married life, Romance, sad

My Tougths Your Memory (1/2)

Cast: Cho Kyuhyun

                Kim So eun

                Cho Hyun Jae

Genre: sad, romance, married life

Warning: TYPOS

Hai semua pengunjung blog anehnya bini Yesung 😀

Ini pertama kalinya saya menulis FF dengan genre married life seperti ini, jadi saya tidak tahu apakah feel nya ngena atau gak -,- gaya tulisannya juga begitu aneh >,< jadi harap dimaklumi ya ^_^ kalau mau komen tentang ceritanya silahkan kalau mau bash juga silahkan tapi tanggung resiko kena marah Yesung 😀 #eh? O.O

Okhae deh, silahkan membaca bagi yang ingin membaca kalau bisa tinggalkan jejak ya ^_^

Terima kasih sebelumnya telah berkunjung dan membaca tulisan – tulisan saya :D. Happy Reading bagi semuanya 😀

 

Story Beginning

Pria berjas hitam dengan kemeja warna putih itu menatap wajah cantik wanita yang berada di dalam  restoran berwarna putih yang berada tak jauh darinya. Sudah lebih dari dua jam pria itu berada didalam mobil mewahnya yang terparkir tepat didepan restoran bernuansa Jepang itu, melihat wajah cantik seorang wanita yang terlihat sibuk melayani pelanggan yang berada di dalam restoran. Matanya tak pernah lepas sedetik pun dari wajah wanita itu, mengamatinya dari balik kemudinya.

Cho Kyuhyun – menatap wajah wanita yang sudah menjadi mantan istrinya itu dengan pandangan sendu. Jujur saja ia begitu merindukan wanita nya selama dua tahun terakhir ini. Berpisah dengan wanita itu adalah sebuah bencana besar dalam hidupnya. Ia harus rela membiarkan wanita itu pergi dari kehidupannya karena kesalahan besar yang ia perbuat tidak mendapatkan maaf dari istrinya.

Kyuhyun menghidupkan mesin mobilnya setelah ia merasa sudah cukup malam ini mengamati wajah istrinya. Besok malam ia pasti akan kembali lagi, melihat wanita itu diam – diam tanpa berani mendekatinya. Seperti inilah kegiatan pria itu selama dua tahun terakhir ini, sepulang kerja atau saat ia merasa lelah dan merindukan wanita nya ia pasti akan melihat wanita itu dari jauh, berusaha agar tidak pernah terlihat. Karena jika ia memperlihatkan wajahnya di depan wanita itu sudah pasti wanita itu akan menangis dan menamparnya lagi. Rasa sakit nya tidak akan pernah terhapuskan jika ia melihat wajah Kyuhyun.

Melajukan mobilnya dengan kecepatan rata – rata. Membawa mobilnya menuju rumah besarnya yang pernah ia tinggali bersama istri dan anaknya Cho Hyun Jae. Pria berusia 35 tahun itu menatap jalanan sepi itu dengan wajah sendunya. Memikirkan wajah istri dan anaknya yang begitu ia cintai. Tak terasa mobil itu sudah melaju cukup jauh dan tiba di depan rumah nya. Keluar dari dalam nya dan membuka pintu rumah besar itu. Ia menghidupkan lampu untuk menghilangkan kegelapan dalam rumahnya. Membuka jas hitam yang melekat pada tubuhnya dan melonggarkan dasi yang terasa begitu mencekiknya hari ini. Kyuhyun berbaring lemah diatas sofa ruangan ini, menutup matanya dengan lengan kanannya hingga airmata pria ini keluar dari sudut matanya.

“Aku merindukan mu. Kim So eun”

è

Seperti setiap malamnya Kyuhyun selalu kembali pada tempat dimana istrinya itu bekerja. Melihat Kim So eun yang selalu sibuk bekerja seperti membuat dirinya kelelahan tanpa adanya istirahat. Terlihat So eun keluar dari restoran itu saat ia sudah menyelesaikan pekerjaannya, menutup pintu restoran itu sebelum melangkah menjauh dari tempat makan ini.

Ia merapatkan jacket yang membalut tubuhnya, angin pada malam ini berhembus cukup kencang dan udara pada bulan ini yang begitu dingin membuat wanita itu menggosokkan kedua tangannya dan menaruh telapak tangannya di kedua pipinya. Tersenyum kecil.

Kaki yang dihiasi dengan high heels empat centi itu terhenti saat ia melihat seseorang berdiri tepat didepannya. Matanya terlihat membulat saat melihat wajah yang sangat tidak ia inginkan ada di dunia ini berdiri tepat didepannya. Emosi wanita ini memuncak seketika saat melihat wajah pria itu. Tangannya mengepal dikedua sisi tubuhnya, napasnya memburu dan matanya terasa panas saat melihat wajah pria ini.

