comedy, Friendship

From Past to the Future

Cast:      Kim So eun / Kim Eun Suh

Cho Kyuhyun / Cho Gyu Heun

Kim Jong In

Lee Na Yeon

Kim Ryeowook / Kim Ryeo Won

Genre: romance, comedy, fantasy.

Typo adalah hiasan terindah dari setiap tulisan ^^. Jadi jika kalian menemukannya maka lestarikan lah ^^

Happy reading.

Prolog

Joseon 1897

Rumah keluarga bangsawan Kim itu tampak terlihat begitu berisik di pagi – pagi buta seperti ini. Keadaan para pelayaan di rumah bangsawan milik Tuan Kim ini tampak begitu antusias menghias rumah besar ini semakin indah dan sejuk. Nyonya Kim – wanita itu tampak mengumbar senyum indah nya ketika melihat para pelayan yang begitu sibuk untuk mempersiapkan segala keperluan untuk putri tunggalnya di pagi – pagi buta seperti ini. Tuan Kim – si bangsawan juga terlihat begitu gembira dengan kabar yang telah di keluarkan oleh raja Joseon beberapa jam yang lalu. Kabar yang mengatakan siapa pemenang untuk menjadi putri mahkota yang akan di sandingkan dengan putra mahkota negeri Joseon yang makmur ini. Cho Gyu Heun. Pewaris tunggal tahta kerajaan Joseon sehingga beberapa keluarga dari bangsawan lainnya tampak begitu bersemangat untuk mengikuti acara pemilihan putri mahkota untuk pendamping Cho Gyu Heun yang sempurna.

Tetapi dari sekian banyak yang mendaftar untuk menjadi pendamping si putra mahkota pada akhirnya hanya akan ada satu orang yang menjadi putri mahkota setelah melewati begitu banyak ujian dan juga menjawab bermacam pertanyaan yang diberikan oleh ibu Negara ini. Pada akhirnya hanya ada satu dan gadis beruntung itu adalah putri dari Tuan Kim – Hakim terbersih di Negara Joseon ini. Yaitu putri cantiknya bernama Kim So eun.

Nyonya Kim memperhatikan segalanya secara rapih dan juga teratur – tidak menginginkan ada satupun yang salah dengan acara sebagai penobatan putri mahkota yang sebentar lagi akan di berikan pada putrinya. Wanita berusia 42 tahun itu melangkahkan kakinya memasuki kamar putrinya. Meminta gadis itu untuk bangun dan juga membersihkan dirinya karena acaranya akan di mulai dalam beberapa jam kemudian.

Pintu yang terbuat dari kayu terbaik itu digeser pelan oleh Nyonya Kim. Ia memasuki kamar putrinya yang luas bersama dengan dua orang pelayan yang berada di belakang si nyonya besar yang menundukkan kepala mereka seraya berjalan pelan di belakang si nyonya. Senyum wanita itu terlihat bersinar saat melihat tubuh putrinya yang masih tertidur di atas kasur dengan selimut yang membungkus segala tubuh kurusnya.

“Mama – waktunya untuk bangun” Mama – panggilan untuk putri mahkota itu sudah diberikan padanya sejak ia memenangkan pemilihan menjadi pendamping Raja Joseon berikutnya yaitu Cho Gyu Heun. Dikarenakan oleh hal tersebut semua orang di wajibkan memanggilnya dengan sebutan Mama. Meskipun itu adalah ibu kandungnya sendiri.

Senyum Nyonya Kim masih tetap bertahan saat melihat tubuh putrinya tak bergerak mendengar panggilannya. Kemudian wanita itu mencoba lagi membuka suara dan memanggil nama putrinya.

“Mama – sudah saat nya untuk bangun”

Tubuh itu masih tetap tak bergerak. Mendatangkan kerutan di kening mulus Nyonya Kim.

“Mama?” kedua pelayan yang berada di belakang nyonya Kim tampak saling melirik dengan pandangan bingung sama halnya dengan si pemilik rumah.

