Romance, School Life, Uncategorized

Nappeun Sunbae (9)

Warning: Typo

~Nappeun Sunbae~

Di ruangan yang cukup besar dengan nuansa putih biru itu tercipta keheningan di dalamnya ketika tubuh pria remaja berusia 18 tahun itu terlelap pulas diatas ranjang besar milik gadis bernama Kim So eun itu. Dengan gugup So eun memandang wajah seniornya yang sedang terlelap, meskipun suhu tubuhnya sudah tidak begitu panas tapi entah kenapa ruangan itu begitu panas karena tatapan tajam pria paruh baya itu terus menghunus punggung putrinya dan juga melihat dengan tatapan geram pada lelaki remaja yang tertidur dengan begitu nyamannya.

So eun menelan ludahnya susah payah ketika merasakan pandangan ayahnya terus saja menatapnya garang. Ditambah lagi setiap ia membersihkan keringat yang berkeluaran dari pelipis Kyuhyun deheman keras ayahnya selalu berhasil membuatnya gugup dan hampir merasakan nyawanya melayang detik itu juga.

Tak sedetikpun pria paruh baya itu meninggalkan So eun bersama Kyuhyun. Sejak ia melihat putrinya berpelukan – mungkin lebih tepatnya ketika Kyuhyun pingsan di bahu So eun, pria paruh baya itu terlihat sangat marah mengira bahwa Kyuhyun dengan beraninya memeluk putrinya. Entah apa yang ada di pikiran So eun saat itu hingga ia berani meminta pertolongan ayahnya membawa Kyuhyun ke rumah mereka untuk istirahat. Mungkin itu lebih baik daripada ia mengatakan untuk mengantarkan Kyuhyun ke apartment pria itu. So eun bisa di marahi habis – habisan karena mengetahui tempat tinggal seorang pria terlebih mungkin Kyuhyun hanya akan tinggal sebuah nama jika ayahnya mengetahui perbuatan pria itu terhadap putrinya.

Masih mengawasi gerak gerik So eun yang terus saja membersihkan tubuh Kyuhyun dari keringat yang membasahi tubuh pria itu. Jari – jari lentik milik So eun terlihat bergerak membuka kancing kemeja pria itu hendak mengeringkannya dengan handuk kecil putihnya.

“Berhenti disitu”

Suara berat dari ayahnya menghentikan jari – jari So eun yang sudah membuka satu kancing kemeja Kyuhyun. Menelan ludahnya susah payah sebelum menjawab ayahnya.

“Y…ye”

“Biarkan Lee Ahjussi yang mengganti pakaiannya” sambung ayahnya dengan nada ketus

“Ah… ye”

Gadis itu hanya menggumam pelan dan ketakutan. Dengan gemetar ia melepaskan tangannya dari atas dada Kyuhyun, tapi tiba – tiba tangan besar milik pria itu memegang tangan So eun erat membuat So eun dan juga ayahnya terkesiap kaget.

“Engghhh…” erangan kecil yang keluar dari mulut Kyuhyun membuat So eun dan ayahnya menatap kearah pria yang sedang terlelap itu. Kepala Kyuhyun terlihat menggeleng ke kanan dan kiri dengan pelan, kedua matanya semakin menutup erat dan kerutan dikeningnya menandakan bahwa pria ini sedang bermimpi buruk.

~ Nappuen Sunbae~

Restaurant besar bergaya Italia itu terlihat begitu indah di sore hari ini di temani dengan musik classic yang mengalun begitu merdu didalamnya. Pria tampan dengan setelan formal yang digilai para kaum hawa itu terlihat sedang duduk di salah satu kursi yang berada di dalam restaurant Italia ini dengan nyaman. Sesekali pria itu melihat kearah jendela, memperhatikan jalanan yang berada di bawahnya yang terlihat sangat padat. Bisikan dari beberapa gadis remaja dan juga wanita dewasa terdengar memenuhi restaurant ini yang di tujukan untuk memuja betapa tampannya pria yang sedang duduk sendirian di samping jendela kaca berukuran besar tersebut. Tapi bisikan – bisikan itu tak ia perdulikan, mungkin beberapa waktu yang lalu ia akan melemparkan senyum menawannya terhadap gadis – gadis itu tapi sekarang tidak akan. Dia tidak akan lagi melemparkan senyum menggodanya untuk wanita lain. Baginya ia hanya akan melemparkan senyuman menggoda itu untuk seorang wanita. Wanita yang amat ia cintai.

