Romance, School Life

Nappeun Sunbae (8)

Warning: Typos

Story Beginning

Kyuhyun terus memandangi tubuh So eun dengan kepala yang sedikit ia miringkan, melihat gadis itu terus membelakanginya karena sibuk dengan peralatan dapur Kyuhyun. Kyuhyun duduk diatas kursinya dengan tangan kiri yang menopang pipinya dan senyuman pria itu tidak pernah hilang sejak ia melihat sosok So eun masih berada di apartmentnya. Gadis itu benar – benar berpengaruh besar dalam hidupnya, beberapa hari ini dia selalu merasa sakit dan demam yang menyerang tubuhnya mampu membuatnya menjadi lemah, tapi saat mendapati sosok gadis itu berada disampingnya dengan anehnya penyakitnya terasa menghilang begitu saja. Tanpa sadar Kyuhyun tersenyum mengetahui fakta itu, sepertinya hidupnya benar – benar bergantung pada gadis ini.

So eun membalikkan tubuhnya, mengangkat bubur panas itu dan menuangkannya kedalam mangkuk kecil membawanya kehadapan Kyuhyun dengan segelas air putih yang menunggunya duduk dengan manis diatas kursinya. Kyuhyun membenarkan duduknya dan menatap So eun yang mendekat padanya, gadis itu mengambil tempat duduk disampingnya memberikan segelas air putih itu kepada Kyuhyun sebelum ia memakan bubur nya.Mata elang pria itu menatap gelas yang berada didepan wajahnya kemudian beralih pada gadis yang sedang menatap Kyuhyun dengan kening mengerut karena pria itu belum meminumnya juga, kemudian pandangan itu turun pada bibir mungil So eun yang tertutup sepenuhnya.

“Sunbae… Minumlah lebih dulu” bibir tipis itu bergerak ketika ia berucap dan Kyuhyun benar – benar tidak bisa mengalihkan matanya dari bibir mungil gadis ini. Katakanlah dia memang pria mesum, dia tidak akan perduli.

“Sunbae…” So eun kembali memanggilnya

Mata Kyuhyun baralih dari bibir So eun pada wajah gadis ini – menatapnya dan senyuman tipis dari bibir penuhnya tergambar jelas

“Aku tidak ingin minum dari gelas itu” ujarnya

So eun menyerngit

“Aku akan mengganti gelasnya kalau begitu”

Kyuhyun menangkap lengan gadis ini cepat saat So eun hendak berdiri menukar gelas nya dengan yang lain, mendudukkan gadis itu kembali diatas kursinya. Menatap So eun dengan mata tajamnya, mengunci pandangan gadis itu agar tetap menatap wajah Kyuhyun.

“Aku ingin minum dari mulut mu Kim So eun”

Deg

Tubuh So eun menegang seketika saat mendengar perkataan Kyuhyun yang entah kenapa membuat seluruh darahnya berpindah cepat ke wajahnya. Matanya membulat sempurna mendengar ucapan Kyuhyun yang kelewat vulgar, mencoba menarik tangannya yang masih digenggam oleh Kyuhyun, tapi pria itu semakin menarik So eun mendekat padanya yang lagi – lagi mampu membuat So eun tersentak kaget karena ulah Kyuhyun.

“Sunbae -”

“Dan aku ingin kau menyuapi ku dengan mulut mu” lanjutnya tanpa perduli dengan reaksi So eun yang berakibat fatal pada jantung gadis ini. Setiap ucapan vulgar yang keluar dari mulut Kyuhyun membuat kinerja jantung So eun semakin meningkat dan mengakibatkan seluruh darah dalam tubuhnya berpindah cepat kewajahnya, membuat wajah nya yang sedikit pucat itu berubah warna menjadi merah.

“Tapi_”

“Aku tidak akan makan tanpa mulut mu Kim So eun”

Ya Tuhan, pria ini benar – benar keterlaluan. Apa dia tidak menyadari bahwa ucapannya itu benar – benar berpengaruh buruk bagi jantung gadis ini. Dia bisa mati cepat hanya karena mendengar ucapan Kyuhyun. Bahkan pria itu berkata dengan ekspresi biasanya saja – datar, seolah kata – kata itu tidak ada pengaruhnya bagi jantung nya.

So eun berdehem gugup, melirik kebawah dimana tangannya masih di genggam oleh Kyuhyun, menelan saliva nya susah payah, menggerakkan bola matanya ke kanan dan kekiri. Sungguh, gadis ini benar – benar gugup setengah mati karena perlakuan pria mesum yang sialan begitu tampan di hadapannya.

