Friendship, married life, Romance

Destiny (2/3)

WARNING: TYPO

Happy reading

…….

Pria yang sedang berada diruangan CEO milik Winner Corporation itu tampak mulai kelihatan kesal karena harus menunggu orang yang ingin bertemu dengannya. Pria berusia 32 tahun itu tampak mengerang kesal dan melirik sekretarisnya yang terlihat ketakutan karena membiarkan bos nya menunggu. Berulang kali pria berkaca mata bulat itu menghubungi pria yang menjadi pemilik perusahaan Winner ini menggunakan ponselnya dan setiap panggilan pria kurus itu tak pernah mendapatkan jawaban dari pemegang perusahaan ini.

“Kim Ryeowook!” Cho Kyuhyun – pria itu mendesis memanggil nama pria berkaca mata bulat itu dengan nada mengerikan karena kekesalan yang ia rasakan.

“Maaf sajangnim, saya sudah menghubungi nya tapi tetap tidak di angkat” jawab Ryeowook dengan nada bergetar ketakutan.

“Apa kau yakin jadwalnya tidak salah?” suara Kyuhyun terdengar sangat mematikan di telinga Ryeowook saat ini. ia menelan ludahnya susah payah sebelum menjawab pertanyaan Kyuhyun.

“Saya yakin sajangnim”

Kim Ryeowook – pria yang menjadi bahan bully an Kyuhyun dulu sejak mereka duduk dibangku Kuliah kini telah menjadi sekretaris nya sendiri. Pria kurus itu memang memiliki kepintaran yang bisa membuatnya mencapai jabatan sebagai sekretaris seorang CEO di perusahaan yang berada di Korea Selatan. Dengan berbekalkan ilmu pengetahuannya dan juga nilai kelulusan yang ia dapatkan dengan nilai yang hampir sempurna pria kurus itu mencoba memasukkan lamaran pekerjaannya ke perusahaan Cho Enterprise. Dan beberapa hari setelahnya pria itu dinyatakan masuk sebagai sekretaris yang memang sedang kosong saat itu. Kebahagiaan RYoowook saat itu benar – benar tidak dapat ia ungkapkan dengan kata – kata karena mendapatkan posisi yang benar – benar sulit untuk di masuki setiap orang, bahkan pria kurus ini tidak menduga bahwa ia akan diterima sebagai sekretaris CEO.

Tapi kebahagiaan Ryeowook harus hancur saat hari pertama ia masuk kerja karena mengetahui bahwa siapa yang menjadi bos nya dan dia akan menjadi sekretaris pria itu. Tidak. Jika sudah berurusan dengan pria ini tidak ada yang namanya sekretaris bagi pria itu sekretaris sama saja dengan budaknya. Dan RYoowook baru saja mendaftarkan dirinya menjadi budak pria itu. Mengerikan.

“Merindukan ku Kim Ryeowook” itulah sapaan pria tinggi dengan rambut kecoklatan itu terhadap Ryeowook pertama kalinya. Ryeowook membatu dihadapan pria berkemeja hitam dengan lengan panjang itu, matanya membulat sempurna di balik kacamata bulatnya menatap pria itu yang tersenyum dengan sebelah sudut bibirnya tertarik kebalakang. Menyeringai menatap Kim Ryeowook. Sepertinya penderitaan pria kurus itu akan dimulai saat itu juga.

Cho Kyuhyun – masih terus membully nya dengan kata – kata kasar, menyuruh pria itu sesuka hatinya dan seperti yang Ryeowook pikirkan bahwa Kyuhyun hanya menganggapnya sebagai pelayan bukan sekretarisnya. Semuanya begitu berat dalam hidup Kim Ryeowook, terlebih saat Kyuhyun menanyakan dimana keberadaan gadis tomboy itu, Ryeowook menjawab tidak mengetahui dimana gadis itu berada semakin membuat Kyuhyun mengusik hidupnya dengan semua teriakan pria itu padanya setiap harinya. Tapi Kim Ryeowook memang bekerja dengan baik, tidak melibatkan urusan pribadinya terhadap Kyuhyun yang memang saat ini sudah menjadi bos nya. Berbeda dengan sikap Kyuhyun yang tampak begitu kekanak – kanakan.

Pintu ruangan tempat Kyuhyun dan Ryeowook terbuka menampilkan sosok pria yang tingginya hanya sebatas telinga Kyuhyun memasuki ruangan ini bersama kedua bocah cilik yang tampak menikmati coklat mereka. Pria bernama Henry itu segera menghampiri tamunya dan membiarkan kedua bocah itu mengambil tempat duduk diatas sofa yang sedang di duduki oleh Kyuhyun.

“Maaf membuat menunggu Tuan Cho” Henry tersenyum seraya mengulurkan tangannya pada Kyuhyun yang disambut dengan senyuman paksa dari Kyuhyun karena membuatnya harus menunggu.

Mereka kembali duduk dan mulai membicarakan bisnis yang hendak dilaksanakan di Korea – tempat dimana Cho Kyuhyun begitu berkuasa disana. Kedua bocah itu tidak memperdulikan paman mereka yang terlihat sibuk dengan urusan bisnis yang mereka sendiri tidak pahami, mereka lebih sibuk terhadap coklat dan juga ice cream yang berada ditangan mereka.

Pintu ruangan CEO ini kembali terbuka dan menampilkan sosok cantik yang sebagai sekretaris Henry. Wanita itu berjalan anggun menuju mereka yang sibuk berbicara bisnis, kemudian menyerahkan berkas yang berada ditangannya pada Henry.

“Nyonya Zhou yang mengantarkannya” ucap wanita itu dengan suara lembut. Henry menepuk kepalanya mengingat bahwa berkas ini yang ia tinggalkan diruangan kerja kakaknya.

“Terima Kasih. Dimana Noona sekarang?” Tanya pria ini.

“Nyonya sudah pulang, katanya ada yang harus ia urus secepatnya” jawab wanita ini masih dengan suara lembut. Henry menganggukkan kepalanya mengerti dengan jawaban sekretarisnya ini, mengingat bahwa besok adalah hari kematian kakaknya, mungkin wanita itu sekarang sedang sibuk dengan sebagai urusan untuk besok.

“Ahjussi…”

Kyuhyun merasakan seseorang menarik lengan jas nya saat pria ini sedang membaca kertas – kertas yang berada ditangannya. Pria itu menoleh kesamping dan mendapati bocah kecil perempuan yang mengenakan celana pendek dengan baju kaos hitam kebesarannya menatap Kyuhyun dengan wajah yang terlihat begitu menggemaskan.

Kyuhyun membuka kaca mata yang bertengger dihidungnya kemudian tersenyum lembut pada bocah kecil ini.

“Ada apa?”

“Bisakah Ahjussi membuka permenku. Aku tidak bisa membuka nya” ia menyerahkan permen lollipop nya pada Kyuhyun yang disambut oleh pria itu dengan senyuman yang masih terukir di bibir tebalnya.

