Action, Romance

A Love to Kill (2)

Untitled-1

Cast: Cho Kyuhyun

                Kim So eun

                Lee Donghae

                Cho Yeon Ha

Warning: TYPOS -,-

 

Story Beginning

 

Oppa! Oppa! Oppa!” teriakan gadis kecil itu terus memenuhi halaman rumah sederhana di Gwangju Korea Selatan itu. Bocah kecil malang itu terus memanggil nama Oppa nya sambil menangis dengan mayat sang ibu yang berulumuran darah di samping nya. Tak ada satupun penduduk Desa ini yang berani melangkahkan kaki mereka untuk memasuki rumah sederhana milik Ny. Kim Hana itu, takut dengan para lelaki berbaju hitam yang berdiri tegap di depan rumah mereka.

“Oppa! Oppa! Oppa!”

“Yeon Ha –ya…”

“Oppa! Oppa! Oppa!”

“Yeon Ha –ya…”

“Oppa!”

“Yeon Ha….”

Sajangnim” Kim So eun berusaha membangunkan bos nya yang sedang tertidur di dalam pesawat itu. Sejak lelaki itu tidur ia terus menggumamkan nama yang tidak terlalu jelas di telinga So eun.  Melihat raut wajah bosnya yang begitu terlihat terluka setiap kali ia menyebutkan nama gadis itu.

“Yeon Ha…”

Sajangnim!” dengan suara yang sedikit kencang So eun berusaha terus untuk membangunkan bos nya ini. Menggoyangkan tubuh lelaki itu yang terus menggumam tidak jelas.

“Yeon Ha!” Kyuhyun membuka kedua matanya lebar seperti tersadar dari mimpi buruknya. Napasnya tidak beraturan, keringat mengalir deras dari pelipis pria ini, mata nya juga membulat sempurna terlihat seperti ingin keluar, suara napasnya terdengar berat, putus – putus tak beraturan dan jantungnya terus berdetak tidak normal. So eun sedikit memundurkan tubuhnya saat melihat pria ini yang begitu terlihat aneh, menjaga jarak agar tidak mendapat amukan Kyuhyun. Pria itu mengusap kasar wajahnya, menghembuskan napasnya berulang kali. Mimpi itu lagi – lagi datang menghantui tidurnya.

Sajangnim…” Dengan gemetaran gadis ini memanggil tuan nya. Kyuhyun tak menjawab, ia masih sibuk mengatur napas dan detak jantungnya untuk bekerja seperti semula.

Sajangnim… Kita sudah tiba” ujar So eun pelan dan masih dengan ketakutan. Kyuhyun melepaskan kedua tangannya dari wajahnya, menatap So eun datar yang membuat gadis itu menahan napasnya saat bertatap muka dengan Kyuhyun. Pria itu berdiri dari duduknya dan tanpa sepatah kata pun ia segera keluar dari dalam pesawat ini diikuti oleh So eun dibelakangnya.

==>

Apartment Detektif Lee yang berada di kota Gangnam ini terlihat seperti biasanya, dihuni oleh seorang lelaki tampan yang bekerja di kepolisian pusat. Lelaki bernama Lee Donghae itu terlihat menikmati sarapannya di meja makan dengan Koran pagi yang berada di sebelah tangannya. Pria itu memasukkan sup sekaligus membaca Koran itu bersamaan. Lebih dari sepuluh menit akhirnya pria itu menyelesaikan sarapan paginya. Melipat Koran itu diatas meja dan melihat arloji yang melingkar dipergelangan tangan kirinya. Pukul 7:15. Ia meminum habis kopinya dengan sekali teguk kemudian melap bibirnya dengan serbet yang berada diatas meja makan.

“Yeon Ha – ya” penggilnya dengan sedikit berteriak.

“Ne!!” suara gadis membalas teriakan Donghae dengan teriakan yang tak kalah kencangnya.

“Apa kau belum selesai?”

