meninggalkan Donghae tanpa penjelasan yang mungkin akan membuat pria pendek itu juga mengkhawatirkannya. Tapi yang ada dipikirannya saat ini adalah Kyuhyun yang masih terus menunggunya. Dia baru melihat isi pesan itu beberapa saat yang lalu, entah bagaimana caranya pesan Kyuhyun sudah terbaca tanpa ia buka terlebih dahulu.

Dengan napas yang memburu ia terus berlari hingga akhirnya gadis itu tiba juga di gerbang Gwangwhamun dan perlahan ia berjalan masuk kedalam nya mencari Kyuhyun diantara puluhan orang yang berada di sana. Cukup lama ia mencari keberadaan Kyuhyun hingga akhirnya gadis itu melihat sosok Kyuhyun yang sedang berbicara dengan seseorang. Perlahan dengan senyuman di bibirnya ia mendekat pada keduanya tapi kemudian langkahnya terhenti saat melihat Kyuhyun mencium gadis itu tepat didepannya. Tubuhnya berhenti bergerak, bola matanya menatap nanar Kyuhyun yang mencium gadis itu dan seluruh sel dalam tubuhnya melemas serta bergetar melihat Kyuhyun yang mencium gadis itu – Park Hyura. Tanpa sadar air matanya mengalir begitu saja tidak bisa menahan rasa sakitnya lagi.

Kyuhyun melihatnya. Dan dengan cepat So eun membalikkan tubuhnya tidak ingin melihat Kyuhyun, berjalan cepat meninggalkan tempat ini berbaur bersama yang lainnya. Ia dapat mendengar suara Kyuhyun yang terus memanggil namanya tapi sepertinya itu hal yang mustahil, mana mungkin pria itu memanggilnya saat ia sedang berciuman mesra bersama Hyura – gadis yang sangat Kyuhyun cintai.

;

“Park Hyura, kenapa kau ada disini?” Kyuhyun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya saat Hyura yang menghampirinya, bukannya So eun.

“Ada yang ingin ku katakan pada mu” jawab gadis ini dengan senyuman indah dibibirnya.

“Kau bisa mengatakannya pada ku besok” ujar Kyuhyun sopan padanya

“Tidak. Aku harus mengatakannya sekarang” gadis itu bersikeras. Kyuhyun melirik jam tangannya sekilas kemudian menghembuskan napasnya pelan

“Baiklah. Katakan apa itu” ucap Kyuhyun cepat ingin mengakhiri pembicaraan ini, karena bisa saja nanti So eun sudah berada di sini dan ia tidak melihat kekasihnya itu. Mengingat bagaimana So eun sangat ceroboh tidak bisa menemukan Kyuhyun ditempat ramai seperti ini.

“Kyuhyun -ssi, apa kita tidak bisa memulai semuanya dari awal?”

“Hyura -ya”

“Aku tahu aku yang meninggalkan mu tapi bisakah kau kembali lagi padaku” ujarnya dengan nada mengiba. Kyuhyun sedikit kasihan pada gadis ini. Bagaimana pun juga Hyura pernah menjadi kekasih yang ia cintai, melihat gadis ini mengemis cinta padanya benar – benar membuat Kyuhyun merasa iba. Hyura memang memutuskan hungan mereka dan harus Kyuhyun akui dia sangat marah dan kesal hingga akhirnya memilih asal gadis yang akan menjadi pasangannya. Mendapatkan So eun secara asal. Tapi, perhatian yang diberikan So eun padanya tidak pernah ia dapatkan dari Hyura saat mereka masih menjadi kekasih dulu, selalu Kyuhyun yang memberikan perhatiannya pada Hyura berbeda dengan So eun yang selalu memberikan perhatian dan kasih sayang nya pada Kyuhyun. Sikap lembut gadis itu membuat Kyuhyun tanpa sadar mulai menyukainya meskipun ia tidak pernah menunjukkan sisi lembutnya pada So eun karena ia takut gadis itu akan berubah nantinya seperti Hyura – pergi meninggalkannya. Tapi melihat sikap So eun selama ini yang begitu tulus padanya harus mamaksa Kyuhyun untuk berpikir berulang kali bahwa gadis itu benar – benar mencintainya dan dia tidak ingin gadis itu meninggalkannya karena sikapnya yang terlalu dingin dan datar.

“Mungkin jika kau mengatakannya sebelum aku bertemu So eun, aku pasti akan menerima mu kembali” Jawab Kyuhyun dengan tenang, menatap wajah gadis ini dengan senyuman kecil dibibirnya

“Apa? Jangan bilang kau_”

“Benar. Aku mencintai nya” Lega rasanya Kyuhyun bisa mengatakan perasaannya meskipun belum pada So eun nantinya.

