Friendship, Romance, School Life

Bad Boys (VII)

Bully saja aku sepuasnya. Aku tahu aku salah karena begitu lamaaa untuk melanjutkan semua cerita disini T.T tidak apa – apa , bully saja aku #nangisdipelukanHyuk

Maaf ya semuanya… sesuai janji kan, ada lanjutannya ^^

Jadi silahkan membaca dan tentunya hati – hati dengan Typo ^^

Story Beginning

Sekolah yang di tempati oleh orang berdompet tebal itu tampak tenang seperti biasanya, tidak seperti sebelum nya yang selalu saja berisik karena adanya murid baru yang menjadi pusat perhatian setiap siswa di sekolah ini. Bukan karena dia adalah gadis cantik dari keluarga bangsawan melainkan dia hanya seorang gadis yang berasal dari keluarga miskin tetapi mampu menarik perhatin ke lima pria tampan yang menjadi idola para gadis di sekolah ini. Ah, jangan lupakan Jung Yong Hwa yang mulai menampakkan ketertarikannya pada gadis miskin itu membuat emosi mereka memuncak seketika. Tapi setelah gadis itu berada di sekolah ini sudah lebih dari tiga bulan, perlahan mereka sudah tidak memperdulikan kehadiran gadis itu lagi, bukan berarti mereka melepaskan pengawasan darinya.

Kim So eun terlihat menghembuskan napasnya berulang kali dengan kepala mengadah keatas, menatap langit biru yang di hiasi dengan awan putih disana. Mengerucutkan bibirnya dan mendesah lagi, seperti ingin mengeluarkan seluruh beban didalam dirinya. Beban yang berada di pundak mungil gadis itu selalu bertambah setiap harinya, sejak ia menginjakkan kaki nya di Seoul masalah selalu datang menghampiri gadis ini, dimulai dengan Presiden Republik Korea yang membiayai beasiswanya, kemudian di jadikan calon menantu dari keluarga Cho, jika lelaki nya hanya satu mungkin So eun masih berpikir untuk menerima atau tidak, tapi lelaki yang ingin di jodohkan dengannya itu ada dua orang. Kedua lelaki yang memiliki marga berbeda tetapi masih mempunyai hubungan darah, Jung Yong Hwa dan Cho Kyuhyun. Gadis itu harus dipilihkan untuk memilih salah satu diantaranya, diantara kedua pria tampan itu.

Kembali ia menghembuskan napasnya, jika berpikir tentang masalah itu dia tidak akan bisa mendapatkan solusi yang benar, dan lebih sulit untuk ditebak lagi, bagaimana bisa Tuan Cho Young Hwan menginginkannya jadi menantunya, padahal dia hanya dari keluarga miskin yang tak memiliki apapun. Lupakan fakta bahwa kakek ayahnya pernah membantu Kasiar Cho, tapi itu sudah terjadi puluhan tahun yang lalu, kenapa ia harus repot untuk meneruskan wasiat tidak jelas seperti itu.

“Memikirkan sesuatu, nona?” suara halus pria yang terdengar oleh indra pendengarannya membuat So eun harus mengarahkan kepalanya kesamping dan mendapati Yong Hwa yang sedang tersenyum kecil terhadap nya.

“Yong Hwa –ssi” lirihnya.

Yong Hwa ikut menempati kursi dibawah pohon itu seraya menyunggingkan senyumnya.

“Sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu yang penting” Pria itu memulai pembicaraan mereka.

“Tidak… hanya memikirkan hal yang tak penting” kilahnya seraya tertawa kecil.

“Benarkah? Lalu kenapa kau terlihat gelisah?”

“Apa terlihat begitu jelas?” Tanya So eun khawatir menatap pria yang disampingnya ini. Yong Hwa menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan gadis ini.

So eun kembali mendesah dan berdecak kecil, kemudian menurunkan kedua bahunya melemas.

“Apa kau ada masalah?” Tanya Yong Hwa memastikan

“Hmm… masalah yang serius” jawabnya dengan desahan kecil yang keluar dari mulutnya.

“Apa itu?” Rasa penasaran Yong Hwa semakin menjadi ingin mengetahui masalah gadis ini, mungkin dia bisa membantunya.

So eun membalikkan posisi tubuhnya menatap Yong Hwa sebelum menjawab pertanyaan pria itu.

“Kau”

“Hah?”

“Masalah ku Kau Tuan Jung” ujarnya sambil mengetukkan jari telunjuknya di pipi Yong Hwa. Kening pria itu mengerut saat tidak mengerti dengan ucapan So eun. Bagaimana bisa dia menjadi masalah bagi gadis ini?

“Kenapa dengan ku?”

“Kau selalu memenuhi pikiran ku dan tidak mau keluar” akunya yang seketika mendapat kekehan kecil dari mulut Yong Hwa, pria itu menahan tawanya untuk tidak meledak.

“Kau mengejek ku?” seru So eun tak terima. Yong Hwa menggeleng dan tersenyum lebar padanya.

“Senang rasanya mendengar aku tidak bisa hilang dari pikiran mu” ucapnya masih dengan senyuman lebar dibibirnya. So eun mendengus mendengar ucapan Yong Hwa yang tampak begitu senang dengan kenyataan bahwa dia tengah memikirkan pria ini.

“Well, sejujurnya setiap gadis memang selalu memikirkan ku. Kau tahu karena aku begitu tampan nona Kim” sifat nasrsisme yang selama ini tertanam dalam diri Yong Hwa seketika keluar saat itu juga.

“Ku pikir kau berbeda dengan Kyuhyun, tapi kalian sama saja” ucap So eun prihatin sambil menggelengkan kepalanya. Senyum lebar Yong Hwa menghilang saat itu juga dan berubah menjadi datar dan terkesan dingin.

“Kenapa namanya bisa muncul disaat seperti ini?!” tuntut Yong Hwa tak terima

“Tentu saja, kalau kau –“

“Aku tidak ingin mendengar namanya saat kau bersama ku” potong Yong Hwa cepat membuat So eun hanya bisa mengerutkan kening dan berdecak kesal mendengar perintah Yong Hwa. Sama persis seperti sepupunya yang suka memerintah – Cho Kyuhyun.

Hubungan saudara diantaranya memang terihat jelas dan tak perlu dipertanyakan lagi.