“Hai”

Plak

Sapaan pertama dari Kyuhyun mendapat tamparan keras dari So eun di pipi kirinya. Pipi pria ini terlihat memerah karena mendapatkan tamparan dari mantan istrinya itu. Ia mengangkat wajahnya menatap wajah So eun dengan senyuman kecil di bibirnya, mencoba untuk terlihat biasa saja di depan wanita ini. So eun menatapnya dengan tatapan penuh kebencian pada pria ini.

“Berapa kali ku katakan jangan pernah tunjukkan wajah brengsek mu itu didepan ku!” desisnya. Air mata wanita ini jatuh bersamaan dengan ia meneriakkan kata – kata itu keluar dari mulutnya. Kyuhyun menatap wajah itu dengan sendu, merasa bersalah karena lagi – lagi ia membuat wanita ini menangis karenanya.

“Maaf…” suara Kyuhyun terdengar bergetar. Hatinya begitu sakit melihat So eun yang menangis lagi karenanya.

“Aku… Aku hanya merindukan mu” lirihnya hampir tak terdengar tapi masih bisa So eun menangkap suara kecilnya. So eun tertawa hambar mendengar pengakuan pria ini, menatap jijik pada pria ini yang selalu membual padanya. Sorot matanya kembali memancarkan kebencian terhadap Kyuhyun. Melemparkan senyuman sinisnya pada pria ini. Tanpa menjawab ucapan Kyuhyun ia segera berlalu dari hadapan pria ini, sedikit menyenggol bahu Kyuhyun hingga membuat Kyuhyun menutup kedua matanya merasakan kebencian wanita itu terhadapnya.

Sepertinya sangat mustahil mereka bisa bersama lagi.

Dengan langkah setengah berlari So eun berjalan terburu – buru ke rumah kecilnya. Mengunci pintu itu dengan cepat dan seketika ia merasakan kakinya begitu lemas detik selanjutnya So eun terjatuh begitu saja diatas lantai. Menangis meraung, memukul hatinya yang begitu terasa menyakitkan saat ia melihat wajah Kyuhyun.

“Hyun Jae –ya…” memanggil nama putranya dengan tangisan pilu. Berteriak memanggil nama putra kecilnya, sekalipun ia berteriak seperti itu bocah itu tidak akan pernah mendengar teriakannya dan menyahuti panggilan ibunya.

==>

Kyuhyun menatap hampa sungai Han yang berada didepannya, tatapan pria itu begitu terluka saat mengingat pertemuan pertamanya setalah setahun bersama So eun. Menyandarkan tubunya pada mobil mewahnya, memasukkan kedua tangan pada saku celana kantornya. Rambutnya ia biarkan dihembus oleh angin malam ini, tidak perduli bagaimana rambutnya terlihat berantakan. Wanita itu masih tetap seperti dulu, membencinya. Tanpa sadar air mata pria ini kembali keluar dari bola matanya, hatinya begitu sesak mengingat bagaimana wanita itu menangis karenanya, belum lagi saat ia mendengar wanita itu menangis didalam rumahnya sambil memanggil nama putra mereka. Putra yang sudah ia bunuh.

Flashback

Disalah satu kamar yang berada di rumah besar bergaya Eropa milik Cho Kyuhyun itu tampak ia dan istrinya masih terlelap dalam tidur mereka. Sepasang suami istri yang begitu mencintai satu sama lain. Kim So eun menggeliat dalam tidurnya, melihat jam yang berada diatas nakas disamping tempat tidurnya. Pukul 6:45. Ia menyibakkan selimut yang menutupi tubunya dan tubuh Kyuhyun – suaminya. Hendak keluar dari dalam kamar ini menyiapkan sarapan untuk Kyuhyun dan juga putra mereka Cho Hyun Jae.

“Kau mau kemana?” suara serak baru bangun tidur itu tertangkap oleh So eun. Melihat Kyuhyun yang sudah membuka kedua matanya meskipun pria itu masih tampak mengantuk.

“Aku harus mempersiapkan sarapan mu dan Hyun Jae” jawab So eun sambil tersenyum lembut pada suaminya ini. Kyuhyun menarik pergelangan tangan nya membuat So eun harus kembali tertidur diatas ranjang dan dengan sigap pria itu menindihnya. Tersenyum pada So eun.

“Aku lebih suka sarapan ku diatas ranjang” dengan senyuman jahilnya ia mendekatkan wajahnya pada So eun.

“Ya! Bagaimana kalau Hyun Jae melihatnya” protes So eun, menahan tubuh Kyuhyun yang semakin mendekat padanya.