“Kim… Myung… Soo?”

Mendengar namanya di panggil dengan nada ragu pria itu mengarahkan kepalanya untuk melihat orang yang memanggilnya. Dan senyum menawan menggoda itu terlihat tercetak di bibir manis pria ini ketika mendapati seorang gadis berdiri didepannya dengan pandangan terkejut. Ini dia gadis yang harus ia berikan senyuman menawan itu. Gadis yang ia cintai. Kim So eun.

“Kau sudah datang” sapa pria itu dengan senyuman yang tak lepas dari bibirnya. So eun hanya menggumam dan terus menatap pria ini dengan pandangan heran.

“Duduklah” Myung Soo mempersilahkannya. Gadis ini menggeser kursi disampingnya dan duduk di depan pria ini. Terlihat begitu kebingungan ketika mendapati Myung Soo berada di restaurant ini. Teringat kembali perkataan ayahnya yang menyuruhnya untuk menemui seseorang yang merupakan anak dari teman ayahnya sendiri. Dan ibunya yang begitu bersemangat mendandani putrinya untuk menjadi lebih cantik dengan mengenakan gaun biru kesukannya. Awalnya So eun menolak tapi karena ancaman ayahnya akan menghukum Kyuhyun jika pria itu tersadar karena berani memeluk So eun membuat So eun berpikiran berulang kali dan akhirnya dengan terpaksa ia menuruti permintaan ayahnya menemui anak dari temannya yang ternyata adalah Kim Myung Soo – yang merupakan temannya juga.

“Ingin makan dulu?” tanya Myung Soo seraya membaca menu yang berada diatas meja mereka.

“Ti… tidak usah” ujar So eun yang masih belum sepenuhnya sadar dari situasi ini.

Myung Soo mengangkat wajahnya cepat ketika mendengar penolakan So eun. Menyunggingkan senyumnya kemudian matanya kembali melihat deretan menu yang mengunggah selera.

“Kita harus makan Kim So eun sebelum menjelaskan apa yang terjadi disini” ujar Myung Soo.

So eun tampak berpikir sejenak kemudian gadis itu menggumam dan menganggukkan kepalanya membuat pria itu tersenyum lebar karena nya.

~ Nappeun Sunbae~

Pria itu memandang makanan yang terletak di atas meja yang berada di depannya. Masih terasa hangat dan panas dan begitu mengunggah selera, tapi tak sedikitpun niatnya untuk menyentuh makanan mewah yang berada di depannya. Dengan pandangan sendu ia menatap kursi kosong didepannya yang beberapa saat lalu diduduki oleh gadis impiannya itu.

Gadis itu berlari begitu saja ketika ia mendapatkan panggilan dari ibunya yang mengatakan bahwa Kyuhyun sudah bangun, dengan terburu – buru dan tanpa menunggu persetujuan Myung Soo ia segera berlari keluar dari dalam restaurant ini dan meninggalkan Myung Soo sendirian dengan tatapan nanar dan terluka pria itu.

Myung Soo menghembuskan napasnya pelan, melemaskan bahunya mengingat kepergian gadis itu yang dikarenakan oleh orang yang sama selama ini. Seniornya yang begitu sialan. Cho Kyuhyun.

….

Brak

Pintu kamar tempat pria itu sedang beristirahat terbuka dengan cepat dan memperlihatkan sosok gadis yang ia tunggu kehadirannya sejak dari tadi. Pria yang sedang makan dengan lahap itu harus berhenti mengunyah saat melihat So eun masuk kedalam kamar ini dengan napas yang tak beraturan. Dengan segera ia mengambil tempat duduk disamping Kyuhyun, mendaratkan bokongnya diatas ranjangnya yang nyaman.

“Sunbae… kau baik – baik saja?” tanya nya ketika melihat Kyuhyun yang memperhatikannya dengan bingung. Pria itu mengangguk pelan menjawab pertanyaan So eun.

“Kau tidak merasa pusing? Bagaimana dengan perut mu, apa kau merasa mual? Ini… katakan ini berapa” ujarnya cepat seraya memperlihatkan ketiga jarinya di depan Kyuhyun dan menggoyangkan jari – jari itu secara bersamaan.