.

.

.

Kafe Kona Beans yang berada di sudut kota Gangnam itu tampak terlihat dihiasi dengan pengunjung remaja berusia sekitar 17 tahunan. Kafe ini memang di peruntukkan bagi remaja sebagai pelanggan setianya. Pelayanan di tempat ini juga cukup memuaskan dengan masakan serta para pekerja nya yang ramah, meskipun hanya beberapa orang tapi tempat ini tidak pernah sepi, seperti hari ini.

Yoo Seung Hoo, pria berseragam SMA itu tampak cemas melihat keadaan So eun yang terluka karena kejadian dimana – Kangin – dengan tidak sengaja menabraknya saat mengadakan lomba balapan dengan Kyuhyun tadi malam. Pria berusia lebih muda dari So eun itu terus saja mengumpat kesal dan tetap meniup luka di kaki So eun, tampak begitu cemas.

“Apa dia gangster, bagaimana bisa dia sekasar itu pada perempuan?!” untuk kesekian kalinya Seung Hoo berteriak tak jelas. Ryeowook yang sedari tadi berada di dapur hanya memperhatikan keduanya dengan gelengan kepala, seraya berdecak kesal. Menyebalkan, kenapa So eun sekarang terlihat menyebalkan dimatanya. Apa karena kejadian semalam – disaat Kyuhyun tak melihatnya dan meninggalkannya sendirian dijalanan dan membawa So eun dari hadapannya. Ah, mereka berdua memang menyebalkan. Batinnya menggerutu jika ia mengingat kejadian semalam.

“Dia memang Gangster Yoo Seung Hoo” So eun mengingatkan pada nya

“Tapi tetap saja –“

Brak

Suara spatula yang sengaja di hempaskan kuat itu menghentikan ocehan Seung Hoo dan bersamaan keduanya melirik kearah Ryeowook yang tampak kesal.

“Bukan kah So eun baik – baik saja, kenapa kau begitu cemas. Dasar bocah” serunya dengan nada tinggi

“Dia kenapa Noona? Tidak biasanya dia bersikap aneh seperti itu” bisik Seung Hoo dengan mendekatkan wajahnya pada So eun. So eun menggelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Seung Hoo. Dia pun tidak tahu apa yang membuat Ryeowook begitu mudah kesal hari ini, sejak pagi saat dia hendak ikut bekerja di kafe ini Ryeowook sudah menatapnya sinis tidak seperti biasa dan mood pria itu sampai sekarang belum juga membaik.

Suara pintu terbuka dan suara Sungmin yang menyambut kedatangan pelanggan di kafe ini menghentikan sejenak pembicaraan mereka. So eun sudah bersiap – siap ingin menghampiri pelangganya yang baru datang sebelum ia sadar sepenuhnya siapa yang berkunjung hari ini.

“Untuk apa dia kesini?” ketus Seung Hoo saat melihat kehadiran pria berkulit putih pucat itu berjalan menuju kearah meja mereka. Sungmin memperhatikan pelanggannya itu dengan kening mengerut seperti mengenal tapi tidak ingat dimana. Sedangkan Shindong sang manager terlihat ikut berdiri disamping Sungmin memandang lelaki berseragam SMA itu.

Mata So eun sedikit membulat saat melihat kehadirannya di tempat kerja nya yang bahkan tak banyak orang mengetahui dimana ia bekerja. Seingat So eun dia hanya pernah membawa Kimbum ketempat ini dan bukannya orang yang sedang berdiri didepannya.

“Muncul lagi si pembuat masalah” ujar Ryeowook yang tak kalah ketusnya dari Seung Hoo. Melihat kehadiran pria itu dia yakin bahwa pria itu akan berteriak seperti biasa dan mengundang perhatian seluruh pengunjung untuk melihat mereka. Terlalu dramatis.

“Kyuhyun –ssi – apa yang kau lakukan disini?” So eun tak bisa menyembunyikan rasa terkejut nya mendapati Kyuhyun berdiri didepannya.

“Bukankah seharusnya kau berada di apartment mu” suaranya terdengar tajam dan tidak suka saat melihat So eun berada di tempat seperti ini. Dia mengetahui bahwa gadis ini bekerja tapi dia tidak suka jika gadis itu bekerja dan akan membuatnya kelelahan, terlebih luka di kakinya belum juga sembuh. tidak memperdilkan pertanyaan So eun.

So eun terlihat mengerutkan keningnya kemudian menatap Kyuhyun dengan alis yang bertemu.

“Aku akan kembali ke apartment setelah selesai bekerja -”

“Sekarang!” perintah Kyuhyun cepat sebelum gadis itu bahkan selesai dengan ucapannya

“Ye? tapi – ”

“Sekarang Kim So eun!”

“Sudah kuduga dia pasti membuat masalah” keluh Ryeowook yang entah kepada siapa ketika melihat hampir seluruh pelanggan menatap mereka berdua. Dia tidak begitu memperdulikan mereka lagi, dengan gerakan cepat dan kasar dia mulai memasak untuk pesanan pelanggan bahkan terkadang dengan sengaja ia memotong bawang dengan keras guna menyadarkan So eun bahwa ia juga ada di tempat ini – bukannya hanya mereka berdua saja.

“Bisakah kau berbicara pelan?” suara So eun sedikit merendah ketika mendengar bisikan dari pengunjung di kafe ini juga merasa bersalah saat Shindong menatapnya dengan tatapan mematikan. Seolah menyuruh So eun untuk menyingkirkan pria ini dari dalam kafe milik Shindong.

Kyuhyun tak mengindahkan ucapan So eun, dengan tatapan datar dan sinis ia masih memandang gadis ini, kemudian tangannya beralih pada saku celana seragam sekolahnya – menghubungi seseorang.

“Sekarang!” perintahnya. Secapat ia mengucapkan perintah itu, secepat itu pula ia mematikan sambungan teleponnya. So eun menyerngit tidak mengerti dengan apa yang pria ini lakukan. Drama apa lagi yang ia perankan saat ini.

Beberapa detik kemudian pintu kafe ini terbuka dan beberapa pria memasukinya dengan senyum cerah dan bersiul senang. Lelaki yang sangat So eun kenali.