“Tenang saja, dia anak yang pengertian. Lagi pula Jung ahjumma pasti sedang bersamanya” kilah Kyuhyun dan segera mencium bibir istrinya. So eun yang belum sempat menolak atau memang tidak akan menolak membalas ciuman Kyuhyun, saling melumat satu sama lain dan menikmati ciuman pagi mereka. Pria itu mengeram tertahan saat merasakan kaki So eun tak sengaja menendang pangkal pahanya. Dapat ia rasakan bahwa So eun terkekeh kecil dalam ciuman mereka, dengan kasar Kyuhyun meremas payudara istrinya membuat So eun menggigit bibir bawah Kyuhyun.

“Appa! Eomma!”

Seruan anak kecil dan pintu kamar yang terbuka keras itu menghentikan seketika kegiatan suami istri itu dan dengan enggan Kyuhyun menyingkir dari atas So eun. Menatap kesal putranya yang berlari kearah mereka dengan senyuman polosnya. So eun segera bangun dan membuka lebar kedua tangannya membiarkan Hyun Jae menaiki ranjang mereka dan memeluk tubuh So eun erat.

“Eomma… aku lapar” ujarnya manja. So eun terkekeh kecil dan mencium sekilas pipi putranya ini.

“Apa Jung Ahjumma tidak memasak pagi ini?” Tanya So eun mendudukkan Hyun Jae diatas pangkuannya. Bocah kecil itu melingkarkan tangannya dileher So eun.

“Dia memasak, tapi aku ingin masakan eomma” jawabnya sambil mencium pipi kiri So eun sekilas. Wanita itu terkekeh kecil kemudian memberikan ciuman kecil di bibir Hyun Jae.

“YA! Apa yang kalian lakukan pagi – pagi begini” teriak Kyuhyun yang sedikit merasa cemburu karena So eun mengabaikannya demi Hyun Jae.

“Hyun Jae –ya, cepat mandi, Appa akan mengantar mu kesekolah hari ini” ujar Kyuhyun mengambil Hyun Jae dari pangkuan So eun dan menggendong putranya itu.

Shireo! Aku ingin eomma yang memandikan ku” bocah ini mempoutkan bibirnya membuat So eun gemas dan mencubit pelan pipi putranya. Kyuhyun terkekeh kecil melihat kelakuan putranya ini. Sepertinya sedikit menggoda Hyun Jae tidak ada salahnya. Kyuhyun menurunkan Hyun Jae dari gendongannya kemudian memeluk erat So eun dari belakang, menyandarkan kepalanya di bahu istrinya.

Oppa… apa yang kau lakukan?” Tanya So eun yang terkejut melihat Kyuhyun menunjukkan kemesraan mereka pada Hyun Jae.

“Tidak bisa. Hari ini eomma akan memandikan appa” senyuman licik tampak jelas di wajah Kyuhyun.

Oppa!”

Andwaeeomma milik Hyun Jae” rengek bocah itu sambil menarik tangan So eun, ingin melepaskan ibunya dari pelukan ayahnya. Tapi tinggi bocah itu hanya sampai pinggang So eun membuat bocah malang itu tidak bisa merebut ibunya.

“Coba saja kalau kau bisa merebut istri ku” tantang Kyuhyun sambil menjulurkan lidahnya pada Hyun Jae. So eun terkekeh geli mendengar ucapan Kyuhyun yang terdengar begitu kekanakan. Ya Tuhan, yang benar saja suaminya ini sedang cemburu pada putranya sendiri. Menggelikan.

Pertengakaran kedua lelaki yang berbeda usia itu terus berlanjut dengan So eun yang berada di tengah – tengah mereka. Selalu seperti ini, setiap pagi keluarga kecil Kyuhyun selalu dipenuhi dengan pertengkaran keduanya, memperebutkan wanita yang begitu mereka cintai di dunia ini. Menikah di usia muda tidaklah membuat So eun dan Kyuhyun seperti pasangan suami istri lainnya yang selalu berurusan dengan perselingkuhan dan berakhir dengan perceraian. Meskipun Kyuhyun masih berusia 25 tahun saat itu dan So eun 23 tahun, keduanya memilih menikah setelah mendapatkan restu dari kedua orang tua mereka. Setahun pernikahan mereka, keluarga kecil yang mereka bangun semakin lengkap dengan hadirnya bayi lucu bernama Cho Hyun Jae.

Bocah berusia 7 tahun itu kini tampak duduk diatas kursi didepan meja makan keluarga mereka. Seragam Sekolah Dasar yang ia kenakan menambah ketampanan bocah ini saja. Sama seperti ayahnya yang begitu tampan. So eun memberikan putranya itu sarapan, meletakkan susu tepat disamping piring putranya dan mengecek ulang barang bawaan Hyun Jae yang berada di dalam tas ranselnya.