“Kau bohong” Hyura menatap Kyuhyun tak percaya, mata gadis ini memerah mendengar pernyataan Kyuhyun.

“Kau tidak mungkin mencintai nya” pekiknya tertahan

“Jangan mengharapkan ku lagi Hyura -ya” ujar Kyuhyun

“Lalu bagaimana dengan perhatian mu selama ini?” Tuntut Hyura padanya. Kyuhyun selalu memperlakukannya dengan lembut seperti mereka masih bersama dulu membuat Hyura berharap lebih pada Kyuhyun, mungkin pria itu juga masih mencintainya sama seperti dirinya.

“Maafkan aku, aku melakukannya karena jujur saja aku sempat berpikir untuk kembali padamu. Aku berusaha mencari tahu bahwa aku masih mencintai mu, memperlakukan mu dengan lembut seperti sebelumnya, tapi_” ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan ucapannya.

“Setelah melakukan semua itu aku tidak bisa merasakan hal yang sama seperti dulu lagi. Bayangan So eun selalu hadir setiap kali aku melihat mu. Dan saat itu aku baru sadar bahwa aku mencintainya, sangat mencintainya sampai aku tidak bisa menghilangkan wajahnya dari pikiran ku, begitu mencintainya hingga aku_”

Ucapan Kyuhyun terhenti saat ia merasakan bibir Hyura membungkam mulutnya, melumat kasar bibir Kyuhyun dan memeluk erat tubuh pria ini seperti tidak ingin melepaskan Kyuhyun pada siapapun. Dia tidak sanggup mendengar Kyuhyun mengatakan mencintai gadis lain dengan mulutnya sendiri, dia tidak sanggup dan tidak akan sanggup. Biarkan dia menjadi gadis egois yang menginginkan pria yang tidak mencintainya asalkan ia bisa bersama Kyuhyun dan bahagia bersama pria itu.

Kyuhyun dengan segera melepas kontak pertautan bibir mereka saat matanya menangkap sosok So eun yang melihatnya dengan tatapan terluka dan juga air mata yang jatuh dari kedua bola mata gadis itu. Dengan cepat gadis itu pergi meninggalkannya hingga tubuh mungil dan pendek itu menghilang dalam keramaian.

“Sial” Umpat Kyuhyun, segera berlari mengejar gadis itu tanpa memperdulikan Hyura yang menangis histeris karenanya.

“Kim So eun!” Kyuhyun terus meneriakkan nama gadis itu, mencarinya dalam keramaian. Suara berisik karena acara festival itu membuat suara besar nya tertelan begitu saja tak terdengar. Dalam hati Kyuhyun mengumpat kesal, kenapa gadis itu selalu saja lari tanpa mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu. Seperti gadis bodoh saja.

Langkah kakinya terhenti saat ia mendengar suara isakan pilu seorang gadis. Dengan pelan Kyuhyun melangkahkan kakinya menghampiri suara tangisan itu, menemukan seorang gadis yang menangis dibalik pohon sambil menekuk kedua lututnya dan menenggelamkan wajahnya diantara kedua lututnya. Kyuhyun bernapas lega menemukan gadis ini, berdiri didepan So eun dan berjongkok tepat di depan So eun. Menggenggam erat kedua tangan So eun yang memeluk kedua kakinya. Merasakan sentuhan tangan kekar di tangannya, So eun mengangkat wajahnya dan mendapati pria itu menatapnya dengan tatapan datar seperti biasa. So eun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya saat pria ini berada di hadapannya. Apa mungkin pria ini mengejarnya dan meninggalkan Hyura? Pertanyaan itu lah yang pertama kali berada di pikiran So eun saat melihat Kyuhyun didepannya. Bodoh. Mungkin Kyuhyun mengejarnya untuk mengakhiri hubungan mereka, mana mungkin pria itu meninggalkan Hyura. Hal yang sangat mustahil.

“Bodoh” Ujar Kyuhyun. Merapikan rambut So eun yang terlihat berantakan dengan jari – jarinya.

“Kenapa kau begitu bodoh Kim So eun” ucap Kyuhyun tanpa berhenti menyisir rambut So eun dengan jari – jari panjangnya. So eun terus terisak pelan dan menundukkan kepalanya tak ingin menatap wajah Kyuhyun.

“Maafkan aku karena aku bodoh” ia mengatakan nya disela – sela isakannya. Kyuhyun menatap wajah gadis ini yang masih terus menundukkan kepalanya karena tidak ingin melihat wajah Kyuhyun.