Dengan tatapan bingung Kyuhyun melihat gadis ini. Tapi beberapa saat kemudian pria itu tertawa kecil dan menampilkan senyum menawannya.

“Aku baik – baik saja. Lihat, ibu mu bahkan menyiapkan bubur untuk ku. Dan aku menghabiskannya” ujar Kyuhyun seraya memperlihatkan mangkuk buburnya yang sudah habis.

So eun melihat mangkuk bubur tersebut kemudian melihat wajah Kyuhyun yang tampak tenang dan memang terlihat sudah sembuh.

“Aaaah… syukurlah” gadis ini terlihat begitu lega dan menghembuskan napas panjangnya yang menyisakan tawa kecil di mulut Kyuhyun. Pria ini memperhatikan penampilan So eun yang terlihat tak seperti biasanya. Rambut indahnya itu terlihat digerai dan dibiarkan bergelombang, hiasan make up tipis yang memenuhi wajah kecilnya dan terakhir gaun biru yang ia kenakan membuat kerutan di kening Kyuhyun tercetak jelas.

“Apa kau dari suatu tempat?”

Pertanyaan Kyuhyun itu menyadarkan So eun dengan pakaiannya saat ini. Dengan gugup gadis ini menjawabnya.

“Eoh? Eoh”

“Dari mana?” entah kenapa pertanyaan Kyuhyun ini seperti sebuah bencana baginya. Bagaimana jika ia mengatakan bahwa ia baru saja bertemu dengan Kim Myung Soo, Kyuhyun pasti tidak akan senang dengan jawaban itu. Pria itu pasti akan marah atau mungkin lebih tepatnya memberikan hukuman pada So eun.

Tapi… Hei, kenapa dia merasa seperti seorang kekasih yang ketahuan berselingkuh dibelakang Cho Kyuhyun. Mereka bukan sepasang kekasih, kan!?

Bukan, kan?!

“Aku menunggu jawaban mu” Kyuhyun kembali bersuara.

“Aku – nggg…. Ayah ku menyuruh ku menemui anak teman nya” dengan jujurnya gadis ini menjawab. Mendatangkan kerutan di kening lelaki yang berada di hadapannya.

“Laki – laki?”

“Hngg…”

Kyuhyun menghembuskan napasnya mendengar penuturan So eun.

“Kau berkencan dengan orang lain saat aku terbaring tak berdaya?!” seru Kyuhyun tak percaya

“Itu bukan kencan” bela gadis ini.

“Bertemu dengan seorang pria dan berdandan apa lagi namanya kalau bukan berkencan, Kim So eun?!” Kyuhyun bersikeras

“Ayah ku hanya menyuruhku menemui Myung Soo -”

“Myung Soo?” So eun segera menutup kedua matanya mendengar ucapan Kyuhyun. Merutuki kebodohan mulutnya yang tak bicara sesuai dengan rencananya.

“Sepertinya aku benar – benar mengganggu kalian” tatapan mata Kyuhyun tak pernah lepas dari wajah wanita didepannya ini.

“Bukan begitu sunbae” sela So eun cepat. Memandang wajah Kyuhyun yang mengintimidasi terhadapnya.

“Benarkah?”

So eun tak menjawab. Dia tidak tahu harus mengatakan apa pada lelaki di hadapannya ini. Pria ini mampu membuatnya bingung dan bisa membuatnya terbungkam tak tahu harus mengatakan apapun.

“Apa yang kalian lakukan?” suara tegas seseorang yang berada di pintu kamar So eun membuat keduanya terdiam dan dengan segera So eun bangun dari duduknya dan melangkah sedikit jauh dari dekat Kyuhyun. Sedangkan lelaki itu tampak begitu salah tingkah dengan kehadiran ayah So eun.

Kenapa dia gugup sekali?!

“Turunlah. Ibu mu sudah menyiapkan makanan” seru Jong Han dengan suara tegas nya membuat keduanya hanya bisa mengangguk patuh dan segera keluar dari dalam kamar ini.

~Nappeun Sunbae~

Akhirnya Kyuhyun merasakannya lagi. Perasaan bahagia karena bisa makan bersama. Hanya hal yang sederhana tapi mampu membuatnya merasa senang dengan berada di antara keluarga Kim. Meskipun ayah So eun tampak menyeramkan tapi pria tua itu bukanlah orang kejam, terbukti dari pria itu yang mengajak Kyuhyun masuk kedalam pembicaraan mereka dan ibu So eun – dia benar – benar sosok ibu yang di harapkan oleh semua orang. Kyuhyun pernah memiliki yang seperti ibu So eun dulu, sebelum wanita itu masuk kedalam rumah mereka dan merusak semuanya.