“Sebentar lagi”

Donghae menghela napasnya pelan, mengambil ponselnya dari dalam saku celana jinsnya, melihat wajah So eun yang menjadi wallpaper ponselnya. Tersenyum senang saat melihat wajah tersenyum gadisnya yang begitu cantik hingga ia tak sadar telah tersenyum seperti orang bodoh.

Aigoo… Apa Oppa tidak bosan melihat wajah eonni terus?” suara gadis bernama Yeon Ha itu menyadarkan Donghae dari lamunan nya. Melihat kesamping dan mendapati wajah Yeon Ha yang berada tepat di samping wajahnya. Gadis berseragam SMA itu menyunggingkan senyumnya sebelah membauat Donghae hanya bisa menatap malas gadis ini.

“Apa setiap pria selalu terlihat menyedihkan kalau mereka sedang jatuh cinta?”

“YA!”

“Ah, tidak. Pasti hanya Oppa saja yang terlihat begitu menyedihkan” ujarnya sambil menggelengkan kepalanya prihatin.

“Aish… anak ini… Jangan harap aku akan mengantar mu pagi ini.” Dengan kesal Donghae menggeser kursinya kemudian mengambil kunci mobilnya.

Eo… Andwae-yo…” Gadis berambut lurus itu mengejar langkah Donghae, berlari cepat memasuki mobil kakaknya sebelum Donghae melajukan mobil itu terlebih dahulu. Tersenyum lebar tanpa dosa dan memberikan ciuman selamat pagi dipipi Donghae dengan senyuman tanpa dosa nya. Donghae hanya menghembuskan napasnya kasar dan tertawa kecil melihat kelakuan adik kecilnya itu. Lee Yeon Ha.

==>

Suara lelaki paruh baya yang memberikan penjelasan panjang lebar tentang proyeknya tidak didengarkan oleh Kyuhyun. Pria itu terlihat tidak begitu focus dengan pembicaraan bisnis mereka pagi ini. So eun melirik sekilas pada bosnya itu, tetap tak ada perubahan masih diam dan tidak mendengar kan mereka. Hingga akhirnya gadis itu yang harus mendengarkan dengan jelas ucapan lelaki paruh baya itu, dan tentunya akan melaporkan nya nanti pada Kyuhyun.

“Senang bekerja sama dengan anda” ujar lelaki itu mengakhiri pembicaraan mereka. So eun dan Kyuhyun berdiri bersamaan dengan lelaki itu dan juga sekretarisnya. Saling berjabat tangan dan melemparkan senyuman mereka.

Setelah kepergiaan kedua pria itu dari resort Kyuhyun, pria itu kembali terlihat melamun dengan wajah datarnya. Berjalan tanpa menoleh sedikit pun pada siapa saja yang menyapanya. Karyawan yang berada di resort ini menundukkan kepala mereka memberi hormat pada Kyuhyun saat pria itu berjalan melewati setiap ruangan, kemudian masuk kedalam kamar tempat ia beristirahat.

So eun menghembuskan napasnya sedikit kasar saat melihat tubuh pria itu menghilang dari balik pintu kamar Kyuhyun. Kemudian gadis itu juga membalikkan badannya, memasuki kamar yang berada tepat didepan kamar Kyuhyun. Beristirahat sejenak sebelum pekerjaan kembali menghiasi harinya.

Kyuhyun membuka jasnya dan melemparkan kain itu dengan kasar kesembarang tempat. Mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang. Beberapa saat yang terdengar hanya deringan saja dari seberang sana sebelum akhirnya suara seseorang menjawab panggilan Kyuhyun.

“Kau menemukannya?” Tanya Kyuhyun tak sabaran saat suara itu sudah terdengar oleh telinganya.

“Maaf Tuan. Sejauh ini saya belum menemukan apapun”

“Apa? Jadi selama ini apa saja yang kau kerjakan?! Aku membayar mu mahal bukan untuk mengisi perut  sialan mu itu!” murka Kyuhyun.