“So eun –ah” wanita itu berjongkok – menggoyangkan tubuh putrinya. Takut sesuatu terjadi pada gadis ini. Dan ketika tangan nya menyentuh tubuh anak gadisnya satu keanehan terjadi karena tubuh anaknya terasa begitu lembek. Dengan cepat ia menyibakkan selimut putih yang membungkus tubuh So eun dan mendapati bahwa tubuh anaknya telah di gantikan dengan bantal guling yang sudah di polesi dengan pewarna sehingga bantal itu tampak tersenyum lebar pada Nyonya Kim.

“Kim So eun!”

Gadis itu tersenyum senang ketika ia merasa mendengar suara melengking ibunya terdengar hingga ketengah pulau Tamra tempat ia berada di pagi – pagi buta seperti ini. Gadis berpakaian hanbok pink putih itu terkekeh pelan kemudian ia melihat lagi pada matahari yang sepertinya sedang mengintip malu – malu di balik lautan sana. Belum berani untuk memperlihatkan wujudnya secara sempurna.

“Ahgassi – apa sebaiknya kita pulang saja” suara Ryeo won – wanita yang seumuran dengannya itu terdengar kembali untuk membujuk si nona muda pulang. Karena beberapa jam lagi wanita ini akan resmi menjadi pendamping putra mahkota.

“Ryeo won –ah. Saat aku menginjakkan kaki ku di istana – aku pasti tidak akan bisa lagi keluar dari sana” gadis ini menjawab dengan senyum manis di bibirnya.

“ Aku hanya ingin melihat matahari terbit sebelum aku berada di istana” lanjut gadis ini dengan jujurnya. Ya, ketika ia menginjakkan kaki nya di istana maka ia tidak akan pernah bisa untuk keluar dari dalam sana. Dia akan terus berada di dalam istana besar Cho Gyu Heun sampai ia menghembuskan napas terakhirnya. Terus berada di samping lelaki itu.

Bukannya dia tidak menyukai Gyu Heun – setiap gadis di Joseon ini pastilah menyukai Cho Gyu Heun si putra mahkota yang begitu tampan. Jadi tak ada alasan bagi So eun untuk tidak menyukai lelaki tampan itu. Dia bahkan terpesona pada Gyu Heun saat pertama kalinya ia melihat lelaki itu berada di pasar bergabung dengan rakyatnya. Membuat ia memohon pada sang ayah untuk ikut mendaftarkannya sebagai calon istri lelaki itu.

Hanya saja – gadis ini ingin menikmati waktu terakhirnya menghirup udara bebas untuk terakhir kalinya. Dan setelah itu dia pasti akan dengan rela menyerahkan dirinya pada Cho Gyu Heun.

“Ryeo won – ah” panggil So eun lembut

“Ne Ahgassi”

“Jika di kehidupan selanjutnya kita masih bertemu. Kau ingin menjadi apa?” pertanyaan tiba – tiba gadis ini cukup membuat Ryeo won mengerutkan kening nya yang mulus. Gadis itu juga ikut melihat wajah matahari yang sudah mulai menampilkan bentuk nya sedikit demi sedikit. Tapi pada akhirnya Ryeo won tetap menjawab pertanyaan nona mudanya.

“Aku ingin menjadi pelayan mu ahgassi” wanita ini menjawab dengan senyuman. Membuat So eun melihat pada pelayan setia nya ini.

“Kenapa? Kau tidak ingin menjadi nona besar?”

“Tidak. Bagiku dengan berada di samping ahgassi sudah lebih cukup dari pada menjadi nona besar” ia memperlihatkan senyum tulusnya sehingga senyum itu ikut menular pada So eun.

“Tapi – aku ingin menjadi seorang lelaki di kehidupan selanjutnya. Jadi aku bisa melindungi ahgassi dari apapun” Ryeo won memperlihatkan deretan giginya yang putih membuat So eun terkekeh karena nya.

Gadis ini begitu beruntung memiliki Ryeo won di sampingnya yang selalu setia terhadapnya. Dia juga berharap bahwa di masa depan dia akan bertemu lagi dengan wanita ini – ya tentunya sebagai sorang lelaki seperti keinginan Ryeo won.