“Siapa nama mu?” Tanya Kyuhyun tanpa melepaskan tatapannya terhadap lollipop di tangannya. Gadis kecil itu terseyum lebar seraya menjawab pertanyaan Kyuhyun.

“Zhou Yun. Tapi Ahjussi aku juga memiliki nama Korea” ujarnya antusias melihat wajah Kyuhyun yang masih tersenyum padanya. Pria itu menyerahkan lollipop Yun setalah membukanya. Melihat senyum Kyuhyun membuat gadis kecil ini semakin tersenyum lebar padanya.

“Benarkah? Siapa nama Korea mu?” Kyuhyun bertanya dengan nada penasaran yang dibuat – buat untuk menyenangkan gadis kecil ini.

“Kim Yoo Jin” ujarnya seraya memperlihatkan gigi – giginya yang kecil.

“Nama yang bagus” komentar Kyuhyun. “Aku Cho Kyuhyun” ujar Kyuhyun memperkenalkan dirinya pada gadis ini. Terlihat Yoo Jin begitu takjub mendengar nama Kyuhyun dan senyumnya tak pernah lepas dari pria dewasa ini.

“Yun, kau mengganggu ahjussi itu” suara dingin dari saudara kembarnya mengalihkan pandangan pesona Yoo Jin dari Kyuhyun pada kakaknya Jae Hyun. Yang membuat wajah cantik gadis ini harus cemberut melihat wajah kakaknya yang kembali mengejeknya.

Melihat tingkah keduanya membuat Kyuhyun tersenyum merasakan kehangatan ditengah – tengah mereka. Pria ini tidak pernah menyukai anak kecil sebelumnya, baginya anak kecil itu sangat merepotkan dan dia tidak menyukai mereka. Tetapi, ketika melihat kedua bocah ini entah kenapa tidak membuatnya kesal bahkan dia ingin mengenal keduanya. Melihat wajah cantik Yoo Jin yang begitu mirip dengan seseorang yang ia kenal. Ia seperti pernah melihat wajah gadis kecil ini, tetapi entah dimana dan yang membuatnya yakin adalah bahwa wajah ini begitu mirip dengan gadis tomboy nya.

“Xian, Yun… bisakah kalian bermain diluar sayang” pinta Henry yang melihat sikap keduanya yang membuat klien nya tak nyaman – menurutnya.

“Baiklah Samchon” jawab keduanya bersamaan kemudian mengikut pada wanita yang menjadi sekretaris Henry untuk bermain diluar ruangan nya.

“Maaf jika mereka membuat mu tidak nyaman Tuan Cho” Henry berucap dengan nada menyesal

“Tidak apa – apa” balas Kyuhyun dengan senyuman dibibirnya.

.

.

.

“Kita harus kemana Tuan?” Ryeowook bertanya saat mereka sedang melintasi jalanan kota Shanghai dimalam hari ini. Ia melirik bos besarnya itu dari kaca didepannya melihat kebelakang ketika tak mendapat jawaban apapun dari Kyuhyun. Pria itu terlihat begitu sibuk dengan kedua bocah kecil yang berada disampingnya. Sesekali tertawa kerena melihat sikap keduanya. RYoowook tersenyum melihat Kyuhyun yang tampak seperti manusia saat ini karena wajah pria itu terlihat bahagia dengan kehadiran kedua bocah tadi.

Zhou Xian dan Zhou Yun – si kembar yang bisa memasuki dunia Kyuhyun dengan cepat karena kepolosannya. Ketika mereka telah selesai mengadakan pertemuan dengan Henry, juga dengan pemegang saham di perusahaan Winner, Ryeowook dan Kyuhyun berencana untuk kembali ke Hotel beristirahat karena kelelahan, tapi ketika keduanya sedang berada di lobi Kyuhyun tak sengaja melihat Henry sedang membujuk kedua keponakannya untuk pulang karena dia harus tetap bekerja. Masih banyak yang harus ia kerjakan hingga ia tidak bisa menepati janji pada kedua malaikat kecilnya untuk bermain. Tapi baik Yoo Jin dan Jae Hyun tak ingin mendengarkan penjelasan Henry, mereka menolak untuk pulang dan menyuruh Henry agar tidak menghubungi ibunya. Pria itu terlihat frustasi tidak tahu harus bagaimana, dia tidak bisa menyerahkan semuanya terhadap sekretarisnya untuk mengerjakan hal – hal yang hanya dimengerti oleh CEO sepertinya. Yoo Jin dan Jae Hyun juga menolak bermain bersama sekretaris Henry ataupun yang lain, membuat pria itu terlihat hancur dan ingin menangis karena kedua bocah kecil ini.

Tapi semua permasalahan itu terselesaikan ketika Kyuhyun menghampiri mereka yang pastinya mendapat tatapan kagum dari Yoo Jin.

“Kami akan pergi dengan Kyuhyun Ahjussi” gadis berusia lima tahun itu berkata dengan senyuman lebar dibibirnya membuat mata Henry cukup membulat dan terkejut dengan permintaan gadis kecil ini. ia menatap Kyuhyun yang juga sama terkejutnya dengan Henry tapi pria itu kembali tersenyum melihat senyuman Yoo Jin.

“Tidak sayang, kalian tidak boleh merepotkan Kyuhyun Ahjussi” ujar Henry yang semakin frustasi

“Kalau begitu samchon harus menemani kami” ujar Yoo Jin dengan nada kencang. Kembali kepala pria itu merasakan pusing menderanya mendengar suara melengking Yoo Jin.

“Tidak apa – apa, aku bisa menemani mereka” Kyuhyun berucap mencoba menolong Henry yang kelihatan seperti mayat hidup saat ini.

“Maaf Tuan Cho” sesal pria ini dengan wajah memelas.

Kyuhyun hanya tersenyum padanya kemudian membawa Yoo Jin dan Jae Hyun keluar dari gedung pencakar langit itu menuju tempat bermain yang diinginkan keduanya.

Selama kurang lebih dari empat jam mereka terus bermain dengan permintaan Jae Hyun yang membuat kepala Kyuhyun ingin pecah, Yoo Jin tak pernah meminta apapun, dia hanya membiarkan kakaknya bermain sendirian dan dia hanya bersama Kyuhyun sambil memegang tangan besar lelaki itu. Dia tidak pernah melepaskan tangan Kyuhyun yang begitu hangat dan Kyuhyun juga tak berniat melepaskan tangan gadis kecil ini ditempat ramai seperti ini. Ryeowook terlihat kesusahan mengurus Jae Hyun karena pria kecil itu benar – benar membuatnya kesal, menyuruh Ryeowook untuk membelikan semua yang ia inginkan sedangkan Kyuhyun tampak begitu senang bersama Yoo Jin, memberikan gadis kecil itu dress putih yang mirip bagaikan pengantin kecil karena ia ingin mencobanya. Dan Kyuhyun menuruti permintaan Yoo Jin untuk mengenakan dress tersebut, kemudian ia memengang tangan Kyuhyun dengan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya.

