married life, sad, Uncategorized

Stupid Love 2B (End)

Cast: Cho Kyuhyun

Kim So eun

Lee Donghae

Genre: Married life

Warning: Seperti biasa. TYPO. Dan jika ada – silahkan di perbaiki sendiri ^^

Story Beginning

Dibawah siraman air hujan yang mulai deras membasahi bumi ini – pemuda tampan itu melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Melaju secepat kilat tanpa perduli dengan jalanan licin yang bisa membahayakan nyawanya. Dia terlihat melajukan motor gede itu dengan kecepatan tinggi bagaikan pembalap profesional – meleset secepat tembakan peluru. Wajahnya yang di tutupi oleh helm itu tampak terhindar dari siraman air hujan deras ini – mata nya yang fokus pada jalanan terlihat memerah dan berbagai macam emosi jelas terlihat disana.

Ia semakin melajukan motornya – seolah – olah ia sedang menentang sang hujan dengan kecepatan motornya yang begitu luar biasa dan juga hujan seperti tidak ingin mengalah dengan pemuda ini sehingga ia pun menurunkan semakin banyak air dan menantang si pembalap ini.

Air mata pria itu terjatuh masih dengan mata yang fokus menatap jalanan sepi ini. Hatinya yang terasa sesak semakin membuat air matanya terjatuh begitu saja saat bayangan gadis itu kembali hadir di kepalanya dan tersenyum terhadap pemuda ini.

“Donghae –ya….”

Suara panggilan lembut itu kembali terdengar di telinganya yang dipenuhi dengan suara deras sang hujan.

Ingatan bahagia sekaligus menyedihkan itu kembali berputar di kepalanya. Saat gadis itu berlari kearahnya dan meminta gendongan punggung pria ini. Saat gadis itu berpura – pura sakit demi mendapatkan perhatian Donghae. Saat gadis itu mencoret wajahnya yang sedang tertidur diperpustakaan. Saat gadis itu melambai padanya. Tersenyum padanya. Melompat kepelukannya dengan tawa senang. Dan saat gadis itu mengusap lembut kepalanya dengan senyuman ketika Donghae membuat kesalahan.

Kenangan indah yang bisa membunuh Lee Donghae.

Ckiiitttt….

Menghentikan motornya tiba – tiba di tengah jalan ini. Membuka kasar helmnya dan dengan segera air hujan mengguyur kepala pria ini dan menutupi air matanya yang begitu deras mengalir.

Ia berteriak. Berteriak dengan begitu keras dan menangis disaat yang bersamaan.

Berteriak karena segudang kebodohannya. Betapa pengecutnya dirinya dan betapa menyedihkannya dirinya karena membiarkan gadis itu menikah dengan sahabatnya sendiri.

Ia berteriak seperti orang bodoh – melampiaskan rasa sesak di dadanya yang begitu penuh dan ingin meledak.

….

Upacara pemberkatan itu selesai dan berjalan dengan lancar beberapa saat yang lalu. Ruangan besar ini tampak di penuhi dengan tawa, canda dan cerita orang – orang yang berada didalamnya. Para tamu dan juga keluarga dari kedua orang yang sudah menikah itu tampak begitu antusias berbicara dan tertawa senang dengan acara pernikahan ini. Tawa bahagia dan juga raut wajah mereka semua terlihat sangat bahagia dan begitu puas melihat sepasang pengantin yang baru saja menikah itu. Kedua keluarga pengantin saling melemparkan pujian terhadap mereka yang terlihat begitu serasi duduk berdampingan di ruangan ini.

Mereka tidak mengetahui bahwa hati gadis yang menjadi pengantin wanita itu sangat buruk – seperti cuaca di luar yang hujan begitu deras. Ia tampak tak memperdulikan ucapan dari orang – orang yang tak ia kenal yang memujinya betapa cantiknya gadis ini. Hanya dengan senyuman tipis ia berikan kepada setiap orang yang memujinya. Sangat jelas terlihat bahwa gadis itu merasa sesak di ruangan ini. Terutama saat ia tidak melihat lelaki yang ia sayangi.

Bodoh. Mana mungkin Lee Donghae ada di sini.

Bukan hanya kau saja yang menderita Kim So eun. Lee Donghae juga sama seperti mu.

“Tersenyumlah” suara dingin yang berasal dari sampingnya membuat lamunan So eun menghilang dan melirik sekilas pada lelaki yang berada disampingnya. Lelaki yang sudah menjadi suami dan juga ayah dari bayi yang berada di perutnya.

“Aku tidak ingin orang tua ku sedih di hari pernikahan putranya” suara bisikan itu terdengar sangat dingin dan memerintah. Bola mata So eun mengarah pada ibu Kyuhyun yang terlihat cemas melihat menantunya yang tampak muram. Dengan sedikit terpaksa So eun mengembangkan senyumnya. Meskipun tak begitu lebar tapi senyum itu mampu membuat Cho Hana sedikit lega dan membalas senyum menantunya.

Cho Kyuhyun tak melepaskan tatapan matanya dari So eun – meskipun gadis ini tidak mengetahui bahwa ia sedang diperhatikan oleh pria disampingnya. Tatapan mata itu tampak begitu misterius dan tak ada yang bisa mengartikan tatapan pria ini. Terkadang dimata elangnya terlihat emosi yang begitu banyak, tapi kemudian tatapan itu melembut dan terkadang juga menatap sendu dan – tatapan bersalah. Entah apa yang ia pikirkan tentang gadis disampingnya ini – hanya dia sendiri yang mengetahuinya.

Tidak. Dia bahkan tidak begitu mengerti dengan semua ini.

Dia juga sedang tersesat dan tidak bisa mengerti permainan takdir mereka.

.

Tak ada malam pertama yang romantis seperti pasangan pengantin baru lainnya. Mereka berdua terlihat seperti orang asing yang tinggal disatu atap. Berada didalam kamar yang sama tapi terlihat seperti orang yang tidak mengenal.

Cho Kyuhyun keluar dari dalam kamar mandi kamar ini setelah selesai membersihkan tubuhnya yang penuh dengan keringat. Melihat kearah gadis yang sudah menjadi istrinya itu sedang mengambil bantal dan juga selimut dari atas ranjang mereka. Kemudian gadis itu membawa kedua benda itu didalam dekapannya dan berjalan pelan menuju arah sofa di dalam kamar ini.

“Apa yang kau lakukan?” heran Kyuhyun yang melihat So eun mulai menempatkan dirinya diatas sofa kamar ini dan ingin berbaring disana.

“Aku tidak bisa tidur bersama mu” dengan pelan ia menjawab. Kemudian gadis itu membaringkan tubuhnya diatas sofa ini.

“Kita tidak akan melakukannya malam ini. Jadi tidurlah diatas ranjang” ujar Kyuhyun.

So eun tak memperdulikan ucapan Kyuhyun dan mulai memejamkan kedua matanya membuat Kyuhyun merasa kesal dengan tingkah gadis ini. Yang benar saja – dia bukan pria brengsek yang tega membiarkan seorang gadis tidur meringkuk diatas sofa seperti itu.

Ah, dia memang pria brengsek.

“Aku tidak akan mengulangi kata – kata ku. Kembali ke ranjang Kim So eun.” Tekannya dengan rahang yang mulai mengeras. Dan So eun masih tetap keras kepala untuk tidak menuruti keinginan Kyuhyun.

“Baik. Jangan salahkan aku jika aku bersikap kasar padamu” putus Kyuhyun yang dengan cepat membuat kedua mata So eun terbuka saat melihat Kyuhyun yang mendekat padanya dengan cepat. Pria itu segera mengangkat tubuh So eun, menggendong tubuh gadis ini yang mendatangkan protes dan umpatan kasar dari mulut So eun.

“Jangan menyentuhku!” teriak So eun dan memukul dada pria ini meminta untuk diturunkan dari gendongannya. Seolah tuli – Kyuhyun tak memperdulikan teriakan dan pukulan So eun. Terus membawanya kearah ranjang mereka.

“Omo…” Cho Hana tampak terkejut saat membuka pintu kamar putranya. Melihat Kyuhyun yang sedang menggendong tubuh So eun. Kyuhyun berhenti berjalan dan menatap kaget pada ibunya yang masuk kedalam kamarnya dengan tiba – tiba.

“Maafkan ibu. Tadi ibu mendengar teriakan So eun – tapi…” ia menghentikan ucapannya – kemudian ia tertawa geli terhadap pengantin baru itu. Dengan senyum mengembang dan sedikit jahil ibunya berucap.