“Maafkan saya tuan”

“Temukan Yeon Ha secepatnya. Atau aku akan membunuh mu sekarang juga” Kyuhyun mematikan sambungan teleponnya saat ia mengucapkan ancaman itu pada lawan bicaranya. Melempar ponselnya kasar hingga membuat benda itu hancur berkeping diatas lantai tak berdaya. Mengusap wajanya kasar dan menghembuskan napasnya yang terasa begitu berat.

Mendudukkan tubuhnya diatas ranjang, menutupi wajahnya dengan tangan kekarnya. Setetes air bening terlihat mengalir dari sudut mata pria itu. Terlihat begitu rapuh.

===>

So eun menggeliat dalam tidurnya, mengeratkan selimutnya untuk menutupi tubuhnya yang begitu mungil. Mata bulat hitam itu sedikit mengerjap saat ia melihat jendela kamarnya masih terbuka. Membiarkan angin laut dan suara ombak masuk kedalam kamarnya. Berdiri dengan nyawa yang belum terkumpulkan sepenuhnya, mendekati jendela untuk menutup nya.

Gadis itu merasakan hembusan angin menerpa wajahnya membuat ia merinding seketika, bau amis dari ombak laut juga menusuk pada hidungnya. Tak sengaja mata gadis ini melihat tubuh seseorang yang berdiri ditepi pantai dengan tangan yang dimasukkan kedalam saku celananya. Punggung tegap itu begitu So eun kenali, rambut kecoklatan yang bergoyang karena tiupan angin itu juga begitu ia kenali. Cho Kyuhyun. Bos nya.

So eun memutuskan untuk keluar dari dalam kamarnya dan menghampiri Kyuhyun yang masih berdiri ditepi pantai dengan pandangan nya yang selalu datar dan wajah tanpa ekspresi. Terlihat keraguan di wajah So eun saat ia hendak mendekati pria itu atau tidak.

Gadis itu berdiri tidak jauh dari tempat Kyuhyun berdiri. Ia melihat dari samping pria itu yang menatap hampa lautan yang tampak begitu kelam di malam hari ini. Raut wajah datar itu terlihat berbeda dari biasanya, seperti memikirkan sesuatu yang membuatnya begitu risau. Rahang tegas itu juga terlihat tidak seperti biasanya, mata elang yang selalu mengintimidasi setiap orang itu terlihat begitu sayu dan memancarkan kesedihan yang begitu dalam. Kim So eun mengetahui satu hal, bahwa pria ini bukanlah lelaki yang tangguh dan keras tapi ia begitu rapuh dan membutuhkan sandaran.

Perlahan gadis ini mendekat pada Kyuhyun, suara langkah kakinya tertangkap jelas oleh Kyuhyun, cepat – cepat pria itu mengembalikan raut wajahnya seperti semula, datar dan dingin. Ia mengarahkan kepalanya kesamping dan melihat So eun yang berhenti melangkah karena Kyuhyun tiba – tiba menatapnya. Gadis itu tampak gugup saat Kyuhyun menatapnya dengan tatapan mengintimidasi, menggigit bibir bawahnya karena ia begitu gugup. Beberapa helai rambut yang tak ikut di kuncir kuda itu terlihat bergoyang karena hembusan angin laut.

“Ada apa?” Kyuhyun bertanya setelah mereka terdiam dalam kebisuan cukup lama. Gadis ini mengarahkan bola matanya ke kanan dan kiri berulang kali, berpikir hendak memberikan jawaban apa pada Kyuhyun. Menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal dan menghembuskan napasnya pelan, menormalkan napasnya yang begitu memburu.

“Ti… Tidak… Aku hanya…” Dia menghela napas beratnya, menutup kedua bola mata bulat itu dan mendesah pasrah.

“Aku akan kembali ke kamar” akhirnya hanya kalimat itu yang bisa ia keluarkan saat ini. Membalikkan tubuhnya hendak kembali kedalam kamarnya yang hangat, bergelut manja dibalik selimut tebal nya menghalau dinginnya malam ini.