.

.

.

Sesampainya di Hotel, Kyuhyun membiarkan kedua bocah itu untuk terlelap di atas kasur besar di kamar ini. Keduanya tampak terlihat kelelahan karena bermain seharian ini. Kyuhyun juga tampak terlihat kelelahan karenanya. RYoowook sudah kembali kekamarnya setelah menggendong Jae Hyun dan membaringkannya diatas ranjang Kyuhyun.

Cho Kyuhyun terlihat keluar dari kamar mandi dengan kaos putih serta celana putihnya. Pria itu berhenti sejenak di depan tempat tidurnya melihat keduanya yang terlelap sambil seraya mengulum ibu jari mereka. Kebiasaan tidur yang unik bagi si kembar. Kyuhyun mendekat pada keduanya dan menyelimuti mereka, kemudian pria itu melangkahkan kakinya mengambil segelas air mineral untuk menyegarkan tenggorokannya.

Bel yang terdengar dari luar pintu hotel ini membuat Kyuhyun melepaskan bibirnya dari gelas kaca itu, melihat jam yang berada diatas meja sudah menunjukkan pukul 10 lebih. Mungkin Henry yang datang untuk menjemput kedua keponakannya atau mungkin ibu kedua bocah itu karena Henry tadi memberitahunya jika ibu keduanya yang akan menjemput mereka.

Dengan langkah perlahan Kyuhyun berjalan menuju pintu besar yang menghalanginya dengan orang yang menekan bel di hotel ini. Semakin mendekat pada pintu tersebut, dan ketika sudah berada di depan pintu tersebut, tangan kanan Kyuhyun terangkat untuk membuka pintu didepannya.

.

“Noona, aku benar – benar minta maaf, mereka sedang tidur di tempat klien ku menginap. Akan ku kurimkan alamatnya”

Suara cemas sekaligus ketakutan Henry terdengar begitu jelas ditelinga So eun saat ia mengetahui bahwa kedua anak nya tidak bersama pria itu melainkan bersama orang lain. Bahkan mereka tidur ditempat pria yang tak ia kenal.

Tanpa pikir panjang So eun segera melajukan mobilnya dengan cepat untuk menuju tempat lelaki itu menginap, tidak ingin terjadi sesuatu pada kedua anaknya. Dia tidak habis pikir, bagimana bisa Henry membiarkan kliennya membawa Yoo Jin dan Jae Hyun tanpa menolak sedikitpun. Bagaimana jika orang itu membahayakan nyawa mereka, bagaimana jika orang itu bersikap baik hanya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, mengingat bagaimana Zhou Mi selama ini selalu dipenuhi dengan orang – orang yang membencinya. Bahkan kematian suaminya itu terdengar sangat tidak wajar. Wanita itu hanya takut jika terjadi sesuatu pada kedua anaknya. Mungkin dia tidak akan bisa hidup jika keduanya celaka atau mungkin lebih dari itu.

Tidak. Pikirkan hal positif nya Kim So eun.

Dia segera berlari menuju lantai 13 tanpa menggunakan lift yang tak kunjung membuka pintunya juga. Wanita itu segera berlari dengan mengenakan tangga, jantungnya berdetak tak karuan membayangkan kedua anaknya jika dalam bahaya. Dia terus berlari tanpa perduli berapa kali ia terjatuh hanya untuk mencapai lantai 13. Mata wanita itu sudah sangat memerah membayangkan kedua wajah tersenyum putrinya Yoo Jin dan senyum Jae Hyun yang jarang sekali terlihat.

Dia bahkan mengingat bagaimana kedua bocah itu saat hendak tidur, malam itu ia tak sengaja membuka pintu kamar kedua anaknya memastikan apakah mereka sudah tertidur, tapi melihat apa yang sedang keduanya lakukan membuat hati wanita itu teriris dengan sikap Yoo Jin dan Jae Hyun.

Ia melihat Yoo Jin sedang berbicara dengan figura yang berada diatas meja kamar dekat ranjang besar yang memuat tubuh Yoo Jin dan Jae Hyun. Melihat gadis kecil itu berbicara pada ayahnya menceritakan kesehariannya panjang lebar kemudian diakhiri dengan mengucapkan selamat malam seraya mencium photo Zhou Mi yang tersenyum hangat menggendongnya saat masih bayi.

Jae Hyun tampak diam melihat wajah Zhou Mi yang tersenyum menggendongnya juga dengan senyuman lebar. Bocah kecil itu terlihat membelakangi Yoo Jin yang berbicara pada Zhou Mi, ia lebih sibuk memandang lama wajah ayahnya yang berada diatas meja belajar nya. Memasukkan kedua tangannya pada saku celana tidurnya dan memandang lelaki itu dengan wajah terluka yang ia perlihatkan. Cukup lama Jae Hyun memandang photo ayahnya hingga akhirnya setetes cairan bening itu keluar dari mata Jae Hyun melihat wajah tersenyum Zhou Mi.

“Aku merindukan mu, Dad” lirihnya hampir tak terdengar oleh Yoo Jin yang masih terus bercerita pada Zhou Mi. Kemudian bocah itu berbalik menuju ranjangnya dan berbaring tidur. Tak lama kemudian Yoo Jin ikut berbaring disamping kakaknya dan mereka terlelap begitu saja menyisahkan So eun yang menatap keduanya dengan suara tangis yang ia tahan sekuat tenaga agar tidak terdengar oleh kedua anaknya. Wanita itu menangis didepan pintu kamar keduanya dengan kedua tangan yang membekap mulutnya.

“Argh!”

Ia kembali terjatuh saat tak sengaja menyandung anak tangga. Air mata wanita itu berhambur keluar membayangkan wajah kedua anaknya, kemudian ia bangkit lagi tidak memperdulikan lututnya yang sudah berdarah dibalik dress panjang warna peach itu. ia terus melangkahkan kakinya menuju lantai 13 tempat dimana kedua anaknya berada.

.

Kyuhyun terlihat begitu terkejut mendapati wanita itu berdiri didepannya dengan keadaan yang cukup berantakan. Mata pria itu tak lepas sedikit pun dari wanita ini seolah meyakinkan dirinya sendiri bahwa siapa yang ia lihat sekarang ini memang adalah gadis tomboy nya dulu. Tapi sekarang gadis itu terlihat berbeda, ia tidak sedang mengenakan pakaian T – shirt serta celana kebesaran nya lagi, rambut gadis itu juga tidak terlihat seperti rambutnya lagi. Gadis itu terlihat berbeda dengan rambut panjangnya yang ikal dan dress yang ia kenakan membuat Kyuhyun benar – benar sulit bernapas saat ini melihat gadis itu lagi.