“Oh” gadis itu terkesiap saat ia tak sengaja menginjak kayu – kayu didalam perahu kecil mereka ini yang tepat persis di bawah kaki nya.  Kim So eun kehilangan keseimbangannya dan tergelincir sehingga ia terjatuh ke lautan biru yang berada tepat di bawah perahu kecil ini. Beberapa orang yang ikut di perahu kecil bersama gadis ini memekik kaget, terutama Rye won yang tidak sempat menarik tangan So eun untuk tidak terjatuh.

“Ahgassi!”

Januari 2017 – New York.

Wanita yang mengenakan hot pants hitam dengan kaos putihnya itu terus saja mengumpat tak jelas pada lelaki kurus yang sudah menjadi pengawalnya sejak kecil. Lelaki kurus itu terus saja meringis mendengar umpatan kasar dari nona muda nya. Sudah berulang kali Ryeowook – si pelayan kurus itu mendengarkan sumpah serapah yang di keluarkan oleh nona muda nya terhadap ayah kandung gadis itu sendiri. Tak habis pikir oleh Ryeowook bagaimana bisa gadis berusia 21 tahun itu menjadi begitu mengerikan dengan wajah cantiknya.

Kim Eun suh namanya. Si gadis sexy yang menyukai kebebasan itu harus menjadi lebih mengerikan saat mendengar kabar yang di berikan Ryeowook tentang perjodohan gadis itu yang akan di laksanakan oleh sang ayah beberapa hari lagi. Mengharuskan ia harus pulang ke Korea malam ini juga.

Eun suh langsung saja mengamuk tak terkendalikan dan memaki Ryeowook karena harus memberikannya kabar buruk seperti itu. Dia adalah mahasiswa akhir yang sedang melaksanakan liburannya bersama dengan teman – teman kampusnya di New York. Tidak masalah jika gadis itu hanya berlibur untuk beberapa hari saja – tapi laporan yang di berikan oleh Ryeowook pada si tuan besar – ayah Eun suh membuat pria tua itu mengeram kesal mendengar berita bahwa satu – satunya anak gadisnya selalu keluar masuk kelab malam di New York. Yang tentunya siapapun pasti berpikiran bahwa itu bukan lah suatu hal yang bagus bagi seorang gadis perawan memasuki tempat laknat seperti itu.

Dan kebebasan gadis ini akan terenggut saat ia pulang ke Korea karena gadis itu akan di jodohkan dengan Cho Kyu Hyun. Putra dari teman bisnis ayahnya sekaligus kekasih dari musuh abadinya Park Hyena. Perjodohan. Sungguh – Eun suh sangat membencinya sehingga gadis ini nekad kabur di tengah malam – meninggalkan Ryeowook di hotel sendirian dan dengan brengseknya gadis itu kabur. Menjauh dari dunia ayahnya.

Gadis itu menaki kapal pesiar mewahnya yang ia dapatkan dari hadiah ulang tahun dari sang ibu. Tanpa pikir panjang gadis itu kabur dengan menyeret seorang Kim Jong In yang begitu mengerti tentang Kapal pesiar karena lelaki itu sudah terbiasa menggunakannya. Lee Na Yeon tentu saja tak ingin ketinggalan – gadis manis itu juga ikut kabur bersama Eun suh. Ketiga bersahabat ini adalah anak yang selalu melawan kepada orang tua mereka karena kedua orang tua yang selalu sibuk dengan bisnis tanpa perduli dengan keluarga.

Eun suh keluar dari dalam kapal pesiar ini, berdiri tepat di depan haluan kapal. Gadis itu terlihat merenung melihat matahari yang sebentar lagi akan menampilkan wajahnya secara keseluruhan. Berada di tengah laut dengan udara dingin dan ditemani oleh sinar matahari yang sudah mulai terlihat membuat suasana hati gadis cantik ini sedikit menghangat.

Gadis itu menoleh kebelakang. Beberapa langkah dibelakangnya terlihat Jong In yang masih duduk di atas kursi lipat yang langsung melihat kearah barat bersama dengan Na Yeon membicarakan lelucon konyol mereka. Kapal yang mereka naiki sudah berhenti ditengah lautan saat Jong In merasa lelah untuk melanjutkan perjalanan. Kemudian ia kembali melihat kearah matahari dan sesaat kemudian gadis itu menghela napas – mengingat bahwa ia sangat ingin pergi jauh dimana ayahnya tidak akan bisa menemukan keberadaannya. Tapi keujung dunia mana pun ia pergi – ayahnya pasti akan menemukannya.