“Kau memang bodoh, sangat bodoh” ucapan Kyuhyun benar – benar dingin seperti biasanya, tak membuat tangisnya berhenti. Tidak seperti pasangan lain, jika sang wanita menangis maka pria nya akan menghentikan tangisan wanitanya. Tapi sepertinya hal itu mustahil terjadi dalam hubungannya dengan Kyuhyun karena bisa dipastikan sebentar lagi pria itu akan membuangnya.

“Kenapa kau selalu pergi tanpa mendengar penjelasan ku” ujar Kyuhyun melembut dan mengusap air mata So eun yang terus membasahi pipi mungil nya. Kyuhyun mengangkat wajah So eun berhadapan dengannya. Mata bulat itu terlihat merah karena masih dipenuhi dengan air mata yang membuatnya terlihat membengkak. Kyuhyun segera mengecup pelan mata So eun, menghapus air mata yang terus keluar dari bola mata bulatnya hingga akhirnya air itu berhenti mengalir membasahi pipi So eun.

Menatap Kyuhyun dengan tidak mengerti akan perlakuan lembut pria ini. Apa mungkin ini salam perpisahan? Kenapa begitu manis membuat So eun ingin menangis lagi.

“Jangan pernah menangis lagi” perintah Kyuhyun yang entah kenapa mendapat anggukan pelan dari gadis ini. Kyuhyun menarik kedua sudut bibirnya membentuk senyuman lembut memperlihatkannya pada So eun.

“Kau tidak meninggalkan ku?” Tanya So eun dengan suara seraknya. Kyuhyun menyerngit mendengar pertanyaannya.

“Kenapa aku harus meninggalkan mu?”

“Bukankah kau dan Hyura sudah bersama lagi?” Bukannya menjawab So eun memberikan pertanyaan pada Kyuhyun.

“Lalu?” Tantang pria ini

“Apa kau berniat menjadikan ku selingkuhan mu?” Tanya nya tak percaya dan air mata kembali membasahi pipinya karena membayangkan bahwa ia akan dijadikan selingkuhan oleh Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum kecil melihat gadis ini yang menangis karena ucapan tak masuk akalnya sendiri.

“Tak salah aku memanggil mu bodoh” Kyuhyun membingkai wajah So eun dengan kedua tangannya, menyuruh gadis itu untuk menatapnya.

“Aku tidak akan menjadikan mu selingkuhan Kim So eun. Kau tetap menjadi kekasih ku. Kekasih Cho Kyuhyun” tegasnya. Mata So eun kembali berlinang mendengar ucapan Kyuhyun yang mengantarkan sengatan listrik pada tubuhnya mendengar perkataan pria ini.

“Tapi Hyura_”

Kyuhyun membungkam mulut gadis ini dengan bibirnya sebelum So eun mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal lagi. Melepaskan pertautan bibir mereka dan tersenyum hangat pada So eun.

“Aku tidak akan bersama nya. Kau puas?!” Tegas Kyuhyun yang mendapat anggukan dari So eun dan kembali air matanya mengalir keluar.

Kyuhyun segera memeluk tubuh So eun, mendekapnya kedalam pelukannya yang hangat dan mengusap lembut rambut panjang gadis ini.

“Jangan pernah pergi lagi tanpa mendengar penjelasan ku terlebih dahulu” ucap Kyuhyun yang lagi – lagi mendapat anggukan dari So eun. Kyuhyun tersenyum senang mendapat respon dari gadis ini. Memeluk erat tubuh So eun lagi tidak ingin melepaskan tubuh mungil gadis ini. Suara kembang api yang berasal dari festival menjadi saksi awal hubungan mereka di Gwanghwamun pada malam ini. Meskipun Kyuhyun tidak mengatakan secara langusung bahwa ia mencintai Kim So eun, tapi dari caranya berbicara dan perlakuannya sudah membuktikan bahwa ia sangat mencintai gadis ini. Mengatakan cinta bukan lah gaya dari seorang Cho Kyuhyun, bukan!?

The End

Hallo….. Aku kembali dengan FF oneshot >,<

Maaf bagi semuanya yang menunggu sambungan FF fi blog ini, dikarenakan hal pribadi saya belum bisa melanjutkan nya di waktu dekat ini. Tapi jika ada waktu saya akan sempat menulisnya seperti saat saya menulis ff ini ditengah malam disela – sela mengerjakan tugas yang menumpuk T_T

Terima kasih bagi reader yang sudah tersesat pada blog aneh ini dan membaca cerita yang ada disini. Bagi readers baru harap jangan bosan di blog aneh ini ya, meskipun ceritanya tak begitu menyenangkan dan seru. -,- Terima kasih bagi semuanya yang sudah membaca tulisan gaje saya dan meninggalkan jejak di sini. Saya benar – benar berterima kasih pada kalian semua ^o^ Dan kuharap kalian masih menunggu kelanjutan ff yang lainnya meskipun agak lama 😀

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan.