Sulit bernapas? benar, tapi anehnya rasa sakit yang berada di jantungnya setiap kali ia merasakan kesulitan untuk bernapas kini tak terasa sedikitpun ketika melihat gadis ini dihadapannya. Gadis itu juga terlihat terkejut dengan Kyuhyun yang berada di depannya. Tidak mengetahui bahwa klien yang dimaksud oleh Henry adalah Cho Kyuhyun –nya yang dulu.

“Kim So eun”

“Kyuhyun”

Keduanya berucap bersamaan masih saling menatap satu sama lain, tapi perlahan tubuh Kyuhyun mendekat pada wanita ini, kemudian dengan cepat ia menarik So eun kedalam pelukannya. Memeluk tubuh wanita itu dengan sangat erat.

So eun yang masih terkejut dengan kehadiran pria ini dan juga pelukan Kyuhyun yang begitu erat masih membuatnya membulatkan matanya, tapi beberapa detik kemudian gadis ini tersenyum lembut merasakan pelukan Kyuhyun sahabatnya. Mengangkat kedua tangannya perlahan untuk membalas pelukan Kyuhyun.

“Aku merindukan mu, Kim So eun” tangan gadis itu berhenti bergerak ketika ia sudah hendak membalas pelukan Kyuhyun. Senyum nya juga menghilang saat melihat kedua anaknya terlelap di atas ranjang Kyuhyun. Menyadari bahwa sekarang ini dia bukan seseorang yang berhak merindukan pria yang sedang memeluknya sekarang ini.

Kyuhyun menarik mundur tubuhnya tapi tak terlalu jauh, ia masih menatap So eun dengan wajah bersinar dan senyuman yang terlihat jelas dari mulut penuhnya. Melihat wajah bahagia Kyuhyun mampu menularkan senyuman di bibir gadis ini, menatap Kyuhyun dengan pandangan yang sama dengan pria ini. Saling merindukan.

“Kau… terlihat berbeda” Kyuhyun berucap setelah kembali memperhatikan penampilan So eun. Komentar Kyuhyun membuat tawa kecil gadis ini terdengar.

“Yah… cerita nya cukup panjang” balas So eun dengan senyuman yang masih berada di bibirnya.

“Kurasa aku akan membutuhkan waktu lama untuk mendengar cerita mu” ujar Kyuhyun yang sampai detik ini masih terlihat kagum dengan kehadiran So eun didepan pintu hotelnya.

“Kurasa juga akan seperti itu” balas So eun masih dengan senyuman di bibirnya.

.

Mereka terlalu lama berbicara dan menceritakan segala hal tentang kehidupan yang terjadi diantara keduanya. Dimulai dengan perminta maaf an Kyuhyun terhadap gadis ini yang hanya di balas dengan senyuman tulus dari So eun kemudian mulai bercerita bagaimana bisa So eun berubah, mengenal dengan Zhou Mi dan akhirnya menikah dan memiliki kedua anaknya. Kyuhyun hanya tampak tersenyum tipis mendengar cerita So eun, ia sempat melirik pada kedua bocah yang sedang tidur lelap di atas ranjangnya dengan pandangan yang sulit diartikan, kemudian ia mendengarkan ocehan So eun lagi. Melihat gadis ini duduk dihadapannya bercerita panjang lebar membuat Kyuhyun tak bisa melepaskan mata dan senyumnya dari gadis ini. Ia memperhatikan setiap detail ekspresi So eun ketika bercerita padanya. Masih sama seperti dulu. Hanya saja sekarang gadis ini terlihat jauh lebih cantik.

“Lalu bagaimana dengan mu?” So eun bertanya ketika ia merasa sudah cukup bercerita tentang kehidupannya selama ini.

“Seperti yang kau lihat. Aku meneruskan perusahaan ayah” jawabnya singkat.

“Sulit dipercaya kau bisa menjadi CEO Tuan Cho” cibir So eun dengan mata menyipit.

“Yak, dulu aku hanya malas belajar bukannya aku bodoh” serunya tak terima mendapatkan remehan dari So eun.

“Tsk” So eun tertawa renyah mendengar pembelaan Kyuhyun yang di balas dengan tawa kecil dari pria ini. Ia semakin banyak tertawa setelah ia melihat gadis ini lagi.

“Berapa lama kau akan berada di Shanghai?” tanya So eun saat keduanya hanya terdiam dan saling memandang, mencoba mencairkan suasana yang sedikit canggung ini.

“Besok aku akan pulang” ujar Kyuhyun tanpa melepas tatapan nya dari wajah So eun.

“Aaah… seperti itu” terdengar ada sedikit nada sedih dalam suara So eun yang mampu membuat senyum kecil di bibir Kyuhyun tercetak jelas.

“Kenapa? Kau kecewa?” goda pria ini seraya menatap nakal So eun.

“Tentu saja tidak” seru So eun gugup yang diakhiri dengan tawa renyah keduanya.

“Mom…” panggilan serak khas baru bangun tidur itu mengehentikan pembicaraan kedua orang dewasa ini dan bersamaan melihat kearah suara yang memanggil So eun. Jae Hyun tampak mengucek kedua matanya saat ia melihat ibunya berada tak jauh darinya, So eun segera menghampiri putranya diikuti Kyuhyun yang mengekor di belakang gadis ini.

“Maaf. Apa ibu membangunkan mu?” So eun mengusap lembut rambut Jae Hyun. Bocah itu menggeleng dan sesekali menguap menatap ibunya.

“Kita pulang sekarang?” tanya So eun pada putranya. Bocah itu mengangguk dengan mata yang masih terlihat sangat mengantuk.

“Akan ku antar” putus Kyuhyun. Tanpa membiarkan So eun menolak dengan segera pria itu mengambil kunci mobilnya dan menggendong tubuh kecil Yoo Jin di pelukannya membawa bocah kecil itu memasuki mobilnya. So eun yang memang tak sempat menolak hanya tersenyum kecil melihat kelakuan Kyuhyun.

.

Kenangan itu berlalu lagi. Pria itu lagi – lagi melihat kebelakang, dimana kenangannya bersama dengan wanita itu terasa hidup dan nyata. Kini ia memandang pintu masuk ke bandara di Incheon ini, memandang lama melihat beberapa orang yang memasuki pintu tersebut dan menghilang dalam beberapa saat. Dia bisa saja memasuki pintu itu, kembali pada wanita itu – kembali mengulang kenangan nya bersama wanita itu seperti hari kemarin, dimana ia menemukan wanita itu berdiri didepan pintu kamarnya dan menghabiskan waktu untuk saling berbicara tentang kehidupan mereka.

Tapi dia tidak bisa melakukannya, pria ini terlalu pengecut hanya untuk mengatakan pada wanita itu bahwa ia sangat merindukannya, begitu merindukannya hingga selalu membuat dadanya terasa sesak dan sulit bernapas. Dia begitu merindukannya dan dia juga begitu takut untuk mengakuinya.