Setelah merasa cukup sehat – pria itu pamit pulang dengan diantarkan oleh supir Tuan Kim. Lelaki paruh baya itu benar – benar menjaga ketat putrinya, tidak mengijinkan Kyuhyun dan So eun berdua saja. Pria itu terus saja berada di tengah – tengah keduanya sehingga Kyuhyun merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk pulang. Bahkan saat Kyuhyun ingin pamit pada So eun, Jong Han masih mengawasi gerak gerik keduanya sehingga Kyuhyun hanya bisa melambai sebentar pada So eun. Tak bisa mendekat pada gadis itu.

Sepertinya Kim Jong Han akan menjadi mimpi buruk dalam hidup Kyuhyun untuk mendekati So eun.

.

Kedua sahabat itu berada di bawah pohon yang terlihat melindungi keduanya dari terik matahari yang panas dengan ditemani ice cream yang menempel di mulut mereka. Kedua orang itu menatap beberapa lelaki yang sedang bermain basket di lapangan sana di bawah terik matahari ini.

Di tengah – tengah lapangan itu tampak sosok Cho Kyuhyun yang tidak begitu fokus dalam bermain, terlihat berulang kali bahwa pria itu tampak salah mengoper bola dan tidak bisa memasukkan bola itu pada ring yang biasanya ia masukkan dengan mudah. Mendatangkan kecemasan di wajah So eun yang melihat pria itu.

“Ada apa dengannya?” komentar Ryeowook yang melihat Kyuhyun tidak bermain seperti biasanya.

“Aku juga tidak tahu” jawab So eun tanpa melepaskan pandangannya dari pria itu.

Wajah Kyuhyun tampak begitu gelisah, terlihat jelas bahwa pria itu sedang memikirkan sesuatu. Dia tidak menyadari bahwa bola basket yang di dribble oleh Donghae itu mengarah padanya dan tanpa bisa menghindar bola merah itu mendarat mulus di kepala Kyuhyun membuat semuanya berhenti dan memekik kaget.

“Kyuhyun –ah!” seru Donghae dan Hyuk Jae menghampiri pria itu yang sedang memegangi kepalanya.

Gwenchana?” panic Donghae karena ia yang melemparkan bola itu pada kepala sahabatnya ini.

Kyuhyun menepis tangan Donghae yang hendak memegang kepalanya. Kemudian ia berdecak pelan.

“Aku tidak apa – apa” komentarnya

Jjinja?” Hyuk Jae berseru

Kemudian ia melangkah meninggalkan lapangan basket itu tanpa berkata apapun dan melihat kearah lainnya lagi.

So eun segera melangkahkan kakinya menghampiri pria itu – mempercepat lajunya dan mengejar langkah Kyuhyun.

“Sunbae!” panggil So eun saat gadis itu sudah berada beberapa langkah di belakang Kyuhyun.

Ia membalikkan tumitnya dan melihat wajah So eun yang berkeringat karena mengejarnya. Napas gadis itu putus – putus karena kelelahan mengejarnya. Memperhatikan wajah ini begitu lama, melihat secara keseluruhan wajah So eun seperti ingin merekam wajah gadis ini dalam ingatannya. Wajah datarnya membuat So eun tak bisa melangkahkan kakinya, seolah Kyuhyun menyuruhnya untuk tetap berdiri disana dan jangan bergerak.

Dia tidak tahu apa yang terjadi dengannya, dia tidak tahu apa yang terjadi pada lelaki di hadapannya. Seolah lelaki itu sedang berada di dunia yang berbeda dengannya. Dan So eun masih tetap diam ketika ia melihat Kyuhyun melangkahkan kakinya mendekat. Berjalan sedikit cepat kearah So eun dan dalam hitungan detik ia menempatkan sebelah tangannya di belakang kepala So eun – membawa mulut gadis itu berada di dalam mulutnya.