Kisseu dari Ddangkoma :*

Advertisements

76 thoughts on “At Gwanghwamun”

  1. Baca ff ini sambil dengerin At Gwanghwamun. Cesss banget lah (?) Ahahah
    BT-in lah kyuhyun dan mantannya itu. Tp nyeseknya kurang dpt nih, mgkn krna OS kali ya hehe . Tp syukurlah happy ending 😀

  2. Aduh kata ‘pendek’ mengganggu bngt jd g total bayanginya,perasaan Donghae Oppa g pendek kok. Kyuppa jg sikapnya dingin bngt kasihan So Eun,huh knapa jg gak ma Donghae aja wlu dikata ‘pendek’ dia lebih perhatian,wlu aslinya Kyuppa g suka ma tu yeoja ttp ja mereka udh ciuman didepan So Eun. Harusnya So Eun g langsung nerima biar Kyuppa kapok dlu udh bikin So Eun nangis trus.. Ma’af chingu agak sesak ni ati lht Kyuppa jahat ma So Eun jd pengen dia milih Haeppa ja.. Tpi suka u udh comeback lg chingu dtggu karya yg laen ni..

  3. Walapun kayany crita kaya gini uda umum tp aku selalu suka
    Justru yg kaayak gini nih yang bikin gregetan gimana deh
    Semoga ada sequel, itukan kyu blum ngomong love you nya secara langsung ke so eun..
    Romantis romantis gimana ya.. Biikin ketawa ketiwi sendiri
    Nappeun sunbae dtunggu authornimm..

  4. Aaaaah jinjaaa bener2 ga ketebak, aku kira tadi akan sad ending.. Siapa sangka jika happy ending..
    Wah klo aku jadi so eun ga mau tuh dicium kyuhyun, bukankah tdi dia bekas dicium hyura?? Waaah namja bekas :D, bibir bekas juga hahahah #keep writting 🙂

  5. kukira mereka (kyuhyun dan soeun) akan berakhir ternyata aku salah

    hadeuuuh siapa juga yang bisa tahan liat pacar mesra sama mantannya,

    Hae patah hati donk,,,! hmmmmm kyu sikapmu benar bemar tak bisa di tebak,

  6. KUPIKIR AKAN SAD ENDING ,tp ternyata happy ending kyusso bersatu .hyura asal nyosor aja ,haepa sahabat yg terbaik ..keren binggow

  7. huahhhhh

    seneng nya akhir yg bahagia.. kirain bakalan sedih.. untung dech kyu milih sso n cinta ama sso kl ga eonnie mau suruh hae bawa golok aja buat ngancem kyu..

    wkkkk

  8. Huh.. sempat sebel baca di awal cerita.. tpi endingnya gile.. keren banget… akhirnya kyuhyun sadar juga.. tetep semangat thor….!!!

  9. wowww mau donk….di kiss m oppa kyu,aku reader baru.tenang aku pasti rajin koment.asal author ttp kreatif dlm berkarya.aku sudah punya anak tk tapi ngefans bgt m KIM SO EUN.disini di couple m member suju.ooooo co cweeeetttt….

  10. Cinta bertepuk sebelah tangan tapi akhirnya happy ending juga andai hidup gue kaya gitu heeeeeuuuh -.-“)
    Kyu nya jahat,nyebelin tp keren :v
    diawali dgn sabar pasti bakal ada akhir yg membahagiakan :v

  11. sempet kesel juga ama kyuhyun karna ngephpin so eun tapi akhirnya jelas juga dengan keputusan kyuhyun dia tetap memilih so eun sebagai kekasihnya
    dan hyura jangan merendahkan diri lagi didepan mantan

  12. “maaf ku pikir malam ini aku tidak bisa dtang..”
    “knpa..apa kau ada masalah…”
    “Hyura sakit,aku tidak bisa meninggalkanya,,”

    Tau ga chingu pas baca di bagian ini langsung..
    Degg..hati aku chingu ampe ikut sakit..

    ada sedihnya,ada senengnya..

    Semangat chinggu buatlah karya2 yang Woowww Luar biasa,,

  13. T’nyata kyuhyun suka ma sso.. Awalnya kesel liat kyuhyun ma mantannya. Tp t’nyata dia lbh milih sso

  14. Kirain bakal ada drama perpisahan atau So Eun kembali ke Donghae. Ternyata menjadi manis ya. Kenapa Donghae kasian huhu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s