Cho Kyuhyun kembali ke Korea setelah perjalanannya di Shanghai yang tak terduga. Ia kembali pada kehidupannya di Korea sebagai CEO dan calon suami orang lain. Dengan tatapan datar pria itu berbalik dan melangkah hendak menjauhkan kakinya dari bandara ini, tempat penghubungnya dengan wanita itu.

“Eoh… Ahjussi”

Panggilan suara halus anak kecil itu menghentikan langkah Kyuhyun ketika ia sudah hampir keluar dari bandara ini. Ia menoleh dan mendapati Yoo Jin tampak berdiri di sampingnya dengan boneka beruang yang berada dipelukannya. Mata hitam Kyuhyun tampak membulat mendapati bocah kecil ini, ia berjongkok segera menyamakan tinggi tubuhnya dengan bocah cantik ini.

“Yoo Jin –ah, kenapa kau bisa ada disini?” heran Kyuhyun mendapati Yoo Jin berada di Korea. Kedua mata Kyuhyun tampak bergerak cepat mencari sosok ibu dari Yoo Jin atau mungkin pamannya yang ada disini. Mengingat Henry juga kemungkinan akan berada di Korea untuk melanjutkan bisnis mereka.

“Aku kehilangan eomma” ujarnya dengan Bahasa Korea yang terdengar begitu lucu karena bercampur dengan logat Chinese nya.

“Eomma? Kau bersama ibu mu?” tanya Kyuhyun memastikan. Yoo Jin mengangguk seraya makin mengeratkan pelukannya pada boneka beruang cokelat nya. Bocah ini terlihat tampak ketakutan. Menyadari wajah ketakutan bocah ini membuat Kyuhyun tak tega melihatnya, pria itu membawa Yoo Jin dalam pelukannya dan menenangkan bocah ini. Tentu saja ia ketakutan, ia kehilangan ibunya di tempat ramai seperti ini, dia pasti ketakutan dan kesusahan mencari ibunya. Beruntung ia melihat Kyuhyun yang berdiri cukup lama di bandara ini hingga ia bisa mengejar Kyuhyun dan ikut bersama pria ini.

“Tidak apa – apa, Ahjussi bersama mu” ujar Kyuhyun menenangkan seraya mengusap lembut rambut ikal bocah ini yang di ikat.

Cukup lama Kyuhyun menenangkan bocah ini untuk tidak ketakutan, tak menyadari tatapan dari beberapa orang yang melihat mereka dengan senyuman, melihat pria sepertinya yang sedang menenangkan bocah membuat beberapa diantara mereka terharu dan tersenyum, beberapa diantaranya ada yang iri dengan bocah tersebut karena mendapatkan pelukan dari Kyuhyun. Wajah Kyuhyun memang dikenali di Korea Selatan ini, mengingat ia seorang pengusaha di usia muda dan di sertai dengan wajah tampannya yang memikat para gadis – gadis di luar sana.

“Yoo Jin –ah!” seruan panggilan itu terdengar memenuhi setengah bandara ini karena suara panik dari wanita yang sedang berlari dengan wajah cemas mencari putri kecilnya. Kyuhyun yang mendengar teriakan nama Yoo Jin perlahan melepaskan pelukannya dan melihat sosok wanita yang sedang berlari kearah mereka dengan wajah panik, terlihat juga Jae Hyun yang berada di belakang wanita itu bersama pengasuhnya.

So eun menghentikan langkahnya ketika ia berada di hadapan Kyuhyun dan Yoo Jin, wanita itu memandang Kyuhyun sejenak kemudian matanya beralih pada bocah yang berada di samping Kyuhyun. Terlihat kelegaan luar biasa di wajah cantiknya, tapi raut wajah khawatir juga terlihat di wajah wanita ini.

“Berapa kali ibu katakan jangan pernah berlari di tempat ramai Kim Yoo Jin” ujar So eun setengah berteriak pada putrinya. Kyuhyun tampak terkejut dengan suara So eun yang meneriaki Yoo Jin, ia melihat bocah itu tampak menangis dan semakin mengeratkan pelukannya pada si beruang cokelat.

“I’m Sorry Mom” ujarnya pelan yang tertahan dengan suara tangisnya.

“Bukan permintaan maaf yang ingin ibu dengar” ujar So eun lagi dengan suara yang semakin meninggi dan membuat bocah itu semakin menangis ketakutan.

“Katakan kau tidak akan mengulanginya lagi Kim Yoo Jin” teriak So eun.

Dan tangis bocah ini semakin mengeras karena ketakutan dengan suara So eun. Melihat ketakutan di wajah Yoo Jin membuat Kyuhyun tampak iba terhadapnya dan mentap So eun kesal.

“Katakan Kim Yoo Jin!”

“Mom!”

“Hei!”

Seruan dari Jae Hyun dan Kyuhyun membuat So eun berhenti berteriak dan menatap pria dihadapannya ini. Beberapa orang yang masih berada di bandara ini tampak melihat pertengkaran ibu dan anak ini, beberapa diantara nya hanya berlalu saja tanpa mau ikut campur dengan urusan mereka.

“Berhenti berteriak padanya” Kyuhyun bersuara dengan nada dinginnya, pria itu sedikit melangkah kedepan melindungi bocah itu dari teriakan So eun. Dengan kesal Kyuhyun menatap So eun yang memberikan teriakan pada anaknya sendiri hanya karena kesalahan kecil gadis ini.

“Aku tahu kau khawatir, tapi tidak seharusnya kau berteriak padanya” ujar Kyuhyun melembut melihat wajah So eun yang masih cemas sampai saat ini.

“Dia juga ketakutan Kim So eun, berada di antara orang – orang yang tak ia kenal terutama Yoo Jin masih kecil” lanjutnya mencoba memberikan penjelasan pada gadis ini untuk berhenti marah pada putrinya sendiri.

Air mata gadis ini menetes, ia mengetahuinya, sangat mengetahuinya dengan jelas, dia juga menghawatirkan Yoo Jin, hanya saja dia terlalu takut – bagaimana kalau sendainya Kyuhyun tidak menemukan Yoo Jin, bagaimana jika seandainya Yoo Jin berada ditangan orang yang salah, ya Tuhan dia tidak bisa membayangkannya. Dia pasti tidak akan bisa hidup dengan tenang jika ia kehilangan putrinya sendiri terutama karena kelalaiannya menjaga putri kecilnya.

Wanita itu menangis pelan, kemudian ia berjongkok menyamakan tingginya dengan Yoo Jin, menarik gadis kecil itu kedalam pelukannya dan menggumamkan kata maaf berulang kali pada putrinya. Kyuhyun hanya bisa tersenyum kecil melihat kedua wanita itu yang tampak sama – sama khawatir dan merasa bersalah. Pandangan pria itu terlihat berbeda dari biasanya ketika ia menatap gadis tomboynya yang terlihat sangat jauh berbeda dari dulu dan sekarang.