Melihat kegugupan gadis ini tak bisa Kyuhyun untuk menyembunyikan senyum tipisnya menyadari sikap So eun. Bohong jika Kyuhyun merasa baik – baik saja, bahkan ia harus berusaha mati – matian untuk menahan malunya mengucapkan kalimat menjijikan seperti itu, tapi karena keberanian dari mana kata – kata itu meluncur begitu mulus dari bibir penuhnya. Dan dia merasa hebat karena bisa mengucapkannya dengan ekspresi datarnya.

“Apa yang kau tunggu? Kau ingin membuat ku mati kelaparan?” Pertanyaan sinis Kyuhyun menyadarkan So eun dari kegugupannya. Mengangkat wajahnya dan melihat pada pria ini. Kyuhyun mengambil air yang berada di gelas itu dan memberikannya pada So eun, menyuruh gadis ini untuk meminum nya. So eun menelan salivanya gugup dan jantungnya mulai berulah dengan berdetak sangat cepat seperti ingin jatuh keperutnya saja.

Dengan gemetaran gadis ini mengambil gelas yang berada ditangan Kyuhyun dan berpindah pada tangannya, menatap Kyuhyun sejenak seperti ingin memohon untuk tidak melakukannya tapi pria itu hanya mengedikkan kedua bahunya dan menyuruh So eun untuk meminum air mineral tersebut. Perlahan tapi pasti So eun mulai mendekatkan gelas itu kebibirnya, meminum air yang berada didalamnya.

Dan beberapa detik kemudian Kyuhyun segera melepaskan gelas itu dari tangan So eun, menarik tangan So eun lebih mendekat padanya dan menempelkan bibirnya pada bibir gadis ini dengan cepat, mengambil air yang berada di dalam mulut So eun memindahkannya pada mulutnya dengan gerakan cepat. Pergerakan Kyuhyun yang tak terduga itu membuat So eun harus membulatkan matanya lebar belum lagi saat air yang berada di dalam mulutnya sudah berpindah kemulut Kyuhyun seluruhnya. Bibir tebal pria itu mulai melumat bibirnya dan lidahnya sudah mulai melakukan tugasnya sendiri, memasuki mulut So eun dan membelitkan lidah mereka bersamaan. Tangan Kyuhyun semakin menarik tubuhnya mendekat pada Kyuhyun, sebelahnya lagi memegang tengkuk gadis ini semakin memperdalam lumatan mereka. So eun melirik wajah Kyuhyun yang begitu dekat dengan nya, pria itu terlihat menikmati ciumannya dengan mata terpejam dan bibirnya yang sibuk melumat bibir So eun. Dan perlahan So eun menutup kedua matanya dan menikmati ciuman Kyuhyun dengan membalas pagutan bibir pria ini.

~ Nappeun Sunbae~

Rumah besar milik Tuan Kim itu terlihat dipenuhi dengan pelayan yang mengenakan seragam maid mereka di dalam rumah besar ini, di pagi yang begitu cerahnya keluarga kecil Tuan Kim tampak menikmati sarapan bersama mereka di pagi ini. Menikmatinya dengan sang istri dan kedua anak nya.

Ny. Kim, wanita separuh baya itu masih terlihat cantik dengan polesan make up seadanya pada wajahnya yang sudah mulai menampilkan kerutan di wajahnya tapi tetap saja wanita itu terlihat cantik untuk wanita seusianya. Wanita itu tak bisa melepaskan pandangannya pada putranya yang kelihatan sibuk dengan sarapan paginya, pria itu terlihat sangat lesu hanya sekedar mengunyah sarapan itu saja.

“Myung Soo –ya” sang ibu memanggil nama putranya. Myung Soo yang sedang mengunyah sandwich nya tampak berhenti sejenak, mengambil gelas yang berisikan susu dan meneguknya hingga menyisahkan isi gelas itu hanya tinggal setengahnya saja.

Pria berseragam SMA itu hanya menggumam menjawab panggilan ibunya.

“Ah… itu_ apa kau sudah memiliki kekasih?”