“Hai manis” sapaan dari Jong Woon tampak begitu bersemangat saat melihat So eun duduk di hadapan Kyuhyun. Segera pria penyuka kura – kura itu berlari kehadapan So eun dan memberikan permen yang berada di tangannya pada gadis ini. So eun menerima nya tanpa melepaskan tatapannya dari Jong Woon yang terus tersenyum padanya.

“Singkirkan permen mu dari tangannya” Suara Hyuk Jae ikut bergabung di dalam kafe ini. Dengan cepat ia menghampiri So eun – melepaskan permen di tangan So eun dan melemparnya asal, diganti dengan ice cream cokelat kesukaan gadis ini. Tentu saja hal itu membuat Jong Woon marah dan berteriak pada Hyuk Jae yang tidak di indahkan oleh lelaki ini.

“Orang sakit tidak boleh makan ice cream. Minumlah bebeh” Siwon ikut menimpali dengan mengambil ice cream di tangan So eun dan melempar benda itu asal, sama seperti yang dilakukan oleh Hyuk Jae. Kemudian ia memberi teh lemon untuk mengurangi rasa penat So eun. Dan lagi – So eun menerimanya tanpa sadar dan menatap heran mereka semua. Terutama saat ia merasa lututnya yang luka di tiup lembut oleh seseorang – dan pelakunya adalah Lee Donghae, bahkan tanpa rasa sungkan Donghae mencium lutut yang terluka itu sebelum mengobati lukanya membuat So eun bergidik ngeri dengan kelakuan mereka semua. Dan tentunya semua hal itu tak luput sedikitpun dari pandangan Kyuhyun. Ia menatap semua temannya yang terlihat begitu ingin mendapatkan perhatian So eun. Dan tatapan mengerikan miliknya harus ia tujukan pada keempat lelaki sempurna itu.

“Aku tidak menyuruh kalian untuk melakukan ini” ujar Kyuhyun yang terkesan sinis. Semuanya berhenti bergerak dan berbalik menatap Kyuhyun yang begitu mengerikan saat ini.

“Dia sedang sakit Kyuhyun” Siwon bersuara

“Kami hanya ingin mengobati lukanya” timpal Donghae. Kemudian mereka kembali bersamaan melihat So eun seraya tersenyum lebar pada gadis ini.

“Menyingkir!” seru Kyuhyun dengan napas yang dihembuskan kasar melihat kelakuan teman – temannya ini. Dan dengan terpaksa Siwon dan yang lainnya menghembuskan napas mereka pasrah dan menyingkir dari hadapan So eun

Dan So eun masih belum tersadar dengan apa yang sedang ia hadapi saat ini. Gadis ini masih tetap menatap heran mereka semua dengan pandangan mata yang tak berkedip sekalipun hingga saat ia rasakan tangan kekar Kyuhyun melingkar di pergelangan tangannya dan membawa gadis ini berdiri disampingnya.

“Kuserahkan pada kalian” Kyuhyun berucap seraya membawa tubuh So eun dalam gendongannya dan keluar dari dalam kafe Kona Beans ini. Pekikan terkejut Soeun saat ia merasa di bopong oleh Kyuhyun tak di haraukan oleh lelaki ini, belum lagi teriakan protes Seung Hoo dan Shindong yang tidak terima melihat Kyuhyun membawa So eun dari tempat ini. Terutama Shindong yang tidak ingin pekerja nya hilang di jam yang masih dikatakan ramai akan pengunjung.

Tetapi hadirnya keempat pria yang di bawa Kyuhyun itu adalah pekerja yang akan menggantikan So eun untuk hari ini, sehingga pelanggan di kafe ini semakin bertambah dua kali lipat membuat Ryeowook harus kelelahan memasak jika saja Jong Woon tak ikut membantu di dapur. Bahkan Seung Hoo juga harus merangkap menjadi pelayan karena suruhan Shindong dengan banyak nya pelanggan wanita mereka.

“Kita akan kemana?” So eun bertanya saat ia melihat jalan yang dilalui oleh pemuda ini bukanlah jalan menuju apartmentnya.

“Nenek ku ingin makan malam dengan mu” ujarnya seraya sesekali ia melihat ponselnya karena bunyi pesan masuk. Kemudian ia melihat So eun yang terlihat santai duduk di samping kemudinya. Pria itu memperhatikan penampilan gadis ini, masih di balut dengan kaos pelayannya – melihat ke lutut So eun yang terluka karena ulah Kangin semalam. Kemudian tanpa pikir panjang pria ini membalikkan arah mobilnya cepat menuju pusat perbelanjaan dan juga untuk mengobati luka di lutut So eun.

Dia bisa mati di amuk neneknya jika gadis ini datang dengan keadaan seperti ini.

Hampir menjelang malam mereka tiba di kediaman besar Cho, keduanya turun dari dalam mobil Kyuhyun dengan So eun yang sudah menjadi lebih baik dan segar. Gadis itu mengenakan kemeja peach dipadukan dengan rok selutut yang mampu menutupi luka di lutut nya. Kyuhyun berjalan cepat menuju kedalam rumahnya tanpa perlu menunggu So eun yang sedikit kesusahan berjalan di belakangnya – tanpa sadar So eun mencibir kelakuan Kyuhyun yang tidak menunggunya seperti waktu mereka berada di mall serta di salon tersebut. Kini pria itu kembali mengacuhkannya seperti biasa.

Ketika keduanya membuka pintu besar rumah Cho tersebut beberapa pelayan yang mengenakan seragam maid nya segera membungkuk hormat pada si tuan muda ketika Kyuhyun berjalan melewati mereka yang tampak santai – berbeda dengan So eun yang masih terlihat sungkan dan setiap pelayan yang menunduk padanya ia balas membungkuk hormat – begitu seterusnya sampai ia tiba di ruang tamu keluarga Cho ini.

So eun dapat melihat sosok Ahra yang terlihat meladeni sikap Eunji yang banyak berbicara dan Yong Hwa yang sibuk dengan buku musiknya, sedang kan para orang tua dari mereka tak terlihat batang hidungnya membuat Kyuhyun harus mendengus karena melihat Yong Hwa lagi – lagi harus berada didalam rumahnya.