Kyuhyun tampak keluar dari dalam kamar mereka, memegang tas kantornya di sebelah kiri dengan dasi yang menggantung di leher pria ini. So eun segera menghampiri Kyuhyun mengambil tas kantor pria itu dan memberikannya pada pelayan yang memang selalu berada dirumah ini. Pelayan itu membawa tas kantor Kyuhyun kedalam mobilnya terlebih dahulu. So eun mengambil alih mengikatkan dasi itu pada leher suaminya, dengan sendirinya Kyuhyun mengangkat sedikit kepalanya keatas.

“Selesai” ujar wanita ini sambil tersenyum simpul, merapikan kemeja Kyuhyun dan membawa pria itu untuk duduk diatas kursinya.

Kyuhyun menarik lengan So eun dan detik selanjutnya pria itu kembali mendaratkan bibirnya diatas bibir So eun, melumat dengan perlahan dan menyentuh perut datar istrinya.

“Apa kau tidak ingin memberikan adik pada Hyun Jae?” bisik Kyuhyun didepan mulutnya. Seketika rona merah tampak jelas di wajah So eun. ia memukul pelan dada Kyuhyun membuat pria itu terkekeh geli.

“Makanlah” ujarnya mengalihkan pembicaraan. Kyuhyun mengikuti langkah istrinya, melihat putranya yang sedang sarapan dimeja makan sendirian. Memberikan kecupan dipipi kiri Hyun Jae dan mengambil tempat duduknya.

“Hyun Jae –ya… apa kau tidak mengingkan seorang adik?” Kyuhyun memberikan pertanyaannya pada bocah itu dengan santai sambil memasukkan sandwich kedalam mulutnya. Hyun Jae menatap ayahnya sebentar kemudian tatapan bocah itu terlihat berbinar.

“Oppa!” So eun melotot pada Kyuhyun yang diacuhkan oleh pria itu, ia lebih tertarik pada jawaban anaknya dari wajah So eun yang ingin menerkamnya hidup – hidup.

“Apa aku bisa mendapatkannya?” Tanya bocah ini antusias

“Tentu saja” seru Kyuhyun lebih antusias.

“Jjinja?”

“Jjinja!”

“Kapan aku bisa mendapatkannya Appa?”

“Secepatnya, tapi kau juga harus memintanya pada eomma” ujar Kyuhyun pada putranya. Bocah ini segera menatap So eun yang duduk disampingnya. Menatap So eun penuh harap.

Eomma… apa aku bisa mendapatkan nya?”

Wajah So eun tampak memerah mendengar pertanyaan putranya ini, ia melirik sekilas Kyuhyun yang dengan sengaja mengedipkan sebelah matanya. Menggoda So eun.

“Tentu…” jawab So eun sedikit gugup.

“Asssa!” seru Hyun Jae dan Kyuhyun bersamaan. Kedua lelaki itu saling mengepalkan tangan mereka dan melayangkannya diudara. Kim So eun hanya bisa menghela napasnya pasrah dan tertawa kecil melihat kelakuan Kyuhyun dan Hyun Jae yang tampak seperti bocah.

è

Mobil berwarna silver milik pengusaha muda Cho itu berhenti didepan gerbang gedung Sekolah Dasar yang berada di Seoul ini. Pengemudi dan penumpang yang berada didalamnya terlihat saling memberi ucapan selamat tinggal. Bocah lelaki berusia 7 tahun itu memberikan ciuman kecil dipipi kiri ayahnya sebelum ia keluar dari mobil mewah ini, sedikit berlari memasuki pekarangan sekolahnya. Pria itu terseyum lebar melihat langkah putranya memasuki Sekolah ini, melihat bocah itu segera dihampiri gadis – gadis yang berada di sekolah yang sama dengan putranya. Ia tertawa kecil ketika mengetahui bahwa pesonanya untuk mendapatkan wanita mana saja telah menurun pada anak tercinta nya itu.

Sesaat setelah mobil Kyuhyun meninggalkan sekolah ini pria itu tidak menyadari bahwa seseorang tengah memperhatikan putranya, menyeringai bagaikan iblis melihat wajah putranya, dan mata orang itu terlihat begitu dipenuhi napsu untuk membawa putranya.

è

Lelaki yang memakai jacket hitam dengan topi yang menutupi hampir seluruh wajahnya menatap bocah laki laki berusia tujuh tahun yang sedang duduk dibangku taman sekolah dasarnya. Menunggu sang ayah untuk menjemputnya. Bocah lelaki itu terlihat bermain dengan psp yang berada di tangannya, sesekali bocah itu menjerit histeris saat ia kalah dan berteriak girang saat ia memenangkan permainannya. Begitu menikmati dunianya yang sangat sederhana dan menyenangkan.