Eun suh merasa terusik saat ia melihat sesuatu di bawah kapalnya seperti seseorang yang tenggelam. Kening gadis itu mengerut ketika melihat kain berwarna pink yang mulai terlihat ke permukaan. Rasa khawatir dan cemas melanda gadis cantik ini saat melihat kain berwarna pink itu adalah seperti pakaian yang dikenakan si orang yang tenggelam.

Tak berpikir dua kali gadis itu segera membuka sepatunya dan melompat bebas ke bawah – menceburkan dirinya kedalam laut untuk menolong orang yang tenggelam dengan mengenaskan.

Jong In dan Na Yeon langsung berbalik bersamaan saat mendengar suara seperti jatuh ke laut di bawah mereka. Bersamaan keduanya berlari dan berteriak memanggil nama Eun suh.

“Eun Suh –ya!”

Kim Eun suh mencoba meraih tangan wanita yang tenggelam di depannya. Gadis itu berenang ingin menyelamatkan si wanita sampai pada akhirnya saat tangan mungilnya menggapai pergelangan tangan wanita itu matahari menampilkan wajahnya secara keseluruhan sehingga Eun Suh bisa melihat wajah tenggelam si wanita.

Gadis itu terkejut.

Terbelalak kaget melihat wajah yang begitu persis dengannya.

Melihat wajah yang sama dengannya bagaikan ia sedang bercermin.

Hanya saja – pakaian gadis itu tidak sepertinya. Berbeda seperti pakaian orang di jaman dahulu.

Saat kedua mata wanita si tenggelam hendak terbuka Eun suh merasakan kakinya seperti terseret kedalam lautan begitu dalam. Sehingga gadis itu tidak dapat berteriak meminta tolong dan hanya bisa menyaksikan Jong In yang membawa tubuh wanita berpakaian hanbok itu ke permukaan air. Dan dirinya semakin tenggelam kedalam lautan yang mengerikan.

“Ahgassi!”

Ryeo won langsung menghampiri tubuh So eun saat beberapa pemuda yang sedang mencari ikan di pulau ini menolong nona mudanya. Ryeo won seketika menepuk kedua pipi So eun mencoba membangunkan gadis ini.

Beberapa saat kemudian So eun terbatuk dan perlahan membuka kedua matanya. Mata hitam itu melihat beberapa wajah yang tak ia kenal sedang mengelilinginya dengan pandangan heran dengan keadaan gadis ini. Terutama pada wanita yang terlihat cemas sekaligus heran terhadapnya.

So eun bangun dan duduk di tengah – tengah mereka yang masih tetap menatap gadis ini bingung. Begitu juga dengan So eun yang menatap mereka dengan pandangan bingung karena pakaian yang mereka kenangan begitu berbeda dengannya.

“Ahgassi – apa yang kau kenakan?” suara satu – satunya wanita di sana menyadarkan So eun dari lamunannya. Gadis itu melihat tubuhnya yang masih di balut dengan kaos putih dan juga hot pants hitamnya.

Tak ada yang aneh dengan pakaian gadis ini.

Seharusnya pakaian mereka yang terlihat aneh.

Ryeo won langsung menutupi paha So eun yang terbuka dengan kain penutup kepala yang dikenakan gadis itu beberapa jam yang lalu. Menghindari nona mudanya ini dari mata para pria yang sesungguhnya membuat So eun begitu heran dengan sikap mereka.

“Dimana – aku?” Tanya nya sedikit ragu – mengingat bahwa ia tadi terjatuh di tengah lautan dan kemudian ia tersadar di Korea yang tempat ini saja baru pertama kalinya ia lihat.

Ia menolehkan kepalanya kesamping, mencari tahu tempat dimana ia berada dan dia sungguh tidak mendapatkan ide dimana ia berada sekarang kecuali yang ia tahu bahwa ia sedang berada di Korea.