“Tetaplah disini” Suara memerintah itu menghentikan langkah So eun, berbalik melihat Kyuhyun yang tetap pada posisinya memperhatikan laut kelam itu. Mendengar suara Kyuhyun yang memerintahkannya untuk tetap disamping pria itu membuat So eun kembali mendekat padanya dan berdiri disamping pria itu dengan jarak yang cukup jauh. Memandang laut yang berwarna gelap dalam keadaan diam membisu. Membiarkan suara ombak yang menghantam batu karang memasuki indra pendengaran mereka.

Cukup lama keduanya terdiam membisu mendengarkan suara ombak yang menghiasi malam ini. So eun merasa bosan dan lelah berdiri tegap selama beberapa menit lamanya. Apa pria ini tidak lelah berdiri. Gerutunya yang terlihat sibuk mengapit jari – jari kakinya yang kesemutan. Berpikir hendak pergi meninggalkan Kyuhyun, tapi sepertinya itu hal mustahil karena bisa saja dia kehilangan pekerjaannya karena meninggalkan Kyuhyun tanpa seijin pria itu.

Memutar otaknya cepat untuk menghilangkan suasana canggung dan menyebalkan seperti ini. Gadis itu terlihat berpikir, memicingkan matanya dan sedikit memiringkan kepalanya kesamping, bibir tipisnya tampak mengerucut kecil, begitu lucu untuk ukuran gadis dewasa sepertinya. Dan tak lama satu ide tergambar jelas di pikirannya. Biarlah dia mendapatkan amukan Kyuhyun nantinya, persetan. Kakinya sudah begitu lelah dia tidak bisa tahan berdiri terlalu lama lagi.

Kakinya ia langkahkan mendekat pada air laut yang berada tak jauh dari mereka. Berlari kecil, membuka sepatu yang ia kenakan dan menyentuhkan kakinya pada air garam itu.

“Apa yang kau lakukan?” Kyuhyun menyerngit melihat gadis itu membenamkan kakinya pada air laut, dia terlihat bahagia dengan kakinya yang menyentuh air laut. Terlihat begitu hidup membuat sudut bibir Kyuhyun sedikit tertarik kebelakang.

Sajangnim!” panggilnya dengan teriakan cukup keras membuat Kyuhyun terkesiap melihat tingkah sekretarisnya yang begitu kekanakan. Gadis itu berlari menghampirinya, melemparkan sepatu yang berada ditangannya dan menarik lengan Kyuhyun mendekat pada laut itu.

“Kau mau apa?” suaranya terdengar sedikit ketakutan saat melihat gadis itu berani memegang tubuhnya. Kim So eun tersenyum lebar.

“Apa kau tidak merasa lelah berdiri terus?” tanyanya dengan wajah polos yang pertama kali ia perlihatkan pada Kyuhyun.

“Tidak”

“Eish… kau pasti kelelahan sajangnim

“Kubilang tidak”

Gotjimal… kaki mu akan terasa menyegarkan saat menyentuh pasir dan air bersamaan” ajaknya menarik sedikit keras tubuh Kyuhyun mendekat pada air laut itu. Entah kenapa Kyuhyun tak bisa menolak ajakan gadis ini, dengan sendirinya kakinya menuruti langkah So eun. Mulutnya memang tak berhenti meronta untuk dilepaskan tapi kakinya terus mendekat seiring So eun membawanya merasakan dinginnya air laut dimalam ini.

Kyuhyun melepaskan sepatunya sebelum pria itu benar – benar menenggelamkan kakinya pada air laut di pulau Jeju ini. Kim So eun memperhatikan bosnya yang terlihat sedikit membungkuk melepaskan sepatu yang menghiasi kaki indahnya, menatap pria itu dari atas hingga bawah. Memperhatikan tubuh yang dibalut dengan kaos putih dan celana jins yang menutupi kaki jenjang pria itu. Wajahnya terlihat mempesona saat disinari dengan bulan purnama yang berada tepat dibelakang Kyuhyun, seolah bulan purnama itu menjadi latar belakang tentang keindahan pria ini.