Melihat ibu dan neneknya tidak ada, Kyuhyun berencana untuk masuk kedalam kamarnya dan mengurung diri disana. Melihat situasi bahwa sepertinya makan malam kali ini akan melibatkan Yong Hwa yang membuat suasana hatinya semakin memburuk.

“Oh, kalian sudah datang” suara parau nenenk tua itu menghentikan langkah Kyuhyun yang ingin menaiki lantai dua – kamarnya. So eun dengan cepat membungkuk hormat pada wanita tua itu yang dibalas dengan senyuman hangat dari bibir keriputnya.

“Kalian tepat waktu. Ayo. Waktunya makan malam” suara ibu Yong Hwa ikut mengambil alih dengan senyuman hangatnya. Wanita cantik itu terlihat baru saja keluar dari dapur Cho bersama dengan ibu Kyuhyun. Dengan terpaksa Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju ruang makan di rumah ini, diikuti dengan Ahra, Yong Hwa dan si nenek pemilik rumah.

Ketika So eun hendak ikut bergabung, tangan seseorang menghentikan langkahnya membuat ia menatap si pemilik tangan yang memegang pergelangan tangannya.

“Hai” sapaan ramah dari Eunji membuat So eun menarik kedua sudut bibirnya sedikit ragu sehingga senyum gadis itu terlihat seperti dipaksakan.

“Eunji. Park Eun Ji” ia memperkenalkan dirinya. Pasalnya meskipun ia mengetahui gadis ini tetapi ia belum pernah sekalipun berkenalan langsung dengan So eun. Karena itu dia memperkenalkan dirinya pada calon istri dari kedua orang yang ia kenal dengan baik.

“Kim So eun” jawab So eun. Kali ini gadis itu memberikan senyuman manis – berbeda dengan beberapa detik yang lalu.

Senyum Eunji merekah melihat senyum So eun, kemudian tanpa sungkan ia melingkarkan lengannya di bahu So eun dan membawa gadis itu ke ruang makan di rumah ini.

“Jadi…” Eunji berbicara lagi “Kau menentukan pilihan mu pada siapa?” Eunji menatap So eun dengan senyum lebar sedangkan gadis itu menyerngit tidak mengerti, kemudian saat Eunji mengedikkan dagunya kedepan, So eun mengikuti pandangan Eunji dan melihat punggung kedua pria yang terlihat berselisih karena masalah kecil dan saling mencibir layaknya anak kecil. Dan hal tersebut mendatangkan senyum tipis di bibir So eun.

“Aku… belum memutuskan” akunya pelan.

“Bagus. Kau harus memikirkan dengan baik sebelum memilih dari mereka” seru Eunji setuju yang dijawab dengan anggukan So eun – sependapat dengan gadis ini.

“Aku mengetahui semua rahasia mereka.” Eunji berucap lagi. Sepertinya gadis ini tidak bisa diam, terlihat dari kepribadiannya yang suka sekali berbicara.

“Aku bisa membantu mu” tawar Eunji.

So eun tampak sedikit memiringkan kepalanya mendengar tawaran Eunji. Sepertinya menarik – tapi sepertinya juga dia tidak terlalu membutuhkannya, mengingat dia tidak tertarik pada keduanya.

“Ayolah. Aku bisa menceritakan apapun padamu. Hanya biarkan aku menginap dengan mu. Di kamar mu” ujarnya cepat ketika melihat So eun hendak menolak. Melihat Eunji yang bersemangat ingin bercerita padanya membuat So eun tak tega untuk menghapus raut kebahagiaan itu dari wajah Eunji sehingga pada akhirnya ia berkata.

“Baiklah”

“Yes!” Eunji berseru saat mendapatkan persetujuan So eun. Gadis itu tampak seperti gadis enam tahun yang mendapatkan permen kesukaannya.

“Kenapa kau bisa ada disini?” pertanyaan sinis Kyuhyun terdengar saat Eunji duduk disamping So eun yang berada tepat didepan Kyuhyun. Pelayan yang berada di samping setiap anggota keluarga ini mulai menghidangkan makan malam untuk tuan mereka.

“Yong Hwa yang mengajak ku” ujarnya seraya melihat pada Yong Hwa yang duduk tepat di samping Kyuhyun. Pria itu tampak tak memperdulikan tatapan Kyuhyun padanya, ia lebih memilih memasukkan potongan daging ke mulutnya dan mengunyahnya.

“Sudahlah, lagi pula ini bukan pertama kalinya Eunji makan bersama kita” suara Tuan Cho membuat Kyuhyun mengalah untuk tidak memperpanjang masalah ini. Memang benar jika Eunji sering makan malam bersama mereka, terutama ketika Eunji masih kecil, gadis itu sering berkunjung kerumah Kyuhyun dan Yong Hwa, tapi untuk saat ini Kyuhyun sedikit tidak menyukai kehadiran Eunji karena kehadiran gadis yang duduk tepat disamping Eunji. Dia tidak ingin jika gadis itu berpikir bahwa hubungannya dengan Eunji lebih dari teman.

Tunggu, kenapa Kyuhyun harus perduli dengan hal tersebut?

Makan malam itu dihiasi dengan ocehan Tuan Cho, nenek yang berkuasa dan juga Eunji yang tampak begitu bersemangat bercerita. Sesekali Ahra, Nyonya Cho dan Ny. Jung menimpali dengan tertawa pelan dan ikut masuk kedalam pembicaran mereka. Topic pembicaran mereka bermacam – macam, dimulai dengan urusan Tuan Cho, keseharian membosankan nyonya besar dan kadang menanyakan tentang kehidupan So eun. Ingin mengetahui lebih jauh. Dan gadis itu hanya menjawab seadanya saja.

….

“Karena besok hari libur, malam ini kita akan bercerita sepanjang malam, dilanjutkan besok dengan belanja dan mengelilingi tempat bermain, karaoke sepertinya bagus. Aku ingin masuk kafe khusus wanita dan Ah sepertinya bersepeda di sore hari akan sangat menyenangkan” Eunji terus berceloteh ketika ia tiba di apartment So eun. Gadis itu mengijinkan Eunji untuk menginap setelah mendapat persetujuan dari Tuan Cho yang di bujuk oleh Eunji meskipun Kyuhyun tidak mengijinkan tapi Eunji tetap ingin menginap sehingga ia merengek pada Tuan Cho dan Nenek Kyuhyun sehingga mereka mengijinkannya yang jelas saja tidak diterima oleh Kyuhyun. Tapi Eunji tidak perduli dengan ucapan Kyuhyun selama ia merasa senang.