“Kau terjatuh Ahgassi”

“Ya aku tahu. Tapi dimana aku sekarang. Seingatku aku berada di New York” lanjut gadis ini tak sabaran.

“Ahgassi – apa kau baik – baik saja?” Ryeo won bertanya sedikit khawatir dengan keadaan nona mudanya.

“Aku baik – baik saja. Katakan dimana aku sekarang” ujarnya dengan nada mulai emosi membuat Ryeo won sedikit terkejut dengan nada suara nona mudanya yang meninggi.

“Tentu saja kau berada di Joseon nona” suara salah satu pria yang menyelamatkannya berbicara. Membuat So eun menolehkan wajahnya pada lelaki itu.

“Apa?”

“Kim So eun –ssi. Gwencahanaseyeo?”

Lelaki yang baru saja tiba di tempat ini langsung bertanya pada So eun membuat keningnya semakin mengerut ketika mendengar nama orang lain yang di berikan untuknya.

“Apa? Kim So eun?” otak gadis ini sepertinya sedang tidak beres sehingga dengan bingung ia menatap mereka semua kemudian ia memperhatikan pakaian yang mereka kenakan dan juga pakaian yang sedang ia kenakan.

Begitu berbeda dengannya seperti dengan gadis yang ia lihat tenggelam di lautan New York.

Gadis yang tenggelam.

Pakaian hanbok.

Kim So eun.

Joseon?

Seakan otak pintar gadis ber IPK tinggi 3,90 itu langsung saja mencerna semuanya dengan cepat. Mata bulatnya perlahan mulai melebar ketika pemikiran aneh langsung saja hinggap di otak pintarnya. Kemudian ia menatap mereka semua satu persatu dengan pandangan mengerikan sekaligus ketakutan tampak begitu jelas di wajahnya yang putih pucat – ia menggelengkan kepalanya seolah menghapus pemikiran bodoh tersebut tapi kemudian senyum ketakutan di wajahnya tampak begitu mengerikan. Tidak mempercayai dengan apa yang berada di pikirannya sekarang ini.

Mustahil.

Tapi sepertinya itulah yang terjadi.

“Tidak mungkin” gumamnya dengan pandangan mengerikan membuat beberapa orang yang melihatnya semakin menatap bingung gadis cantik ini.

“Mustahil ada perjalanan waktu”

.

“Ya Tuhan Eun suh –ya” Na Yeon segera membantu Jong In membawa tubuh Eun suh ketas kapal dengan kecemasan yang jelas saja menghinggapi wanita cantik itu. Berlari cepat mengambil handuk untuk mengerikan tubuh Eun suh yang sangat kedinginan dan gadis itu tampak terbatuk karena menelan begitu banyak air asin. Jong In – pria itu mendesah lega melihat Eun suh masih bernapas dan lelaki tampan berkulit hitam ini menjatuhkan tubuhnya terduduk disamping Eun suh. Mata lelaki itu masih menatap Eun suh yang tubuhnya sedang dikeringkan oleh Na Yeon dengan dua handuk sekaligus. Dan kening lelaki tampan ini mulai mengerut saat melihat pakaian yang dikenakan oleh sahabatnya Eun suh. Pakaian tradisional Korea yang entah dari mana ia dapatkan.

Eun suh tampak seperti orang kebingungan melihat wajah Na Yeon yang selalu saja menggumam kata syukur karena dia masih bernapas dan pandangan gadis ini semakin bingung saat melihat pakaian yang ia kenakan begitu berbeda dengan wanita yang sedang mengeringkan tubuhnya ini. Kemudian dengan perlahan matanya menatap kearah lelaki yang baru saja menyelematkannya. Tampak seperti wajah cantiknya – lelaki itu juga menatap bingung terhadapnya.

“Sebenarnya apa yang kau pikirkan menjatuhkan dirimu ke laut Kim Eun Suh” omel Na Yeon lagi. Mata bulat indahnya menatap kembali pada wanita yang sedang mengomel dengan kata – kata yang terkadang tak ia mengerti. Keningnya semakin mengerut dan tiba – tiba saja gadis ini menahan tangan Na Yeon yang masih membersihkan tubuhnya. Membuat gadis itu berhenti dan menatap Eun suh jengkel.