Myung Soo menghela napasnya mendengar pertanyaan sang ibu yang selalu memberikan pertanyaan itu padanya. Ibunya ini selalu saja mengeluh karena putranya belum juga memiliki kekasih yang bisa berada di dekatnya. Memang tak masalah jika Myung Soo ingin focus terhadap sekolahnya, tapi bukan berarti dia juga harus melupakan masalah gadis dalam hidupnya. Pria  itu tidak begitu suka bermain dengan perempuan, baginya itu hanya membuang waktunya saja yang terlampau berharga untuk pria ini. Mungkin dulu dia memang suka dengan bermain perempuan tetapi hal itu tidak pernah diketahui oleh orang tuanya dan sekarang dia benar – benar meninggalkan kebiasaannya saat ia mulai mengenal seorang gadis dalam hidupnya.

“Eomma…” desahnya mencoba memohon untuk tidak membahas masalah ini lagi.

“Anakku, kau tidak tahu bagaimana malu nya ibu kalau sudah bertemu dengan teman – teman ibu, mereka selalu membicarakan kekasih anak – anak mereka, bahkan Jung Saerin selalu mengeluh karena sikap Kyuhyun yang selalu mengganti pasangan, sedangkan aku. Aku hanya bisa diam mendengarkan teman – teman ku bercerita sebanyak itu, apa kau tidak kasihan pada ibu, nak?” kata – kata terakhirnya diakhiri dengan wajah memeles terhadap Myung Soo, berharap mendapat simpati dari putra tampannya itu.

“Eomma… Aku belum ingin menjalin hubungan, lagi pula aku tidak sendirian aku memiliki ibu dan juga Minah” ujarnya melirik sang adik yang duduk disampingnya. Gadis yang mengenakan seragam SMP itu ikut melirik kakaknya sebentar kemudian melanjutkan sarapannya lagi.

“Tapi tetap saja_ ah benar” keluhannya terhenti seketika saat ia mengingat sesuatu. Dengan cepat wanita itu mengambil foto seorang gadis yang berada di saku bajunya. Memberikan foto gadis itu kepada Myung Soo. Melihat tingkah ibunya Myung Soo hanya memutar kedua bola matanya malas. Ibunya sudah mulai menjodohkannya lagi.

“Ini foto anak teman ibu, kami sudah lama tidak bertemu dan saat kami bertemu ternyata putrinya juga belum memiliki kekasih. Suaminya juga mengenal ayah mu dengan baik” ujar ibunya dengan senyuman yang bersinar diwajahnya, menyodorkan foto itu pada Myung Soo. Dengan malas Myung Soo mengambil foto tersebut dan melihat wajah gadis yang berada disana. Seorang gadis yang sedang tersenyum lebar dengan rambut yang di kuncir kuda, senyum natural yang tergambar jelas di wajahnya menambah kecantikan alami gadis itu. Tanpa sadar Myung Soo menarik kedua sudut bibir nya seperti tersihir karena melihat senyuman gadis itu. Ny. Kim tampak memperhatikan ekspresi putranya, melihat Myung Soo yang sedang tersenyum membuat senyum di wajah wanita itu semakin bersinar.

“Bagimana, kau menyukai nya? Kau bisa bertemu dengan nya siang ini” dengan antusias Ny. Kim berkata pada Myung Soo.

“Hmmm… seperti nya kali ini aku akan menyukai nya” jawabnya tanpa melepaskan pandangannya dari foto tersebut, membuat Ny. Kim dan juga Minah menatap kaget Myung Soo bersamaan.

Heol… yang benar saja” dengus Minah melihat ekspresi kakaknya yang pertama kali ia lihat.

Jjinja? Omo…” Ny. Kim menepuk kedua tangannya bersamaan dengan keras hampir menjerit kesenangan mendengar kata – kata Myung Soo.

“Kalau tidak salah dia juga satu sekolah dengan mu, namanya –“

“So eun. Kim So eun” potong Myung Soo cepat tanpa melepas pandangannya dari foto gadis bernama Kim So eun itu.

~~ Nappeun Sunbae~~

Kim Ryeowook dan Kim Myung Soo terus menatap So eun dengan tatapan mengintimidasi miliknya. Melihat penampilan gadis itu yang masih sama seperti kemarin. Gadis itu merasa seperti seorang pembunuh yang sedang di introgasi oleh pihak kepolisian karena terangkap basah sedang melakukan pembunuhan. Mendudukkan gadis itu di tengah – tengah mereka dan terus memberikan pertanyaan yang menyudutkan So eun.