Cho Kyuhyun menciumnya lagi. Lelaki itu menciumnya di koridor sekolah yang masih di lewati oleh siswa lainnya. Memperhatikan keduanya dengan terkejut dan beberapa dari mereka menjerit histeris melihat Cho Kyuhyun yang berani mencium seorang gadis di depan umum. Sekalipun lelaki itu adalah playboy tapi Kyuhyun sangat tidak pernah memperlihatkan kemesraannya bersama wanita lain di depan umum. Pria itu lebih suka bersembunyi di tempat yang tersembunyi. Dan sekarang melihat Kyuhyun yang mencium So eun di depan umum membuat mereka hampir tak percaya dengan kelakuan si pria nakal ini.

So eun benar – benar terkejut mendapati bibir Kyuhyun di mulutnya lagi. Tapi kali ini ciuman Kyuhyun tampak begitu berbeda dari biasanya. Jika Kyuhyun selalu menciumnya dengan tergesa – gesa dan penuh napsu, maka kini – dia seperti merasakan emosi lain di ciuman Kyuhyun kali ini. Bisa ia rasakan bahwa pria ini tidak menciumnya dengan napsu, kali ini lebih lembut dan – terkesan begitu manis seolah – olah ini adalah ciuman terakhir yang diberikan pria itu terhadapnya.

Perasaannya sedikit tidak tenang akan hal ini.

“Bodoh” Yuri berkomentar melihat tingkah kakaknya itu. Tatapan sinis dan dingin yang biasa di perlihatkan gadis itu kini tampak begitu menyedihkan melihat keduanya yang berciuman seperti itu. Melihat keduanya dari kejauhan dan ia begitu mengutuk kebodohan kakaknya itu.

“Seharusnya kau mengatakannya. Bodoh” Yuri menyadari bahwa kakaknya itu memang orang bodoh. Laki – laki yang bertingkah layaknya orang brengsek dan sekarang pria itu tetap memainkan peran bodoh dan brengseknya. Seperti yang pernah dilakukan Kyuhyun padanya dulu. Meninggalkannya sendirian tanpa kata untuk hidup bebas sehingga Yuri mengira bahwa lelaki itu adalah pria egois dan brengsek. Kini pria itu melakukan kebodohannya lagi terhadap gadis itu membiarkan So eunn akan mengingatnya sebagai lelaki brengsek.

“Siapa yang bodoh?” Suara Heechul yang tiba – tiba hadir di belakang gadis ini membuat Yuri mengumpat pelan dan menjitak kepala pria cantik itu sehingga Heechul meringis mendapati kebrutalan Yuri terhadap nya. Tanpa kata Yuri melangkahkan kakinya yang di ikuti dengan Heechul selalu berada di belakang gadis itu.

.

So eun benar – benar tidak tahu apa yang terjadi. Sejak kejadian Kyuhyun menciumnya di hari itu Kyuhyun menghilang bagaikan di telan bumi. Lelaki itu tak pernah terlihat lagi, mencari kemanapun dia tidak bisa menemukan Kyuhyun dimana pun. Yuri memilih menutup mulutnya untuk tidak memberitahu kemana kakaknya itu pergi pada So eun. Bahkan di saat So eun menangis meminta keberadaan pria itu terhadap Yuri – ia hanya memarahi So eun karena begitu bodoh mencari Kyuhyun.

“Sunbae… Kumohon… beritahu aku dimana Kyuhyun” gadis itu terlihat menyedihkan karena mencari keberadaan Kyuhyun seperti orang gila. Putus asa karena tidak bisa menemukan jejak lelaki itu.

“Apa Kau bodoh? Si brengsek itu hanya mempermainkan mu. Jangan mencarinya” teriak Yuri emosi

Hanya kata – kata itu yang selalu Yuri ucapkan padanya untuk tidak mencari Kyuhyun.

Satu tahun berlalu. Lelaki itu juga tidak hadir di hari kelulusannya. Masih sama seperti dahulu – Kyuhyun tak ada kabar dan membuat gadis itu menunggunya dengan begitu bodoh.

Dua tahun berlalu. Dan masih sama seperti sebelumnya, Cho Kyuhyun tidak pernah terlihat di Seoul. Mungkin di Korea juga pria itu tidak ada.

Tiga tahun. Empat dan sampai lima tahun. Masih sama. Tak ada kabar dan dia masih setia menunggu pria itu dan tak membuka hatinya pada orang lain.

Di tahun keenam dia sudah menyelesaikan pendidikan di perguran tinggi. Dan sekali lagi Cho Kyuhyun tak pernah terlihat dan dia masih sama – Menunggu dengan bodoh.