“Seharusnya kau mengunci pintu mu” ujar ibunya masih dengan senyum senang dan juga geli. “Jangan terlalu kasar pada menantu ku. Mengerti?!” terakhir ibunya mengedipkan sebelah matanya nakal sebelum ia menutup pintu Kyuhyun dan meninggalkan mereka berdua yang masih mematung melihat kehadiran Hana yang begitu cepat dan juga kepergiannya yang begitu cepat dari kamar ini.

Mengerjap pelan – So eun baru sadar sepenuhnya dengan posisi mereka saat ini. Berada di gendongan Kyuhyun dengan piyama serupa dan juga posisi beridiri pria ini yang tak jauh dari ranjang mereka. Sadar atau tidak wajahnya mulai memerah – antara malu dan marah.

“Tu – turunkan aku” dengan gugup ia berucap.

Kyuhyun mengerjap. Kemudian pria itu mulai menurunkan So eun dari gendongannya.

“Tidurlah” dengan cepat Kyuhyun berucap dan pria itu segera menaiki ranjangnya dan memejamkan kedua matanya cepat. Mencoba untuk tidur dan melupakan hal memalukan tadi.

Sejak kapan pria itu bisa gugup dan juga merasa malu?!

.

Pemuda itu meneguk habis minuman alcohol tersebut untuk kesekian kalinya didalam klub mewah ini. Air matanya tak pernah berhenti keluar disaat ia meneguk habis cairan bening itu dengan kening menyerngit. Minuman yang sangat jarang ia sentuh. Dan kini ia menyentuh minuman tersebut berbotol – botol banyaknya. Memaksa dirinya untuk mabuk dan menghilangkan rasa sakit didadanya yang terlampau sesak. Berulang kali ia meneguk habis cairan itu dan air matanya terus saja keluar tanpa suara isakan tangisnya.

“Donghae –ya” Hyuk Jae dan Siwon segera merebut gelas yang berada ditangan Donghae dan menyingkirkan benda itu dari Donghae yang tampak begitu mengenaskan. Pria itu mencoba untuk merebut kembali botol dan gelasnya tapi Hyuk Jae dan Siwon menjauhkan benda itu darinya membuat Donghae mengamuk dan terus berteriak tidak jelas – air matanya tak bisa berhenti keluar dan pada akhirnya ia menyerah dengan isakan kecil yang ia keluarkan sambil menundukkan kepalanya. Merasa pusing dan juga kepalanya berdenyut keras seperti ingin pecah.

Dia menangis lagi – untuk kesekian kalinya. Menangisi nasibnya yang malang dan kebodohan dirinya karena tidak bisa berbuat apapun untuk gadis yang ia cintai. Lee Donghae menangis lagi – dengan kepala yang menunduk dan terus air matanya berjatuhan dengan suara isak tangis yang pelan. Si kutu buku tampan ini menangis lagi karena hatinya yang sudah hancur tak berbentuk lagi.

Siwon dan Hyuk Jae perlahan mulai duduk disamping pria ini ikut menemani Donghae yang menangis tanpa membuka suara mereka. Hanya duduk diam disamping lelaki kutu buku ini sambil menatap iba sahabat kecil mereka. Mendengar isakan Donghae yang terdengar begitu terluka membuat hati keduanya ikut merasakan sakit didada mereka. Melihat permainan takdir terhadap Kyuhyun So eun dan Donghae.

Begitu menyedihkan.

.

Setelah menginap dirumah orang tua Kyuhyun – mereka memutuskan untuk kembali kerumah Kyuhyun dan tinggal disana. Tinggal bersama orang tua Kyuhyun sangat membuat So eun tidak nyaman – ia harus sekamar dengan pria itu, perhatian yang diberikan ayah dan ibu Kyuhyun padanya begitu hangat sehingga membuat ia tidak tega untuk melukai kedua orang itu. So eun bahkan berpikir darimana datangnya sikap menyebalkan Kyuhyun – melihat bahwa kedua orang tua pria itu sangat jauh berbeda darinya.

Awalnya So eun berpikir dengan tinggal berdua bersama Kyuhyun akan membuatnya merasa bebas untuk mengabaikan pria ini dan ia bisa tidur didalam kamar nya sendiri tanpa harus bersama pria itu. Tapi itu hanyalah pikiran So eun. Sesampainya disana – ternyata semua tak sesuai harapannya. Dia memang bisa mengabaikan Kyuhyun tapi untuk malam – mereka masih berada di dalam kamar yang sama dan ranjang yang sama. Seluruh kamar di rumah ini kecuali kamar Kyuhyun di penuhi dengan barang – barang aneh tidak jelas dan di jadikan ruangan itu sebagai tempat membaca dan sebagainya. Tentu saja ini adalah ulah ibu Kyuhyun yang tidak ingin pengantin baru itu memilih berpisah kamar – mengingat So eun termasuk gadis penyendiri menurut Hana.

.

Satu bulan sudah pernikahan keduanya, interaksi diantara mereka sedikit mulai membaik. Jika biasanya Kyuhyun berangkat bekerja dengan sarapan diluar maka untuk beberapa hari ini So eun mulai memasak untuknya. Lelaki itu bahkan tidak pernah mengeluh dengan sifat So eun terhadapnya. Ia bahkan membiarkan gadis itu memperlakukannya sesuka hati So eun – asalkan saja dia tidak membantah ucapan Kyuhyun maka Kyuhyun tidak perduli jika So eun memperlakukannya seperti orang asing.

“Aku pergi” pamit Kyuhyun pada So eun yang terlihat sibuk di taman belakang rumah ini dengan anjing kecil yang baru saja ia beli. Gadis itu mulai tersenyum saat kedatangan anjing berbulu lebat itu kerumah mereka.

Masih seperti biasa – So eun tak membalas ucapan Kyuhyun saat pria itu berangkat bekerja. Tersenyum melihat wajah So eun yang masih bermain dengan Morry. Kemudian ia melangkahkan kakinya menuju mobil nya yang sudah terparkir rapi di luar rumah ini.

Sesaat kepergian Kyuhyun – senyum So eun menghilang dan digantikan dengan tatapan datarnya. Mengabaikan Morry yang mulai menggonggong ingin diperhatikan.

Dua bulan pernikahan mereka, So eun mulai memperhatikan Kyuhyun. Mulai menyiapkan sarapan dan bekal pada pria itu. Awalnya Kyuhyun sangat terkejut dengan perubahan yang dilakukan So eun terhadapnya, tapi pria itu memilih diam dan menerima perlakuan So eun yang sedikit memperhatikannya.

Masih terus tersenyum senang melihat tempat makan yang berada di atas meja kerja miliknya, Kyuhyun memperhatikan benda itu seolah itu adalah benda mahal yang berharga tinggi untuk di kagumi. Membuka tempat makan kotak itu dan melihat masakan yang dimasukkan So eun kedalamnya tadi pagi. Senyumnya semakin melebar melihat tatanan nasi dan lauknya yang terlihat rapi. Tapi senyumnya sedikit pudar saat melihat adanya sayuran didalamnya. Meski tak banyak namun cukup membuat kening Kyuhyun menyerngit dan sedikit menatap ngeri pada benda hijau itu.

Dia tidak menyukai sayuran.

Tapi – bukankah ini adalah bekal pertama dari istrinya? Suka atau tidak dia akan memakannya sampai habis.

Di bulan ketiga Kyuhyun mulai menunjukkan perhatiannya pada So eun ketika gadis itu sudah mulai terbiasa dengan kehadirannya. Awalnya hanya menyiapkan sarapan untuk Kyuhyun, kemudian ia memberikan bekal pada pria itu dan dia juga sudah mulai memilihkan baju kerja untuk Kyuhyun. Tiga bulan pernikahan mereka dan hubungan keduanya sudah cukup membaik. Meskipun So eun terkadang masih mengabaikannya tapi itu semua tidak masalah bagi Kyuhyun. Selama gadis itu tidak menyuruhnya pergi dari kehidupannya maka Kyuhyun akan baik – baik saja.

Perut gadis itu juga sudah mulai terbentuk – sedikit membesar menandakan bahwa janin didalam perutnya dalam keadaan baik – baik saja.