“Jangan membohongi ku” Suara Myung Soo terdengar mencekam. So eun menggigt bibir bawahnya mendengar kata – kata Myung Soo, setiap kalimat yang keluar dari mulut So eun tak ada yang bisa mereka percayai. Seolah kata – kata So eun memang pantas untuk tidak dipercayai.

“Aku benar – benar menginap di rumah teman ku, karena itu aku tidak mengganti seragam ku” ujarnya dengan nada meyakinkan kedua lelaki ini.

“Teman? Teman yang mana? Ku pikir teman mu hanya aku seorang” sinis Ryeowook

“Ya!, aku juga punya teman lain” ketusnya tak terima

“Dimana tempat teman mu itu?” Myung Soo memberikan pertanyaan nya lagi. So eun tampak memutar bola matanya gelisah tak bisa menjawab pertanyaan sederhana Myung Soo.

“YA! Apa Kau Tahu Bagaimana Takutnya Aku Saat Ayah Mu Menghubungi Ku dan Bertanya Kau Dimana?” emosi Ryeowook akhirnya meledak juga melihat kediaman So eun yang tak bisa menjawab pertanyaan Myung Soo.

“Apa Kau Tahu Bagaimana Susahnya Aku Membohongi Ayah Mu. Apa Kau Tahu?!” teriaknya lagi yang membuat So eun reflek saja menutup kedua matanya.

“Maaf” sesalnya seraya menundukkan kepala. Kedua lelaki yang berada dikedua sisinya hanya bisa menatap So eun dengan helaan napas panjang, tidak tahu harus berbuat apa lagi terhadap gadis ini.

“Apa saja yang kau lakukan dengan Kyuhyun sunbae sampai kau tidak pulang?” Ryeowook kembali memberikan pertanyaan nya. Mendengar pertanyaan Ryeowook membuat So eun membulatkan kedua matanya menatap pria kurus ini.

“A_ Aku tidak –“

“Jangan membohongi ku, kemana lagi kau pergi kalau bukan ditempat nya” potong Ryeowook cepat dengan nada setengah berteriak yang sontak saja mendapatkan perhatian dari teman – teman sekelas mereka yang masih berada diruangan ini. Menatap ketiga orang ini sejenak kemudian melanjutkan aktiftas mereka lagi. So eun menutup kedua matanya mendengar teriakan Ryeowook, sepertinya sangat mustahil untuk membohongi pria ini. Myung Soo yang mendengar ucapan Ryeowook hanya bisa mengeluarkan senyum tipisnya, mendengus pelan dan menertawai kebodohannya. Dia mengkhawatirkan gadis ini semalaman tetapi gadis itu malah bersama dengan lelaki yang ia sukai. Betapa bodohnya dirinya. Pria itu berdiri dari duduknya mengalihkan perhatian So eun dari Ryeowook, menatap Myung Soo yang berjalan keluar dari kelas ini. Menatap pungung pria itu sampai menghilang dari balik pintu didepan sana.

“Kau tidak tahu bagaimana dia mengkhawatirkan mu, dia mencari mu semalaman…” Ujar Ryeowook pelan saat melihat tubuh Myung Soo sudah tidak terlihat lagi. So eun memandang nanar pintu dimana tubuh Myung Soo menghilang dari jarak pandangnya, hatinya merasa sedikit kasihan terhadap pria itu, dan tentunya dia menyesal karena sudah membuat pria itu mengkhawatirkannya.

“Aku akan menyusulnya” So eun bangun dari duduknya handak mengejar Myung Soo, tetapi langkah gadis ini terhenti saat ia sudah berada di depan pintu, So eun berhenti berjalan saat mendapati Donghae dan Hyuk Jae yang tersenyum ramah kearahnya. Kedua seniornya itu mengedipkan mata mereka bersamaan melihat So eun dan memperlihatkan deretan gigi rapi milik mereka.

“Kyuhyun memanggil mu” Hyuk Jae membuka suaranya dengan senyuman penuh arti yang tergambar jelas diwajahnya.

~~ Nappeun Sunbae~~

Kyuhyun mengeram kesal saat mendengar kabar dari Donghae dan Hyuk Jae yang mengatakan bahwa So eun menolak untuk bertemu dengannya. Pria itu segera keluar dari apartment nya, tidak perduli dengan tubuhnya yang masih sakit, dia hanya ingin bertemu dengan gadis itu. Mengambil kunci motornya dan melajukan benda itu dengan kecepatan penuh menuju Daewoo High School.