Di tahun ketujuh gadis itu mulai bekerja dan memulai karirnya. Sekali lagi dia masih menunggu Kyuhyun yang tak pernah kelihatan.

Delapan tahun lelaki itu meninggalkannya dan dia mulai menyadari betapa bodohnya dirinya. Merasa yakin bahwa Kyuhyun hanya mempermainkannya saja sama seperti perempuan lain.  Kini gadis itu mulai berubah dan tidak menunggu Kyuhyun lagi. Tidak mengharapkan kepulangan pria itu lagi. Menyadarkan dirinya untuk tidak menunggu lelaki yang membuatnya terlihat mengenaskan. Meninggalkannya dengan status yang tidak jelas.

Dia memutuskan untuk tidak menunggu pria itu lagi setelah delapan tahun Kyuhyun meninggalkannya sejak ia masih di bangku sekolah menengah atas. Mencoba menghapus ingatan tentang pria itu.

~Nappeun Sunbae~

Kaki yang di hiasi dengan sepatu stileeto itu menghentikan langkahnya di depan boutique yang bertuliskan ‘YuHee’ itu. Membuka pintu yang terbuat dari kaca tersebut dan suara teriakan yang sudah lama tak ia dengar kembali mengalun di telinganya.

“Yak Kim Heechul. Bagaimana bisa bahan nya berubah seperti ini?” senyum So eun mengembang saat melihat seniornya di SMA dulu itu kembali berteriak pada Heechul yang sibuk dengan gaun yang lainnya. Heechul kemudian membalas ucapan gadis itu yang semakin membuat So eun terkekeh melihat tingkah keduanya. Masih sama seperti dulu. Kim Heechul ‘budak’ dari seorang Kim Yuri.

Tok… Tok… Tok…

So eun mengetuk tiga kali dinding papan itu menyadarkan mereka bahwa mereka sedang kedatangan pelanggan. Menghentikan pertengkaran kecil mereka dan melihat kearah tamu.

“Omo… Dokter Kim. Kau sudah datang” seru Heechul melihat kehadiran So eun. Gadis itu melebarkan senyumnya melihat Heechul yang antusias menyambut kedatangan dokter muda ini.

“Ne Sunbae…” jawab gadis ini sambil tersenyum manis.

“Kau sudah datang” sapa Yuri dengan senyum kecil. Entah sejak kapan keduanya berhubungan dekat. Sejak So eun selalu mengganggu Yuri menanyakan Kyuhyun dulu lama kelamaan mereka menjadi dekat dan sudah terbiasa dengan kehadiran masing – masing. Jika dulu Yuri sering membulinya di waktu mereka di SMA sekarang gadis itu memperlakukan So eun cukup baik. Meskipun kata – kata kasarnya masih tering terdengar.

“Duduklah. Dia belum menyelesaikan pesanan mu” ujar Yuri seraya melirik sinis pada Heechul yang terlihat mengambil pesanan gadis ini.

“Hanya tinggal sedikit lagi. Kau tahu kan sentuhan akhir sangat di perlukan dalam gaun pernikahan mu nanti” bela Heechul dengan gaya nya yang sedikit feminim. Mendatangkan cibiran dari mulut Yuri

“Ne sunbae. Lagi pula aku tidak terlalu terburu – buru” So eun menanggapi.

So eun melangkah mendekat pada kursi yang di gunakan untuk pelanggan boutique ini. Mendudukkan bokongnya disana dan beberapa saat kemudian Yuri ikut duduk disampingnya dengan segelas teh hangat yang ia berikan pada So eun.

“Kau terlihat kelelahan” komentar Yuri yang melihat wajah gadis ini sedikit tak terawat. Wajah yang biasanya selalu bersinar kini terlihat sedikit pucat.

“Akhir – akhir ini semakin banyak pasien yang di operasi, sunbae” ujarnya sopan pada Yuri

“Minta cutilah pada calon suami mu. Bukankah dia pemilik rumah sakit itu?” suara Heechul terdengar ikut bergabung.

“Benar. Lagi pula bagaimana bisa dia membiarkan calon istrinya bekerja begitu berlebihan” Kali ini Yuri terdengar setuju dengan pendapat Heechul.

“Aniya sunbae…” kekeh gadis ini pelan “Aku menikmati pekerjaan ku”

“Tapi kau juga harus menjaga kesehatan mu. Terutama pernikahan mu akan dilaksanakan tiga bulan lagi” Heechul bersikeras.