Dia tidak menyadari – bahwa tunangannya menatap mereka semua dengan bingung dan heran, gadis berambut sebahu itu terlihat berdiri tak jauh dari mereka. Awalnya Hye In ingin menjemput Kyuhyun dan menyambut kepulangan pria itu, tetapi ketika melihat pria itu datang bersama orang lain entah kenapa ia merasakan cemburu dihatinya dan rasa sakit ketika melihat Kyuhyun yang begitu melindungi gadis kecil itu. Dia tidak tahu kenapa, tapi hatinya terasa ngilu melihat kehangatan yang ditunjukkan oleh Kyuhyun terhadap orang lain.

….

“Apa? So eun?”

Pria berjas putih yang duduk di bangku kebesarannya itu tampak berhenti sejenak membaca dokumen – dokumen yang berada di tangannya. Pandangan pria tampan yang mengenakan kacamata itu beralih pada bawahannya yang memberikan laporan tentang kembalinya gadis bernama Kim So eun itu ke Korea.

“Ya Tuan Choi, nona Kim So eun baru tiba di Korea dua jam yang lalu” lelaki tegap berjas hitam itu memberikan laporannya pada Choi Siwon. Choi Siwon terlihat begitu terkejut mendengar laporan dari bawahannya itu, sepuluh tahun lamanya ia mencari keberadaan gadis itu dan pada akhirnya baru sekarang ini ia mendapatkan informasi dari gadis itu lagi. Sepuluh tahun gadis itu menghilang bagai ditelan bumi setelah ia, Hyuk Jae dan Donghae mengantar So eun untuk ke Shanghai. Tanpa terasa kedua sudut bibir nya tertarik kebelakang, hembusan napasnya terdengar begitu lega dan tanpa sadar air matanya terjatuh begitu saja mendengar bahwa gadis itu masih hidup dan baik – baik saja. Perasaan lega langsung menghampiri pria tampan ini.

“Dimana dia sekarang?”

.

“So eun?”

Lee Donghae yang saat itu sedang memberikan makan putrinya tampak berhenti bergerak dan menatap wajah pelayannya yang memberikan informasi padanya tentang keberadaan sahabat tomboynya itu. Lee Hyun Ji – istri Donghae tampak mengambil alih tugas suaminya dan menyuapi putri mereka. Wanita itu sepertinya mengerti saat mendengar nama So eun keluar dari mulut pelayan mereka, nama yang selalu Donghae ceritakan pada istrinya dan gadis yang begitu ia sayangi sebagai sahabat nya. Satu – satunya sahabat yang ia miliki dari kalangan gadis.

“Kau bilang dia kembali ke Korea?” Donghae masih tak bisa menyembunyikan rasa terkejut sekaligus rasa senangnya mendengar kehadiran gadis itu. Pelayan itu mengangguk membenarkan kata – kata Donghae. Tampak kelegaan di wajah pria tampan beranak satu itu sekaligus senyumnya yang begitu merekah mendengar kehadiran So eun. Ia melihat istrinya dengan senyuman dibibirnya dan air mata pria itu terlihat mengalir mendengar keadaan So eun yang masih baik – baik saja. Hyun Ji ikut memperlihatkan senyumnya melihat Donghae yang begitu teramat senang.

“Dia masih hidup, sayang” ujarnya pada istrinya. Hyun Ji menganggukkan keplanya, melihat suaminya yang begitu senang membuat Hyun Ji tak bisa menyembunyikan senyumnya dihadapan Donghae.

“Pergilah.” Ujar Hyun Ji seraya mengelus lembut lengan Donghae “Pergilah temui dia. Kali ini aku mengijinkan mu bertemu dengan wanita lain” ujar wanita ini dengan senyuman di mulut tipisnya. Donghae tertawa kecil mendengar ucapan istrinya, ia tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat ini.

“Dimana dia sekarang?” Donghae bertanya pada pelayannya.

Dan di waktu yang bersamaan lelaki itu juga melajukan mobilnya sama seperti Choi Siwon dan Lee Donghae yang saat ini sedang menuju tempat keberadaan gadis itu. Gadis tomboy mereka, si pria cantik mereka. Lee Hyuk Jae terlihat begitu bersemangat saat ia mendengar bahwa So eun kembali ke Korea, pria itu bahkan rela meninggalkan rumah sakit nya demi bertemu dengan sahabat kesayangannya itu. Bersamaan ketiga lelaki tampan itu melajukan mobil mewah mereka dengan kecepatan diatas rata – rata untuk menuju tempat So eun berada. Persetan dengan kecepatan mereka yang nantinya akan mendapat masalah. Mereka tidak akan perduli, masih ada Lee Donghae si kepala polisi yang nantinya akan mengurus masalah yang mereka buat. Yang ada dipikiran mereka saat ini adalah menemuni pria cantik mereka.

Mobil hitam itu berhenti tepat dikawasan apartment elit di kota Seoul ini. Terlihat Kyuhyun, Soeun Yoo Jin dan Jae Hyun keluar dari dalamnya. Seorang pelayan dengan mobil lain tampak ikut turun dan mengambil koper – koper Soeun untuk dibawa masuk kedalam apartment besar itu.

“Mom, apa kita akan tinggal disini?” Jae Hyun tampak meneliti bangunan besar itu dari luar. So eun menatap putranya dan menganggumam menjawab pertanyaan bocah kecil itu.

“Kita hanya akan tinggal sementara disini sayang, setelah paman Henry datang ke Korea kita akan kembali ke Shanghai” ujar So eun. Ia begitu mengerti dengan sikap Jae Hyun yang tidak begitu suka dengan perubahan, bagi bocah ini tinggal ditempat baru sama buruknya ketika ia kalah bermain dari seorang wanita.

Beberapa saat kemudian saat mereka hendak melangkahkan kaki untuk masuk kedalam gedung tersebut, secara hampir bersamaan tiga mobil berhenti tepat tak jauh dari mereka dengan suara yang berdecit. Bersamaan Kyuhyun, So eun dan kedua anaknya melihat pemilik mobil tersebut. Dan pada saat bersamaan juga ketiga pemilik mobil itu keluar dari dalamnya dengan wajah yang terlihat begitu berantakan.

Mereka berhenti sejenak memandang wanita yang mengenakan dress panjang dan berambut panjang itu dengan kening mengerut, kemudian mereka menghembuskan napas kecewa ketika mereka tidak melihat wanita yang mereka cari. Sedangkan So eun tampak begitu terkejut melihat kehadiran ketiga sahabatnya secara bersamaan di tempat tinggal barunya. Wanita itu tersenyum seraya meneteskan airmata nya melihat wajah bodoh mereka yang begitu ia rindukan.

“Mustahil dia ada di Korea” Hyuk Jae berucap saat tak menemukan So eun disana, yang ia temukan hanya Kyuhyun bersama wanita nya lagi.

“Akan ku pecat pelayan brengsek itu. Beraninya dia memberikan informasi yang salah” geram Donghae kesal.