Lee Hyuk Jae memasuki gedung milik Kyuhyun bersama dengan Siwon yang terlihat sibuk dengan sekretarisnya seraya terus berjalan menuju ruangan Kyuhyun. Pertemuan bisnis diantara ketiga nya dihiasi dengan keadaan nyaman dan tentunya hanya di ruangan Kyuhyun tanpa harus ke ruangan rapat yang membuat mereka merasa tak nyaman.

Pintu ruangan itu di buka kan oleh sekretaris Kyuhyun dan membiarkan Siwon dan Hyuk Jae masuk kedalam ruangan Kyuhyun – dimana pria itu terlihat sudah menunggu kedatangan kedua sahabatnya.

“Akhirnya aku melihat wajah mu juga” komentar Hyuk Jae seraya melempar senyumnya ketika melihat Kyuhyun setelah tiga bulan ini dia tidak melihat Kyuhyun. Terlalu sulit menghubungi pria ini setelah ia menikah.

“Benar. Kita bahkan harus membuat janji untuk bertemu dengan mu. Cih. Persahabatan macam apa itu” sengit Siwon yang dibalas dengan kekehan Kyuhyun. Sejak Kyuhyun menikah pria itu memang sangat sulit untuk ditemui, setelah pulang dari kantor Kyuhyun biasanya akan langsung pulang untuk bertemu dengan So eun. Dia bahkan sudah lupa untuk mengujungi sahabatnya jika ia lelah. Disaat lelah, yang ia inginkan hanya pulang dan melihat wajah So eun dan dia juga sudah tidak mengunjungi klub malam yang biasa mereka tempati. Perlahan – sikap buruk Kyuhyun mulai berubah sejak ia menikah.

“Duduklah” ujarnya pada kedua pria tampan itu. Kemudian mereka mulai membicarakan bisnis dan terkadang menyelipkan pembicaraan pribadi didalamnya. Tertawa dan saling mengejek satu sama lain. Mereka masih belum berubah dan masih seperti dulu. Yang berubah mungkin hanya sifat mereka yang sedikit hangat dan juga – kehadiran seseorang diantara mereka yang tidak pernah terlihat sejak Kyuhyun menikah.

Lee Donghae.

“Jadi – kau belum menyentuh So eun sejak – kau tahu” Hyuk Jae dan Siwon begitu terkejut mengetahui bahwa tiga bulan sejak pernikahan mereka Kyuhyun belum menyentuh istrinya itu. Mengetahui sifat Kyuhyun yang tidak begitu tahan terhadap perempuan tapi lelaki ini bahkan tidak menyentuh istrinya sendiri. Hyuk Jae dan Siwon berpikir alasan Kyuhyun tidak pernah ke klub lagi mungkin karena istrinya yang selalu melayani Kyuhyun. Tapi – pria itu bahkan tidak menyentuh istrinya sejak kejadian bejatnya yang membuat So eun mengandung benihnya.

“Hmm…” hanya gumamam yang ia berikan dengan senyum tipis yang terlihat begitu miris.

“Tapi kenapa? Dia istrimu” Siwon terheran.

Tatapan Kyuhyun terlihat kosong mendengar pertanyaan Siwon tersebut. Mata elang yang menakutkan itu kini terlihat sendu dan – menatap mereka sedih.

“Dia memang istriku” ujarnya pelan. “tapi – hatinya milik Donghae”

Siwon dan Hyuk Jae tampak begitu sangat terkejut dengan ucapan Kyuhyun. Ini bukan Kyuhyun yang mereka kenal. Kyuhyun yang mereka kenal tidak akan perduli dengan perasaan hati seseorang selama itu menguntungkan untuknya. Dia tidak akan perduli.

Tapi sekarang pria itu bahkan sangat perduli dengan keadaan hati So eun yang tak sedikitpun berada padanya. Hati gadis itu hanya ada pada Donghae.

“Lagi pula – aku tidak bisa mengkhianati Donghae lebih jauh lagi” ia menyelesaikan kalimatnya dengan senyum yang tak sampai menyentuh matanya. Mengingat betapa Donghae sangat mencintai istrinya dan betapa Donghae bisa melakukan apapun untuk membuat So eun bahagia.

Berlutut dihadapannya sudah pernah Donghae lakukan demi keselamatan gadis itu. Dan Donghae bahkan rela melepaskan gadis itu untuk menikah dengannya hanya demi kebahagiaan gadis itu meskipun hatinya terluka.

Kyuhyun – dia tidak bisa mengkhianati Lee Donghae lebih jauh dengan merebut hati So eun dan memaksa gadis itu untuk menyukainya. Dia tidak bisa melakukan hal sejahat itu pada sahabat kecilnya yang begitu baik. Sahabat kecilnya yang selalu mengalah untuknya – bahkan untuk urusan percintaan pun lelaki itu mengalah dan memberikan So eun pada Kyuhyun.

Bagaimana bisa dia menyentuh So eun saat perasaan bersalahnya pada Donghae begitu banyak.

“Apa kalian orang bodoh?” seru Hyuk Jae tidak percaya dengan ucapan Kyuhyun. Pria itu menatap Hyuk Jae dengan senyumnya.

“Mungkin” jawabnya pelan.

“Donghae – kau harus berbicara padanya” ujar Hyuk Jae yang begitu heran melihat sikap kedua sahabatnya itu. Apa yang Kyuhyun rasakan saat ini persis sama seperti yang Donghae rasakan sekarang.

“Aku tidak bisa” dengan pelan ia berkata. “aku tidak memiliki keberanian melihatnya”

“Dia tidak akan membenci mu. Kau tahu Lee Donghae bukan orang seperti itu” bujuk Siwon

“Karena itu aku tidak bisa. Dia terlalu baik. Dan aku terlalu brengsek untuk menjadi temannya”

.

Gadis itu membawa bekal di tangannya seraya melangkah pelan memasuki gedung milik Kyuhyun yang sudah resmi menjadi suaminya. Bukan tanpa alasan So eun berada di gedung milik Kyuhyun – gadis itu ingin membawakan bekal Kyuhyun yang tertinggal karena pria itu terlalu terburu – buru berangkat tadi pagi.

Awalnya So eun memilih untuk tidak perduli dan membiarkan Kyuhyun makan diluar saja, tapi saat mendapatkan telepon dari mertuanya yang mengatakan bahwa Kyuhyun tidak begitu menyukai masakan luar membuat ia berpikir berulang kali untuk mengantarkan bekal ini pada suaminya. Dan disinilah ia berada. Di lobi gedung milik Kyuhyun – menanyakan pada orang – orang di kantor ini di lantai berapa suaminya berada.

“Kim So eun?” suara wanita yang terdengar ragu memanggil namanya itu mengharuskan So eun berbalik dan melihat kearah orang yang memanggilnya.

Melihat seorang wanita yang bekerja dengan pakaian kantor dan wajah yang begitu sangat ia kenali.

“Yu Na” kagetnya melihat Yu Na berada di perusahaan ini.

“Ternyata itu kau. Ya Tuhan” histeris Yu Na melihat So eun yang berada di sini. Gadis itu tersenyum menyambut pelukan histeris Yu Na yang melihatnya dan bahkan ia tertawa kecil dengan kelakuan Yu Na yang tidak pernah berubah. Ahn Yu Na – sahabatnya saat masih berada di SMA.

“Apa yang kau lakukan disini?” heran So eun melihat gadis ini yang masih saja cantik seperti biasanya.

“Aku diterima bekerja magang disini” jelas Yu Na dengan semangat. Kepintaran yang dimiliki Yu Na memang selalu unggul saat mereka SMA, tak heran jika gadis itu berada di perusahaan Kyuhyun yang begitu bergengsi.

“Kau sendiri? Apa kau ingin melamar pekerjaan?” tanya Yu Na masih dengan senyum yang tak bisa hilang di wajahnya. Terlalu bahagia bisa bertemu dengan sahabat lama. Begitu juga dengan So eun. Sejak ia menikah – ia tidak pernah merasa sebahagia ini dan hanya dengan kehadiran Yu Na mampu membuatnya merasa senang.

“Tidak. Aku kesini untuk bertemu dengan suami ku” jelasnya yang langsung membuat Yu Na terkejut dan menghentikan senyumnya.

“Eh? Suami? Kau sudah menikah? Bagaimana dengan kuliah mu?” tanya Yu Na cepat tanpa melepaskan tatapan terkejutnya dari So eun.

“Aku –“

“Tidak. Kita harus bicara” potong Yu Na dan segera menyeret tubuh So eun ke kefeteria yang berada di lantai satu ini.