So eun hanya menggelengkan kepalanya melihat betapa antusiasnya Eunji ingin menghabiskan waktu seharian bersamanya. Mereka selesai mengganti pakaian dengan piyama So eun, kemudian keduanya naik keatas kasur dengan duduk saling berhadapan. Bantal berbulu lembut itu berada di pangkuan keduanya. So eun terlihat menjadi pendengar yang baik mendengarkan ucapan Eunji yang tak lelah berbicara. Eunji tampak terlihat seperti pertama kali melakukan semua yang ia kerjakan hari ini bersama So eun.

“Aah… aku benar – benar ingin melakukan nya” ujarnya pada akhirnya setelah ia selesai bercerita dengan seratus rencananya esok hari.

“Kau terlihat seperti pertama kali akan melakukannya” So eun menimpali ucapan Eunji dengan senyum tipis. Eunji tampak terdiam sejenak mendengar ucapan So eun kemudian ia melebarkan senyumnya lagi.

“Nng… ini pertama kalinya” ujarnya dengan senyum yang sedikit terpaksa. Tampak begitu menyedihkan.

“Mustahil” seru So eun tak percaya.

“Aku tidak memiliki teman perempuan. Kau tahu, hanya ada Kyuhyun, Yong Hwa, Jong Woon, Siwon, Donghae dan Hyuk Jae” ujarnya seraya menghitung dengan jari – jarinya.

Kali ini So eun terdiam mendengar ucapan Eunji. Gadis itu kembali bercerita tentang masa kecilnya. Sejak kecil ia mengenal sosok pria tampan itu karena orang tua mereka yang berteman dekat, hanya ada Eunji – si gadis polos yang harus mereka jaga dan lindungi. Kehidupan Eunji yang sangat di irikan oleh banyak orang, sehingga banyak juga yang membenci gadis itu karena selalu dikelilingi oleh lelaki. Ketika Eunji mencoba mendapatkan teman perempuan maka semuanya akan menghindar saat mengetahui bahwa ia mengenal bocah – bocah sombong yang terkenal kejam. Sehingga gadis ini tidak pernah memiliki teman kecuali Kyuhyun, Yong Hwa, Yesung, Donghae, Eunhyuk dan Siwon. Jadi ketika kehadiran So eun dalam hidup Kyuhyun – dia begitu berterima kasih karena untuk pertama kalinya dia akan memiliki teman perempuan tanpa harus mendapat larangan dari Kyuhyun yang menyebalkan seperti dulu.

“Apa kau membenci mereka?” So eun bertanya saat Eunji menyelesaikan ceritanya. Jujur saja jika So eun hidup seperti itu mungkin dia akan membenci Kyuhyun dan yang lainnya. Seorang gadis yang tidak memiliki teman wanita – itu bagaikan neraka.

“Terkadang aku membencinya. Tapi saat kau disini, aku tidak membencinya lagi” ucapnya tulus dengan senyum lebar sehingga So eun ikut melebarkan senyumnya.

“Aku sudah mengira mereka memang menyebalkan” So eun mengalihkan pembicaraan untuk melewati melodrama ini.

“Ngg… tapi mereka tidak seperti itu jika kau mengenalnya” kali ini Eunji membela sahabat – sahabat nya tersebut. “Percayalah. Mereka tidak seburuk yang dikatakan orang” ia berhenti dan tersenyum lagi pada So eun. “Terutama Yong Hwa…”

So eun mengangkat kedua alisnya saat mendengar nada suara Eunji mengalun lambat ketika menyebut nama Yong Hwa. Dan So eun yakin, jika di wajah gadis itu terdapat kesedihan dan juga – penyesalan.

“Yong Hwa?”

Eunji segera menatap So eun lekat – kali ini tatapan gadis ini sangat serius, tidak seperti beberapa saat yang lalu begitu bersemangat dan ceria.

“Maaf. Tapi bisakah kau berjanji jangan menyakitinya” Eunji berucap dengan nada lembut, pelan dan terkesan begitu menyedihkan.

So eun ingin membuka suaranya saat melihat wajah Eunji yang tampak begitu menyedihkan. Dia tidak menyukai wajah ini ketika harus begitu menyedihkan, lebih bagus ketika Eunji bersemangat dan berceloteh panjang lebar.

“Dia… sudah terlalu sering tersakiti” So eun melihat dengan jelas wajah Eunji yang terlihat begitu menyedihkan saat ini, bahkan ia melihat air mata gadis ini mengenang di pelupuknya. Sehingga Eunji harus kembali bercerita tentang kehidupan pria malang itu, bagaimana bisa seorang Jung Yong Hwa berada di dalam keluarga besar Cho. Terkadang Eunji meneteskan air matanya saat mengingat betapa menyedihkannya lelaki malang itu. Dia tidak pernah membenci Yong Hwa seperti Kyuhyun dan yang lainnya, dia bahkan merasa iba dengan sahabatnya itu. Sesekali Eunji menghapus air matanya dengan punggung tangannya ketika ia bercerita tentang kehidupan menyedihkan Yong Hwa. Saat pria itu dulunya selalu tertawa dan begitu aktif saat mereka masih kecil dan selalu bersama. Sampai pada kejadian dimana Yong Hwa mengalahkan Kyuhyun untuk urusan prestasi di Sekolah Dasar sehingga Kyuhyun dengan kejamnya mengatakan bahwa Yong Hwa hanya seorang anak dari keluarga miskin yang menginginkan harta mereka. Pria ramah dan ceria itu berubah pendiam semenjak saat itu dan lebih suka menyendiri dari kehidupan luar yang menurutnya penuh kepalsuan. Hanya ada gitar – satu satunya teman yang pria itu miliki. Bahkan Eunji pun ia menjauhinya.

Dan So eun – gadis itu tampak begitu prihatin dengan kehidupan seorang Jung Yong Hwa. Merasa sedikit beruntung karena kehidupannya jauh lebih baik dari pada Yong Hwa tapi merasa kasihan disaat yang bersamaan.

…..