“Tenangkan dirimu Choi Siwon” Siwon berusaha keras untuk tidak mengumpat seperti kedua sahabatnya, bagaimana pun juga ia harus menjaga image nya. Melihat kekonyolan mereka hanya membuat tawa kecil Soeun terdengar, begitu juga dengan Kyuhyun yang tak bisa menyembunyikan tawa nya menyadari kebodohan mereka bertiga. Ya Tuhan, bagaimana bisa dia memiliki sahabat seperti mereka.

Mendengar tawa Kyuhyun dan wanita itu menghentikan umpatan yang keluar dari mulut Donghae dan Hyuk Jae, mereka melihat wanita itu dan Kyuhyun secara bergantian, cukup waktu lama bagi mereka untuk mengenali wanita yang sedang tertawa itu hingga disaat yang bersamaan kedua mata mereka membulat sempurna saat mengenali gadis yang berdiri disamping Kyuhyun.

“Kim So eun!” teriak mereka hampir tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Gadis tomboy mereka berubah sangat jauh dari sepuluh tahun yang lalu. Wanita itu mengangguk dan tersenyum pada ketiganya hingga membuat mereka berlari dan mendapatkan pelukan dari wanita itu.

TBC

Sebenarnya pengen lanjut samapi end sih, tapi lembarannya terlalu banyak, takutnya nanti kalian muak membacanya karena terlalu panjang, karena itu dibagi menjadi dua part. Satu part akhir mungkin akan di publish secepatnya. Karena tinggal edit lagi ^_^ Jadi… selamat menunggu kembali -,-

Advertisements

43 thoughts on “Destiny (2/3)”

  1. asyiiiikkk udah ada lanjutannya…..ni ff bukn cm tentang cinta tp jg persahabatan.setelah 10 thn akhirnya sso balik k korea tp kyu punya tnangan y…author part endnya secepatnya y…

  2. Ni author dah kaya so eun aja suka ngilang2. Wkwkwkwk

    Jd penasaran ending.y ky gimana
    Kyusso bersatu atau mlh pd punya takdir sendiri2??
    Okelah thanks dah update lg.
    Next part ditunggu scptnya….

  3. Omo..
    Ya ampun pasti sso benar benar jadi wanita yang cantik dan anggun sekarang, sampe sampe ketiga sahabatnya itu tidak mengenali sso..
    Apa kyu itu ga cinta ya sama tunangannya?
    Dan apa kyu sekarang sadar kalo dia mencintai sso?
    Dan apa kyu akan berusaha untuk menggapai sso?
    Next eonni..
    Ditunguu..

  4. Beruntung kyu yg lebih dulu menemukan sso ,, dan ini bener2 takdir , kesempatan buat kyu. Memperbaiki semuanya ,, ∂ķΰ harap kyu bisa tegas sma perasaannya , dan berharap kyusso bersatu ,, terlebih ada si kembar pasti hidup kyusso akan bahagia ,, di tunggu lanjutannya ,, dan ff kyusso2 lainnya ,,

  5. aduhh akhir nya nih ff diterusin :v
    sso yg dulu berubah 180 derajat, woahh kyu pasti nyesel banget tuh pernah masuk jebakan mantan nya itu sampe nyakitin sahabat nya sendiri ckck
    gimana ya hubungan kyusso setelah sepuluh tahun pisah? apa kyusso ditakdirkan bersama? penasaran>_<
    tapi kaya nya bakalan ada cinta segitiga deh, secara siwon kaya nya suka sama sso udah dari dulu… hmm

  6. Akahkah kyusso bersatu krn kyu sdh punya tunangan
    melihat kyu dan ank” sso terlihat seperti kelg kecil yg harmonis 🙂

  7. Awal baca rada lupa sama part sebelumnya setelah sampai bagian tengan baru ingat cerita ini,akhirnya mereka bertemu,tapi kyu udah punya tunangan keren next kak

  8. Akhirrrnyaaaaaaa…..
    Setelah sekian LAMA DI UPDATE JUGAAAA !!! >,<

    eonieeee…
    Lo tau gak.. Sampae berkarat berjamur Puspa nungguin lanjutan FF mu -.-"

    mana yg muncul pendek lagi *seketika di tabok eonnie #SyukurGueUpdate sieonnie berkata*

    wuuuuaaaa…
    Suka bagian Siwon,Hae ma Hyuk …
    Kkkkkk mereka gak pernah gak lucu..
    Btw… Si Wookie mimpi apa tuh pas tau klw Bosnya si Kyu :3 :3

    ditunggu last chapnya !!
    ASAP…
    ASAP..
    ASAP..
    Syukur malam ini !!

  9. ini yang paling ditunggu tunggu
    akhirnya mereka dipertemukan kembali dan dan para pria kehebohan sendiri
    tapi apa kyuhyun daa so eun nanti bisa bersama ya
    walaupun keliatan sich getar” cinta masih ada dihati so eun
    sedangkan kyuhyun mulai mengharapkan lebih
    chapter selanjutnya jangan lama” ya
    semangat

  10. tuh kan comment aku selalu gk masuk
    senengnya minta ampun kamu publish malam tadi saengi
    penantian yang panjang
    bisa bersama gk ya nanti kyuhyun dan so eun
    keliatan kok getar” cinta masih ada dihati so eun tapi kyuhyun udah punya tunangan kan ya
    coba kalo zhoumi masih hidup aku mah ikhlas kalo gk kembali ama kyuhyun tapi kalo begini kan ngarep kyuhyun dan so eun menikah
    semangat ya buat next chapternya
    dan masih banyak lho utang ff kamu saengi

  11. Yeayy akhirnya post ff lagi …
    Kyusso bertemu lagi dengan status yg berbeda . Sso yg sekarang sudah menjadi ibu dari 2 anak kembarnya dan kyuhyun sekarang calon suami tunangannya ..
    Sso sekarang berbeda dari yg dulu , sampe-sampe Siwon , Donghae , Eunhyuk sempat tak mengenali sso haha …
    Mereka sahabat yg bertemu lagi setelah 10 tahun ..
    Next partnya ditunggu ~ Secepatnya yah !!! SEMANGAT ^^

  12. Terharu bangeeet ma persahabatan’a wonppa,haeppa,hyukppa,masih setia ma eonnie so eun tidak melupakan eonnie so eun,mskipun udh sepuluh tahun mereka tidak bertemu,,,,,,
    Setelah mereka mendengar eonnie so eun kembali ke korea,wonppa,haeppa ma hyukppa langsung menemui eonnie so eun,,,,
    Tpi yg lebih dulu bertemubma eonnie so eun adalah kyuppa,,,hehehehehehe

    Wahhhh anak’a eonnie so eun yg perempuan ru bertemu ma kyuppa langaung akrab apakah ini pertanda klo eonnie so eun d takdirkan untuk kyuppa,,,,
    Jd penasaran ma kelanjutan’a apakah eonnie so eun ma kyuppa bersatu ???secara kyuppa udh punya calon istri ????
    D tunggu chingu kelanjutan’a,,,

  13. Huaaaa….part yang sangat mengharukan!!suka banget dengan pertemuan kyu,donghae,siwon,hyuk, dan so eun.aku bener2 dapet feelnya saat yoo jin hilang di bandara dan bertemu kyuhyun!emosi teraduk2!! Gila,parah,kerennnn!!!meski harus menunggu lama tapi terbayar sudah sama lanjutannya!!pecahhhhh!!