.

Kim So eun menjelaskan semuanya pada Yu Na. Tentang pernikahannya, kuliahnya yang harus terpaksa ia mengambil cuti demi keinginan suaminya yang tidak ingin So eun kelelahan karena masa kehamilannya. Dan juga tentang siapa suaminya tersebut.

“Jadi kau – Nyonya Cho?” untuk kesekian kalinya Yu Na terkejut dengan berita yang diberikan gadis ini.

“Ya Tuhan. Ini sungguh –“ dia tidak bisa melanjutkan kata – katanya lagi. Merasa iba dan entah lah dia tidak bisa menjelaskan perasaannya melihat So eun yang sekarang. Disatu sisi ia merasa lega karena gadis ini menikah dengan pria yang menjadi bos besarnya – tapi disatu sisi ia juga merasa iba dengan kehidupan So eun karena harus mengalami ‘kecelakaan’ bersama bos nya yang ternyata memang brengsek seperti yang di katakan karyawan lain. Dan juga merasa kasihan dengan kisah cinta So eun bersama Lee Donghae yang tak bisa bersama.

Yu Na pernah bertemu dengan Donghae dua tahun yang lalu. Saat ia bertemu dengan So eun dan melihat bahwa kedua orang itu sama – sama menyukai tapi terjebak dalam friendzone, dimana mereka tidak ada yang berani mengungkapkan perasaan masing – masing. Dan sekarang – So eun menikah dengan sahabat kecil Lee Donghae.

Takdir sungguh mempermainkan mereka.

“Lalu – bagaimana dengan presdir?” tanya Yu Na hati – hati.

“Apa maksud mu?”

“Maksud ku – tiga bulan kalian menikah, apa dia pernah – kau tahu” ujar Yu Na pelan.

“Tidak pernah” jawab So eun yang mengerti arah pembicaraan Yu Na.

“Tidak pernah?” heran Yu Na.

So eun mengangguk membenarkan.

Yu Na menghela napas nya dan menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi yang ia duduki. Melihat So eun dengan wajah sedih dan juga simpatinya. Gadis ini merasa kasihan dengan mereka bertiga. Kehidupan yang mewah memang tidak pernah menjamin kebahagiaan seseorang.

“Presdir benar – benar sangat menyukai mu” komentarnya seraya menatap So eun. Merasa iba dengan presdir nya dan juga pada sahabatnya ini. Diantara mereka mungkin Kyuhyun lah yang paling tersakiti. Terjebak diantara dua orang yang saling mencintai.

“Apa?”

“Tidak. Dia pasti sangat mencintai mu” ujar Yu Na.

“I – Itu tidak mungkin” elak So eun.

“Sebelum dia menikah ada rumor yang mengatakan bahwa presdir orang yang suka berganti pasangan dan berakhir di ranjang” jelas Yu Na pada So eun. Gadis itu hanya diam mendengarkan penjelasan sahabatnya ini. Hatinya merasakan nyeri yang aneh mendengar ucapan Yu Na. Tapi – harus dia akui jika apa yang dikatakan Yu Na itu memang benar adanya.

“Dan kurasa rumor itu benar dengan melihat mu sekarang” lanjutnya dengan senyum menenangkan. Kemudian ia berbicara lagi. “Bisakah kau berpikir seorang pria normal yang menggilai seks tidak pernah menyentuh istrinya selama tiga bulan?” tanya Yu Na.

“Mungkin – karena dia tidak menyukai ku” ujar So eun pelan “karena itu dia tidak pernah menyentuh ku”

“Tidak” potong Yu Na cepat. “waktu pertama kali dia menyentuh mu dia tidak pernah berpikir tentang perasaan suka atau tidaknya pada seseorang. Dia akan melakukannya jika ia membutuhkannya. Seperti yang kau katakan, presdir melakukannya dengan kasar pada mu. Dan sekarang setelah menjadi istrinya kenapa dia tidak memperlakukan mu seperti itu?” tanya Yu Na di akhir penjelasannya.

Kebingungan jelas sekali So eun rasakan mendengar ucapan Yu Na. Memang benar, Kyuhyun memang orang yang kasar dan suka sekali memerintah, tapi pria itu tidak pernah memaksanya untuk berhubungan dan juga pria itu tidak pernah menyinggung hal itu sejak mereka menikah.

Tapi kenapa? Kenapa Kyuhyun memperlakukannya seperti itu?

“Itu karena dia menghormati mu” jelas Yu Na yang seolah bisa membaca pikiran So eun. Keterkejutan jelas sekali terlihat di wajah So eun mendengar ucapan Yu Na.

“Bagaimana mungkin?” heran So eun

“Dia benar – benar menyukai mu So eun. Mungkin juga dia merasa bersalah pada Donghae dengan apa yang dia lakukan” jelas Yu Na kembali.

“Bukankah kau terlalu jahat memperlakukannya seperti itu?!”

“Yu Na . . .”

“Kau sudah menjadi istrinya tapi kau masih memikirkan Donghae tanpa perduli dengan perasaan suami mu sendiri” ucapan terakhir Yu Na membuat ia merasa terpukul. Kenapa rasanya menyakitkan mendengar hal seperti ini dari sahabatnya sendiri. Dan apa yang ia katakan adalah hal yang benar.

.

Ucapan Yu Na beberapa saat yang lalu masih terus menghantui kepalanya. Berputar berulang kali seperti kaset yang rusak yang berada didalam kepalanya. Langkah kakinya yang berjalan keruangan Kyuhyun melangkah dengan lambat dan terus saja memikirkan ucapan Yu Na tersebut. Ketika berada di depan ruangan pria ini – ia melihat meja sekretaris Kyuhyun kosong dan dengan perlahan ia mencoba untuk membuka ruangan Kyuhyun.

“Dia memang istriku” ujarnya pelan. “tapi – hatinya milik Donghae”

Tangannya berhenti bergerak untuk membuka pintu ruangan milik Kyuhyun saat mendengar suara Kyuhyun terdengar berbicara dari dalam. Melihat sekilas kedalam ruangan ini dan mendapati tubuh Siwon, Hyuk Jae dan Kyuhyun berada disana. Sepertinya mereka bertiga sedang berbicara.

“Lagi pula – aku tidak bisa mengkhianati Donghae lebih jauh lagi”

Kembali ia mendengar suara Kyuhyun. Melihat wajah pria itu yang tersenyum memilukan pada kedua sahabatnya. So eun langsung menundukkan kepalanya melihat tatapan menyedihkan dari pria itu. Entah kenapa hatinya merasa sakit melihat tatapan terluka dari wajah lelaki itu.

“Donghae – kau harus berbicara padanya” itu suara Hyuk Jae yang berbicara. Menyuruh sahabatnya itu untuk menemui Lee Donghae – orang yang ia sukai.

“Aku tidak bisa” dengan pelan ia berkata. “aku tidak memiliki keberanian melihatnya”

Benarkah itu adalah Cho Kyuhyun? Sejak kapan pria itu tidak memiliki keberanian melihat Donghae.

“Dia tidak akan membenci mu. Kau tahu Lee Donghae bukan orang seperti itu” suara bujukan Siwon terdengar.

“Karena itu aku tidak bisa. Dia terlalu baik. Dan aku terlalu brengsek untuk menjadi temannya”

So eun membalikkan langkahnya. Menjauh dari pintu yang membuat ia mendengarkan percakapan ketiga lelaki tersebut. Langkah nya terasa begitu berat dan kata – kata Yu Na kembali menghantuinya.

“Dia pasti sangat mencintai mu”

Benarkah? Benarkah Kyuhyun mencintainya?

Dari apa yang ia dengar dari percakapan Kyuhyun – lelaki itu terlihat sangat terluka dan sakit. Kenapa – kenapa dia harus terluka hanya karena So eun. Kenapa pria itu harus terlihat menyedihkan diantara sahabatnya. Kenapa dia harus berwajah seperti itu?

“Aku tidak bisa mengkhianati Donghae lebih jauh lagi”

Apakah pria itu merasa bersalah? Apakah ia merasa terluka berada diantara dirinya dan Donghae.

Jika benar – maka dia adalah gadis paling jahat yang membuat pria seperti Kyuhyun bisa terluka.

Seperti kata Yu Na – dia memang gadis yang jahat. Dia sudah menjadi seorang istri dan akan menjadi seorang ibu, tapi dia masih memikirkan pria lain dengan perasaan sedihnya. Awalnya dia pikir hanya dia dan Donghae yang terluka dengan keadaan mereka yang sekarang. Hanya mereka berdua yang terluka.