Hanya butuh beberapa menit baginya untuk tiba di sekolah ini, dia segera memarkirkan asal motor nya dan berlari mencari gadis itu, melewati beberapa siswa yang menatap heran Kyuhyun berada di sekolah ini. Wajah dan penampilan pria itu terlihat berantakan dan dia tidak perduli dengan bisikan orang – orang tentangnya. Yang ada di kepala nya saat ini hanyalah So eun. Entahlah mendengar gadis itu menolak bertemu dengannya demi pria lain membuatnya kesal sekaligus marah dan seluruh tubuhnya terasa terbakar, setiap tulang – tulang dalam tubuhnya berontak tidak terima dengan penolakan yang gadis itu lakukan.

Yuri yang sedang berjalan keluar dari dalam kelasnya begitu terkejut saat ia melihat Kyuhyun berlari di koridor menuju taman belakang disekolah ini. Kening gadis itu mengerut melihat Kyuhyun yang berlari begitu cepat seperti ada sesuatu yang mendesak.

“Apa yang dia lakukan ditempat ini?” ia bertanya pada dirinya saat mendapati Kyuhyun berada di sekolah ini. Bukankah pria itu masih sakit kenapa dia bisa berada disekolah?

“Siapa?” suara Heechul yang tiba – tiba berdiri disampingnya membuat gadis ini terlonjak kaget. Yuri berdecak kesal mengetahui kehadiran Heechul yang selalu tiba – tiba, gadis ini dengan segera memukul kepala Heechul dan berjalan meninggalkan pria itu tanpa perduli dengan ringisan kesakitan yang diterima oleh pria cantik tersebut.

.

.

.

Kyuhyun menghentikan larinya saat ia melihat So eun sedang berbicara dengan Myung Soo. Keduanya terlihat sangat dekat terutama saat So eun menggoda Myung Soo dan membuat pria itu tertawa akhirnya. Gadis itu terlihat tertawa lepas dengan Myung Soo yang membalas ucapan So eun, melihat kedekatan kedua orang itu membuat Kyuhyun mengepalkan kedua tangannya tanpa sadar. Mata pria itu terlihat memerah menahan emosinya dan rahangnya tampak mengeras serta suara benturan gigi nya yang terdengar mengeram. Kyuhyun membenci Myung Soo karena dirinya gadis itu bisa tertawa, dia membenci fakta itu. Dengan langkah kasar dia mendekat pada keduanya dan menghentikan tawa menyebalkan dari mulut keduanya.

“Kau masih marah?”

Myung Soo masih tak menjawab, pria itu lebih sibuk memandangi rumput hijau yang sedang ia pijak dari pada gadis yang selalu berusaha mengajaknya untuk berbicara. So eun terlihat memikirkan kata – kata yang mampu membuat pria ini untuk menatap kearahnya. Rasa nya begitu aneh mengetahui bahwa pria ini yang sudah mulai menjadi temannya menjauhinya karena keegoisannya. Jadi dia harus meminta maaf terhadap pria ini.

“Kau tahu, Ryeowook pernah berkata padaku bahwa dia akan memukul orang yang membuat ku sedih” ujar So eun. Myung Soo mengangkat wajahnya dan menatap So eun dengan kening yang mengerut.

“Apa?” Serunya tak percaya “yang benar saja” dengusnya

“Ya! Meskipun dia terlihat seperti itu sebenarnya dia pria yang kuat” bela So eun

Myung Soo mencibir dan tertawa mengejek mendengar pembelaan So eun

“Yang benar saja. . . pria selemah itu, bahkan melihat ular saja dia sudah lari ketakutan” ujar Myung Soo

“Ah… kau benar, jangankan ular, melihat kecoa saja dia sudah menjerit histeris” So eun menganggukkan kepalanya setuju dengan pendapat Myung Soo, mengingat bagaimana histerisnya pria itu saat ia dan So eun menemukan kecoa ketika mereka memasuki kelas dipagi hari. Pria itu menjerit dan berlindung dibelakang So eun sambil terus menjerit histeris ketika melihat serangga itu terus berlari mengejar kakinya. Myung Soo tertawa mendengar cerita So eun, menertawakan Ryeowook dengan segudang kebodohannya yang takut akan serangga.

“Kau benar, dia bahkan pernah memelukku hanya karena kucing menyentuh kakinya” lanjut Myung Soo setuju mengingat bagaimana pria itu melompat kedalam pelukannya hanya karena seekor kucing melewatinya dan tak sengaja menyentuh kaki Ryeowook. So eun tak bisa menahan tawanya saat mendengar cerita Myung Soo, menurutnya Ryeowook memang benar – benar pria penakut yang paling unik di dunia ini. Ketakutannya benar – benar berlebihan melebihi seorang perempuan.