“Maaf. Tapi dimana aku berada?” ia membuka suaranya pelan – dengan suara seraknya menatap kedua orang yang balik menatapnya. Kini Jong In mendekat pada gadis ini – mencoba melihat dengan teliti bahwa ia menyelamatkan orang yang sama bukan orang yang berbeda.

“Eun suh –ya” Jong In bersuara memanggilnya tapi gadis ini tak merespon ia malah sibuk melihat tempat ia berada sekarang ini. Seperti lelaki itu tidak memanggil terhadapnya.

“Kim Eun suh” kembali Jong In memanggilnya dan kali ini dia – menoleh pada mereka dengan kening mengerut kemudian melihat kebelakangnya ketika mata kedua manusia aneh didepannya memandangnya penasaran dan juga wajah cemas mereka.

“Apa kau memanggilku tuan?” Tanya nya tak yakin saat tak melihat adanya orang lain kecuali mereka bertiga diatas kapal ini.

“Jong In –ah, sepertinya ada yang salah dengan Eun suh” ujar Na Yeon pelan tanpa melepaskan tatapannya dari wajah Eun suh – sahabatnya.

“Ya. Dia sangat aneh” lanjut Jong In setuju dengan pendapat Na Yeon. Sedangkan gadis didepan mereka hanya mengerut tidak mengerti dengan mereka.

“Kau yakin dia Eun suh. Kau tidak salah menyelamatkan orang kan, Kim Jong In”

“Aku yakin dia Eun suh. Tidak ada orang lain selain Eun suh disana”

Keduanya terus berbicara tanpa melepaskan tatapan mereka terhadap gadis yang mengenakan hanbok – pakaian tradisional Korea itu dengan pandangan aneh.

Ada yang salah dengan Eun suh. Gadis itu sangat tidak menyukai pakaian tradisional. Tidak pernah begitu sopan dalam tata berbicara dan tentunya rambut Eun suh beberapa jam yang lalu masih berwarna kecoklatan dan juga tidak sepanjang sekarang yang di ikat rapi kebelakang dan tentu nya warna rambutnya menjadi hitam dan berkilau karena sinar matahari pagi.

Gadis ini terlihat bersinar – begitu berbeda dengan Eun suh beberapa jam yang lalu.

Benarkah Jong In salah menyelamatkan orang?

Mustahil mengingat bahwa hanya ada satu wanita di lautan saat ia terjun menyelamatkan Eun suh dan tentunya wajah ini – benarlah wajah Eun suh.

“Astaga Kim Jong In” Na Yeon memekik sehingga membuat perhatian Eun suh dan Jong In menoleh pada Na Yeon.

“Apa?” heran Jong In

“Apa mungkin dia hilang ingatan?”

Pertanyaan Na Yeon itu membuat kedua mata Jong In melebar.

Sialan. Mereka bisa mati di bunuh ayah Eun suh jika gadis ini benar – benar hilang ingatan.

“Permisi” suara Eun suh menghentikan kepanikan mereka. Sehingga keduanya menatap bersamaan pada Eun suh.

“Aku hanya ingin mengetahui. Dimana aku sekarang. Seingatku aku sedang berada di Joseon di pulau Tamrin” jelas Eun suh pelan. Semakin membuat kening mereka mengerut heran. Sejujurnya gadis ini bukanlah seseorang yang mengetahui sejarah, baginya memperlajari sejarah sama saja dengan tidak bisa menerima keadaan di masa lampau. Jadi untuk apa sehingga terus mengenang masa lalu.

Dan dia baru saja menyebutkan pulau Tamrin. Pulau yang terkenal dengan nama Jeju sekarang ini.

“Sejak kapan dia menyukai sejarah?”

“Dia benar – benar hilang ingatan”

.

.

.

Nah gimana – cukup sampai di sini dulu prolog nya. Jadi di sini kalian bisa menebak kan jika Eun Suh dan So eun tertukar. Satu ke dunia masa lalu dan satu nya ke dunia masa depan. Baiklah, kita lihat respon dari pembaca. Jika baik – maka seperti biasa akan dilanjut karena FF ini sudah sampai pertengahan dan kemungkinan akan di lanjutkan dua hari kemudian jika responnya cukup baik.