Tapi – lelaki itu yang lebih terluka.

Berada diantara Donghae dan So eun yang saling mencintai. Menjadi orang yang memisahkan mereka dengan rasa bersalahnya pada sahabat kecilnya dan juga pada So eun karena merusak gadis itu. Perasaan terluka Kyuhyun lebih besar dari pada perasaan sedih yang dialami olehnya.

Bagaimana bisa dia tidak mengetahui semua itu disaat ia hidup bersama dengan Kyuhyun.

Dia terlihat begitu egois yang hanya mementingkan perasaannya sendiri.

“Dia pasti sangat mencintai mu”

Bayangan Kyuhyun yang menjaganya selama tiga bulan ini kembali ada di kepala So eun. Ketika Kyuhyun pulang bekerja dan masih menyempatkan dirinya untuk membuatkan susu pada So eun, memperhatikan gadis itu meskipun So eun tidak memperdulikannya. Membawa Morry dirumah mereka untuk menemani So eun agar tidak kesepian – pria itu sangat memperhatikannya dan juga saat pertama kali ia memasak untuk Kyuhyun dia bisa melihat tatapan pria itu yang begitu senang sampai matanya berkaca – kaca karena begitu bahagia melihat So eun memasak untuknya.

Dia hanya memasak – bukan hal yang besar tapi begitu istimewa bagi Kyuhyun.

“Dia pasti sangat mencintai mu”

So eun menangis mengingat perlakuan dinginnya pada lelaki itu. Bagaimana bisa ia bersikap begitu jahat pada lelaki yang sudah begitu baik padanya. Dia terus menangis – menangisi kebodohannya yang tidak menyadari kehadiran Kyuhyun disampingnya selama tiga bulan ini.

.

Kyuhyun terlihat begitu panik saat tidak melihat kehadiran So eun didalam rumah mereka. Perasaan tidak tenang menyelimuti dirinya, menghubungi beberapa kali ponsel So eun dan gadis itu tidak pernah mengangkat panggilannya. Mengusap kedua wajahnya kasar dan menghembuskan napasnya yang terasa begitu berat.

Bagaimana jika So eun pergi meninggalkannya?

Pikiran itu langsung berada dikepalanya dan dengan panik ia keluar dari dalam rumahnya. Mencari So eun dan meminta gadis itu untuk kembali bersama dengannya. Tidak masalah jika ia harus berlutut ataupun melakukan apapun asalkan gadis itu kembali padanya.

Dia mungkin tidak akan bisa hidup jika So eun pergi meninggalkannya.

“Halo…” setelah sekian lama menghubungi ponsel So eun akhirnya gadis itu mengangkat panggilan Kyuhyun dan seketika membuat beban didada pria ini terangkat dengan mudah dan lenyap begitu saja mendengar panggilan So eun.

“Kau dimana?” tanya Kyuhyun pelan – mencoba untuk tidak membentak gadis ini karena ketakutan sesaatnya.

“Aku . . . Di taman” ujar So eun pelan.

“Aku akan kesana” kemudian Kyuhyun menutup teleponnya. Berlari cepat menuju taman yang berada tak jauh dari rumah mereka. Lampu jalanan dan bulan yang terang diatas sana menjadi teman pria ini berlari kearah So eun yang menunggu ditaman sendirian.

Kim So eun menatap kearah Kyuhyun yang berlari pucat padanya. Terlihat bahwa pria itu sangat mengkhawatirkannya. Untuk kesekian kalinya ia merasa bersalah, bahwa ia tidak pernah mengkhawatirkan Kyuhyun. Tidak perduli jika pria itu pulang malam atau tidak dia tidak akan bersusah payah untuk menunggu pria ini,, tapi lihatlah yang Kyuhyun lakukan padanya. Dia hanya pergi beberapa jam saja dan Kyuhyun sudah begitu mencemaskannya. Menghubungi ponselnya puluhan kali.

Dia benar – benar gadis jahat, bukan?!

Mengatur napasnya saat ia sudah mulai mendekat kearah So eun. Keringat di wajahnya tak bisa ia sembunyikan dan juga wajah pucat beberapa saat yang lalu itu masih terlihat jelas di sana – membuat mata So eun memandang wajah suaminya begitu lama saat Kyuhyun berdiri dihadapannya.

Lampu taman ini tak cukup terang untuk memperlihatkan wajah So eun yang membengkak karena lelah menangis seharian, tapi juga tak menutupi wajahnya dalam gelap – sehingga Kyuhyun bisa melihat sedikit bekas air mata di pipi mungil gadis ini.

Kepanikan langsung melandanya. Dengan segera ia berlutut didepan So eun – memperhatikan wajah istrinya ini yang memang sedikit bengkak karena menangis. Wajahnya langsung pucat seketika – dan ketakutan langsung bersarang di hatinya.

Apa gadis ini menangis karena dirinya lagi?

Terkutuklah dia yang selalu memberikan air mata untuk gadis ini.

“So eun – kau baik – baik saja?” suaranya terdengar sangat khawatir. Terlebih So eun hanya diam – tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun dan memilih menatap wajah cemas pria ini.

“Apa – kau terluka?” tanya nya hati – hati. Mata nya yang penuh akan kecemasan menatap tubuh gadis ini penuh selidik – mencari jika So eun memiliki luka di tubuhnya.

So eun memperhatikannya. Melihat bagaimana Kyuhyun sangat mencemaskan dirinya – wanita ini merasakan matanya kembali memanas. Melihat perlakuan Kyuhyun padanya yang begitu baik dan betapa pria ini sangat menjaga dirinya. Kenapa dia begitu jahat pada lelaki yang sedang berlutut dihadapannya ini – memperhatikan dirinya jika dia tidak memiliki luka apapun.

Pria ini hanya melakukan satu kali kesalahan. Sedangkan dia – dia bahkan memberikan luka yang begitu dalam dan menyakitkan untuk membalas satu kesalahan yang dilakukan pria itu terhadapnya. Dan Kyuhyun – tidak pernah mengeluh sekalipun.

Air matanya terjatuh lagi. Mengenai punggung tangan Kyuhyun yang berada di diatas tangan gadis ini. Tubuh lelaki itu menegang. Bola mata nya bergerak pelan melihat setetes air bening yang menyentuh punggung tanganya. Perasaan bersalah kembali menyeruak dalam diri pria ini.

Dia memberikan luka lagi pada So eun.

“Maafkan aku” suara serak dan tercekat milik So eun terdengar. Perlahan Kyuhyun mengangkat wajahnya – melihat gadis ini yang menangis di hadapannya terlihat begitu menyakitinya.

Cho Kyuhyun membeku. Tidak mengerti dengan kata kata gadis ini yang meminta maaf padanya.

“Maafkan aku” ia mulai terisak dan menangis pelan dengan air matanya yang terus berhamburan keluar. Memohon maaf dari Kyuhyun.

“Hei … kau tidak melakukan kesalahan apapun” panggil Kyuhyun pelan – mencoba menghentikan tangis gadis ini. So eun menggelengkan kepalanya. Ia masih terus menangis dan menggumamkan kata maaf pada Kyuhyun yang membuat lelaki ini tidak mengerti sedikitpun dengan kata maaf So eun.

“Maafkan aku karena tidak pernah membangunkan mu pagi hari” ucapnya masih dengan suara tangis nya. Lagi – lagi tubuh Kyuhyun membeku.

“Maafkan aku karena tidak pernah membuatkan air hangat untuk mu” kata maafnya terus terucap.

“Maakan aku karena aku masih memikirkan Donghae. Maafkan aku” tangisnya pecah dan terus menangis dengan kata maafnya yang tak pernah berhenti. Meminta maaf karena mengabaikan Kyuhyun selama ini, meminta maaf karena tidak perduli pada pria ini, meminta maaf karena tidak menemani Kyuhyun di setiap pesta yang dihadiri pria itu. Meminta maaf karena membiarkan Kyuhyun selalu melakukan semuanya sendirian.

Kyuhyun tidak tahu harus melakukan apa saat ini. Ia tampak membeku mendengar serentenan kalimat maaf dari So eun yang membuat matanya menatap tidak percaya dengan ucapan gadis ini. Dan melihat betapa menyesalnya So eun mengatakan hal seperti itu padanya – dia tidak tahu harus melakukan apapun.