Suara tawa keduanya terhenti ketika sepasang sepatu berdiri dihadapan mereka. Bersamaan keduanya melihat pemilik sepatu tersebut dan detik selanjutnya mereka terkejut mendapati wajah Kyuhyun yang menatap garang keduanya.

“Sunbae…” So eun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya saat melihat kehadiran Kyuhyun di Sekolah ini. Terlebih lagi pria itu berdiri dihadapannya dengan keadaan yang mengenaskan. Lihatlah penampilannya yang sangat berantakan, dipenuhi oleh keringat dan wajah nya yang masih pucat disertai dengan peluh yang membasahi seluruh wajah tampannya.

Tanpa mengatakan apapun Kyuhyun segera menarik tangan So eun, membawa gadis ini menjauh dari hadapan Myung Soo. Tetapi baru selangkah ia membawa gadis itu dia merasakan seseorang menarik tangan gadis nya. Gadisnya? Benarkah seperti itu.

Kyuhyun berbalik dan menatap Myung Soo dengan tatapan membunuh miliknya, melihat tangan pria itu yang melingkar di pergelangan tangan So eun seolah menahan gadis itu untuk tetap berada di sampingnya. Kyuhyun mendengus melihat keberanian pria ini yang terang – terangan menentangnya.

“Lepaskan” suara itu terdengar dingin dan mencekam tetapi tidak melunturkan sedikit pun keinginan Myung Soo untuk menahan So eun. So eun menatap keduanya bergantian, merasa bingung dengan ulah kedua lelaki ini.

“Ku pikir kau bukan kakasihnya yang bisa melarangku untuk melepaskannya” jawab Myung Soo santai dengan suara seraknya. Kyuhyun mendengus seraya menyunggingkan senyumnya.

“Benarkah? Bagaimana kalau aku mengatakan bahwa aku adalah lelaki pertama yang tidur dengan gadis ini. Apa yang akan kau lakukan?” balasan yang Kyuhyun berikan benar – benar membuat Myung Soo dan So eun terkejut dengan penuturan pria ini. Myung Soo membulatkan matanya sempurna mendengar ucapan Kyuhyun yang menohok hatinya dengan keras. Genggaman tangannya yang berada dipergelangan gadis ini sedikit melonggar dan dengan cepat Kyuhyun segera menarik kasar tangan So eun hingga lepas dari tangan Myung Soo kemudian membawa gadis itu dengan langkah cepat meninggalkan Myung Soo yang hanya berdiri mematung menatap kepergian keduanya.

“Sunbae…”

So eun mencoba melepaskan tangan Kyuhyun yang terus menggenggam erat tangannya. Kyuhyun terus membawanya dengan kasar tanpa perduli dengan rintihan gadis itu yang merasa kesakitan dengan genggamannya yang terlalu kuat. So eun merasa sedikit beruntung karena saat ini adalah jam pelajaran hingga tak banyak murid yang terlihat di sekolah ini berkeliaran, hampir semuanya sudah memasuki ruangan kelas untuk memulai pelajaran mereka. Pria itu terus menyeretnya hingga ke parkiran sekolah ini, memberikan helm nya pada So eun untuk segera dipakai oleh gadis ini.

So eun menepis helm tersebut ketika benda itu hendak berada di kepalanya. Ia menatap kesal Kyuhyun yang selalu bertindak sesuka hatinya seperti ini.

“Apa yang kau lakukan?” geram Kyuhyun mendapati tangannya yang ditepis oleh So eun secara kasar

“Seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan?!” Kyuhyun sedikit kaget dengan suara gadis ini yang meninggi, tidak seperti biasanya yang selalu lembut ketika berada didekatnya. So eun menghembuskan napasnya kasar dan menatap wajah Kyuhyun yang masih dipenuhi dengan keringat, bahkan ia masih bisa merasakan panas tubuh pria ini ketika Kyuhyun menggenggamnya.

“Kau masih sakit, bagaimana bisa kau berada sini…” suaranya mulai melembut, menatap Kyuhyun dengan pandangan sayunya dan juga dimata itu terlihat kekhawatiran terhadap Kyuhyun.