Pagi hari itu dilewatkan oleh Eunji dan So eun hanya dengan memasak bersama. Mengingat mereka semalam bercerita sehingga lewat tengah malam. Dan beberapa jam lagi So eun harus kembali ke Kona Beans untuk bekerja. Dan semua rencana yang disusun oleh Eunji harus berantakan. Tapi gadis itu tidak akan melewatkan se detik pun harinya tanpa So eun, sehingga tanpa pikir panjang ia mengikuti So eun untuk bekerja membuat Shindong merasa senang karena mendapat pelayanan gratis lagi.

“Jadi kau yang bernama Kim Ryeowook” Eunji berada di dapur Ryeowook, melihat pria ini dengan lebih detail karena cerita So eun semalam bahwa ia memiliki seorang teman dekat bernama Ryeowook.

“Aku tidak mengira bahwa kau benar – benar kurus” dengan polosnya Eunji berucap membuat Ryeowook tampak terlihat menahan keras amarahnya.

“Kim So eun! Kenapa Kau Selalu Membawa Orang Aneh Kesini!” jerit Ryeowook frustasi mengingat So eun selalu berurusan dengan orang – orang aneh.  So eun memperlihatkan giginya pada Ryeowook dan menyipitkan matanya saat pria itu menatap marah padanya.

“Bahkan di hari libur pun aku tidak bisa bebas. Aku ingin cepat kaya” gerutunya ketika ia terus mengadukkan spatulanya pada kuali tempat ia memasak. Eunji terlihat begitu bersemangat melihat Ryeowook yang begitu lucu menurutnya, pantas saja So eun betah berada di dekat pria ini.

Ponsel yang berada di saku celana Eunji bergetar dan menampilkan nama Cho Kyuhyun di layarnya. Gadis ini mengangkat panggilan tersebut ketika sudah bergetar untuk ketiga kalinya.

“So eun dimana? Kau membawanya kemana Park Eunji?!” teriak Kyuhyun sesaat setelah Eunji menempelkan benda itu di telinganya dan secepat itu pula Eunji melepaskan ponsel tersebut dari telinganya.

“Dia sedang bekerja bodoh!” balas Eunji berteriak pada Kyuhyun. Kemudian sambungan telepon itu terputus menandakan bahwa Kyuhyun sudah mendapatkan apa yang ia inginkan. Dan pastinya beberapa saat lagi pria itu akan berada di kafe ini.

“Kim So eun –ssi?” teguran dari orang yang tak dikenal So eun membuat gadis yang sedang membungkuk karena membersihkan meja di kafe ini harus berhenti dan berbalik melihat orang yang memanggilnya.

Seketika tubuh So eun menegang saat melihat wajah Kangin yang tersenyum padanya, kain kecil yang berada ditangannya terjatuh begitu saja saat melihat Kangin semakin melebarkan senyumnya pada So eun.

“Bisa bicara sebentar?” pinta pria ini dengan nada sopan dan senyumnya tak lepas dari wajah So eun.

“Sepertinya di luar lebih baik” lanjut Kangin saat melihat wajah tegang So eun. Dan tanpa berkata lagi pria itu berbalik dengan wajah dinginnya – diikuti dengan So eun. Gadis itu tidak ingin membuat tempat ini penuh dengan perdebatannya dengan Kangin. Setidaknya dia tidak ingin membuat Shindong malu lagi.

“Kyuhyun” nama itu keluar dari mulut Kangin saat mereka sudah berada di gang sempit satu blok dari tempat So eun bekerja. So eun berhenti bergerak saat Kangin menyebutkan nama Kyuhyun.

“Panggil dia” ujarnya dingin.

“Ne?”

“Pangeranmu. Panggil si brengsek itu” kini tatapannya semakin menajam dan dingin. Dapat So eun lihat bahwa wajah Kangin tampak sedikit bengkak karena pukulan Kyuhyun malam itu. Sepertinya lukanya belum sembuh total.

“Panggil Dia!” teriaknya yang melihat So eun diam saja. Tubuh So eun bergetar mendengar bentakan Kangin dan tanpa sadar kakinya melangkah mundur.

“Aku tidak ingin melukai mu. Sungguh. Jadi panggil si brengsek itu” ucapannya masih dingin dan menakutkan bagi So eun. Gadis itu tidak tahu harus melakukan apa, dia tidak mungkin memanggil Kyuhyun dan melibatkan pria itu – ah, seharusnya dia ingat bahwa dialah yang di libatkan disini.

Tapi, tetap saja dia tidak ingin Kyuhyun berkelahi lagi.

“Jangan memaksa ku untuk memanggilnya” Kangin kembali berucap saat So eun masih diam dengan ketakutan dalam tubuhnya.

“Kau akan terluka jika aku yang memanggilnya. Karena itu panggil dia!” ucapan pria itu benar, untuk memanggil Kyuhyun dia perlu sesuatu yang menarik perhatian pria itu, jika So eun menghubunginya dengan ponsel Kangin maka pria itu akan segera terbang kemanapun Kangin memberi tahunya, tapi jika Kangin sendiri yang memanggilnya – pria itu tidak akan pernah menjawab, kecuali jika ia melukai So eun dan memberikan buktinya pada Kyuhyun dan kemungkinan besar pria itu mungkin akan langsung membunuhnya saat menemukannya detik itu juga.

Karena itu dia ingin So eun yang memanggil Kyuhyun. Untuk menyelamatkan dirinya dan juga So eun.

Tapi sepertinya So eun tidak ingin jika Kyuhyun selalu berada dalam bahaya.

“Sialan. Kau benar – benar…”

“Argh!”

“Apa yang kau lakukan?” suara dingin pria di ujung gang ini membuat tangan Kangin yang mengepal berhenti diudara saat mendengar suara tersebut.

Lelaki itu melihat Kangin yang terlihat seperti hendak memukul So eun yang meringkuk dengan melindungi kedua tangannya di atas wajah nya. Rahang pria itu mengeras melihat tubuh bergetar So eun dan tatapan mengerikan aura gelap itu ia tujukan pada Kangin yang menatap heran padanya. Pandangan yang sama dengan Kyuhyun ketika Kyuhyun marah melihat miliknya hendak di rusak oleh orang lain.

Pandangan yang sama mengerikannya dengan milik Kyuhyun.

Tetapi memliki wajah yang berbeda.