“Maafkan aku…” ia menangis dengan dadanya yang terasa sesak.

Kyuhyun langsung mengambil tempat duduk disamping So eun. Membawa gadis yang menangis histeris ini kedalam pelukannya. Menenangkan So eun yang terus saja menangis.

“Tidak apa – apa. Tidak apa – apa” Kyuhyun mencoba menenangkan So eun. Mengelus rambut panjangnya dengan gerakan teratur yang semakin membuat So eun menangis keras dalam pelukan lelaki ini. Ia mencengkram erat kemeja kerja Kyuhyun dan terus menangis menyesali kesalahannya selama ini.

Lee Donghae menatap mereka dengan tatapan sendunya. Pandangan terluka masih jelas terlihat dimata lelah pria ini. Menghilang selama tiga bulan dan ia memutuskan untuk menemui gadis ini terakhir kalinya. Mencoba merelakan So eun. Tapi, melihat mereka seperti itu masih tetap membuat hati pria ini terasa nyeri. Kakinya ia langkahakan menjauh dari taman ini. Memunggungi keduanya dan mulai menggerakkan kaki pendeknya menjauh.

Sepertinya dia tidak bisa memberikan salam perpisahan pada gadis yang ia cintai itu.

Dia juga tidak bisa memberikan salam perpisahan untuk sahabat baiknya.

Sepertinya dia harus melangkah mundur dan membiarkan mereka berdua memulai nya dari awal lagi.

Lee Donghae – kau juga harus bisa melepaskan gadis itu. Seperti dia yang sudah mulai membuka hatinya untuk orang yang baru. Kau juga harus bisa melakukannya.

Kenangan akan dia bersama gadis itu perlahan mulai memudar dan digantikan dengan kenangan tentang persahabatannya dengan Kyuhyun. Tentang masa kecil mereka yang selalu tertawa – melakukan kejahilan bersama dan bahkan kejahatan mereka yang sampai membuat nyawa seseorang hampir melayang. Ya, hampir – karena bocah ‘lelaki’ yang mereka kejar di hutan itu tidak lah meninggal. ‘lelaki’ itu selamat setelah pencarian Donghae dari rasa bersalahnya dan menemukan lelaki tersebut yang hidup dengan bahagia.

Sepertinya kini ia bisa memperlihatkan senyumnya yang terakhir kali pada pasangan suami istri tersebut sebelum ia menjauh dari mereka untuk menata hatinya menjadi utuh lagi.

Aku akan kembali. Dengan seseorang yang akan menjadi istriku juga.

Tapi aku harus pergi sekarang. Untuk melupakan mu.

Seulas senyum tulus terlihat diwajah lelahnya. Dia akan baik – baik saja. Lee Donghae pasti akan baik – baik saja. Karena dia adalah si kutu buku yang kuat.

Epilog

Pemuda itu mencari alamat yang tertera di kertas putih kecil yang berada di tangannya dengan sebuah foto bocah yang selalu memberikan luka dan rasa bersalah pada sahabatnya. Mencari alamat tempat tinggal bocah lelaki yang sudah mereka celaka kan waktu masih kecil. Beruntung ia terlahir di keluarga kaya sehingga bisa mencari dengan mudah alamat bocah lelaki malang itu. Bukan tanpa alasan Lee Donghae mencari lagi, karena ia tidak tahan melihat sikap Kyuhyun saat mabuk yang terus saja menyesali perbuatan nya dan terus merasa bersalah. Pria bodoh itu hanya terlihat kuat dari luar saja, saat ia mabuk sifat aslinya akan keluar – yaitu pria manja yang cengeng. Karena itu Donghae berakhir disini, di alamat yang ia dapatkan untuk meminta maaf pada keluarga bocah lelaki malang tersebut.

Wajah nya sudah ia persiapkan sebaik mungkin untuk meminta maaf dan mengganti kerugian karena sudah menghilangkan nyawa anak dari keluarga ini, meskipun tak akan bisa tergantikan – Donghae akan melakukan apapun untuk membalas perbuatannya bersama dengan teman – temannya. Apapun akan ia lakukan, tidak akan masalah bagi Donghae. Demi Kyuhyun – akan ia lakukan.

Demi sahabatnya.

“Eomma – aku pergi” teriakan dari gadis didalam rumah itu terdengar membuat Donghae refleks bersembunyi di pohon yang berada di halaman rumah gadis ini. Ia melihat seorang gadis remaja keluar dari dalam rumah tersebut. Seorang perempuan cantik dengan rambut panjangnya yang terlihat berlari menjauhi rumah ini. Saat gadis itu sudah berangkat pergi entah kemana – barulah Donghae keluar dari tempat persembunyiannya dan mencoba mengetuk pintu rumah sederhana ini.

Beberapa saat ia menunggu sampai akhirnya pintu yang tertutup di depan pria ini terbuka menampilkan seorang wanita berusia 45 tahun yang menatap ramah terhadap Donghae.

“Ada yang bisa saya bantu, Nak?” dengan ramah ibu ini bertanya.

“Ah, iya – aku mencari rumah teman ku. Sebenarnya teman masa kecil, kami terpisah dan aku menemukan alamat ini sebagai rumah nya” terang Donghae dengan nada gugupnya karena harus mengutarakan kebohongannya yang ia tanamkan di otak pintarnya.

“Benarkah? Apa putri ku adalah teman mu?” tanya ibu ini lagi.

“Bukan. Teman ku  seorang lelaki” bantah Donghae pelan.

“Lelaki?”

Donghae mengangguk. Kemudian si ibu ini tersenyum hangat pada Donghae.

“Aku hanya mempunyai satu anak. Dan dia adalah putri ku. Mungkin kau salah alamat, Nak” terang si wanita.

“Yah, sepertinya kurasa juga begitu” balas Donghae dengan senyum kikuknya. Wanita itu ikut tersenyum – kemudian tanpa sengaja mata wanita ini melihat sekilas foto bocah lelaki yang mengenakan ransel terdapat disana. Dan wanita ini kemudian kembali memperlihatkan senyum merekahnya.

“Dia bukan seorang lelaki” komentar si wanita melihat foto di tangan Donghae. Lelaki ini terkejut.

“Dia perempuan. Dan itu memang foto putri ku” jelas wanita ini lagi. Menunjuk foto yang ditangan Donghae.

“Eh?”

“Waktu kecil dia senang mengenakan pakaian lelaki karena teman – teman nya di kompleks ini adalah lelaki. Mungkin kau salah mengira jika anak perempuan ku adalah lelaki” si wanita kembali menjelaskan pada Donghae yang terlihat bingung.

Jadi – bocah yang mereka kejar di hutan dan jatuh ke jurang itu adalah – perempuan?

“Eomma. Tiket ku ketinggalan” suara gadis dibelakang Donghae terdengar. Pria itu membalikkan tubuhnya dan melihat seorang gadis yang menyengir karena melihat tatapan ibunya – seolah mengerti dengan kecerobohan putrinya.

“Bagaimana bisa kau akan tiba di Seoul jika tiket mu saja ketinggalan” omelan ibu nya terdengar dan wanita itu masuk kedalam rumah sederhana ini untuk mengambil tiket anak gadis nya.

Perhatian gadis ini teralihkan pada Donghae yang menatap nya dengan pandangan aneh. Melihat seorang gadis yang dihiasi dengan sepatu sneaker – celana jeans hitam dan kaos hijau berlengan panjang dipadukan dengan ransel yang cukup besar. Penampilan sederhana yang mampu membuat Lee Donghae jatuh cinta.

“So eun –ah. Tega sekali kau akan meninggalkan ku?!” gadis bernama So eun itu mengalihkan pandangan terpesonanya dari Donghae – melihat kearah Jong Woon yang menatap kesal padanya. Cengiran dan juga kekehan kecil gadis ini berikan pada Jong Woon. Sebelum ia berlari kearah pria itu dan memeluknya erat. Ada juga seorang lelaki bertubuh besar yang terlihat seperti preman, menatap kesal So eun karena gadis itu akan meninggalkan mereka dan pergi ke Seoul. Menuntut ilmu disana.

“Yong Woon –ah. Hentikan!” teriak So eun pada Yong Woon – lelaki yang terlihat seperti preman tersebut ketika Yong Woon mengangkat tubuh So eun tinggi – tinggi di pundaknya.