Laki – laki itu menarik sebelah sudut bibirnya kebelakang menyeringai layaknya iblis saat melihat senyum dan tawa kecil dari bibir bocah Cho itu. Dia merapikan penampilannya dengan merapatkan jacket hitamnya, menurunkan sedikit topinya semakin menutupi wajahnya sebelum ia melangkah mendekat pada bocah yang sedang bermain dengan benda persegi itu.

Kaki yang dihiasi dengan sepatu boots itu berhenti berjalan ketika mobil silver yang begitu ia kenali berhenti tepat diparkiran sekolah dasar ini. Pria itu segera membalikkan tubuhnya dan menutup wajahnya cepat dengan topi yang ia kenakan saat melihat Cho Kyuhyun keluar dari dalam mobilnya. Kyuhyun tampak tersenyum kecil melihat putranya yang sedang menunggu nya, pria itu berjalan dengan gembira menghampiri putra kecilnya itu. Tanpa ia sadari pria itu mengumpat kesal melihat kedatangan nya di waktu yang sangat tidak tepat seperti ini.

Cho Hyun Jae terus menggerakkan jari – jarinya pada benda persegi yang berada ditangannya, mata bulatnya terus bergerak kekiri dan kanan tidak lepas dari musuh yang ingin ia taklukkan. Disaat bocah itu hampir mencapai kemanangan untuk yang kesekian kalinya sebuah tangan jahil datang mengambil psp bocah itu membuatnya mengerang kesal dan menatap marah pada orang yang menghancurkan kesenangannya.

“Appa!” kesal Hyun Jae saat melihat wajah Kyuhyun yang tersenyum senang mendapati wajah kesal putranya. Bibir bocah itu mengerucut kedepan, kedua tangan yang dilipat didepan dada tampak begitu menggemaskan di mata Kyuhyun.

“Waktunya pulang Hyun Jae –ya, eomma sudah menunggu kita” ujarnya dengan kekehan kecil melihat tingkah putranya yang merajuk karena sifat jahilnya yang tak pernah hilang. Bocah itu tak menjawab, ia mengalihkan wajahnya kesamping tak menjawab Kyuhyun. Masih terus mengerucutkan bibirnya.

Kyuhyun menghela napas pelan dan tersenyum lagi.

“Baiklah. Maafkan appa, Hmm?” Kyuhyun berlutut tepat didepan putranya, menarik kedua tangan bocah itu dari depan dadanya dan menggenggam erat tangan mungil ini.  Hyun Jae masih tidak mengalihkan wajahnya melihat Kyuhyun, dia tetap menghindari mata Kyuhyun untuk bertemu dengannya.

“Mau kubelikan ice cream?” tawar Kyuhyun yang langsung mendapat respon dari Hyun Jae. Dengan segera bocah itu menatap Kyuhyun dengan wajah berbinar.

Jjinja?”

“Eo… Kau ingin rasa apa?” Kyuhyun melebarkan senyumnya saat melihat wajah ceria anaknya ini

“Aku ingin rasa cokelat dan strawberry” jawabnya segera. Kyuhyun tertawa kecil dan mengusap lembut kepala putranya dan menganggukkan kepalanya.

“Baiklah, akan appa belikan. Mau ikut?” Kyuhyun berdiri dan mengembalikan psp Hyun Jae pada bocah itu, Hyun Jae mengambil benda persegi tersebut dari tangan Kyuhyun dan menggelengkan kepalanya.

“Tidak. Aku lelah ….” Keluhnya dengan memasang wajah lemas miliknya yang sukses membuat Kyuhyun gemas melihat tingkah putranya ini. Dia memberikan kecupan singkat di pipi Hyun Jae sebelum membelikan ice cream untuk putranya diseberang jalan sekolah dasar ini.

Pria itu tidak menyadari bahwa apa yang ia lakukan adalah sebuah kesalah terbesar yang pernah ia lakukan dalam hidupnya. Meninggalkan putranya sendirian untuk membelikan ice cream.

 

Flashback end

Kyuhyun membuka kedua matanya setelah kenangan manis itu selesai berputar dalam memory nya. Hanya sampai disana dia berani mengingat kenangannya. Hanya sampai disana. Tidak boleh lebih dari kenangan manis itu.

Tapi setiap kali dia mengingat kenangan manis kehidupannya, kenangan pahit dan menyebalkan itu akan terus menghantuinya disetiap langkahnya. Dia masih ingat betul bagaimana putra kecilnya itu menghilang setelah ia tinggal hanya beberapa menit saja. Bocah itu tidak pernah terlihat lagi yang tertinggal hanya psp yang dipegang Hyun Jae terakhir kali.