“Kau menolak bertemu dengan ku, karena itu aku datang ke sini” jawabnya datar tanpa beban. Kata – kata itu meluncur begitu saja dari mulutnya tanpa memikirkan bagaimana gadis ini mengkhawatirkannya.

So eun menutup kedua matanya mendengar jawaban Kyuhyun, sedikit mengusap wajahnya kasar kemudian memperhatikan pria ini dari atas hingga bawah. Penampilannya benar – benar memprihatinkan, bahkan pria ini keluar disaat musim dingin tanpa jacket yang membalut tubuhnya. Bagaimana bisa Cho Kyuhyun berbuat sebodoh ini.

“Kau akan membeku jika seperti ini, pulanglah”

“Aku tidak akan pulang tanpa mu”

So eun mendelik tidak suka kepada pria ini – Ya tuhan, bahkan sifat bossy nya pun masih terlihat jelas disaat dia sakit seperti ini.

“Sunbae kumohon –“

Bugh

Ucapannya terhenti saat tiba – tiba saja Kyuhyun jatuh dipelukannya. Pria itu menutup kedua matanya dengan napas halus menerpa punggung So eun. So eun segera mendekap tubuh Kyuhyun yang tiba – tiba saja terjatuh dipelukannya, helm yang berada ditangan pria itu terlepas begitu saja dan tubuh pria itu begitu panas dan juga lemas. Yang So eun ketahui saat ini bahwa pria itu pingsan dipelukannya.

“Sunbae…” So eun mencoba menggoyangkan tubuh Kyuhyun, menyadarkan pria itu, tetapi sepertinya tidak akan berhasil karena pria itu hanya terus tertidur dengan wajah damainya. Kepanikan melanda So eun, dia tidak tahu harus berbuat apa saat ini.

“Kim So eun!” Suara teriakan pria paruh baya yang memanggil namanya membuat So eun semakin terkejut mendapati pria yang selalu menjaga dan mencintainya itu berdiri tak jauh darinya. Pria itu terlihat marah saat mendapati So eun berpelukan dengan seorang pria di jam belajar seperti ini dan mereka melakukannya di parkiran sekolah. Benar – benar tindakan yang sangat memalukan.

“A – Appa…”

TBC

Saya tak mengira ternyata sudah 8 part saja 😀 dan belum selesai juga -,-

Peminatnya juga semakin berkurang…. tapi tak apalah mungkin mereka lelah untuk membacanya 😀

Dan saya berterima kasih bagi yang setia masih mau menunggu kelanjutannya ^_^

Terima kasih kepada kalian semua. . . 😀

Advertisements

129 thoughts on “Nappeun Sunbae (8)”

  1. Jeder!! Kyusso kepergok sama appa nya sso eonni. Hadeuh si bosy emg gak bisa dibantah. Myung yg sabar yah mgkn sso bkn jodohmu

  2. Ahh kyu sm so eun kthuan brdua sm ayh y so eun!!
    Smoga ayh so eun g slh sngka dlu sm ank y???
    Lgian so eun g ksh kbr sh sm ayh y????
    Myung hrs extra krs utk bsa dptin so eun dr kyu,klo mw dpt so eun

  3. apalah emang ini sifatnya kyuhyun..kemarin apa skrg gimana. kkk tapi cucook kok tetep mesum. hahaha ini hubungannya kyusso masih blum jelas ya. pacar atau apa. hehe lnjutanyya semoga bisa jelas. lsg disuruh nikah aja. apalagi kepergok pelukan sm babenya so eun. haha semoga marahnya babenya so eun nyuruh kyusso buat nikah. kkk

    bagus bgt thor suka sekali.

  4. Lanjuttt plisssss thorrrrr seruuu aku seneng banget bacanyaa kalo lg istirahat kerjaa 😚😚

  5. Jalan fikiran Kyu bener-bener susah ditebak ayolah Kyu mending nyerah biar bisa dapetin So Eun kalo engga nanti So Eun diambil Myung Soo lagi , wks~ Kyu kalang kabut So Eun gak mau ketemu kayanya benih-benih Cinta mulai menang :v , tuh kan kalo So Eun dan Kyu adem ayem keliatannya manis banget^^, ah Myung Soo kasian juga mending buat aku aja Eonni daripada dia ngarepin So Eun malah dapet sakit hati , aduh ada Appa So Eun tapi untung Kyu pingsan kalo engga pasti Appa marahnya keterlaluan,Eon FF-nya bener-bener daebakk Feelnya dapet terus mampu menguras emosi liat kebodohan So Eun dan kebrengsekan Kyu^^