“Kau harus menghubungi ku jika ada anak nakal yang mengganggu mu” perintah Yong Woon masih belum melepaskan So eun dari pundaknya. Gadis itu hanya bisa menurutinya dengan teriakan dan juga tawa senang dengan perlakuan teman – teman nya ini.

“Apa jadinya kau tanpa kami disana” suara cemas lain ikut terdengar. Heechul – si pria cantik tampak merajuk.

“Benar. Bagaimana jika kau bertemu dengan bocah kota yang mencelakai mu dulu” sahut Jong Woon cemas.

“Jika kau bertemu mereka. Kau harus langsung menghubungi ku” teriak Yong Woon keras. “Akan ku beri mereka pelajaran karena membuat mu jatuh dari jurang” murkanya dengan tatapan marah yang dibalas dengan pandangan geli So eun.

“Jangan khawatir. Aku tidak akan bertemu dengan mereka” balas So eun yakin.

Mereka tidak tahu jika Lee Donghae tampak pucat mendengar percakapan mereka. Dia yakin jika ternyata bocah ‘lelaki’ yang mereka kejar di hutan itu adalah seorang perempuan. Dan wanita itu di kelilingi dengan para lelaki sejati yang siap menghabisi mereka kapan saja.

Lee Donghae – sepertinya kau harus memperlakukan gadis itu dengan baik di Seoul nanti.

Kau harus menebus kesalahan mu dan para sahabatmu yang melukai bocah ‘lelaki’ tersebut.

The End.

Semoga saja tidak ada yang mengira jika bocah itu adalah So eun. Nah, selesai deh FF yang ini.

Masih banyak lagi yang harus di publish -_-

See you….

Oh ya, jika ingin meminta pw FF yang di protect, saya mohon dengan sangat untuk meminta dengan sopan. Saya memang tidak mempermasalahkan kalian mau komen atau tidak, tapi setidaknya jika ingin meminta pw mintalah dengan bahasa yang sopan. Jangan memberi perintah. Karena jujur saja – saya merasa terluka dan mood saya jadi jelek.

Jika ada yang belum dibalas permintaan pw nya, silahkan periksa kembali kata – kata kalian. Karena paling lama untuk permintaan pw biasanya akan saya balas tiga hari kemudian. Jika masih belum dibalas – jangan bilang karena pelit atau apa mungkin itu karena kata – kata kalian yang kurang sopan.

Jangan sampai saya berubah jadi egois yang meminta kalian untuk komen di setiap FF, baru saya kasih password nya. Jangan ya, karena saya juga tidak ingin melakukan hal itu.

Jadi – marilah kita saling menghargai dan menghormati satu sama lain. ^^

Love ya… :*

#TtdJongWoon

Advertisements

40 thoughts on “Stupid Love 2B (End)”

  1. Setelh sekian lama akhrnya end jg….donghae benr ank kecil yg mrka kejr telh bahagia dn orang yg membuatnya celaka justru orng yg buat ia bahagia….so eun da jd takdr kyu sejk lahr

  2. Wowwww… Ini sudah lama sekali!! Tuh akhirnya so eun jatuh juga dalam pesona abang kyuhyun. Buat donghae…. Ketemu jodoh juga ya… Bahagia sama perempuan lain. Itu so eun bukan kim so eun kan!???

  3. huahhh akhirrr nya yg ditunggu tunggu muncul juga hehe
    Duh jadi yg terluka bukan cuma haesso tapi kyu juga terluka dan merasa bersalah atas perbutan nya… Rasa sakit kyu pasti juga besar sama kaya haesso, kenapa jadi sedih semua yaa T.T
    Kasian ihh sama donghae, bang jadi orang jangan baek baek banget napa.. Ngerelain semua nya buat sahabat nya, fufu ga semua orang bisa setabah donghae lohh *sini sama eneng aja*😘
    Pokok nya keren lah, kyusso tetep bersama… Eonni ditunggu ff yg lain nya👍

  4. Legany endpartny dipublish smpat hmpir lp kish awlny,,trharu dgn moment romntis kyusso mskipun singkat,,sngny pny shbt yg sm2 bs slg mngrti&mnghargai prsaan stu sm lain,, salut bt donghae yg sdh brbsr hti&iklas mrlakan soeun,,smg khdpn mrk kdpnny lbh bhgia&baik,,

  5. Lansung baca yg end nya. Yang part awalnya lom nemu jd agak gk nyambung. But i like it. Figthing

  6. Ya…
    Udah end.
    Ternyata so eun adalah anak yg dianggap cowok dan yg pernah celaka karna kyuhyun ama tmen2x waktu kecil.
    Sepertix takdir memang udah menyatukan mereka…

  7. Wah ternyata hati kyuppa cantik ya!? Aku bahagia dg mrk yg berakhir dg mengungkapkan perasaan mrk. Hey aku ingin tahu kelakuan chojunior Kkkk. Kyusso yg slng mencintai dn hidup bahagia,haeppa yg sudah mndpt pengganti(alasan supaya ada SP😁) next thor!!!

  8. Ohhh….
    Nama anak yg jatuh kejurang itu Soeun juga.. Hahahha~
    bagus sih..~ gk pemborosan nama…

    Tp Jujur Puspa nyangka anak yg jatuh ke Jurang itu Soeun yg skreg sma Kyu.. Baru inget inikan Epilog~ berarti Soeun lain~

    ditunggu lanjutan FF yg lain eonnieee >.<

  9. Udah ending aja. Ada sequelnya gag nui?? Heee. Tapi kayaknya belum baa part sebelumnya deh. Mksih authornim, tetap semangat berkarya ya.

  10. Akhirnya keluar juga ff ini…..thanks author, smoga cepet dpt ide buat publish ff yg laen. Ditunggu cerita seru selanjutnya

  11. aaahhh akhirny d lanjut juga ni ff ^^
    emang nyesek bgt s kisah cinta segitiga antara kyu-sso-hae ,bikin mewek 😥 sso yg menyadari kalo dia dh perlakuin kyu dg tidak adil akhirny sadar n mulai membuka hati buat kyu , dan memang kyu bnar2 sudah mencintai seorang kim so eun .. akhir yg manis 🙂 semoga hae bisa bahagia juga, yg sabar y bang harus ngalah lagi buat kyu ^^
    aigoooo trnyta sso bocah “lelaki” itu ?? mungkin itu yg membuat hae begitu nglindungi sso 🙂

  12. Akhirnyaa dPost juga ff ini….
    Kurangg kak moment romantisnya kyusso 😁.
    Ikut sedihh bacaanya😢ternyata bukan haesso saja yg terluka tpi kyuppa jg….aigoooo gg tegaaa.

    Oke kak,dTunggu Ff yg lainny lagii yaaa n ttp semangat buat kakaknya😁😄

  13. habis baca ulang wkwk padahal diawal yakin kalau bocah lelaki itu kyuhyun tapi seketika musnah karena kyuhyun bersahabatan dengan donghae, siwon, eunhyuk. kak ga sequelnya? hehe pengen ngelihat kebersamaan kyuhyun dengan keluarga kecilnya. kyuhyun juga belum tau kan ya, kalau eunso itu bocah yang pernah jatuh ke jurang.

  14. Masiihhh kuraaang part kyussonyaa kasian si embuull duuhh bahagia jga klu mereka bsa bersatu…
    Tp knpa donghaeku selalu yg ngalhhh ksh special partnya buat my beloved hae yg bahagia doong thorrr…duhh mewek klu liat partnya donghae

  15. ya ampun 😱 kenyataan apa ini jadi anak lelaki yang kyuhyun celakai itu so eun dan sekarang malah menjadi istrinya dunia sempit sekali … Donghae emang pria baik dan akan mendapatkan gadis yang baik pula
    Ihhh kok belum ikhlas ya ini ending kan kyuhyun belum tahu kalo istrinya itu orang yang dia celakai hanya donghae yang tahu 😌