P.S untuk ff Challenge nya sengaja belum di post karena – yah, FF dengan rating NC masih belum bisa saya post. Kemungkinan untuk Nappeun Sunbae juga belum bisa di post karena rating nya juga kan NC -,- jadi maaf ya untuk yang NC masih ku hindari untuk mempost nya. Karena takut dengan respon negative dari beberapa orang.

Baiklah – sampai bertemu kembali. #kissHyuk :*

Advertisements

41 thoughts on “From Past to the Future”

  1. Penasaran… 😨😄Tapi… Klo bisa lnjut dlu ff yg kmarin hehe udah kburu pnasaran juga…
    Smangat trus authornim!!! 😄😄

  2. Sukakkk >< kim soeun-kim eun suh,cho gyu heun-cho kyu hyun hmmm akankah jodoh mrk juga trtukar sprti kehidupan mereka???? #eaaaa next partny sangat ditunggu…tp ff yg kemaren dilanjut jg dong thor yg challenge sy sangat menungguny lo pokokny ff2 yg dulu" jg sangat ditunggu lanjutannya…dipost segera ya thor..ff challengeny sgt sy tunggu wkwkwkwk

  3. Aku kira tadi reinkarnasi, ternyata tim traveler..
    Berharap Soeun tetap di tahun 2017 aja. Hehe lebih tertarik bagaimana kehidupan dia di masa depan bersama Cho Kyuhyun. Soeun yg manis dan lemah lembut menghadapi Kyuhyun yg arogan (mungkin ^^v, krn karakter Kyu blm muncul).

  4. Tertujar gmn nanti mereka kan akan dinikahkan apa lagi joseon apakah mereka bisa kembali ke pisisi masing”

  5. Klw tertukar gIni
    Jd gmn sama sejarah mereka di masa lalu

    Ntah knp q lebih sukanya putra mahkota cho gyu hyeon tetap sama putri dr tuan kim hakim bersih kim eun suh

    Ini ryeowook itu reinkarnasi ryeowon ya

  6. Wah seperti ny akan seru ni kehidupan mereka yg tertukar yg satu ke masa lalu dan yg satu lagi ke masa depan

  7. Ff nyh seru.. Jadi penasaran kelanjutan nyh. Eun suh gadis bar bar dari masa depan kemasa lalu di mana joseon penuh dengan tata krama dan so eun gadis yang penuh tata krama dari masa lalu harus kemasa depan dengan pergaulan yang bebas.

    Hmph, aku readers baru
    ijin baca ff nyh dan salam kenal thor 🙂

  8. woahh perjalanan waktu? yg satu ke masa lalu dan yg satu ke masa depan? gimana kehidupan mereka di dunia yg asing, penasaran >_<
    lanjut eon, tapi ditunggu juga loh kelanjutan ff yg lain nya👍

  9. Seru kaliii wkwk, lanjut ya ka
    Aku penasaran sama tingkahnya kim eun suh saat di jeoson . apa dia bakal berontak pas tau dia bakal menikah? Aku rasa entar ayah kim eun suh bakal seneng liat anaknya jadi baik dan Sopan. Hanya prediksi wkwk .

  10. Kyusso brtukar psngn nie pst bkalan kocak tgkh mrk,,soeun hrs siap2 mnyesuaikn dgn kondisi yg ada,,slu dtggu klnjtn ff lainnya gomawo

  11. seruuuu ayoo eonni lanjutin ceritanya cepet2 di post nappeun sunba sama challenge dipost cepet2 penasaran sama kelanjutannya 😁😀😶

  12. Penasaraaaan banget gmna klanjutan kehidupan ke duany …dan jga pnsaran sma ff sblumnya thour cepet dong update ke duany wlau pun Ratingny NC…😂😂😂