So eun menggelengkan kepalanya mengusir pikiran bodoh tentang mengagumi bos nya itu. Menghentakkan kedua kakinya didalam air membuat air itu bergemircik dan mengenai wajah Kyuhyun yang memang sedang menundukkan tubuhnya. Pria itu menoleh pada So eun, mengangkat tubuhnya yang sedikit membungkuk dan menggelengkan kepalanya seraya berdecak melihat kelakuan kekanakan gadis ini. Mata elangnya memicing ketika sebuah ide jahil berada di pikirannya. Sebelah sudut bibirnya tertarik kebelakang. Kyuhyun mengangkat kaki kanannya dan menghempaskan nya dengan kasar kedalam air hingga mengenai sebagian tubuh So eun.

Tawa Kyuhyun meledak untuk pertama kalinya saat melihat wajah terkejut So eun dengan kelakuan bos nya ini. Memicingkan matanya menatap Kyuhyun dan mengerucutkan bibirnya kesal, gadis itu menunduk cepat dan mengambil air laut menggunakan kedua tangannya dan menyiramkan pada Kyuhyun cepat. Pria itu berteriak meminta untuk berhenti tapi So eun tak ingin berhenti, gadis itu tanpa henti menyiramkan air asin itu pada bosnya dengan suara tawa nya yang terdengar menggema dimalam ini. Kyuhyun yang tak ingin kalah dengan sigap mengikuti permainan So eun, menyiram gadis itu hingga So eun merasa kelelahan dan meminta untuk berhenti. Dan untuk kesekian kalinya tawa lepas Kyuhyun terdengar, pertama kali ia tertawa begitu lepas setelah belasan tahun lalu.

==>

Rumah besar bergaya eropa yang dipenuhi oleh lelaki berjas hitam itu terlihat begitu tenang seperti biasanya. Lelaki tua yang menjadi tuan rumah itu terlihat menikmati waktu luangnya dengan sebotol wine dan juga wanita malam yang menemaninya di salah satu kamar di rumah ini. Lelaki tua itu tampak menikmati waktunya sambil terus bercumbu dengan kedua wanita yang berada di sisinya. Tertawa kencang dan menggoda kedua wanita malam itu.

Suara ketukan yang berasal dari dalam kamar nya membuat tawa lelaki itu terhenti dan beberapa saat kemudian seorang pria muda masuk kedalam kamar ini sambil menundukkan kepalanya memberi hormat. Tuan Cho Yong Hwan tersenyum melihat kehadiran lelaki ini. Pria yang sudah menjadi kaki tangannya selama ini.

“Laporkan!” perintah Yong Hwan pada lelaki tampan itu.

“Sejauh ini Kyuhyun belum menemukan keberadaan Yeon Ha” ujar lelaki itu sopan masih menundukkan kepalanya.

“Bagus. Temukan Yeon Ha sebelum Kyuhyun menemukannya. Anak itu tidak akan menurut lagi kalau dia sudah menemukan Yeon Ha” ujarnya dingin mengingat bagaimana sikap Kyuhyun selama ini terhadapnya. Pria itu memang selalu memberikan kepuasan padanya, tapi ia tahu suatu saat Kyuhyun pasti akan memberontak dan menusuknya dari depan jika pria itu tidak bisa ia kendalikan.

Ye, aku mengerti” ucapnya tunduk.

“Tapi… apa Kim So eun harus tetap kita biarkan didekat Kyuhyun?” Tanya pria ini dengan nada datar. Berusaha menyembunyikan kekhawatirannya.

“Biarkan saja gadis itu dulu” jawab lelaki tua itu santai

Ye… kalau begitu saya permisi tuan.” Ia menundukkan kepalanya lagi memberi hormat pada lelaki tua itu.

“Temukan dia secepatnya. Aku tahu kau tidak akan pernah mengecewakanku…” ia sengaja menggantungkan kalimatnya sebelum menyebut nama pria itu. Pria yang bekerja di kepolisian pusat itu.