Setiap detik, menit, jam, hari bahkan minggunya ia habiskan untuk mencari keberadaan putranya. Menyewa detektif dan sebagainya untuk mencari keberadaan putranya tapi tak ada satupun yang membuahkan hasil. Mengabaikan seluruh pekerjaannya demi mencari Hyun Jae, meninggalkan semuanya demi mencari putranya dan dia benar – benar frustasi saat tidak mendapatkan hasil apapun.

Dua bulan setelah menghilangnya Hyun Jae, sebuah paket berukuran besar berada didepan pintu rumah besarnya. Kyuhyun masih ingat betul isi dari kotak besar yang bisa memuat tubuh seorang bocah didalamnya. Kyuhyun semakin memejamkan kedua matanya saat kenangan menyakitkan itu kembali lagi tergambar jelas di kepalanya. Gambaran bagaimana tubuh putra kecilnya dipenuhi darah dan seluruh tubuhnya yang terkoyak bagaikan di sembelih dengan paksa untuk mengambil seluruh organ dalam tubuh putranya.

Isakan kecil keluar dari bibirnya saat mengingat kenangan pahit itu, menutup kedua matanya dengan sebelah tangan kekarnya, air matanya terus mengalir keluar membanjiri pipi kurus pria ini. Seolah Tuhan memang sedang menguji kesabaran pria muda kaya itu, dia juga harus dihadapi dengan kondisi istrinya yang begitu lemah saat mengetahui tentang putra mereka. Mengakibatkan So eun harus masuk Rumah Sakit dan mengalami keguguran. Wanita mana yang tidak akan gila jika mengetahui putranya diculik tanpa adanya permintaan uang tebusan dan dua bulan setelah putranya diculik dengan brengseknya orang itu mengembalikan putra mereka dengan keadaan yang begitu mengenaskan. Wanita mana yang bisa menahan emosinya untuk tidak meledak saat itu juga. Itulah yang dirasakan oleh Kim So eun. Wanita itu tidak mengetahui bahwa ia sedang hamil muda hingga dia tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. Dia tidak makan, mengalami stress dan selalu saja pingsan membuat kandungannya sangat lemah dan tidak bisa tertolong.

Dokter itu memberikan pilihan yang sangat sulit bagi Kyuhyun, dimana ia harus memilih istri atau anaknya. Dokter itu tidak bisa menyelamatkan mereka berdua, dokter itu hanya bisa menyelamatkan salah satu diantara mereka dan dengan tega nya dia menyuruh Kyuhyun untuk memilih salah satu diantara mereka. Demi Tuhan pria itu tidak ingin kehilangan istri ataupun anaknya lagi. Tapi dia tidak di ijinkan untuk serakah, memilih keduanya. Tuhan hanya memberikan satu pilihan untuk nya. Istri atau anaknya.

“Selamatkan ibunya”

Kata – kata itulah yang dia ucapkan pada dokter itu, dia masih mengingat setiap detailnya bagaimana dokter itu meneteskan air mata saat Kyuhyun memberikan keputusan yang begitu sulit, mengingat bagaimana keadaan Kyuhyun saat itu. Dan Kyuhyun masih ingat jelas bagaimana So eun membencinya karena membunuh bayi mereka yang bahkan belum menghirup udara luar secara bebas dan menghilangkan Hyun Jae dari kehidupannya. Wanita itu menjerit histeris dan berulang kali kehilangan kesadarannya.

Beberapa hari setelahnya So eun meninggalkan nya sendirian dirumah besar itu dengan surat cerai yang sudah ia tanda tangani. Tanpa berkata apapun dia meninggalkan rumah Kyuhyun dan menjauh dari pria itu. Tak ada yang bisa Kyuhyun lakukan, dia hanya diam membisu menatap kepergian istrinya dari kehidupannya yang sempurna. Setidaknya dengan kepergian So eun dari hidupnya wanita itu tidak harus menderita karena melihat wajahnya yang begitu mirip dengan Hyun Jae.

Dia tidak hanya membunuh Hyun Jae tapi dia juga membunuh bayi kecil mereka. So eun pantas membencinya, So eun pantas pergi meninggalkannya. Dia pantas mendapatkannya.

Tapi… Apa dia salah jika dia merindukan mantan istrinya, apa dia salah kalau dia menunggu wanita itu kembali kerumahnya, menunggu sepanjang malam didepan pintu, berharap So eun pulang dan tersenyum padanya, mengatakan bahwa semuanya akan baik – baik saja. Apa dia salah jika dia terus mengharapkan pelukan hangat istrinya disetiap malamnya, apa dia salah mengharapkan semua itu? Apa mungkin karena dia terlalu serakah menginginkan semua itu hingga Tuhan menghukumnya dengan begitu berat. Menghilangkan semua orang yang dia sayangi.