“Tidak apa – apa. Aku bisa melakukannya”

“Apa aku perlu menghajarnya untuk mu? Tinju ku masih kuat” ujar Yuri cepat yang lagi – lagi mendatangkan kekehan dari So eun.

“Kau tidak perlu melakukannya” ucap gadis ini. “Lagi pula jika aku tidak bekerja aku takut memikirkannya lagi” suaranya terdengar memelan diakhir kalimatnya membuat Yuri dan Heechul terdiam sejenak mendengar penuturan gadis ini. Hatinya kembali merasakan nyeri mengingat lelaki itu. Lelaki yang meninggalkannya tanpa kepastian. Seperti orang bodoh saja yang menunggu pria yang tak jelas keberadaannya dimana.

“Bodoh” Yuri segera melayangkan jitakan kecil di kepala So eun – menyadarkan gadis itu dari lumanan bodohnya.

“Sunbae…”

“Berapa kali ku katakan jangan memikirkan si brengsek itu lagi” suara Yuri selalu terdengar emosi jika So eun memikirkan keberadaan kakaknya yang sialan brengsek.

“Dia bukan orang yang tepat untuk mu. Lupakan saja dia. Lagi pula dia tidak pernah menanyakan kabarmu” emosi Yuri. Tapi sedetik kemudian gadis ini langsung menutup mulutnya rapat – rapat melihat tatapan yang di berikan So eun padanya begitu terkejut.

“Ne? tidak pernah menanyakan kabar ku?” ulang So eun. Tunggu, Jika Yuri mengatakan hal seperti itu bukankah itu artinya dia mengetahui dimana keberadaan Kyuhyun. Tapi kenapa Yuri tidak pernah memberitahunya. Kenapa Yuri selalu bungkam dan tidak ingin memberi tahu keberadaan Kyuhyun?

So eun menutup kedua matanya menyingkirkan pikiran – pikiran itu. Bukan itu yang penting sekarang ini. Tidak penting dimana Kyuhyun berada. Seperti kata Yuri, lelaki itu tak pernah menanyakan kabarnya bukankah itu artinya bahwa Kyuhyun memang tidak menganggap dirinya berharga. Kenapa kau begitu bodoh Kim So eun.

Berhenti memikirkan lelaki itu dan mulai lah kehidupan baru mu.

Seperti kata Yuri – dia bukan yang terbaik untuk mu.

Lee Jong Hyun adalah pria yang tepat untuk mu.

Lelaki itu adalah takdir mu. Bukan Cho Kyuhyun.

~Nappeun Sunbae~

Halloha…. Adakah yang menunggu FF ini? Ah mungkin tidak -,-

Baiklah, disini saya ingin menjelaskan beberapa hal tentang FF ini. Pertama, karena isinya sudah mulai keluar dari jalur (?) yaitu berbicara tentang ‘Nappeun Sunbae’ yang artinya cerita anak sekolahan kini imajinasi saya sudah keluar dari batas anak sekolah karena itu saya meluluskan mereka dulu untuk melanjutkan imajinasi yang saya dan Hyuk Jae ciptakan. Jika kami berkolaborasi mencipatkan sebuah imajinasi maka sudah dipastikan akan seperti apa nantinya. Karena itu cerita anak sekolahnya cukup sampai disana saja.

Kedua, karena cerita anak sekolahnya sudah habis bukankah itu berarti bahwa FF ini juga akan segera berakhir? Yapp. Betul sekali. Tiga chapter berikutnya akan menjadi akhir dari FF panjang ini dan mungkin, akan saya protect karena rating nya – ekhm… ‘Hyuk Jae –ya.. jelaskan pada mereka sayang’

Dan yang terakhir…. Terima kasih pada kalian karena selalu menunggu. Juga terima kasih pada komen yang mengatakan ‘Thor, nulis FF sekali setahun yak?’ jujur saja ketika melihat komentar ini yang ia kirimkan melalui email saya langsung tertawa dan langsung jleb. Apa sebegitu buruknya kah mood ku? Y_Y

Oh ya satu lagi, bisakah kalian jangan memanggil ku dengan ‘Thor’ – saya merasa seperti superhero jika kalian mengatakan nya pada ku 😀 Mungkin lebih baik kalian menyebutku ‘Loki dari pada Thor’ #apaini -_- #abaikan ^^