  16. Stupid love : pas bagian epilog aye malah kebingungan hhhhi ets mungkin karna rada lupa ma part sebelumnya cos author kelamaan ssii ngerilis nya hhhhhe #plakk aye d pletak author hhhe ..ah kiidding honey :* !! Tdi tak kira epilog ntu kan lanjutaan kisah selanjutnya tak kira hae ketemu jodohnya n nyari alamat ntu ..eee rpnya epilog d sini flashback toh .. Agak binggung td pas ada nama soeun tambah kkurang ngeh nah pas bc ampe akhir bru ngeh hhhiii ternyata dl ketika hae cs ngejar bocah yg d kira laki2 ntu rpnya soeun toh ..jodoh ga kemana ya rpnya soeun msh hidup dan malah berkutat d kehidupan mereka dan jg ini lah alasan hae dekt awalnya ma sso krna titipan trus iso menjlin ksih stelahya ..hhhi huum angguk2 deh 😉 !! Agak lp ma episode sbelumnya tp stelah d baca br ingat 😀 .. Stelah kyusso menikah .. Bener2 berproses ya buat hub mereka dg sikap kyu yg melunak kdg sedikit tegas tp ttp menghargai soeun .. Perlahan rumah tangga mereka membaik (y) . Soeun jg merasa tak terkekang dan kyu iso belajar banyak dr rumah tangganya kek dia iso menghargai soeun n iso menahan gairah nya trus yg td suka keliaran d club skg jd pria soleh yg lebh memperhatikan istrinya <3<3 !! D sisi lain d awal hae meratapi nasibnya yg tak iso menjaga sso ..malah dia merelakan sso bersama kyu .. D situ iso d bayangin sedihnya apalgi pakei guyuran air hujan ye 😉 tp hae pernah bicara pd dirinya ketika ngeliat kyusso yg d taman ntu ..klo dia baklan ngebwa istri juga ..nah aye langsung nyengar cengir cos Nunjuk diri aye sendiri jd calon istri hae gt atw istrinya jongwoon ni yg mau ikut jd calon hae biar jongwoon nya iso aye ambil kkkke #plakk..apaain cii ..hhha abaikan :D* balik lg k kyusso .aye ikut malu2 kucing melihat kyu nge gendong sso saat d pergoki cho hana hhhi ;;) .ketika bulan pertama pernikhan kyusso ..sso dah iso sumringah trus bulan slanjutnya sso udeh iso nyiapin sarapan ,bln slanjutnya sso iso membwa kan bekal n nyiapin pakain kerja kyu..bener3 berproses dan sso mulai menyadri
    Keberadaan kyu suaminya terlebh yuna pun menydrkan sso akan terlukanya hti kyu lebh drpd dia . D situ sso sdr dan jg ucapan kyu yg dia dengar pas kyu lg ngobrol ma hyukjae ma siwon jg membuat sso makin sdr . Perlhan dia menydri persaannya dan iso membuka ruang d lapak nya biar biji yg kyu tanam d hatinya iso tumbuh dan bertunas n berkembang hhhe #bahasa aye kkkkke angguk2in aje ya author syg hhhe 😀 !! Kyu yg memng sdh mencintai sso ketika sso tak ada d rumah dia panik dan sso iso melihat kekwatiran kyu ketika kyu menghmpirinya d taman dan beribu maaf telah sso ucapkan k kyu dan kyu yg awalnya terkejut meliht prubhan istrinya skg iso bernfas lega cos tanamnnya skg udeh mau bertunas hehee XD ..walopun kga' ada romantis2nya ..yg penting mereka bersatu ayeahh <3<3 ..klo2 ada Sp nya bolehlah tp klo ga ada jg dpp cos ini dh pas kok 😉 !aye slalu terharu n suka bgt klo berakhir happy ending buat kyuSso rsnya energi aye terkumpl lg 😉 hhhii ! Thumbs Up (y) . D tunggu krya2 slanjutnya yg d watty jg ye d lanjut hhhe tp ttp nomor satukan kerjaan d dunia nyatamu ya ..smangat terus n sukses terus dh buat author cantix ,kece nan manis ini :* ({}) \=D/.

  17. Ahhh ternyata..
    Tapi msh lbh suka sama yg part A
    Entah knp tapi feel nya lbh nonjok. Hurt nya berasa banget pengen meweknya..
    #justmyopinion

    Ditunggu Karya2 selanjutnyahhh..

  18. Sedihhh bangeeet FF’a,,,,
    Akhir’a eonnie so eun menyadari kesalahan’a ma kyuppa karena udh mengacuhkan kyuppa,,,,
    Kasihan haeppa harus merelakan orang yg d cintai’a bahagia bersama sahabat’a,,,,,

  19. Huaaaaaa… pen mewek aku gegara soeun… huhuhu
    Tumben2an si kyu ngalahhh.. ihihihi
    Ternyata udh sayang bangt ama istrinya…
    Dan lagiiii
    Mereka bner 2 jodoh yeee,
    Dlu pernh maen kejar2 eehh gedenya maen kejar2 cinta dan pelaku nya ttp aj si kyukyu nyebelinn.. hihihi
    Ditunggu postingan srlanjutnya thor…

  20. Ini So eun nya satu apa dua sihh.. Hadeuhh bingung aq,..Sepertinya ini ada sequelnya deh.. Abis nggantung ceritanya 😀😘

  21. Ahhh cerita yang ini selalu buat aku nangis…😭
    Sedkit gak rela dgn endingnya… 😖
    Kapan donghae bahagia dgn so eun ?
    Mereka sudah saling mencintai knpa gak bisa bersama ?
    Knapa takdir mereka sungguh menyesakkan ?
    Donghae yang berniat baik minta maaf atas kesalahan dia dan teman”nya kepada so eun, malah jatuh cinta pada so eun, dan so eun pun jatuh cinta dgn kebaikan donghae selama menjaganya. Kenapa selalu kyuhyun yang nyelakain so eun dan kenapa kyuhyun dpt so eun jdi istrinya?
    Kak buat ff donghae dan so eun dong…
    Jebal… Aku soalnya suka semua cerita kakak…

  22. its too sad, tersentuh banget bacanyaaaaa kyu ternyata semenyesal dan secinta itu sama eunnie meskipun endingnya agak kurang greget sih kayaknya buat kyusso ini pendapat pribadi aja sih, anyway sukses buat authornya

  23. Akhry end juga,, seru crty,kshan kyu zg blom bz dptin hti sso, mereka sama” terluka,sad ending. Dtggu y mbak lnjutan ff y my handsome brother .😁😁

  24. Sempet khawatir kirain SoEun bakal disuruh pergi sama Kyuhyun, tpi akhirnya mereka lebih memilih memperbaiki semuanya dari awal #Yeay
    Tapi kasian juga sama Donghae, ehh tunggu kenapa nama’y harus sama ‘So Eun’ anak yg jatuh ke jurang itu?? Well, yg terbaik aja buat Donghae

  25. Perlu sequel nih kyaknya ✌✌✌
    Haha pngen liat kyuhyun sma so eun pas udah baikan pasti sweet bnget hehehe..
    Dan emang dri awal mungkin takdir kyuhyun sma so eun dri yg dia udah nyelakain so eun tanpa dia tau udh terikat gtu… 😅

  26. Lalu cv dong bocah yg mrka kejar sampai hutan itu??? Q penasaran pgn tau eon,kasih tau dong cv. Please…
    Minta sequel ya,dong eon. Masih gantung nie,bikin baper aja dech.

  27. lha epilog nya malah tentang Donghae yg nyari So Eun. kirain tadinya tentang kehidupan Kyu dg Sso.

    ngerasa aneh sama Kyu. knp dia jadi berhenti jd player setelah nikah dg Sso.
    apa mungkin hanya krn merasa bersalah, trus dia berhenti main perempuan?
    aku sih seneng2 aja kali Kyu perhatian sm Sso. tapi kok bisa secepat itu ya?

    SP dong, bikin keromantisan Kyusso lbh banyak

  28. kasihan Donghae yang tidak bisa bersatu dengan So eun. tapi yang lebih kasihan t Kyu apalagi karena rasa bersalahnya yang hadir diantara Donghae dan So eun yang saling mencintai. yah mau berkata apa yang jelas So eun sudah jadi istri Kyu. kelakuan Kyu juga berubah setelah menikah dengan So eun. dikira epilognya bakal cerita kehidupan ke depannya g tau flash back pas Donghae mencari So eun

  29. Dan.. Mereka hidup selama lamanyaaa..takdir emng nggk bisa ditebak, jodoh ya ttp aja jodoh =D.
    Aku kira td ff ini bakal end sampai soeun melahirkan ekekek

  30. Omg… jadi soeunnie waktu kecil itu tomboy, heiii si evil di sini jadi pria yg penuh dilema xixixi,,, ah ceritanya bikin termehek syangnya aku fikir pas uda baikan kyusso bakal ehem ehem eh g taunya mlh ada bang hae yg terluka,,, ah dia bilang akan datang dgn seseorang yg mnjd istrinya,,, aku mau aku mau wkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s