Perlahan Kyuhyun melepaskan tangannya dari matanya yang memerah, membuka mata yang basah itu dengan perlahan dan menatap sungai Han yang terbentang luas didepannya. Pikirannya benar – benar kosong mengingat semua kenangan itu, rasanya begitu melelahkan. Bisakah dia membuang semua kenangan mengerikan itu, bisakah dia menghapusnya dan kembali bersama istrinya.

Sepertinya sangat mustahil

 

 

TBC

 

Gimana? Aneh? Oke gue tahu aneh kok -,- kecewa dengan FF nya? Saya juga -,-

Saya sendiri tidak tahu mau bikin ini ff sad ending atau happy ending. Menurt kalian bagaimana? Baiknya sad atau happy ending???

Tanya Ddangko deh 😀

Oke sampai bertemu lagi di waktu selanjutnya 😀 salam hangat dari bininya Yesung tunangan Kyuhyun pacar Donghae Selingkuhan Hyuk Jae 😀 #gampar

Advertisements

96 thoughts on “My Tougths Your Memory (1/2)”

  1. OMG gk nyangka kisah mreka tragis bgt dr yg khidupan bhagia musnah jd bncana,,sumpah aq smpe mewek bca nih ff :😭😭😭
    Nyeseekk bangetttt thor critanyaa,, 😭😭😭
    Brharap aja nih ff cpetan lanjut dan happy end #amiiinnn

  2. seru bangettt
    Kasian juga kyuhyun sepertinya itukan bukan sepenuhnya kesalahan kyuhyun seperti takdir atw mungkin ada orang yg bnar2 membenci kyuhyun dan membuat keluarga kecil kyusso berantakan

    Seru bangettt sso yang benar2 emosi sama kyuhyun sampai2 harus rela berpisah dan bekerja seorang diri

    Next next nextttttt
    Fightingggggggg author

  3. hick..hick nih epep bikin mewek 😥 😥 😥 #TermewekMewek Mrs kim ceritx menyayat hati 😦 Kasian bnget KyuSso mereka berdua sm-sm menderita 😥
    aq harap kyuSso bersatu kembali & harus happy ending 🙂 #LemparDangko Ditunggu 😉

  4. kya …… Baru baca ff pertama disini dan dapat yang super Sedih ffnya, gak nyangka tragis banget kisah kyu oppa, hiks hiks happy ending ya thor

  5. tragis bgt chingu 😥 kasian liat mereka sama” menyakiti diri sendiri karena kesalahan yg tidak d inginkan..
    tdnya berharap potongan jenazah yg d kirim bukan hyunjae asli 😦
    hyunjae d bawa keluar negeri gitu.. tp kayaknya ga mgkn yaa..
    berharap sekali next part cepat publish dan pastinya happy ending yaa

  6. Berharap meski surat cerai yg so eun kirim kan tetapi kyuhyun tdk menandatangani nya.

    Oh ayolah so eun ,kyuhyun memang bersalah katena lalai. Dan tetapi tdk km berfikir kyuhyun jg memiliki beban yg lbh berat dia bersalah dan kehilangan secara bersamaan. Dan kau jg menyalah kan pilihan nya menyelamat kan mu daripada baby di kandungan mu(?)

    .eonni aku berharap ad keajaiban di part ke 2 ,buat mereka bersatu kembali huaa

    .trus berkarya eonni tercinta ,di nanti jg part lain nya di ff yg lain yaa ^^

  7. Apakah comment ku yg td masuk yaa(?)
    Comment lagi deh hihi ^^

    Oh ayolah so eun ,aku th kyuhyun jg bersalah karena dia lalai tetapi dia jg jauh lbh terpuruk. Dia jg kehilangan dan bersalah secara bersamaan. Usaha dia jg mencari dan keputuasaan nya saat itu km jg pergi main ninggalin kyuhyun begitu saja dgn surat cerai.

    Berharap surat cerai itu tdk di tanda tangani oleh kyuhyun.
    Dan so eun pilihan kyuhyun lbh menyelamat kan mu seharus nya km bs memahami nya

    .berharap akan ad keajaiban untuk part 2 nya eonni aku ingin happy ending hihi

    .trus berkarya eonni tercinta , dinanti yaa untuk part selanjut nya dr ff yg lain nya jg ^^

  8. ternyata karena itu hubungan kyusso jadi seperti itu..

    menyedihkan banget ceritanya 😥

    apa kyusso akan bersama kembali???

    next part

  9. ngeri bgt sich!!! ngebayang wajah sso ma kyu pas buka kotak itu,., hadewwwww

    takut bgt

    jd introspeksi diri dech, ga boleh ninggalin anak sendirian.. hadewww

    tp mudah2an sso luluh n bisa nerima kyu lagi, gmn pun ini bukan salah kyu…

  10. hoho trnyta trgis amat ya cerita hdpnya kyusso, ya ampun smga hti sso luluh, kasian jg ma si kyuvil, sbnrnya ni kn bkn murni kslhnnya, saeng ff ny hrs happy ending donk hehehe 🙂

  11. Baguuuus. Tragis banget, anaknya diculik, dikembalikan dalam bentuk mayat, anak yang belum lahir terpaksa dibunuh. So coplicateeed T-T
    Next chapt ditunggu.