  14. Tu tbc ngganggu banget >_<
    Huaaahhh cerita part ini bner2 kereeennn 👍 suka bgt ^^
    Nyesek bgt waktu baca kalo yoo jin n jae hyun sampe sgtu ny mrndukan appa ny-zhoumi 😥
    Pertemuan kyusso bner2 gk trduga , kyu yg anti ma anak kecil lngsung suka aja waktu liat s kembar apalagi pas ngjak maen bareng ..
    Prsahabatn hae siwon hyuk bner2 erat sampe nyari sso n pas awal liat sso malah gk ngnalin ~kkkkk
    Nah lho kyu akan menikah ma cewe lain , apa kyu akan bnar2 mnikahi n ninggln sso gtu aja ???
    Neexxt ny jgn lama2 hikz hikz hikz

  15. Akhirnya….setelah sekian lama muncul juga sambungannya…aq pikir stlh lama tak bertemu sso msh memendam sakit hati, tp sukur deh pertemuan mereka begitu manis..apalagi dgn hadirnya si kembar..mereka SPt punya ikatan batin.Krn walau br bertemu tp mereka udah saling mnyayangi

  16. yah Tuhaaannnnn akhirnyaaaaa….. setelah bolak balik nge cek apa ud ada lanjutannya..huiihhhh…
    Penasaran sama hbgnan kyu dan tunangannya nanti….,

  17. Akhirnya author keluar jugaa 😵😵😵
    Setelah sekian lama rajin rajin tengok wp ini, akhirnya muncul ff baru..
    Author ayok semangat nulisnya 😘😘

  18. Waaaaah akhirnya update juga…senangnya 😀
    Hmmmmm…..mampukah kali ini kyu merebut hati sso kembali?
    Klu nggk dapet, bakalan nyesel seumur hidup kyuhyun…walaupun waktu sdh lama berlalu, tapi cinta mereka tetap bersemi.

  19. akhir ny setelah sekian lma update ff juga,, seneng deh akhirny ff ini d lanjut juga,
    gmna hbngn kyusso selanjut ny stlah mreka ktmu dan skrng sso jga udh d korea, apa kputsan kyu nanti ny, apakah dia bkl ninggalin tnngan nya dan memperjuang kan sso atau?? dri pda nebak2 d tnggu next part ny, dan jngn lma2 y update nya. hehehe
    keep writting

  20. Woooww so nice,,prtemuan kyu n soeun srta shbt2 soeun kmbli yg bgtu mngahrukan&mmbhgiakn,,mkin ga sbr nggu klnjtny kira2 kyu bkaln brtindak&brskp sprt apa nie slnjtny&apkh soeun msh bs nrima kyu sprt dlu,,

  21. Aku sempet lupa ma ff ini karna udah lamanya hehe. Wewww mereka akhitnya ketemu juga. Gak sabar dg end nyaa^^

  22. sbnarnya dahh lupa ff ini tadi,tpi pas baca langsung ingat kmbali 😂😂 aigoo akhirnya mreka bertemu >< yg pasti kyusso harus brsatu :v

  23. Aaaah c athour come back dan aku ketingalaan…seneng rsanya bsa bca ff kmu lgii thour kngeeeen..lma blak blik ampe lmutan gk prnah ada dn skrang aku ktingglan..aga sdkit lpa sich ama ff ini tpii brhrap bnget ffny brakhir happy ending..d tnggu thour klnjutanny jngan ngilang lgii yooo😊😊😊

  24. Lanjutttt thor… pnasaran ntar sso sma kyuhyun atau gak mengingat kyu udh punya calon istri…seneng akhirnya author ngepost ff …klo bisa jngan lma” ya author lanjutannya… hwaiting

  25. akhir nya publish juga… akhir nya kyu dkk ketemu juga sama so eun.. and akan bagaimana akhir nya, itu yang bikin aku greget karna penasaran… jangan lama lama ne publish last part nya ehehehe ^^v

  26. waaah seru banget yah so eun mempunyai sahabat yg perhatian banget,walaupun aga tulalit,waduh gi mana nih dengan kyuhyun akankah kembali bersama so eun,di tunggu yah part selanjut’y

  27. finally soeun udh hidup bahagia tpi knpa zhoumi meninggal TTTTT trz gmna nanti kyu ya???? kepo gue

  28. Lanjutin lgii mbak , next chapternya ditunggu. Mudah2an soeun mau maafin kyuhyun dan menerima kyuhyun jd suaminya . kan lengkap tuhh udh ada si kembar yg lucukk. Lucu bgt pas siwon,donghae sm hyukjae buru2 pgn ktm soeun .ternyata walopun udh terpisah bertaun2 mereka ttp sayang bgt sm soeun. Persahabatan yg manis ,hihihiii … Btw mbak ,byk ff yg blm dilanjutin nah looo bikin kita penasaran .. Semangattt yaaa 💪💪

  29. aq smpat berpikir….
    klo kyussi ketemu bkaln so dramatir gt….hahahaha…trnyta kyu pngecut bnget….

    kyu th blm klo Suami Sso udah prgi slmanya…sso ceritain semua ke kyu kan????

    love n friendship….. walau 10th terpisah tnpa ada komunikasi..mrk tetp mjg pershbtan mrk…mski mrk pun sudh berkeluarga….
    trll indah..

    tunangn kyu gimana dong…smga kyu dijodohin ama itu cwek..n akhirnya kyu menolak utk nikain tuch cewek(kejammmm)

    smga cpt di publish part slnjutmya….aq udah penasran bnget sjk bc part pertama td….

  30. saking lamanya sampai lupa cerita awalnya… wah gimana ya kelanjutan ceritanya… mungkin g ya kyusso bersatu

  31. Lanjutin plissss , mereka lucu bgt yaa… Walopun udh bertahun2 gak ktm tp rasa sayang mereka ke soeun gak berubah. So sweetttnya persahabatan mereka.
    Tapi kyuhyun udh punya tunangan ,gmn inii? Apa kyuhyun akan memperjuangkan cintanya soeun ?smg aja sihh biar dia gakk nyesel kyk dluu 😊😊

  32. Lucu bgt hyuk, donghae ama siwon pas g menyadari sahabat mreka da didpan mreka…
    q jd ngikutin kyuhyun ama so eun yg ketawa ketiwi…

  33. akhirnya kyu dan so eun ketemu dan mereka baikan tapi apa mereka akan mengungkapkan perasaan mereka yang tersimpan selama ini disatu sisi kyu dan tunangan dan mau nikah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s