Baiklah sampai bertemu lagi para readers tercinta semuanya…. #lemparHyukJae :*

Advertisements

67 thoughts on “Nappeun Sunbae (9)”

  1. Ya….
    so eun mau nikah sama irang lain, bkan ama kyuhyun.
    dan kyuhyun ngilang gtu aja tanpa pamit…

  2. kasihan si kyu mau ditinggal kawin entar di stress gk ya eoni cepetan dilanjutin ya makin penasaran

  3. Jangan setahun sekali dong sebulan tiga kali gk papah
    Duhhh kyuhyun menghilang kemana tuh orang keburu si eun resmi jadi nyonya lee aja baru tahu rasa
    Please nextnya cepet ya saengi

  4. Ayo dilanjut kak. Ini ff yg selalu aku tunggu. Dan akhirnya di update juga. Udah ada setahun kali ya. Wkwkwk. Kasihan banget sso eunie.. Kak, kalau bisa buat kyuhyun menyesal dong. Kasian sso eunie yg udah nunggu sampek 8 tahun

  5. halo q readers baru.salam kenal 🙂

    kasian bgt soeun nunggu ampe 8 th.
    q kira cuma ampe 7 biar kaya judul lagu kyuhyun
    7 years of love ehhh trnyata 8
    knpa kyuhyun tega bgt ninggalin soeun ampe 8 th.kan ga enak nunggu slama itu

    tp apa stlah 8 th dia bakal pulang.dan apa dia berani nmuin soeun

    ditunggu ya thor kelanjutannya 🙂 hhh

  6. Kok kyu jahat sih ninggalin so eun gtu aja setelah ciuman nya d koridor sekolah
    Dia menghilang selama 8 tahun g ada kbr
    Kasian kan so eun
    So eun mau nikah ma orang laen aduh pa kyu g sakit Itu
    G cemburu so eun d miliki orang laen

    Kak kelanjutan nya jngn lama2 ya Penasaran tingkat dewa ni ma ahirnya gmn

  7. Lanjut kak aku ingin tahu alasan Kyuhyun meninggalkan so Eun.
    Apa benar pernikahan so Eun d calon suaminya akan terlaksana.
    D apa Kyuhyun TDK akn menggagalkannya.
    Ditunggu secepatnya
    Next

  8. iiih gemes sm kyu yg nglang gt aja,, eh, si so eun udh jd dokter… Apakah kyu ngrus perusahaan appanya?

  9. Kim myung sso kemana? Gk jadi dijodohinnya sma sso??lee jong hyun org yg sekarang masuk kedalam dunia sso tp dia tdk mendapat hati yg berdegup dr sso eonni, sebenarnya kemana kyuppa??? Apa dia pergi krn ayah sso eonni yg meminta? apa krn dia merasa tdk pantas bersama sso. Kyuppa meski ninggalin sso kyanya masih ttp cari thu keadaan sso ya!?(banyak pertanyaan yg berseliweran) einn aku tunggu beribu kali lanjutannya. Semoga cepat ya!!😀😄

  10. Komen semalem gk masuk.. hohh kyuhyun ngilang kmn coba??? Ngurus perusahaan apa sakit??? Secara banyak pinsan die..kyu ayo nongol sbelum nyesel

  11. ini mo end ya kak ?
    mereka udah pada dewasa lho

    jinjja ? itu kim soo eun mo nikan ? tapi gak sama kyuhyun ?
    ya wajar aja sih si ‘bodoh’ kyuhyun juga gitu , sok gak butuh soo eun padahal cinta mati -,-

    kira2 kyuhyun tau gak ya kalo soo eun mo nikah ?

  12. Wah wah wah knapa jdi bgini?? Jdi Cho ninggalin So Eun hemzzz knapa dia ninggalin So Eun?? Apa dia pnya pnyakit atau apa?? Trus klo mreka ketemu lgi tiba2 Cho udh pnya psangan alias nikah.. Pngen cekek tuh holang klo emng bner -,- 8 thun weeeh dn So Eun msih nunggu Cho tpi Cho kyak gtu hilang tiba2 tnpa ada kepastian.. Mnunggu tnpa kepastian itu gak enak *eakkk/
    Dn skrng So Eun udh mau nikah, mngkin emng mreka gak jdoh kali yakk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s