  13. ohh wah lah… ternyata ceritanya sperti itu. seru ini. klo gini kan kim eun suh bisa belajar sopan santun dari kehidupannya kim so eun.
    dan ayahnya kim eun suh pasti bakalan seneng dengan sikapnya so eun yang sopan itu. hahh
    .. penasaran saya sama perubahan kehidupan mereka. 😀

  14. Jd penasaran ma kelanjutan’a ,,,,,

    Wahhhh jd mereka tertukar tempat terusss gmn y ma perjodohan’a akankah tertukar jg,,,,
    D tunggu chingu kelanjutan’a,,,,

  15. ini baru awal ff tp dh bner2 bikin penasaran akut ,aq kira os ~kkkkk
    trnyta so eun & eun suh tertukar k jaman yg brbeda ,eun suh yg berada d jaman modern harus berada d jaman masa lalu joseon bgtu pun so eun yg harus berada d jaman modern ,, bhkn orang2 yg brda d jaman masing2 sngt aneh mliht mereka .. aq penasarn bgta klnjutan perjodohn eun suh dg kyuhyun tp spt akan trjadia so eun ,, poko ny aq nunggu bgt kelanjutan ny ^^

  16. Ini mah seru banget perjalanan waktu dua gadis yang sama” akan menikah dengan sosok yang sama
    Kan pasti banyak hal terjadi nantinya
    Segera dilanjut ya

  17. Eoooh ni prolog yaak hummm angguk2 . Aye pikir tadinya soeun reinkarnasi jd eun suh dan sebaliknya gyu eun jd kyuhyun . Cos orangnya sama cm beda jaman dan waktu .seperti rywook ..d jaman joseon dia mau jd laki2 akhirnya dia jd laki2 temannya eunsuh .ĦΔĦΔ:D ĦΔĦΔ=D ĦΔĦΔΔ=)) aye geli jg ngebayangin ryewook jd cewek hhhi #lol!! Btw kira2 dg tertukar gini ..nantinya mereka bkalan balik ke posisi semula apa kga’ ya ..sebaiknya engga yak cos kyuhyun cocok ma soeun trus gyu eun cocok ma eunsuh hhhi trus nama mereka akan ttp sama dg yg d kenal orng apa baik soeun maupun eunsuh ngaku nantinya ma namamereka yg sebenrnya ma psangannya nanti hmmm . Soeun d katain ilang ingatan setelah tercebur ..pdhall beda jiwa yak . Thumbs Up (y) .ttp smngat yak beib hhhe :* !! Sukses terus dh buat author (y)

  18. Author nim klo masalah nc kan author slalu memprotec tulisanya. Jd aq pikir gak masalah juga..tp yah ada sebagian dr kita yg mungkin kurang berkenan. Tp klo aq sih selama itu nyambung dgn cerita n tdk terkesan d paksakan oke oke aja tuh ( maklum aq kan udah emak2. Jd ceRita spt itu d anggp wajar untuk bumbu sebuah ff ) 😍😍

  19. Aigooo eon,kmu sukses bikin q baper ditengah mlm.
    Hwa baper kls berat inie nma ya,,,
    susah tdr deh,gara” baper….

  20. Yaya soeun dan eunsuh tertukar jadi nsntinya soeun yg akan jadi calon istrinya kyuhyun,, , aiguu kasihan wokie jsdi perempuan di masa lalu haha,, , sepeetinya ini ajkan mnarik jd teringat akan drams korea dong yi,,, ohya soal nappeun sunbae sebenarnya sudah g sbar loh chingu pgen tahu gimans kelanjutan hubungan kyusso juga ttg perjodohann sso dgn myungsso,, , hemmmm

  21. Prolognya aja udah bagus begini. Part selanjutnya pasti luar biasa. Semoga cepat di publish ya eonni

  22. keren-keren banget ceritanya dua so eun dari jaman yang berbeda dan mereka berganti posisi,lanjut…..

  23. Aku kira ini eun soo meninggal trus kan cinta mereka blm kesampean tuh, lah kesampean nya d masa depan…
    Gmn ya ntar ketemu calon mereka yg sama tp beda masa??

  24. wah jadi so eun dan eun suh saling bertukar waktu dan tempat,, makin penasaran dengan apa yang terjadi kalau mereka saling bertukar tempat dan waktu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s