…..

Ryeowook harus kembali menutup telinganya karena teriakan lelaki tinggi yang baru saja tiba di dalam kafe ini dan langsung berteriak pada Eunji saat ia tidak menemukan So eun. Terkadang Ryeowook berpikir, bagaimana bisa pria itu selalu berteriak dimana pun seolah semua tempat didunia ini adalah miliknya. Dan anehnya Sungmin – si penjaga kasir tampak tak terganggu oleh hal itu, yang biasanya selalu merasa terganggu dengan suara berisik.

“Dia ada disini tadi” Eunji membela dirinya yang selalu di salahkan oleh Kyuhyun. Tapi kenyataannya saat So eun tak ada Kyuhyun menyalahkan gadis ini lagi.

Suara teriakan dan emosi Kyuhyun terhenti saat pintu di kafe ini terbuka dan menampilkan So eun dengan wajah pucat berada di rangkulan pria lain. Terlihat bahwa pemuda itu menuntun So eun yang sedang ketakutan dengan hati – hati untuk melangkah. Dan rahang Kyuhyun semakin mengeras melihat lelaki yang melingkarkan tangannya di kedua bahu So eun adalah Jung Yong Hwa.

Sepupu yang paling ia benci.

Dengan cepat ia beralih mengambil So eun dari pelukan Yong Hwa sehingga So eun sedikit kehilangan keseimbangannya, tapi beruntung Kyuhyun dengan sigap memeluk tubuh kurus gadis ini. So eun membulatkan matanya saat ia berada di pelukan Kyuhyun yang begitu erat memeluk tubuhnya. Begitu possessive.

Pandangan mata Kyuhyun beradu dengan milik Yong Hwa yang terlihat memberikan pandangan yang sama dengannya. Seperti tidak ada yang mau mengalah dengan pandangan mengerikan tersebut.

“Jangan pernah menyentuhnya lagi” Kyuhyun berucap dingin tanpa melepaskan tatapannya dari Yong Hwa. “Dia Milik Ku” ujarnya penuh penekanan.

Yong Hwa tersenyum miring mendengar ucapan Kyuhyun.

“Dia belum memilih” ujar Yong Hwa santai.

Pertikaian kedua sepupu itu tampak berlanjut sengit dengan tatapan mematikan yang diberikan keduanya. Tanpa ada yang berani sedikitpun mendekat pada keduanya. Tidak pada Kyuhyun begitu juga pada Yong Hwa yang memiliki aura gelap menyeramkan.

Tbc

 

Advertisements

37 thoughts on “Bad Boys (VII)”

  1. Yang pertama kah?

    Oke semua orang berhak tiba” ngilang begitu lama dari dunia Maya..
    Tapi kamu janjikan bakal bikin tamat ff yg ini sma yg lain?

    Aku tunggu loh 😊
    Semangat 😆😆

  2. Ayolah sso lihat mereka selalu bertengkar setidaknya buatlah mereka akur jgn sampai trus musuhan drmu jg akan tambah pusing kl begini luluhkan hati kyu agar tdk selalu arogan
    Kyu suka tp td sadar dgn apa yg dilakukanbnya pd sso lembut sedikit kyu agar sso luluh jg

  3. Long time no see
    Akhirnya kamu kembali saengi
    Heummmm dengan mencoba mengingat ingat part” terakhir akhirnya baru ngehhh
    Jadi pilihanmu jatuh kesiapa nantinya so eun
    Ditunggh cerita” yang lainnya ya

  4. aku memilih dia yang tak pernah memilihku😂😂

    jawaban absurb kalo misal so eun bingung milih siapa hihi

    update lama gapapa. yg penting update kak

  5. Yeeiiiii akhirnya comeback juga,… Walaupun harus menunggu sampe jamuran tp ttp kau ku tunggu authornim…selanjutnya yg di lanjut napeun sunbae ya????

  6. Akhirnya d lanjutin jg ini ff…gpp eonni aku akan selalu menunggu ff karya eonni
    Kira2 sso akan memilih siapa?semoga aja kyu…kyu selalu cemburu klu sso dket sma namja lain,tp giliran berduaan aja kyu malah cuek sma sso
    Konflik antara kyu n yong hwa makin seru…dimna keduanya g mau ngalah stu sma lain
    Dtunggu ff yg lainnya:-)
    Semangat:-)

  7. Waaaaahhh sudah lama nggk buka wp ini, bgitu ada notifikasi lngsng buka deh…hehehe..

    Klu jg sso, bener2 bingun juga, harus memilih 2 pria berkuasa, terutama tuan cho itu tuh, yg senengny teriak2 dan pemaksa. Tp dmanakah hati sso berlabuh?
    Next…next lanjutanny

  8. akhirny d lanjut juga ^^
    auuuhhh ntu kelakuan siwon cs bikin ngakak XD donghae paling sweet n bikin murka kyuhyun ~kkkkkk
    kasian juga s ma yonghwa cz dr kecil dh d ‘sakitn’ dg sikap angkuh ny kyu -_- siapa yg akan d pilih ma so eun?? next ny d tunggu segera 😉 ff destiny d tunggu lho lanjutn ny 🙂

  9. wow lama sekali ff ini ga muncul. Kirain author nya udah lupa. hehe peace !!

    sebenernya aku suka Kyusso couple tp di ff ini romance mereka agak kurang ya. mungkin karena Kyu yg terlalu dingin & Sso yg pendiam.