“Lee Donghae” sambungnya. Lelaki bernama Lee Donghae itu membalikkan tubuhnya dan menghadap pada pria itu lagi. Tersenyum kecil dan menundukkan kepalanya memberi hormat sebelum akhirnya keluar dari rumah besar ini.

 

 

 

 

 

 

Tbc

Advertisements

64 thoughts on “A Love to Kill (2)”

  1. O.o jdi crintanya si hae krja ama bpknye kyu trus d’suruh nyari yeon ha ? Ohh mngkin gak yehh klo adeknya si hae yg brnama yeon ha it adeknya kyu? Ckckckck bsa kacau klo gini mahh..
    Hmm very nice eonni,, cpet d’lnjut yah eonni !! Hehehheheeh Visss

  2. omg jadi donghae mata” cho yeong hwa gezzz kyuhyun gk bisa berkutik dech apalagi yeon ha sekarang tinggal dan jadi adeknya donghae

    dan so eun seperti umpan aja buat kyuhyun makanya dia dijadiin sekertaris kyuhyun
    hahhh complicated banget

  3. Ya ampunnnnn ni ff bikin aku tambah penasaran… Author nim kalau bisa postnya jangan lama lama neeee.. Aku bener bener penasaran bgt sm ff ini… Huaaa donghae n kyuhyun dua2 nya penuh misteri

  4. wuih crita ny rumit bgt yak complicated ~_~ yeon ha adik hae it apkh yeon ha adik kandung kyupil (?) bknx hae ma kyu temenan ya tp kok kyk g tau ma khdupan tmenx it -,- n lg hae it trnyt org kepercayaan ayahny kyupil :O tp kykny nie bos jg g tau yeon ha brsm ma hae -,- hae si sosok misterius nie ~_~

    senyum gaje pas moment kyusso d jeju ^^ dgn kepolosan sso yg apalah2 brhasil buka topeng si bos brdarah dingin nie 😛 wuah.. wuah.. wuah.. kyupil berasa bngun dr tdur panjang n ngerasa bebas seolah tnpa beban (?) dgn tawa lepas ny >_< cie bang biarpun kagak brhenti ngomel tp nurut aj pas d seret ma sso 😀 😀 aq jg suka ma ekspresi kagetny pas sso megang tanganny ^^ knape bang ad sengatanny ye ato terasa ampe khati tangan mungil sso o_O 😛
    ayayaylah mw lnjt lg ^^

  5. ceritanya bikin tegang n deg2an..jd bingung siapa yg jahat n baik disini..bikin penasaran buat baca kelanjutannya

  6. lee youn ha……apa itu Cho Youn Ha adiknya kyu…tp donghae nggantiin mrga nya utk melindunginya…..

    aq pikir bpk tua cho udah mati…..huft..msh hidup trnyata dia nya….

    looohhhh…..donghae jd kaki tngannya tuan cho😦😦😦😦😦😦

    trs gimna nasib so eun…jd perhtian donghae ke so eun hnya pura2….😢😢😢😢😢😢

    haduch…..mkin pnsran ama ff ini..,

    yg jd pertanyaan aq…knp tuan cho hrs nyuruh kyu jd pmbunuh….mksudku jd sekejam ituuuuuuu….

  7. Sengaja bertamu k lapak author … kali aje ade yg baru hhhe .

    Tinggalin jejak dl hhhe .
    Tetep smangat n berkarya bikin ff ya .. seberapa lamapun tak tungguin hhe :* . Klo ada kesempatan n waktu luang jgn lp undang kami untuk makan makan d rumah author ini ♡♡
    Jgn lp belajr nya yg giat . Smoga lancr n sukses tugas or kerjaan yg lg d geluti skg ammiiin .

  8. jadi Donghae ternyata orangnya appanya kyu dia bilang Lom menukan Yoon ha padahal Yoon ha kan tinggal ma dia curiga aku ma Donghae apa dia pura2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s