  6. Aku timbun komennya di sini aja ya…
    Ceritanya menarik dengan latar belakang anak sekolahan. Kira aku nappeun sunbae termasuk cerita remaja yg suka melakukan kekerasan.. Eh taunya.. Tooo net..
    BIG NO!
    Untuk adegan NC aku rasa karena ini menyatukan anak polos dan brutal, memang gk ada salahnya sih.. Tp setiap ada adegan bagian bercumbu yg untungnya kagak berinti.. Kkkk~so eunnie ku msih polos, gk rela ternodai oleh kyuhyun..
    Ya maksud aku jgn sampe buat pemeran utama cewek kebobolan dulu.. Tp terserah author lah.. Itu cuma feel yg aku dapet ketika membacanya..
    Oh ya terima kasih juga buat pw yg eon kasih.. Walau aku agak jarang buat komen.. Karena setiapa komen tanpa pemikiran lebih lanjut tuh kesannya basa basi.. Jd mending gk komen drpd komen.. Hehe ampun min

    untuk part selanjutnya.. Kok bisa ayah sso ada di basement, bagaimana dgn kyu.. Lalu kisah apa yg akan dirajut sso dgn myungsoo??? Itu semua hanya ada di khayalan author saja..

    Ya udah tunggu part selanjutnya aja.. See u^^

  7. Nunggu kelanjutannya ternyata lama yaa wkwkwk. Penasaran ama ceritanya ‘ benci so eun yg terlalu lemah ama kyuhyun betee wkwkwkwk tapi seru banget cerita gak ketebak jalan ceritanyaa bagaimana sikap kyuhyun so eun myung soo. Semoga cepet publish kelanjutannya yaa . Semangat !!!

  8. Kenapa tiba2 ada ayahnya so eun. Jangan2 nanti kyuhyun ga boleh sama so eun karena so eun mau di jodohin sama myung soo. Kasihan kyuhyun.

  9. Diterusin lgii dong mbak ,jgn digantungin 😆😆 ceritanya bagus , ga cm yg napeun sunbae sihh …tp semuanya mbak 👍👍👍 jd jgn bosen buat nerusin ffnya yaa , kita tunggu ^^

  10. Wah So eun pasti kena marah tuh ama Appanya..
    Oh God Kyu oppa sakit kasihan banget sih moga aja cepet sembuh deh dan dibawa ke RS.

  11. Aiiih.. Soeun bakalan dijodohin sama Myungsoo? Wah. Gimana nasib Kyuhyun nanti? 😯
    Terus kok bisa Ayahnya ada di sekolah? Nahloh… apa karena Soeun gak pulang semalem? Uuuh bencana. Bencana..
    Aku sangsi, hubungan KyuSso bakalan dapet restu. Apalagi sikap Kyuhyun yg kayak gitu..

    Ah, aku tunggu kelanjutannya!

  12. Qu mnunggu klnjutannya smngatttt yaaaa
    Kyuhyun sudah mulai mnunjukn prhatiannya pd Soeun wlw dgn cara yg salah,,, Siap2 nih Kyu galau krna Soeun bakalan djdohkn dgn Myungsoo,, wah ktauan nih Soeun mw d ajak blos oleh Kyu dan Ayah Soeun mngtahuinya,,bgmn ya nnti pndngan ayahnya Soeun trhdp Kyuhyun???
    Qu tnggu part 9 nyaaaaa

  13. Omo appanya so Eun kelihatannya marah tu lihat di Eun meluk kyu yang pingsan moga aja gan salah paham

  14. si kyu nekat banget sakit tapi malah datang kesekolah tapi makin seru thor apalagi pas pelukan dilihat ayah so eun

  15. Dasar kyu dh tau sakit tetep aja memaksakan diri
    Cuma gara2 si eun g mau k tmu doang karna masih jam pelajaran
    Haduh kyu2
    Tumbang jga kan ahirnya

  16. Aq kaget pertama baca ff ini. Ternyata sudah dr tahun 2015 lalu dan aq baru baca sekarang.. fiuhhhh…

  17. hmmm jelas ini akan rumit
    so eun dijodohkan sama myung so tapi so eun sukanya sama si mesum kyuhyun dan sebenernya kyuhyun juga suka sama so eun tapi dia malah bersikap bodoh -__-

    mending so eun sama myung so aja deh gak bikin sakit hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s