  12. Omoooo, , Keren chingu. . . ceritanya menjungkir balikkan hatiq, , 😦
    G tega ngebayangngin Hyun Jae, , ;( ;( ;(
    Kasihan KyuSso, mereka bener2 d uji sampai bertubi2, sama2 menderita, ,
    Kyuhyun lebih menderita, kenapa so eun tega ninggalin kyuhyun??? tapi salut sama kyuhyun yang masih setia sama so eun, , berjuang ya, dapatkan hati so eun kembali. . 🙂 n semoga saja so eun dapat membuka hati n pikirannya kembali, bahwa smw ini sepenuhnya bukan salah kyuhyun sj, , takdir benar2 menguji mereka. .
    Pokok nya mereka harus bersatu kembali n happy ending, , ok chingu. .;) hehe #maksa
    Oiy, satu lagi, pembununya juga harus ditangkap y, penasaran jg sama motif dr pembunuh itu.
    Buat next part n kelanjutan cerita yang lainnya tetap di tunggu. Fighting Chingu !!! 😉 🙂
    -Gomawo-

  13. Ffnya keren banget, kasian kyuhyun padah dia kan cuma gam mau kehilangan so eun tpi yah.. gitu deh… penasaran ama lanjutannya… next semangat…!!

  14. sedihh banget ff nya :'(( tapi cerita nya keren banget, kalo bisa part 2 nya jangan kelamaan yoo chingu,heheh

  15. omg tragis banget sich kisahnya siapa sich yang tega nglakuin itu
    apa mungkin salah satu rival busnis kyuhyun ya
    makanya tuh orang bisa tega banget
    dan pastinya so eun benci banget dan sampai depresi gitu
    kalo pun aku jadi dia juga gk bakalan sanggup nglewatin dengan mudah

    salam kenal reader baru disini

  16. omoooo

    kisah xa tragis x, menyayat hati. . . .

    kedua belah pihak sama” tersakiti . . . .

    banjir air mata bca xa,

    chingu daebakk ff xa . . .

    d tunggu karya selanjut xa

    #aza_aza_hwaiting

  17. Oke eon, ini terlalu menyakitkan n menyedihkan…. Bantalku basah eoonn….
    Ff’y kereeeennnnn….

  18. Tidak ada satu orang tua pun yang mau melihat anaknya menderita apalagi tersiksa. Hyun jae pasti disiksa sebelum dibunuh. Kenangan yang sangat pahit bagi Kyuhyun dan So eun. Jahat banget sih tuh psikopat. Jadi ikut nangis bacanya.

  19. Aku juga sdah pernah bca ini tapi part .1 nya aja…takut sad end soalnya…trus gak komen juga…sorry ya kak…
    Kasian Hyun Jae,spa yg ngebunuh sih?
    Peace…

  20. Aaah ini kereeeeeeeen T.T sanggup bikin netesin air mata. Sumpah gak nyangka kalo HyunJae bakalan berakhir seperti itu~ wajar Soeun hampir gila karena insiden yang terjadi sama anak-anaknya.. tapi jangan salahin Kyuhyun atuuh 😣 dia gak sepenuhnya bersalah.. Dia cuma mau beliin anaknya eskrim. Dia cuma bersikap sebagai kepala keluarga ngambil keputusan terbaik saat dilemma milih calon bayinya atau istrinya..
    Huwaaaaaah 😭😭😭

  21. Walahhhhh… sebenernya sih bkan slah kyu yah,? Tapi soeun ya terlalu trtekan dgan kepergian anak2nya jdinya brasa kyu yg salah gituuu.. 😭😭😭😭
    Poor kyukyu

  22. Ya ampun malang skli nasib hyun jae anak sekecil itu hrus jdi korban kekejaman org dewasa, ini gk spenuhnya slh kyuhyun krna dia sndripun sulit milih antra ibu atw anaknya sndiri..

  23. Hiks,,,hiks, gw mwek,, pnculiknya itu kejam bnget,, psikopat, siaoa sbnarnya yg mnculik hyun jae.

  24. Hisk..hiks..sedih banget ceritanya 😭😭
    kyu malang banget nasibnya,siapa sih yg tega nyulik anak kecil sampe dibunuh dgn sadis kayak gitu soeun pasti shock banget nyampe keguguran
    Smg mereka bisa bersama lgi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s