    moga aja Kyu sungguh2 & mau ber manis2 sm Sso

  10. Ayeaaah akhirnya author siregar kim is back #pesta2 lempar pake telor .hhhhe aye d lempar balik hihiiii XD *abaikan* !! Udeh gatel dr kemren3 mau mampir di lapak ini akhirnya iso jg walopun lon lbr hhhe XD!! Mencba meraba raba kembali alur story bad Boys ini .. Yg pasti makin seru <3<3 makin bikin tegang melihat perang tatapan antara kyu ma yonghwa n makin kocak ngeliat tingkah ryewook cs trus makin melting ngeliat siwon cs ¨Ħiii¨¨Ħiii♥ . Ciee author minta d bully biar iso d peluk hyukie ..dah berpaling ya dr bang jongwoon ..ishh author SK genit kkkkke XD *kidding honey :* * !! D part ini soeun d tatap semua mata d skolahnya cos soeun dpt lotre ddakan jd dia jd pusat perhatian .. Calon mantu orng hebat trus d suruh milih 2 pria ganteng lg .gimna ga dpt lotre cb kkkke tp malah ngebuat soeun makin pusing . Dia tak ckp ruang menerima lotre ddakan ini terlbih dia sulit mau pilih kyu apa yonghwa . kek nya sso ada hati ma kyu ..udeh terpesona lah yak mungkin sikap dingin kyu itulah yg menarik perhatiannya hhhi tp d sisi lain kebaikan yonghwa tak iso d abaikan . Apalgi enji telah mencritakan kelakuan mereka berdua ..ga th deh apakah sso bersimpati apa malah lebh tertarik ma yonghwa . Klo secara kasat mata yonghwa lebih baik dr kyu tp aye dukung mr cho kkkkke ada kasih syng yg tertutup sikap d dirinya . Mungkin tak kasat mata kyu lebih baik dr yonghwa #nah lo aye ngomong apaan yak hhha ..anGguk2in aje ya thor :D!! Klo d dunia ff cowok kek kyu kini idaman bgt hhhi tp klo d dunia nyata bew tendang kelaut aje ngeliat cwok semena2 kkkke XD . Aye sk bgt ngeliat sikap dingin n arogan nya kyu apalgi klo dia dh memutuskan sesuatu mka hrus segera d realisasikan hhi terbukti ketika dia mmerintah sso n teman2nya .rpnya temn2 nya d suruh ganttin sso yak hhhi tp manis bgt jg ketika hae cs menggoda sso dg properti mereka msing2 hingga membuat tempat shindong kotr hhhi .lucunya ryewook slalu menggerutu ngeliat orng2 aneh d skitr soeun hhha , ryewook kek ajuma2 hhha ngakak aye =)) !!nah pass sso d tolong yonghwa dr amukan kangin trus kyu murka ngeliat rangkulan yong ke sso. trus perng tatapan mulai menajam hhi asyiik #ehh.hmm apkah perlkuan yonghwa k sso lbh menjanjikan untuk sso memilihnya hmmm , tp mudah2an pilihan hati sso ..kyulah yg menempatinya hhhe . lanjuut ~banyak jempol gajah buat authorr cantik (y). tetap berkarya ,ttp sumringah n sukses terus buat author siregar kim dimanapun berada ammmiin {}

  11. Ah.. ff yg selalu di tunggu dri thn kemaren ff yg berhasil buat aku iri sama Sso krna di kelilingi cowo kece dan handsome akhirnya di lanjut jga hehe, ah mkn greget sama penasaran sama ni ff suka bngt sama ceritanya,Kyuhyun kyk nya udh suka beneran tuh ke Sso.Next part eon di tunggu.

  12. awalny lupa sm alurny tp pas dibaca akhirny keinget jg keke
    ini mah salh satu ff fav lama bgt nungguinny dan akhirny dilanjut jg..
    jangan” gara” omongan eunji.sso bkln baik ma yong hwa dan bkln milih yong hwa krn dia ga tega nyakitin yong hwa hmm makin penasaran ma ni ff..next next keke..
    lama update gpp yg penting semua ffny dilanjut sampe tamat xixi

  13. Senang deh akkhirnya kkak update lagi. Aku berharap semua cerita eonni di update sampe end. Aku selalu menunggu cerita kakkak. Semoga kakak gak pernah bosan untuk nulis lagi ya

  14. akhirnya update juga ya???????

    aku sampai lupa dengan ceritanya
    duh ini FF yang mana ????
    terpaksa baca part 1 lagi nihh

    semangat ya thor nulis FF nya………

  15. Yeayyy akhirnya dilanjut…
    Stelah skian lama haha…
    Ahh kira” siapa yg bkal dipilih so eun yaa…
    Pnasaran tetep lnjut ya author sma nappeun sunbae juga dtunggu..
    Semangat ^^

  16. baru baca part yg ini~~ enak banget jadi eunji~ pantes banyak yg irrii (termasuk aku) tapi kyu dingin banget, es pun kalah~ yonghwa pun bentuk nya sama~
    apa sih yang buat kyu benci banget ma yonghwa? gegara prestasi? tu si eunji suka ma si yonghwa kek nya (sok tau -sorry-)

  17. Omg kyu&yunghwa bnr2 brtarung utk mndptkn soeun, posisi soeun nie bknny sng mlah mkin galau,mukjizat apa yg bkalan bt mrk akur, soeun hrs lbh mnyiapkn dri mental&fisik nie mnghadpi mrka

  18. Bener kata wookie.. . Si evil itu g capek apa ya teriak” mulu hadew,, , aiguu ini ktuhyun sebenarnya suka sama sso bneran apa cuma buat mengalahkan yonghwa sih? Dan sso eun juga knpa lama sekali mnentukan pilihannya

  19. penasaran nih dengan siapa yang bakalan dipilih sama so eun dan juga penasaran apa kyuhyun itu bener-bener suka sama so eun atau nggak…

  20. Akhirnya lanjut juga. Aku pikir akan berhenti ditengah jalan. bacanyapun aku ulang mulai part awal sampai terakhir ini. sekasar2nya kyuhyun, feelnya lebih dapet dengan kyuhyun.

  21. Semakin so eun dekat dengan kyu dan kawan2nya serta,yong hwa
    Kehidupan dan nyawanya pasti akan terancam
    Oleh musuh atau para fans mereka
    Semangat so eun

  22. Hahaha pling sneng klo So Eun jdi rebutan sma mreka.. Klo aku jdi So Eun mngkin udh bngung milih spa bekos klo mlih Cho nnti Jung Hwa tersakiti aplgi klo mreka pnya rasa sma So Eun trus klo So Eun mlih Jung Hwa si Cho bkalan ngamuk.. Tau pan klo dia gak suka mliknya direbut -_- apalgi klo sma orng dibencinya -_- trus klo So Eun udh suka sma Cho.. Yahh bkalan rumit krena mngkin So Eun jga bkalan pnya rsa ksihan sma Jung Hwa.. Mnding milih antra Yesung, Eunhyuk, Siwon, en Donghae biar gak ribet

    Ditunggu next chapternya kak! Fighting!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s